Home Blog Page 126

Total Sembuh Corona Riau Capai 124.015 Orang

Total Sembuh Corona Riau hingga Rabu (17/11/2021) mencapai 124.011 orang. Dimana pasien sembuh bertambah 4 orang, kasus positif bertambah 3 orang, dan nihil pasien yang meninggal.

Sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.158 kasus. Sedangkan pasien yang masih dirawat di rumah sakit 5 orang, 26 orang isolasi mandiri, serta 4.115 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 152.404 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 36 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 151.622 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 251 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 495 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.057 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.573 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 838.660 sampel.

Kasus COVID-19 di Luar Negeri Meningkat, Riau Harus Waspada

Kasus penyebaran Covid-19 di Riau saat ini terus mengalami penurunan, bahkan Total Sembuh Corona Riau  telah mencapai 124.011 orang.

Namun demikian di Malaysia dan Singapura kembali terjadi peningkatan kasus COVID-19. Salah satu penyebabnya yakni adanya varian baru COVID-19.

Oleh karenanya, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir meminta agar masyarakat tetap waspada dan tidak abai pada protokol kesehatan.

Ia juga berpesan agar pelaksanaan vaksinasi di daerah terus ditingkatkan. Serta saat pelaksanaan vaksin, juga harus dilaporkan melalui aplikasi yang sudah disediakan.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Sembuh Corona Riau Tambah 4, Total Sembuh 124.011

Sembuh Corona Riau tambah 4 orang, dengan demikian total sembuh mencapai 124.011 orang hingga Selasa (16/11/2021).

Sementara itu kasus positif bertambah 2 orang sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.158 kasus. Sedangkan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan kasus.

Dari Sembuh Corona Riau tambah 4 hari ini, 10 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 22 orang isolasi mandiri, serta 4.115 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 152.394 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 32 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 151.617 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 251 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 494 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.387 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.108 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 835.603 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Penambahan Kasus Corona Riau Nihil, Total Sembuh 124.007

Penambahan Kasus Corona Riau kembali nihil hari ini (Senin, 15/11/2021). Adapun angka kesembuhan Corona Riau mencapai 124.007 orang dari kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang mencapai total 128.156 kasus.

Angka Kesembuhan Covid Riau Hari Ini bertambah 7 orang. Sementara itu penambahan Kasus Corona Riau dan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, 10 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 24 orang isolasi mandiri, serta 4.115 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 145.167 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 31 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 144.356 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 286 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 494 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.611 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.398 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 832.216 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Kesembuhan Corona Riau Capai 124.000 Orang

Kesembuhan Corona Riau hingga Minggu (14/11/2021) mencapai 124.000 orang dari kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang mencapai total 128.156 kasus.

Angka Kesembuhan Covid Riau Hari Ini bertambah 9 orang. Sementara itu kasus positif dan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, 9 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 32 orang isolasi mandiri, serta 4.115 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 120.315 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 25 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 116.464 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.332 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 494 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.845 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.579 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 829.605 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Kesembuhan Covid Riau Capai 123.991 Orang

Kesembuhan Covid Riau hingga Sabtu (13/11/2021) mencapai 123.991 orang dari kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang mencapai total 128.156 kasus.

Angka Kesembuhan Covid Riau Hari Ini bertambah 6 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 4 kasus, dan nihil pasien yang meninggal dunia.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, 11 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 39 orang isolasi mandiri, serta 4.115 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 120.292 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 34 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 116.401 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.363 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 494 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.104 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.821 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 826.760 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Steak Hotel by HOLYCOW Hadir di Pekanbaru

0

Encik dan Puan penggemar steak? Kini Steak Hotel by HOLYCOW telah hadir di Kota Pekanbaru. Dengan demikian bertambah satu lagi rekomendasi tempat makan Steak enak di Pekanbaru,

Steak Hotel by HOLYCOW Tempat Karnivora Pesta (TKP) Pekanbaru ini lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman no 38, Pekanbaru (sebelah Evo Hotel).

Outlet ke-15

Founder Steak Hotel by HOLYCOW! Wynda Mardio, menyatakan bahwa outlet di Pekanbaru ini merupakan restoran ke-15 dari jaringan bisnisnya. 

Resmi dibuka pada Kamis (11/11/2021), di sini menghadirkan Meat Shop dan Coffee Station-nya. Jadi makin seru buat hangout ke sini.

Meat Shop di sini menyediakan beragam pilihan daging segar. Mulai dari wagyu dengan jenis ribeye, sirloin, atau tenderloin, Holysteak! menu steak 400 gram, hingga Kids Menu, yakni menu khusus bagi anak-anak. 

Restoran berlantai dua ini mampu menampung hingga 140 pengunjung. Selain itu, restoran ini juga dilengkapi dengan fasilitas 6 ruang privat untuk kebutuhan acara spesial bersama keluarga dan orang-orang terdekat.

Menu dan Harga

Kemarin tim infoPKU nyobain menu-menu signature HOLYCOW yaitu Holysteak 400 gr, dan salah satu yang best seller yaitu Wagyu Rib Eye dengan tingkat kematangan medium rare.

Encik dan Puan yang penasaran, langsung aja kunjungi HOLYCOW TKP Pekanbaru. Saat ini ada diskon spesial Grand Opening untuk carnivores Pekanbaru. Yaitu minimal transaksi Rp300.000 akan mendapat potongan Rp100.000 (berlaku untuk kunjungan berikutnya) mulai tanggal 11 November – 9 Desember 2021.

Adapun harga menu yang kami coba antara lain: Holysteak! 400 gr Rp209.000, Wagyu Rib Eye Rp199.000, Lychee Tea Rp30.000, dan Es Kopi Masa Kini Rp25.000.

Nah bagi Encik dan Puan pecinta steak, tunggu apalagi? Yuk segera ke Steak Hotel by HOLYCOW. Jangan lupa tetap menjalankan prokes ya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Kesembuhan Covid-19 Riau Capai 123.974 Orang

Kesembuhan Covid-19 Riau hingga Kamis (11/11/2021) mencapai 123.974 orang dari kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang mencapai total 128.151 kasus.

Angka Kesembuhan Covid-19 Riau Hari Ini bertambah 4 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 2 kasus, dan nihil pasien yang meninggal dunia.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, 14 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 48 orang isolasi mandiri, serta 4.115 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 120.212 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 40 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 116.244 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.435 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 493 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.408 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.085 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 820.666 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Tubuh Sehat Masa Pandemi, Ini Tipsnya

Tubuh sehat masa pandemi sangat diidam-idamkan oleh banyak orang. Terlebih saat ini pandemi masih belum juga berakhir.

Di masa ini kita sangat diharuskan menerapkan kembali beberapa cara untuk menjaga kesehatan saat pandemi.

Cara yang paling baik yang dapat dilakukan adalah dengan tetap tinggal di rumah sebisa mungkin, apabila semua pekerjaan bisa dituntaskan tanpa tatap muka.

Selain itu, belum terbentuknya herd immunity juga membuat semua orang harus terus berhati-hati terjangkit virus corona.

Nah dengan mengetahui tips tubuh sehat masa pandemi, kita akan dapat melindungi diri di masa pandemi ini. Berikut beberapa tips yang direkomendasikan!

Menerapkan pola makan sehat

Cara pertama yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan saat pandemi adalah dengan menerapkan pola makan yang seimbang.

Pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur, lemak sehat, serta protein dalam pola makan harian.

Tubuh Sehat Masa Pandemi
makansehat
Jaga tubuh tetap terhidrasi

Pastikan tubuh mendapatkan konsumsi air yang cukup agar tetap terhidrasi. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari dehidrasi, air putih juga dipercaya dapat membantu sistem imun agar tetap fit.

Tubuh Sehat Masa Pandemi
terhidrasi
Berolahraga secara teratur

Olahraga dapat memberikan manfaat, baik secara fisik maupun psikologis. Kedua hal tersebut tentu saja dapat memengaruhi sistem imunitas di dalam tubuh.

Dengan hanya berolahraga yang simpel dirumah, kita dapat menuai dua manfaat dalam satu kegiatan.

Olahraga
olahraga
Tidur yang cukup

Saat tubuh mendapatkan istirahat yang cukup, banyak hal positif yang dapat dirasakan. Pertama, kita dapat menjaga sistem kekebalan bekerja sebaik mungkin untuk melawan infeksi.

Selain itu, cukup tidur dapat mengendalikan perasaan stres dan membuat tubuh lebih fokus saat bekerja.

Tidur Teratur
tidurteratur
 Selalu cuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker

Virus corona dapat dihilangkan dengan mencuci tangan dengan sabun. Virus corona memiliki lapisan lipid lemak yang dapat dihilangkan dengan sabun secara efektif.

Selain itu, bersin dan batuk seringkali menjadi media penularan, dengan menggunakan masker akan membantu mencegah terpapar serta penyebaran dan jangan lupa untuk mengganti masker setiap 4 jam sekali.

Cuci Tangan
cucitangan
Hindari menyentuh wajah

Salah satu penyebaran virus corona adalah ketika virus masuk ke dalam hidung, mata, mulut, maupun lewat sentuhan.

Salah satu penyebar yang paling banyak adalah lewat tangan, oleh karena itu hindari untuk menyentuh wajah, terutama jika sedang berada diluar rumah.

Hindari Sentuhan Wajah
hindarisentuhanwajah
Kebersihan

Bersihkan semua permukaan benda disekitar dengan menggunakan desinfektan, seperti: meja, kursi, kunci kendaraan, handphone, dll.

Hindari penggunaan barang yang memungkinkan virus atau mikroorganisme tetap hidup, seperti : karpet atau keset yang sulit dibersihkan dan masker yang sudah lama digunakan, dll.

Jaga Kebersihan
jagakebersihan

Kesembuhan Covid19 Riau Capai 123.966 Orang

Kesembuhan Covid19 Riau hingga Selasa (9/11/2021) mencapai 123.966 orang dari kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang mencapai total 128.147 kasus.

Angka Kesembuhan Covid 19  Riau Hari Ini bertambah 15 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 5 kasus, dan nihil pasien yang meninggal dunia.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, 16 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 51 orang isolasi mandiri, serta 4.114 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 120.096 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 37 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 116.074 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.493 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 492 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.399 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.282 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 814.121 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Sering Merasa Insecure? Ini Cara Mengatasinya

Ncik dan Puan sering merasa insecure ketika melakukan suatu hal? Atau sering merasakan gelisah bahkan takut akan diri sendiri?

Menurut sebagian orang, sering merasa insecure merupakan hal yang normal. Namun jika kondisi ini dibiarkan berlama-lama maka bisa menghambat potensi diri.

Pengertian Insecure

Insecure adalah istilah untuk menggambarkan perasaan tidak aman yang membuat seseorang merasa gelisah, takut, malu, hingga tidak percaya diri.

Rasa insecure bisa membuat seseorang tidak mampu untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya secara maksimal. Hal ini juga dapat menghambar aktivitas sehari-hari.

Jika Ncik dan Puan memiliki rasa insecure yang berlebihan, yuk, terapkan cara berikut agar terhindar dari dampak buruk akibat kebiasaan ini:

Belajar mencintai diri sendiri

Mencintai diri sendiri setulus hati dapat membebaskan kita dari beban sosial. Dengan mencintai diri sendiri, kita dapat belajar untuk memahami diri sendiri dan terus bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki.

Mencintai diri sendiri disini bukan dalam artian mengembangkan kepribadian narsistik yang menyimpang. Mencintai diri sendiri apa adanya berarti kita dapat menerima segala kelebihan tanpa merasa tinggi hati. Namun di sisi lain juga berlapang dada untuk merangkul semua kekurangan diri sendiri tanpa ditutupi.

Sering Merasa Insecure
selflove
Berhenti menyalahkan diri sendiri

Melawan pikiran negatif memang tidak mudah. Namun, jika tidak dipaksakan, kita akan terus dihantui rasa cemas, bahkan sampai menyalahkan diri sendiri.

Ingatlah bahwa kita bukan satu-satunya orang yang pernah melakukan kesalahan. Semua orang pasti pernah berbuat salah.

Jika masih sering berpikir seperti, “Aku selalu membuat kekecauan di mana pun,” ubah pikiran tersebut menjadi lebih realistis seperti, “Terkadang aku membuat kesalahan, tetapi aku selalu belajar dari kesalahan itu.”

Berhenti Menyalahkan Diri
berhentimenyalahkandiri
Jangan membandingkan diri dengan orang lain

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain bukan cara yang tepat untuk mengoreksi diri. Justru hal ini akan membuat kita menjadi rendah diri dan insecure.

Apalagi ditengah maraknya penggunaan media sosial seperti saat ini, kita bisa melihat banyak sekali hal yang terjadi pada hidup orang lain.

Maka dari itu, biasakan untuk selalu bersyukur dengan segala yang kamu miliki agar perilaku dan pikiranmu menjadi lebih positif. Percayalah bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

membandingi diri
janganmembandingidiri
Kelilingi diri dengan orang-orang yang positif

Salah satu cara menjalin hubungan dengan diri sendiri yang baik dan sehat adalah mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang yang menyayangi kita.

Berkumpul dengan orang-orang yang positif, bekarakter penyanyang dan penuh cinta, bisa menjadi sebuah keuntungan sendiri buat kita.

Diri kita akan terbawa suasana dan kebiasaan yang positif terhadap dari orang-orang disekeliling kita. Hal ini bisa membuat diri kita jadi lebih baik.

Lingkungan Positif
lingkunganpositif
Lakukan hal yang membuatmu bahagia

Cobalah untuk lebih fokus pada hal-hal yang dapat membuatmu bahagia dan melupakan insecure. Kita bisa memanjakan diri dengan perawatan spa, masker wajah, dan menghirup aroma terapi.

Jangan lupa selalu menjaga kesehatan kesehatan tubuh dengan berolahraga teratur dan mengonsumsi makanan bernutrisi.

Kedua cara ini juga dapat memperbaiki mood dan tentunya membuat kondisi fisik serta penampilan lebih baik sehingga kita lebih percaya diri.

lakukan yang kamu senangi
lakukanyangkamusenangi

Meski tergolong normal, perasaan insecure tidak boleh dianggap sepele dan dibiarkan begitu saja ya, hal ini karena rasa insecure bisa berdampak buruk bagi kehidupan sosial serta kesehatan mentalmu.

Jadi, ayo belajar mencintai diri sendiri.