Home Blog Page 352

#cuacaPKU Suhu Pekanbaru Ekstrem

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru merilis bahwa kondisi temperatur suhu untuk Kota Pekanbaru dan sekitar mengalami ekstrem, 35,5 derajat celcius.

Hal ini disampaikan Kepala Stasiun BMKG Ferry Sitorus melalui Ketua Analisa Warih Budi Lestari, Ahad (12/5). Dikatakannya, temperatur suhu mengalami kenaikan dari hari sebelumnya yang juga ekstrim, 35,2 derajat.

‘’Temperaturnya 35,5 derajat celcius, dan ini sudah ekstrim. Sepanjang Mei, angka ini menjadi yang tertinggi dari sebelumnya,’’ kata Warih menjelaskan.

Oleh karena kondisi panas yang terjadi cukup dirasakan masyarakat Pekanbaru khususnya, maka BMKG mengimbau supaya masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah. ‘’Karena kondisi seperti ini bisa mengganggu kesehatan,’’ singkatnya.

Kondisi ini disebutkan Warih terjadi karena adanya gangguan tekanan rendah di sebelah Barat Aceh. Jadi masa udara tertarik ke wilayah gangguan.

Sementara itu disebutkan, untuk kondisi angin umumnya bertiup dari arah Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 8-30 km/jam. Namun kecepatannya tinggi.

‘’Karena angin lapisan bawah agak kencang, dan pembentukan awan konvektif awan penyebab hujan menjadi terganggu,’’ jelasnya lagi.

Menurut Warih, diprediksikan, dalam dua hari ke depan kondisi panas akan sama. Tapi temperatur akan turun. ‘’Peluang hujan sangat kecil, kalau ada pun hujan terjadi di pesisir pantai Timur Riau,’’ katanya.

Selain itu, Warih juga mengingatkan supaya waspada terhadap pembakaran hutan dan lahan. Karena kondisi panas terik seperti ini sangat mudah menjalar api. ‘’Waspadai saja kebakaran hutan dan lahan, karena dapat menimbulkan masalah baru,’’ tutupnya. (Riau Pos)

#beritaPKU Polresta Pekanbaru Bekuk 51 Anggota Geng Motor

Polisi terus berusaha menumpas geng sepeda motor XTC di Pekanbaru, Riau, Rabu (15/5). Dalam sepekan terakhir, Polresta Pekanbaru telah menangkap 51 anggota XTC dan juga ketuanya, Klewang.

Dari 51 anggota, sepuluh diantaranya masih berstatus pelajar. Saat penangkapan, petugas mengamankan sejumlah senjata tajam seperti clurit dan samurai. Menurut pengakuan Klewang, geng yang dipimpinnya memiliki anggota lebih dari 300 orang. Guna membiayai geng motor, Klewang mewajibkan setiap pengikutnya membayar iuran sebesar Rp5 ribu per hari.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar mengatakan penumpasan geng motor XTC dilakukan dari laporan dari warga Pekanbaru yang anaknya menjadi korban tindak kejahatan seperti jambret, penodongan dan pemerkosaan. Hingga kini polisi masih terus memburu ratusan anggota XTC dari sejumlah SMU dan SMP di Pekanbaru. (Metro TV)

BlackBerry Boyong BBM ke iOS & Android

0

bbmios

Kabar mengejutkan kembali datang dari event BlackBerry Live 2013 di Orlando, Amerika Serikat. Tak lama lagi, layanan BlackBerry Messenger (BBM) akan hadir di iOS dan Android.

Ya, CEO BlackBerry Thorstein Heins mengungkapkan bahwa BBM — yang selama ini eksklusif di OS BlackBerry — akan segera terbuka dan hadir di sistem operasi lain.

BBM akan tersedia akan secara gratis di kedua platform tersebut pada musim panas mendatang, atau sekira pada bulan Juni 2013.

“Mulai musim panas nanti, BBM akan segera hadir di lintas platform,” kata Heins, di acara BlackBerry Live, Selasa (14/5/2013).

“Ini adalah bukti komitmen kami dalam mengembangkan pengalaman BBM di platform lain secara utuh. Nantinya pengguna dapat berbagi pesan dan membuat grup,” tambahnya.

Heins menambahkan, BBM lintas platform ini akan mendukung iDevice dengan versi iOS 6 dan Android Ice Cream Sandwich ke atas.

“BB10 memberikan kami rasa percaya diri dengan kehadiran BBM yang menjadi layanan pesan yang berdiri sendiri,” tandasnya.

Di platform iOS, BBM akan kompatibel dengan iOS versi 6 ke atas, sedangkan untuk Android membutuhkan versi Android 4.0. BBM untuk Android dan iOS awalnya hanya akan mempunyai fitur messaging dan group, namun nantinya layanan voice, screen share, dan channel yang baru dirilis juga akan tersedia pada BBM di multi platform tersebut.

CEO BlackBerry Thorsten Heins dalam gelaran BlackBerry Live mengatakan, “Kami menganggap prospek BlackBerry 10 sudah sangat kuat, sehingga kami yakin bahwa BBM bisa menjadi solusi messaging yang independen.” (Detik Inet/Chip Indonesia)

#beritaPKU Kepala Dinas PU Riau Khawatir Dengan Jembatan Siak III

Kepala dinas PU Riau, SF Haryanto mengakui risih dengan kondisi jembatan siak III sampai saat ini. Menurutnya, upaya perbaikan jembatan akan segera dilakukan sembari memastikan Standard Operating Prosedure (SOP).

“Jangankan saya, direktur utama waskita karya saja risih dengan persoalan ini. Namun, kita masih akan memastikan SOP sebagai langkah yang harus dilakukan, ” ujarnya, Senin (13/5).

Dikatakannya, PU sendiri sudah mengupayakan dengan terus melakukan koordinasi dengan kementrian PU. Hal itu dilakukan untuk memastikan serangkaian perbaikan yang segera dilakukan.

“Saya sudah mengutus Kabid Bina Marga, Ahmad Ismail untuk melaksanakanrapat di Jakarta. Artinya kita memang terus berupaya melaksanakan perbaikan jembatan. Dan itu masih kewajibannya dari pihak kontraktor” papar Haryanto.

Terpisah, Sekretaris Komisi C DPRD Riau, Abdul Wahid menyebutkan dewan akan mengawasi komitmen dari perusahaan Waskita Karya terkait dengan perbaikan jembatan siak 3. Menurutnya, Waskita sudah akan bekerja  memperbaiki jembatan pada Juni 2013 nanti.

“Ya sesuai dengan janjinya, jembatan akan segera diperbaiki 2-3 bulan kedepan. Artinya dihitung dari rapat terakhir kita dengan PU dan Wakita, akan dilaksanakan pada Juni nanti, ” ujar politisi PKB ini.

Menurut Wahid, memang pihak waskita karya sebagai kontraktor, bertanggungjawab penuh atas perbaikan jembatan siak 3. Komitmen itu disampaikan langsung ke DPRD Riau.

“Semua akan menjadi tanggungjawab perusahaan kontraktor. Secara teknis mereka sudah mengatakan siap memperbaiki, dengan tenggat waktu 2- 3 bulan kedepan, ” papar Wahid.

Untuk memperbaiki jembatan siak 3, memang lebih difokuskan pada perbaikan hanger (tali) nomor 1 dan 9. Keduanya tidak sama ketegangannya dengan hanger lain. Secara teknis sudah didapatkan metodenya. Namun untuk memastikan metode yang digunakan, perlu dilakukan serangkaian ujicoba.

“Kita hanya tidak ingin, kejadian di Kukar juga terjadi di Riau. Jadi betul-betul dilakukan secara baik, penuh perhitungan dan ekstra hati-hati, ” papar Wahid.

Jika nantinya komitmen perusahaan tidak sesuai, maka komisi C menurut Wahid, akan melakukan evaluasi serta pemanggilan. Tentu harapannya, menyampaikan langsung ke pihak kontraktor peruhal yang menjadi tanggungjawab, “Kita minta komitmennya saja. Secara teknis, kita tidak bisa ikut ampur terlalu jauh, ” tukas Wahid. (Tribun Pekanbaru)

#beritaPKU AP-II Bantu Ambulans Rp1,1 Miliar Untuk Pekanbaru

PT Angkasa Pura II (AP II) memberikan bantuan lima unit mobil ambulans senilai lebih dari Rp1,1 miliar untuk mendukung program peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Pekanbaru, Riau.

Bantuan melalui Program Bina Lingkungan tersebut diserahterimakan langsung oleh Direktur Utama AP II Tri S Sunoko kepada Wali Kota Pekanbaru Firdaus di Posyandu Gerak Gempa Berbunga Serigi, di Pekanbaru, Selasa.

“Saya harap bantuan berupa lima unit kendaraan ambulans dan juga sebuah bangunan posyandu ini dapat memberikan dukungan yang positif terhadap pelaksanaan program-program pembangunan kesehatan di kota pekanbaru,” kata Tri S Sunoko.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen AP II untuk berkontribusi terhadap lingkungan di seluruh wilayah kerja perusahaan. Menurut dia, secara keseluruhan AP II memberi bantuan 60 unit ambulans yang telah kami salurkan di 12 wilayah kerja bandara yang dikelola AP II pada tahun ini.

“Total nilai bantuan keselurahan yang kami alokasikan mencapai lebih dari Rp14,5 miliar,” katanya.

Kelima ambulans senilai Rp1,1 miliar yang disalurkan melalui Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut diperuntukkan bagi lima puskesmas di lima wilayah kecamatan. Yakni Puskemas Rawat Inap Simpang Tiga dan Puskesmas Garuda di Kecamatan Marpoyan Damai, Puskesmas Harapan Raya di Kecamatan Bukit Raya, Puskesmas Pekanbaru Kota, serta Puskesmas Tampan di Kecamatan Tampan.

Sedangkan, bangunan posyandu dialokasikan untuk mendukung program peningkatan kesehatan balita dan ibu hamil di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Markoyan Damai. Untuk kebutuhan pembangunan fasilitas yang diberinama Posyandu Posyandu Gerak Gempa Berbunga Serigi tersenbut, AP II menganggarkan dana sebesar Rp57 juta. (Antara Riau)

Ia menambahkan, manajemen AP II tidak hanya melalui program Bina Lingkungan, melainkan juga menjalankan Program Kemitraan untuk turut mendukung program pemerintah dalam mengembangkan daya saing para pengusaha kecil dan menengah yang tersebar di wilayah kerja.

Untuk program tersebut, ia mengatakan perusahaan telah mengucurkan bantuan senilai Rp14 miliar kepada 1.060 mitra binaan hingga Februari tahun ini.

“Tidak hanya di bandara-bandara yang berpendapatan tinggi atau untung, bantuan semacam ini juga kami salurkan di lingkungan kerja bandara-bandara yang berpendapatan rendah ataupun dengan status keuangan merugi, karena membantu lingkungan sekitar telah menjadi komitmen yang kuat bagi kami,” katanya.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengatakan sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh AP II.

“Saya sebagai Wali Kota Pekanbaru merasa sangat senang dan mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak Angkasa Pura yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Pekanbaru, khususnya mobil ambulans ini yang akan sangat bermanfaat,” ujar Firdaus.

#beritaPKU Wow… Raja Geng Motor di Pekanbaru juga Bergaji Rp6 Juta

Kehidupan Murdijo alias Klewang (57) yang menjadi kepala geng motor di Pekanbaru bisa terbilang enak. Selain bisa berhubungan badan secara gratis, Klewang juga mendapat gaji Rp6 juta setiap bulannya.

“Setip minggu anggota diwajibkan membayar Rp5 ribu. Uangnya semua diserahkan kepada Klewang,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar, Selasa (14/5/2013).

Bila dikalikan 300 anggota geng motor, berarti Klewang bisa raup Rp6 juta per bulannya. “Itu belum termasuk pendapatanya dari hasil kejahatan para anggota geng motor,” paparnya.

Berdasarkan catatan Kepolisian, hampir setiap hari di Pekanbaru banyak laporan kekerasan dan kasus tindak pidana perampasan mulai dari uang, sepeda motor, dan barang berharga lainnya.

“Hasil penyelidikan kita, dari ratusan anggota geng motor anak buah Klewang hanya 50 orang yang sering bertindak kejahatan. Mereka ini kelompok garis kerasnya,” imbuhnya.

Klewang juga selalu mendapat pelayanan seks dari semua anggota geng motor wanita. Ini merupakan kewajiban bagi geng wanita yang masuk kelompok. (Okezone News)

#beritaPKU Sejarah XTC Pekanbaru

Klewang, pimpinan geng motor XTC Pekanbaru yang kini telah dibekuk, disebut kepolisian punya rekan jejak kriminal di Bandung sebelum menjadi raja jalanan di Pekanbaru. XTC Pekanbaru sendiri dibentuk pada tahun 2010 oleh anak kandung Klewang, Bambang Suprianto.

“Anak Klewang membentuk XTC Pekanbaru setelah pulang dari Bandung tahun 2010. Geng motor ini dibentuk di rumah mereka di Pasir Putih, Kampar, Riau,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar, Senin 13 Mei 2013.

Bambang kemudian ditangkap polisi pada akhir tahun 2012, sedangkan Klewang masih bebas berkeliaran mengepalai 300 anggota geng bentukan anaknya sambil melancarkan berbagai aksi kejahatan, mulai dari menjambret, merampok, merusak fasilitas umum, melukai warga dengan samurai dan parang, hingga memerkosa para wanita. Pekanbaru menjadi daerah “jajahan” Klewang dan gengnya. Selama tiga tahun terakhir, nama Klewang amat ditakuti di kota itu.

Polisi yang memburu Klewang sejak tahun 2012 baru berhasil menangkap Klewang pada Jumat, 10 Mei 2013, usai yang bersangkutan memerkosa perempuan secara bergiliran dengan anak buahnya. Tragisnya, si perempuan diperkosa beramai-ramai oleh geng Klewang di hadapan pacarnya sendiri.

Klewang bukan nama baru di dunia hitam. Ia residivis. Klewang sudah masuk penjara sejak usianya 18 tahun, tepatnya tahun 1974. Ketika itu ia terlibat kasus pencarian. Usai keluar penjara, keberadaan Klewang sempat tak diketahui.

Namun ia ditangkap polisi lagi pada tahun 1996. Kali ini karena kasus penganiayaan. Setelah bebas, tahun 2011 lagi-lagi Klewang masuk penjara karena kasus pencurian kendaraan bermotor. Tapi ia tak pernah jera. Selepas dari jeruji besi, Klewang terus berbuat onar, bahkan intensitasnya makin parah, hingga akhirnya pekan lalu ia kembali dibekuk. (Viva News)

Benarkah XTC Geng Motor Brutal?

0

Tertangkapnya panglima geng motor XTC Pekanbaru, Riau, usai memerkosa seorang perempuan beramai-ramai bersama anak buahnya membuat organisasi XTC yang berpusat di Bandung, Jawa Barat, ikut tercoreng. Mereka kaget karena merasa tak kenal dengan Klewang alias Mardijo (57 tahun), pimpinan XTC Pekanbaru yang kini meringkuk di tahanan polisi.

“Kami sama sekali belum pernah berkoordinasi dengan organisasi XTC di Pekanbaru, Riau. Kalaupun sempat ada koordinasi, kami tak pernah kenal orang yang diberitakan di televisi itu (Klewang),” kata Sekretaris Jenderal XTC Bandung, Taufik R. Menurutnya, XTC adalah klub otomotif yang memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga lengkap, serta punya akta legalitas sah di mata hukum.

Taufik mengatakan, XTC Bandung tak ada kaitannya sama sekali dengan geng motor XTC Pekanbaru. “Kami bukan geng motor. Kami ini organisasi yang sudah berubah,” kata dia. Kepanjangan XTC pun tidak sama dengan saat pertama kali organisasi itu didirikan.

Awalnya XTC merupakan singkatan dari Exalt to Coitus yang artinya menggandrungi seks. Namun kini berubah menjadi Exalt to Creativity yang berarti menggandrungi kreativitas. Anggota XTC di seluruh Indonesia berjumlah lebih dari 50 ribu orang. XTC dahulu didirikan oleh beberapa SMA swasta di Bandung, sehingga sampai sekarang tetap menjadikan kota kembang itu sebagai markasnya.

Perubahan XTC terjadi pada akhir tahun 2010. Ketika itu XTC masih merupakan geng motor yang paling besar dan ditakuti di Bandung. Aksi-aksinya yang meresahkan warga membuat pihak kepolisian membubarkan XTC bersama beberapa geng motor lainnya. Sejak saat itu XTC menjadi organisasi kemasyarakatan dan komunitas otomotif dengan moto “Sexy Road Indonesia.” (Viva News)

#beritaPKU Klewang Kendalikan Enam Geng Motor di Pekanbaru

Martijo alias Klewang panglima besar geng motor Exalt to Coitus (XTC), di Pekanbaru, Riau, memiliki ratusan anak buah yang tergabung dalam enam kelompok kecil. Kegiatan mereka adalah kebut-kebutan dan melakukan kejahatan.

Dijelaskan Kapolresta Pekanbaru, Komisaris Besar Adang Ginanjar, Selsa, 14 Mei 2013, jumlah anggota geng motor binaan Klewang berjumlah 500 orang lebih.

Enam geng motor kecil itu berada di bawa koordinasi geng XTC yang dipimpin Bambang Suprianto, anak kandung Klewang.

“Geng itu ARC, JRC, Street Demon, Atiet Abang, PK atau “Pejahat Kelamin” dan geng motor khusus untuk cewek bernama Sincan,” kata Adang Ginanjar.

Hingga hari ini, Polresta Pekanbaru sudah menangkap 14 orang anggota geng motor anak buah Klewang. Dari seluruh pelaku, enam pelajar ditangkap saat berada di sekolah.

“Dua panglima bernama AA dan RB. Pelajar enam orang,” katanya lagi.

Ditambahkan Adang Ginanjar, seluruh anggota geng motor itu berada di bawah kendalai Klewang. Mereka yang dianggap loyal akan diangkat menjadi panglima atau masuk ke geng XTC, induk dari geng motor terbesar di Pekanbaru. (Viva News)

PSPS Antisipasi Bola Crossing Persiba

0

PSPS harus melupakan kekalahan lawan Barito Putera karena Rabu (15/5) besok lawan sudah menunggu.

Ya, PSPS akan menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Rumbai dan harus fokus untuk tidak kehilangan poin di kandang lagi.

Untuk itu, dalam latihan di Lapangan Paskhas TNI AU Pekanbaru, Senin (13/5), tim pelatih mulai melakukan evaluasi dan mengatur strategi yang akan diterapkan untuk meredam serangan Beruang Madu, julukan Persiba.

“Kami harus mewaspadai serangan dari kedua sayap Persiba. Umpan crossing dari pemain sayap mereka harus diantisipasi. Ini pengalaman kami saat berjumpa di putaran pertama lalu. Inilah fokus latihan kami,” ujar caretaker pelatih PSPS, Afrizal, kemarin.

Di putaran pertama, PSPS kalah 1-4. Di pertemuan besok, PSPS dipastikan mengandalkan pemain lokal di barisan pertahanan karena bek asal Mali, Lamine Kieta sudah dipulangkan ke agen. Afrizal pun menyiapkan Danil Junaidi, Gusrifen, Novi Handriawan dan Hadison.

Tak hanya fokus di lini pertahanan, latihan juga diselingi dengan membenahi sektor lini tengah. Saat lawan Barito Putera, sektor ini dinilai tak maksimal sehingga lawan mudah menguasai pertandingan.

“Lawan Persiba gelandang harus bisa bekerja keras menguasai lapangan tengah, begitu juga striker. Dengan memainkan dua gelandang bertahan dua gelandang sayap, praktis salah satu striker harus bekerja. Ini yang tak berjalan saat lawan Barito dan inilah yang kami evaluasi,” ujarnya.

Dalam latihan kemarin, tak tampak striker asal Senegal, Ndiaye Pape Latyr. Afrizal mengatakan informasi yang didapatnya, Pape mengalami cedera di pinggang.

“Mudah-mudahan saja tak parah dan bisa dimainkan saat lawan Persiba. Kalau tidak, terpaksa kita andalkan pemain lokal,” tegasnya. (Riau Pos)