Kampoeng Rabbits, Wisata Kelinci di Pekanbaru

169

Berbicara masalah wisata, rasanya selalu ada wisata baru dengan konsep yang unik dan menarik. Salah satunya objek wisata Kampoeng Rabbits. Encik dan Puan sudah pernah ada yang ke sana? Barangkali tulisan kali ini bisa membantu Encik dan Puan mengingat kembali cerita lama, atau referensi wisata keluarga baru. Semoga…

Wisata Kampoeng Rabbits ini letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, letaknya di Jalan Kenanga, Kulim, Tenayan Raya. Tak perlu khawatir kesulitan mencarinya, karena ada plangnya pinggir jalan. Lebih simpelnya silakan tengok google maps aja ya Encik dan Puan, hehehe.

Di sini menawarkan hal-hal menarik dan unik dari wisata lainnya, ada banyak kelinci yang Encik dan Puan bisa temui. Seperti yang dikatakan owner Kampoeng Rabbits, Putriyana, ada tujuh jenis kelinci di wisata ini.

Tujuh jenis kelinci tersebut, dikatakan Putriyana, antara lain kelinci anggora, kelinci lop, kelinci Flemish Giant, kelinci Rex, kelinci Dutch, kelinci Lion, dan kelinci Nederland Dwarf.

Dari 7 jenis kelinci tersebut, sebanyak 30 ekor kelinci yang dipelihara di area ini. Semua kelinci tersebut berada di kandang dalam lahan yang digabungkan dengan wisatanya. Jadi bagi pecinta kelinci, tentunya puas sekali berkunjung ke sini.

Selain melihat dan bermain dengan kelinci, di Kampoeng Rabbits ini para pengunjung juga bisa bertanya kepada pemilik wisata bagaimana merawat kelinci, mengobati kelinci ketika sakit, pantangan yang tidak boleh diberikan, menyayangi kelinci, memberikan asupan gizi yang baik dan lainnya. Tentunya banyak ilmu baru tentang kelinci yang bakal Encik Puan dapatkan di sini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_) on

Puas bermain dengan kelinci, Encik dan Puan juga bisa menikmati sate kelinci di sini. Sate ini dibanderol dengan harga Rp25.000 per porsinya. Namun, sate kelinci ini hanya tersedia setiap weekend dan hari libur saja.

Diungkapkan oleh Putriyana, hal tersebut karena ada kendala pasokan daging kelinci sehingga hanya tersedia pada hari libur saja. Jadi bagi Encik dan Puan yang ingin merasakan satenya, datanglah hari-hari tersebut aja ya agar tidak kecewa.

Bagi yang ingin beristirahat terdapat gazebo-gazebo dengan suasana nyaman. Adanya ayunan, patung kelinci, dan aliran sungai kecil, membuat suasana menjadi adem. Selain itu juga ada mushola bagi yang ingin sholat.

Oh iya, selain konsultasi masalah kelinci, dalam kawasan wisata ini juga terdapat toko yang menyediakan aneka macam perlengkapan untuk kelinci seperti makanan, tempat minum, tempat makan, rumput kering dan lain-lainnya.

Bagi wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh, di sini ada banyak oleh-oleh yang berkaitan dengan yang namanya kelinci. Ada patung kelinci dan gantungan kunci kelinci, perpaduan warnanya yang lucu membuat oleh-oleh ini sangat menarik di mata pengunjung.

Untuk tiket masuknya, Encik dan Puan tidak perlu khawatir. Tarif masuk untuk anak-anak, cukup membayar Rp 5.000, sedangkan untuk orang dewasa cukup membayar  Rp 10.000. Jika ingin memberikan makanan kelinci cukup membayar Rp 5.000.

Sedangkan untuk jam operasionalnya buka setiap hari mulai pukul 10.00-18.00 WIB. Tertarik untuk berkunjung, Encik dan Puan?