Pelaksanaan Petang Belimau Tahun 2019

3

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar tradisi Petang Belimau Tahun 2019 di areal Taman Rumah Singgah Tuan Kadi yang terletak di pinggir Sungai Siak, Minggu (5/5).

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan tradisi Melayu Kota Pekanbaru ini diselenggarakan sehari sebelum Ramadhan tiba.

Namun ada yang berbeda pada pelaksanaan Petang Belimau kali ini. Jika sebelumnya diselenggarakan setelah shalat Ashar, pelaksanaan kali ini digelar sebelum shalat Ashar. Selebihnya pelaksaannya sama seperti yang sebelumnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_) on

Meski terjadi perubahan acara, nyatanya hal tersebut tidak menyurutkan antusias warga Kota Pekanbaru yang datang. Diperkirakan ribuan warga Kota Pekanbaru mengikuti tradisi Petang Belimau ini.

Rangkaian acara Petang Belimau ini dimulai dari berziarah ke makam pendiri Kota Pekanbaru atau yang dikenal dengan nama Marhum Pekan dan Marhum Senapelan yang terletak di areal Mesjid Raya Senapelan.

Usai berziarah, para rombongan kemudian berjalan sejauh 1,6 KM menuju Taman Rumah Singgah Tuan Kadi di tepi Sungai Siak untuk melaksanakan Mandi Belimau.

Iring-iringan ini membawa aneka hidangan kue-kue tradisional khas Melayu yang diiringi oleh hentakan kompang sepanjang perjalanan.

Nantinya kue-kue tersebut selain dimakan oleh rombongan Pejabat Wali Kota Pekanbaru, juga akan dibagikan kepada masyarakat sekitarnya.

Tradisi yang dulunya bernama Petang Megang ini kemudian dibuka oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution beserta Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi yang ditandai dengan menabuh bedug.

Setelah menabuh bedug, baru dilakukan prosesi mandi belimau dengan menyiramkan air bercampur limau secara simbolis kepada 20 orang anak yatim yang dipilih.

Untuk diketahui, inti dari tradisi ini adalah untuk membersihkan diri dari berbagai kotoran dan hal-hal buruk sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Sementara untuk pengamanan pelaksanaan Tradisi Petang Belimau Tahun 2019 ini, pihak panitia meminta bantuan Polresta Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Satpol PP, Polisi Air, serta Tim SAR.