Home Blog Page 89

Riau Job Fair Virtual 2022 Dibuka, Ini Daftar Perusahaannya

Kegiatan Riau Job Fair Virtual 2022 resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy di Hotel Royal Asnof Pekanbaru, Senin (29/08/2022).

Kerja Sama Kemenaker & Pemprov Riau

Sebagai informasi, Job Fair Virtual ini digelar oleh Pasar Pusat Kerja Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Riau Job Fair Virtual 2022 ini diselenggarakan secara gratis, mulai 29-31 Agustus 2022 mendatang.

Tekan Angka Pengangguran

Dalam sambutannya, Masrul Kasmy berharap dengan adanya kegiatan ini mampu menekan angka pengangguran. Juga diharapkan menjadi solusi agar masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat serta kompetensinya.

Ada 2.200 Lowongan Kerja

Job Fair Virtual ini menyediakan 2.200 lowongan pekerjaan dari 50 perusahaan yang ada di Provinsi Riau. Yang berkecimpung di sektor perhotelan, distributor, layanan kesehatan, dan lainnya.

Daftar Perusahaan

Berikut ini daftar nama perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan pada Job Fair Virtual 2022:

  1. PT. Aptana Citra Solusindo
  2. Mahawirya Makmur Sentosa
  3. Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani
  4. Bank Mandiri Area Pekanbaru
  5. Riau Anggun Mandiri
  6. PT. Total Kinerja Mandiri
  7. PT. Tribersa
  8. PT. Kreasi Edulab
  9. PT. Samudera Pastry Indonesia
  10. PT. Pancakharisma Budiperkasa
  11. PT. Jaya Nika Permata
  12. PT. Indomarco Prismatama
  13. PT. Agro Murni
  14. CV. Sumber Tirta Anugerah
  15. PT. BFI Finance Indonesia Tbk Cabang Tulungagung
  16. Swapro International Cabang Makassar
  17. PT Sinar Mitra Sepadan Finance Cabang Pekanbaru
  18. PT. Jatra Mandiri Indonesia / Grand Jatra Hotel Pekanbaru
  19. PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
  20. Valdo Sumber Daya Mandiri
  21. Rumah Sakit Syafira Pekanbaru
  22. PT. Andalan Mitra Prestasi Cabang Pekanbaru
  23. Pekanbaru Hospitality Institute
  24. PT. Nirwana Turisindo / Hotel The Premiere Pekanbaru
  25. PT. Surya Madistrindo
  26. PT. Prima Karya Sarana Sejahtera Cabang Pekanbaru
  27. Awal Bros Putra Medika
  28. Sandria Sukses Bersama
  29. PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Pekanbaru
  30. Caterpillar Indonesia Batam
  31. PT. Indomarco Adi Prima Cabang Pekanbaru
  32. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Cabang Pekanbaru
  33. PT Agro Boga Utama
  34. PT. Semunai Sawit Perkasa
  35. PT. Hasil Rimba Indonesia
  36. PT Adira Dinamika Multifinance, Tbk
  37. Atalian Indonesia Cab. Pekanbaru
  38. PT. Vadhana International

Laporan Kesembuhan Coronavirus Riau Capai 147.138 Orang

Laporan kesembuhan Coronavirus di Riau hari ini (Minggu, 28/8/2022) mencapai 147.138 orang, setelah ada penambahan pasien sembuh sebanyak 42 orang.

Adapun penambahan kasus positif hari ini sebanyak 23 orang. Dengan demikian, total kasus positif di Provinsi Riau mencapai 151.879 orang. Sedangkan kasus kematian hari ini nihil, sehingga total kematian tetap 4.453 orang.

Dari laporan kesembuhan Coronavirus di Riau hari ini, ada 252 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri, dan 36 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Untuk total kasus aktif saat ini ada 288 orang.

Laporan Kasus Covid-19 28 Agustus 2022

Penyebaran

Dari penambahan 23 kasus tersebut, 17 orang di antaranya merupakan warga Kota Pekanbaru. Untuk penyebaran daerah lainnya di Riau adalah di Kabupaten Rokan Hulu 1 orang.

Sedangkan sisanya, yaitu 4 kasus dari warga provinsi lain. Mereka berasal dari Banten 1 orang, DKI Jakarta 1 orang, Jambi 1 orang, Jawa Barat 1 orang dan Jawa Timur 1 orang.

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.948 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 15 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 167.349 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 12 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 572 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 744 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 593 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.351.350 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 5 September 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru tetap di level 1. Pelaksanaannya sendiri berlanjut hingga 5 September 2022 setelah PPKM Level 1 sebelumnya sudah berakhir, Senin (1/8/2022).

Berikut Syarat Naik Pesawat di Aturan Terbaru

Pemerintah merilis kebijakan pelonggaran persyaratan perjalanan dalam negeri (PPDN) terkait COVID-19.

Hal tersebut tertuang dalam aturan Surat Edaran (SE) Satgas COVID No 24 Tahun 2022. SE tersebut mengenai Ketentuan perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Jika sebelumnya pemerintah masih membolehkan kelompok usia 18 tahun ke atas yang belum booster untuk naik transportasi umum. Namun dengan syarat melampirkan hasil negatif tes antigen atau PCR.

Saat ini orang yang berusia 18 tahun ke atas dan bepergian dengan transportasi umum, sudah wajib mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster.

Pusat Perbelanjaan hingga Wisata Wajib Aplikasi PeduliLindungi

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 2832/STP/SEKR/VII/2022 perihal Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi.

Berdasarkan SE tersebut, seluruh pusat perbelanjaan hingga tempat wisata di Kota Pekanbaru diwajibkan untuk memasang QR-Code PeduliLindungi di pintu masuk. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan skrining kepada pengunjung.

Layanan Sport Center Hadir di RS Awal Bros Pekanbaru

0

Bersempena Hari Ulang Tahunnya yang ke-24, Rumah Sakit (RS) Awal Bros kembali membuka layanan baru yakni layanan sport center.

Adapun sebelumnya RS Awal Bros Pekanbaru telah membuka layanan lasik. Peresmian layanan Sport Center ini digelar RS Awal Bros Pekanbaru, Sabtu (27/8/2022).

Atasi Masalah Saat Berolahraga

Disampaikan oleh Kepala Pelayanan Awal Bros Sport Center Hanif Fahmat, Sport Center ini dapat menanggulangi segala macam permasalahan olahraga. Mulai dari pencegahan, persiapan, dan pendampingan dalam pertandingan. Kemudian pencegahan cedera dan peningkatan performa.

Kabar baiknya, semua program tersebut tidak hanya ditujukan untuk atlet, tapi masyarakat umum juga bisa berkonsultasi.

Hanif menuturkan bahwa gym juga menjadi salah satu program dari layanam Sport Center. Yang mana pihaknya menyediakan paket-paket khusus untuk mencapai target dari setiap program.

Pihaknya berharap dengan hadirnya layanan sport center Awal Bros ini dapat meningkatkan minat olahraga dari masyarakat, selain adanya peningkatan prestasi untuk para atlet.

Beragam Layanan

Di lain pihak, Direktur RS Awal Bros Pekanbaru Jimmy Kurniawan memaparkan bahwa layanan ini terdiri dari banyak multidisiplin yang cukup solid. Mulai dari ortopedi, rehab medik, jantung, gizi, rehab fisioterapi, dan lain-lain.

Diungkapkan Jimmy Kurniawan, selain layanan tersebut, di RS Awal Bros juga berbagai layanan seperti:

  • Jantung dan pembuluh darah
  • Onkologi/kanker
  • Stroke
  • Digestif (pencernaan)
  • Operasi minimal invasif-luka minimal
  • Paru dan infeksi
  • Ibu dan anak
  • Ginjal
  • Operasi yang didukung 50 mesin HD, HdF Online, HD VIP, CRRT
  • Geriatri terpadu
  • Intensif center dengan 40 bed
  • Pusat bedah dan subspesialisti
  • Lasik
  • Rehabilitasi dan return to work dan neurorobotic
  • Kulit kecantikan
  • Alarm Center 24 jam
  • Dental center
  • Star dental
  • Laboratorium PK dan PA
  • Radiologi diagnostik dan terapi intervensi
  • THT.

Kesembuhan Coronavirus di Riau Capai 147.096 Orang

Kesembuhan Coronavirus di Riau hari ini (Sabtu, 27/8/2022) mencapai 147.096 orang, setelah ada penambahan pasien sembuh sebanyak 53 orang.

Adapun penambahan kasus positif hari ini sebanyak 34 orang. Dengan demikian, total kasus positif di Provinsi Riau mencapai 151.856 orang. Sedangkan kasus kematian hari ini nihil, sehingga total kematian tetap 4.453 orang.

Dari kesembuhan Coronavirus di Riau hari ini, ada 271 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri, dan 36 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Untuk total kasus aktif saat ini ada 307 orang.

Laporan Kasus Covid-19 27 Agustus 2022

Penyebaran

Dari penambahan 34 kasus tersebut, 21 orang di antaranya merupakan warga Kota Pekanbaru. Mereka tersebar di kecamatan Marpoyan Damai 6 orang, Payung Sekaki 1 orang, Rumbai 1 orang, Rumbai Pesisir 6 orang, Sukajadi 2 orang, Tampan 1 orang, dan Tenayan Raya 4 orang

Untuk penyebaran daerah lainnya di Riau adalah sebagai berikut, dari Kecamatan Mandau Bengkalis 1 orang, Kecamatan Rengat Indragiri Hulu 1 orang, Kecamatan Siak Hulu Kampar 1 orang, Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti 1 orang, Kecamatan Pangkalan Kerinci Pelalawan 1 orang, Kecamatan Kabun Rokan Hulu 1 orang.

Sedangkan sisanya, yaitu 7 kasus dari warga provinsi lain.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 5 September 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru tetap di level 1. Pelaksanaannya sendiri berlanjut hingga 5 September 2022 setelah PPKM Level 1 sebelumnya sudah berakhir, Senin (1/8/2022).

Berikut Syarat Naik Pesawat di Aturan Terbaru

Pemerintah merilis kebijakan pelonggaran persyaratan perjalanan dalam negeri (PPDN) terkait COVID-19.

Hal tersebut tertuang dalam aturan Surat Edaran (SE) Satgas COVID No 24 Tahun 2022. SE tersebut mengenai Ketentuan perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Jika sebelumnya pemerintah masih membolehkan kelompok usia 18 tahun ke atas yang belum booster untuk naik transportasi umum. Namun dengan syarat melampirkan hasil negatif tes antigen atau PCR.

Saat ini orang yang berusia 18 tahun ke atas dan bepergian dengan transportasi umum, sudah wajib mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster.

Pusat Perbelanjaan hingga Wisata Wajib Aplikasi PeduliLindungi

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 2832/STP/SEKR/VII/2022 perihal Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi.

Berdasarkan SE tersebut, seluruh pusat perbelanjaan hingga tempat wisata di Kota Pekanbaru diwajibkan untuk memasang QR-Code PeduliLindungi di pintu masuk. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan skrining kepada pengunjung.

Layanan Lasik Awal Bros Diresmikan

Rumah Sakit Awal Bros meresmikan layanan kesehatannya di Awal Bros Eye Center yakni layanan lasik, Jumat (26/8/2022).

Melengkapi Layanan Eye Center

Diungkapkan oleh Ketua SMF Awal Bros Eye Center Surya Utama, layanan lasik ini diresmikan untuk melengkapi Awal Bros Eye Center.

Awal Bros Eye Center, ungkapnya, telah dua tahun berdiri dan terus berkembang melengkapi pelayanan bagi masyarakat Riau dan Sumatera.

“Bertepatan dengan ulang tahun RS Awal Bros Grup ke-24, kami hadirkan layanan operasi Lasik,” katanya.

Adapun layanan operasi yang ada pada Awal Bros Eye Center di antaranya:

  • Korneal cross linking untuk mengatasi ulkus kornea
  • Mata juling pada anak-anak dan dewasa
  • Penanaman glukoma device
  • Pengangkatan benda asing dari bola mata
  • Katarak
  • Bedah refraktif
Tidak Perlu Pakai Kacamata

Surya mengatakan, operasi Lasik adalah operasi untuk menghilangkan kelainan refraksi. Jadi setelah operasi lasik, pasien tidak perlu memakai kacamata lagi.

“Kelainan reraksi yang dihilangkan adalah mata minus dan silinder,” terangnya.

Ditujukan Untuk Siapa

Lebih lanjut Surya menjelaskan bahwa operasi Lasik ini untuk orang yang tidak diperkenankan memakai kacamata karena alasan pekerjaan. Contohnya pilot, TNI, Polri, pendidikan kedinasan, STPDN, atlet, dan lain-lain. Selain itu untuk orang yang ingin mengubah penampilannya dengan tidak menggunakan kacamata lagi. Serta menghilangkan kelainan-kelainan pada kornea mata.

Syarat Bisa Operasi

Adapun rentang usia yang bisa melakukan operasi Lasik ini adalah usia remaja mulai 18-19 tahun hingga usia 35 tahun. Untuk batasan kelainan minus adalah dari -0,25 hingga -14. Serta kelainan silinder dari -1 hingga -5.

Metode Operasi

Metode Lasik yang digunakan adalah Photo Refractive Keratectomy (PRK). Yaitu dengan melakukan pengerokan dan penipisan kornea dengan Eximer Laser. Keunggulan metode PRK ini adalah tingkat presisi yang tinggi dan tidak meninggalkan bekas.

Turut hadir dalam peresmian ini, CEO RS Awal Bros Group Arfan Awaloeddin, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Riau-Kepri Efhandi Nukman, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau, dan perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau Elly Hayatinur.

Catatan Coronavirus di Riau Hari Ini: Tambah 43, Sembuh 26

Catatan Coronavirus di Riau hari ini (Jumat, 26/8/2022) ada penambahan sebanyak 43 kasus positif, sehingga total kasus positif di Provinsi Riau mencapai 151.823 kasus.

Sementara itu total pasien sembuh mencapai 147.043 orang, setelah ada penambahan pasien sembuh sebanyak 26 orang. Untuk hari ini ada penambahan 2 orang pasien meninggal dunia, sehingga total kematian menjadi 4.453 orang.

Dari catatan Coronavirus di Riau hari ini, ada 288 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri, dan 39 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Untuk total kasus aktif saat ini ada 327 orang.

Laporan Kasus Covid-19 26 Agustus 2022

Penyebaran

Dari penambahan 43 kasus tersebut, 19 orang di antaranya merupakan warga Kota Pekanbaru.

Untuk penyebaran daerah lainnya di Riau adalah sebagai berikut, dari Kabupaten Kampar 13 orang, Kabupaten Kepulauan Meranti 1 orang, Kota Dumai 2 orang, dan Kabupaten Pelalawan 1 orang.

Sedangkan sisanya, yaitu 6 kasus dari warga provinsi lain. Di antaranya berasal dari Jawa Timur 2 orang, Sumatera Barat 1 orang, Sumatera Selatan 2 orang, dan Sumatera Utara 1 orang.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 5 September 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru tetap di level 1. Pelaksanaannya sendiri berlanjut hingga 5 September 2022 setelah PPKM Level 1 sebelumnya sudah berakhir, Senin (1/8/2022).

Berikut Syarat Naik Pesawat di Aturan Terbaru

Pemerintah merilis kebijakan pelonggaran persyaratan perjalanan dalam negeri (PPDN) terkait COVID-19.

Hal tersebut tertuang dalam aturan Surat Edaran (SE) Satgas COVID No 24 Tahun 2022. SE tersebut mengenai Ketentuan perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Jika sebelumnya pemerintah masih membolehkan kelompok usia 18 tahun ke atas yang belum booster untuk naik transportasi umum. Namun dengan syarat melampirkan hasil negatif tes antigen atau PCR.

Saat ini orang yang berusia 18 tahun ke atas dan bepergian dengan transportasi umum, sudah wajib mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster.

Pusat Perbelanjaan hingga Wisata Wajib Aplikasi PeduliLindungi

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 2832/STP/SEKR/VII/2022 perihal Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi.

Berdasarkan SE tersebut, seluruh pusat perbelanjaan hingga tempat wisata di Kota Pekanbaru diwajibkan untuk memasang QR-Code PeduliLindungi di pintu masuk. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan skrining kepada pengunjung.

Disperindag Kota Pekanbaru Akan Sidak Pasar

Guna mengecek harga bahan pokok, tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar.

Kegiatan sidak tersebut untuk menyikapi kenaikan harga bahan pokok serta memastikan kenaikan harga bukan karena ada penimbunan atau permainan oknum tidak bertanggung jawab.

Bersama Tim Satgas BBM

Diungkapkan oleh Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, pihaknya bakal memastikan kenaikan harga bahan pokok tersebut bersama tim satgas BBM dan elpiji bersubsidi.

Adapun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sendiri, ungkap Ingot, telah membentuk tim satgas pengawasan penyaluran BBM dan elpiji bersubsidi.

Untuk BBM sendiri, Ingot mengatakan bahwa Pemko Pekanbaru hanya ingin memastikan penyaluran BBM bersubsidi yang dikurangi. Selain itu tim juga ingin memastikan penyaluran elpiji subsidi tepat sasaran.

“Penyaluran elpiji subsidi ini untuk keluarga pengguna dan pelaku UMKM,” jelasnya.

Stimulasi Harga

Sementara untuk komoditi pangan lainnya, ungkapnya, nanti ada stimulasi terhadap harga. Ada juga rencana pemerintah kota bakal melakukan stimulasi harga.

Lebih lanjut Ingot menyebutkan bahwa sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, Pemko Pekanbaru bisa menggunakan biaya tidak terduga. Untuk formulasinya sendiri kini tengah dikaji oleh BPKAD Kota Pekanbaru karena menggunakan APBD.

“Nantinya stimulasi ini seusai dengan kemampuan keuangan daerah,” tutupnya.

Gelar Pasar Murah

Selain melakukan sidak ke pasar, Disperindag Kota Pekanbaru rencananya akan menggelar kegiatan pasar murah. Dikutip dari pekanbaru.go.id, pasar murah tersebut akan dilaksanakan di Kampung Merah Putih, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.

Sebagai informasi, pasar murah ini hanya akan digelar pada tanggal 28 Agustus 2022 mendatang dalam rangka peringatan HUT ke-77 RI di Pekanbaru. Untuk kegiatan pasar murah ini, Disperindag bekerja sama dengan Bulog di Pekanbaru. Sehingga harga-harga produk yang dipasarkan pada pasar murah ini berkisar pada harga distributor.

Selain menggelar pasar murah, Pemko Pekanbaru juga rencananya akan menggelar vaksinasi massal dan layanan kesehatan. Juga ada bantuan sosial bagi penyandang disabilitas, dan kegiatan donor darah dengan menggandeng PMI.

WNA di Pekanbaru Bakal Dideportasi

Sebanyak sembilan warga negara asing (WNA) di Pekanbaru bakal dideportasi ke negara asalnya. Demikian yang diungkapkan oleh Kepala Rudenim Pekanbaru Yanto Ardianto, Rabu (24/8/2022).

Lebih lanjut Yanto mengungkapkan, sembilan WNA di Pekanbaru tersebut ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kota Pekanbaru. Hal tersebut lantaran mereka melakukan pelanggaran hukum dan keimigrasian.

Adapun tujuh dari sembilan WNA tersebut di antaranya berstatus final reject. Empat warga Iran yang merupakan satu keluarga. Sementara itu tiga lainnya merupakan warga Srilanka yang juga satu keluarga.

Sementara itu dua deteni (orang asing penghuni rumah detensi imigrasi atau ruang detensi imigrasi) lainnya merupakan WNA China. Mereka ditahan karena melanggar Undang-undang Keimigrasian akibat menyalahi izin tinggal.

Sebanyak sembilan orang deteni, ungkap Yanto, saat ini sedang menunggu proses deportasi untuk dipulangkan kembali ke negara asalnya. Jika pihak keluarga deteni telah memiliki tiket untuk pulang ke negaranya, maka mereka akan langsung dilakukan proses pendeportasian.

Di lain pihak, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Mhd. Jahari Sitepu berpesan kepada anak buahnya untuk selalu melaksanakan tugas dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta waspada saat bertugas.

“Selalu waspada dan hati-hati serta pertajam intuisi,” pesan Jahari.

Ia juga berpesan kepada anak buahnya sebagai penjaga pintu gerbang NKRI, agar jangan sampai ada orang asing yang menyalahi aturan masuk ke wilayah Indonesia.

Hal tersebut diungkapkannya saat berkunjung ke Rudenim Pekanbaru bersama Staf Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital Fajar B.S Lase. Serta didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Mulyadi.

Selain itu Jahari juga turut menyampaikan kepada jajarannya untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait. Sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar, serta melaporkan kepada pimpinan secara berjenjang.

“Kerja cepat, tepat, dan akurat,” tutup Jahari.

Bank Riau Kepri Syariah Diresmikan Wapres RI

Bank Riau Kepri (BRK) kini telah menjadi Bank Riau Kepri Syariah. Setelah diresmikan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri, Kamis (25/8/2022).

Adapun peresmian tersebut ditandai dengan ditandatanganinya prasasti dan penekanan touchscreen sebagai wujud beroperasinya BRK Syariah.

Wapres Beri Tiga Poin

Dalam peresmian tersebut, Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa ada tiga hal yang perlu ditekankan untuk BRK Syariah ke depannya.

Tiga arahan tersebut antara lain:

Pertama, BRK Syariah harus hadir sebagai penyokong dan penguat pertumbuhan semua sektor ekonomi dan keuangan syariah. Baik itu di wilayah Provinsi Riau maupun di Provinsi Kepulauan Riau.

Kedua, BRK Syariah harus terus meningkatkan layanan. Juga termasuk dalam penyempurnaan implementasi digitalisasi perbankan.

Ketiga, BRK Syariah perlu terus menjajaki dan mengembangkan berbagai program potensial guna memperluas pangsa pasar syariah.

Proses Konversi

Izin konversi dari konvensional BRK ke syariah ini, sesuai dengan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-93/D.03/2022 tanggal 04 Juli 2022.

Dengan demikian, PT Bank Pembangunan Daerah Riau-Kepulauan Riau (Kepri) menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda). Yang disingkat menjadi PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

Logo BRK Syariah pun juga turut berubah menjadi nuansa warna merah, kuning, dan hijau sesuai ciri khas Melayu dengan filosofi Tanjak dan Perahu Lancang Kuning. Dengan tagline-nya “Berkah Untuk Semua”.

Untuk pelaksanaan Cut-Off Sistem Konvensional dan proses Big Bang sendiri dilakukan pada Jumat (19/8/2022). Lalu proses migrasi system, IT dan operasional pada tanggal 19-21 Agustus 2022. Sementara Go Live seluruh kegiatan usaha sebagai BRK Syariah efektif terlaksana mulai Senin (22/08/22) lalu.

Sejarah Konversi

Di lain pihak, Dirut BRK Syariah Andi Buchari mengungkapkan sejarah konversi BRK Syariah. Ia mengatakan bahwa konversi ini dimulai pada April 2019, melalui kesepakatan yang dibuat oleh Gubernur Riau bersama 21 pemegang saham BRK yang terdiri dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota di Riau dan Kepri.

Kemudian pada September 2020, pihak pengurus Bank Riau Kepri bersama Project Management Office mengambil langkah dan inisiatif strategis. Guna mengakselerasi dan mengeksekusi amanah konversi, dengan spirit “Menggesa Menuju Syariah.

“Pada April 2021, manajemen menyampaikan permohonan disertai dokumen dan persyaratan yang diperlukan secara resmi kepada OJK,” ungkap Andi.

Lalu OJK melaksanakan proses verifikasi, validasi, dan mengecek atau menguji berbagai kesiapan, termasuk keberadaan Peraturan Daerah untuk Perubahan Anggaran Dasar BRK.

“Barulah OJK mengeluarkan izin melalui SK Dewan Komisioner tertanggal 4 Juli 2022,” tutupnya.

Pasien Diabetes Menikmati Manis Dengan Madu

Bagi pasien diabetes, mengonsumsi yang manis-manis tentu harus dikurangi. Meski demikian mereka masih tetap bisa menikmati manis dengan madu.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah diskusi dengan seorang pasien diabetes Mahyunis. Ia menyebutkan bahwa belakangan ini ia sering mengganti kebutuhan gula dengan madu.

Kebiasaan Mengonsumsi Gula

Sebagian orang yang terbiasa menikmati teh dan kopi dengan rasa manis yang dihasilkan gula seolah tidak akan bisa hidup jika tidak ada gula. Namun ternyata kebiasaan mengoonsumsi gula memiliki banyak resiko yang akan memberikan banyak penyakit.

“Sudah empat tahun memang saya menderita diabetes. Tapi kala tetap mengonsumsi gula kan akan bahaya, tidak mengonsumsi (gula, red) kayak lemas dan tidak ada tenaga,” ungkap Mahyunis.

Diganti Dengan Madu

Penderita diabetes memiliki dilema dan perasaan yang serupa, jika tidak mengonsumsi gula maka tidak ada tenaga. Untuk saat ini rutinitas mengonsumsi gula bisa diganti dengan madu yang juga bisa berkhasiat untuk memberikan tenaga dalam keseharian.

“Saya minum madu untuk menambah tenaga, dengan air hangat diminum setiap bangun tidur, jika madunya asli maka khasiatnya akan memberi tenaga kepada saya Insya Allah,” lanjut Mahyunis warga yang berdomisili daerah Pasir Putih, Kampar.

Madu Syabab

Tapi kita belakangan sering menemukan madu yang dicampur dengan gula aren, atau sejenisnya yang pada akhirnya menghilagkan khasiat terbaik dari madu tersebut.

Ncik dan Puan ada satu merk madu yang sudah teruji dan bisa diuji keasliannya yaitu madu dengan merek syabab. Madu Syabab asli madunya jelas sanadnya untuk mendapatkan merek madu yang terjamin dan teruji ncik dan puan bisa menghubungi nomor 08978527094.

Madu Syabab

Madu Syabab tersedia dalam tiga ukuran, yakni 1/4 kg dengan harga Rp40.000, 1/2 kg Rp70.000, dan 1kg dengan harga Rp130.000. Untuk uji coba khasiat madu ini Ncik dan Puan bisa mencoba pada ukuran terkecilnya.

Untuk pasien diabtes, madu ini baik untuk dikonsumsi sehari-hari. Karena madu syabab ini memiliki khasiat yang juga baik untuk kesehatan dan stamina.