Pemko Perumda Tirta Siak Lakukan Rapat Evaluasi

26
Pemko Perumda Tirta Siak

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Siak melakukan rapat evaluasi jelang comissioniong on date (COD) di Kantor Perumda Tirta Siak, Rabu (21/9/2022).

Tujuan Rapat Evaluasi

Dalam rapat ini, Pemko Pekanbaru diwakili oleh Dinas PUPR Kota Pekanbaru dan Bappeda Kota Pekanbaru. Selain itu turut hadir Asisten II Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru El Syabrina selaku Dewan Pengawas Perumda Tirta Siak.

Mengingat waktu COD atau secara sederhana dimaknai sebagai peluncuran pengerjaan tahap pertama yang akan dilakukan pada 30 September mendatang. Maka Pemko Pekanbaru bersama Perumda Tirta Siak melakukan rapat evaluasi tahap akhir.

SPAM Untuk Air Bersih

Adapun proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM) Kota Pekanbaru dinilai sebagai proyek dengan penganggaran terbaik. SPAM Pekanbaru ini diharapkan bisa memberikan layanan terbaik penyediaan air bersih untuk masyarakat Kota Pekanbaru.

KPBU SPAM Pekanbaru juga selesai dalam melakukan rehabilitasi dan peningkatan kapasitas IPA dan reservoir sistem eksisting. Juga termasuk penggantian pompa distribusi menjadi kapasitas 500 lps. Yang kemudian harus disalurkan kepada masyarakat Kota Pekanbaru.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru El Syabrina mengatakan, jelang COD Tahap I tentu harus ada kesiapan. Yang mana ini menjadi target yang harus difokuskan untuk semakin banyak menyerap pelanggan baru Tirta Siak.

“Setidaknya penambahan sambungan baru harus ada setiap tahunnya, yakni sebanyak 6.000 sambungan,” ungkapnya, Rabu (21/9/2022).

Sementara itu Direktur Utama Perumda Tirta Siak Agung Anugrah menyebutkan, seremonial COD tahap I akan dilaksanakan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tampan.

Dijelaskan Agung bahwa seremonial KPBU SPAM Pekanbaru akan dihadiri oleh pihak dari Kementrian Keuangan. Yang dalam hal ini sedang menantikan jadwal dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.

KPBU SPAM Pekanbaru merupakan sebuah pekerjaan yang patut didukung oleh semua pihak baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, hingga masyarakat. Pentingnya air bersih yang sesuai dengan standar Permenkes bisa menyelamatkan banyak pihak, air yang disalurkan kepada masyarakat dipastikan kualitas PH dan kejernihannya.

Selain itu, air dengan perpipaan bisa mengurangi penggunaan air tanah yang berlebihan yang bisa mengakibatkan kekosongan di dalam perut bumi.