Pj Wali Kota Pekanbaru Dilantik, Ini Pesan Gubri

59
Pj Wali Kota Pekanbaru

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru akhirnya dilantik oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (23/5/2022).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Profil Muflihun

Adapun Pj Wali Kota Pekanbaru yang dilantik adalah Muflihun. Jabatan tersebut diemban Muflihun hingga jabatan Wali Kota Pekanbaru defenitif, yakni setelah Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Muflihun sendiri sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, ia dilantik pada Juni 2020 lalu. Sebelum menjadi Sekretaris DPRD Riau, Muflihun menjabat sebagai salah satu Kepala Bagian di Sekretariat DPRD Riau.

Sebelum berkarir di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Muflihun pernah menjadi Sekretaris Kecamatan Senapelan hingga menjadi Camat Sail dan Camat Sukajadi di era Wali Kota Herman Abdullah.

Alasan Pelantikan

Gubri mengungkapkan, penunjukan pejabat Wali Kota Pekanbaru tersebut sebagai upaya agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan pemerintahan daerah di Kota Pekanbaru. Yang mana hal ini berlangsung hingga dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru hasil Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

Ini Pesan Gubri

Sebagaimana diketahui, usai kepemimpinan Wali Kota Firdaus dan Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi terdapat beberapa permasalahan di Kota Pekanbaru.

Hal tersebut, ditekankan oleh Gubri untuk segera ditangani Muflihun sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru yang baru dilantik. Permasalah tersebut mulai dari penanganan banjir, sampah, dan lain-lain.

“Permasalahan ini harus diperhatikan, karena saat ini adanya pandemi COVID-19,” pesan Syamsuar.

Perlu Kerja Keras

Menurut orang nomor satu di Riau ini, untuk mengemban amanah tersebut diperlukan kerja keras dan ikhtiar agar dapat bekerja maksimal.

Ia juga meminta Muflihun untuk dapat melaksanakan tugas-tugas yang telah diberikan dengan rasa tanggung jawab dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Syamsuar juga berpesan agar segera menggesa penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru tahun 2022.

Ini Yang jadi Prioritas

Gubri memberikan prioritas yang harus dituntaskan Muflihun antara lain penanganan banjir, sampah, kebersihan kota, hingga perbaikan jalan yang rusak. Terutama yang berada di lokasi proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Selanjutnya adalah permasalahan trotoar, fasilitas lampu penerangan jalan umum (PJU), serta pembenahan pasar dalam kota yang masih dalam keadaan kumuh.

Lalu insentif TPP Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dibayar 12 bulan, membayarkan kembali honor RT-RW dan Ketua LPM, hingga uang insentif nakes yang belum dibayar tahun 2021 agar segera dibayarkan.