Home Blog Page 339

Sejarah Batik Riau

Pada tanggal 2 Oktober 2009 Unesco menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Sejak saat itu, kita memperingatinya sebagai hari Batik Nasional.

Berhubung sekarang ini hari Batik Nasional, tak ada salahnya kita membahas tentang sejarah batik Riau.

Awal Mula Batik Riau

Batik Riau bermula sejak jaman Kerajaan Melayu dulu, yakni Kerajaan Daik Lingga (1824-1911) di Kepulauan Riau. Batik di jaman Lingga ini tidak menggunakan lilin sebagai perintang warna, melainkan pewarna perak dan kuning dicap pada bahan kain menggunakan perunggu yang bercorak khas melayu. Kain yang digunakaan adalah kain halus, seperti sutra.

Seiring perjalanan waktu, penggunaan logam perunggu ini pun berakhir dan digantikan dengan bahan kayu yang lunak yang disebut kerajinan Telepuk. Kerajinan Telepuk ini menggunakan menggunakan bahan cap yang berasal dari buah-buahan keras, seperti kentang. Telepuk sendiri berarti gambar bunga-bungaan dengan perada pada kain atau kertas. Kain Telepuk merupakan kain berbunga-bunga yang berasal dari India.

Batik Riau Modern

Pada tahun 1985, Pemerintah Provinsi Riau berupaya membangkitkan kembali Batik Riau dengan memberi pelatihan kepada masyarakat. Teknik dan pembuatan Batik Riau sama halnya dengan pembuatan batik Jawa yang menggunakan Canting. Yang membedakannya adalah motifnya, yakni motif tenun Melayu Riau.

Lalu, dari pelatihan tersebut muncullah tiga perajin batik di Provinsi Riau/Pekanbaru:
  1. Batik Lancang Kuning (Batik Tulis) oleh Ibu Sudirah
  2. Tanjung Sari (Batik Tulis) oleh Ibu tanjung Batik
  3. Batik  Selerang (Batik Printing) oleh Ibu Yuliar Rofa’i

Pada tahun 1998, Dekranasda Riau yang dipimpin oleh Ibu Hj. Titiek Murniati Soeripto, juga telah mengembangkan batik printing. Kemudian dibawah kepemimpinan Ibu Hj. Mardalena Saleh, pada tahun 2003 Dekranasda Provinsi Riau mengembangkan batik dengan produksi Batik Cap. Dalam perkembangannya, batik ini disebut batik Riau. Karena prosesnya yang tidak berbeda dengan batik yang berasal dari jawa, sehingga batik ini kembali terlupakan.

Kemudian barulah di tahun 2014, Ibu Dra. Hj. Septina Primawati Rusli, MM., selaku Ketua Dekranasda Provinsi Riau berupaya membangkitkan kembali kerajinan batik ini dengan menggunakan pola baru pada disain sehingga terlihat kekhasan batik Riau.

Salah seorang seniman yang juga pengurus Dekranasda Provinsi Riau yakni H. Encik Amrun Salmon akhirnya menghasilkan suatu pola baru dengan membuat batik tulis/colet berpola dengan mengambil ilham dari tabir belang budaya Melayu Riau yang bergaris memanjang dari atas ke bawah dengan motif-motif Melayu terutama terdapat pada tabir pelaminan Melayu Riau.

Dari motif-motif tersebut maka dikembangkan menjadi sebuah motif baru yang diberi nama sesuai aslinya. Berikut motif baru batik Riau: Bungo Kesumbo, Bunga Tanjung, Bunga Cempaka, Bunga Matahari Kaluk Berlapis, dan masih banyak lagi.

Lalu Batik Riau ini tumbuh berkembang dan diberi nama “Batik Tabir“.

(dari berbagai sumber)

Kini, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Dapat Berobat di 15 Rumah Sakit

Kini, para peserta BPJS kesehatan Pekanbaru dapat berobat di 15 Rumah Sakit di Pekanbaru berikut ini:

RSUD Arifin Achmad
Jl. Diponegoro No 2
Kode Pos 28285
Telp     : 0761-21618
Fax      : 0761-20253
E-mail   : hikrsudaa@yahoo.co.id
RS Awal Bros Pekanbaru
Jl. Jenderal Sudirman No 117
Kode Pos 28282
Telp     : 0761-47333
Fax      : 0761-47222
E-mail : mkt.pku@awalbros.com
RS Khusus Bedah & Kebidanan Syafira
Jl. Jenderal Sudirman No 134
Kode Pos 28282
Telp    : 0761-856517
Fax     : 0761-41887
RS Yayasan Abdurrab
Jl. Jendral Sudirman No 410
Kode Pos 28125
Telp     : 0761-35464, 35467
Fax      : 0761-831194
E-mail   : rsprofdrtabranirab@yahoo.co.id
RS Nusalima
Jl. Ronggowarsito No 40
Telp      : 0761-66565
Fax       : 0761-66568
E-mail    : ira_rsnusalima@yahoo.com
RS Lancang Kuning
Jl. Ronggowarsito Ujung No 5A
Telp    : 0761-859273
Fax     : 0761-34672
RSU Pekanbaru Medical Center
Jl. Lembaga Pemasyarakatan No 25, Gobah
Kode Pos 28131
Telp     : 0761-848100
Fax      : 0761-859510
E-mail   : rspmc.pku@gmail.com
RS Ahmad Yani
Jl. Ahmad Yani No 73
Telp      : 0761-23954
Fax       : 0761-856370
E-mail    : rs_ayanipku@yahoo.com
RS Kepolisian Pekanbaru
Jl. Kartini No 14
Telp      : 0761-21431
Fax       : 0761-21431
RS Islam Ibnu Sina
Jl. Melati No 60
Kode Pos 28122
Telp     : 0761-24242
Fax      : 0761-35698
E-mail   : rsiis@rsi-ibnusina.com
RSAB Eria Bunda
Jl. KH. Ahmad Dahlan No 163
Kode Pos 28128
Telp      : 0761-23100
Fax       : 0761-857013
E-mail    : layanan@rsia-eriabunda.com
RSIA Andini
Jl. Tuanku Tambusai No 55
Kode Pos 28282
Telp      : 0761-33649
Fax       : 0761-33850
RSUD Petala Bumi
Jl. Dr. Soetomo No 65
Kode Pos 28142
Telp      : 0761-23024
Fax       : 0761-561031
E-mail    : rspetalabumi@yahoo.co.id
RSIA Zainab
Jl. Ronggo warsito I No 01
Telp      : 0761-24000/2544
Fax       : 0761-859448
E-mail   : rszainab@yahoo.com
RS Andini Rumbai
Kode Pos 53171
Telp    : 0761-53171

Demikian dijelaskan oleh Kepala Unit Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Asti Putri Dewi Santri di Pekanbaru, Rabu (1/10), peserta BPJS Kesehatan dapat dirujuk ke rumah sakit tersebut jika memang dalam kondisi parah atau butuh pertolongan medis komplit.

Saat ini, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru yang terdata lebih dari 1,4 juta peserta. Lebih dari 70 persennya berasal dari kategori masyarakat mandiri.

Seperti yang kami kutip dari mediacenter.riau.go.id, Kepala Wilayah BPJS Kesehatan Sumbagteng, Benjamin Saut mengatakan bahwa selain dari masyarakat mandiri, ada 250 ribu peserta yang berasal dari PNS, TNI dan Polri

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pekanbaru, Meiryanto, menambahkan, untuk perusahaan yang sudah mendaftarkan karyawan beserta keluarganya sebagai peserta ada sebanyak 1.070 dari 1.141 perusahaan yang telah melakukan registrasi.

Dia menuturkan, saat ini masih ada sekitar 2.000 perusahaan di Pekanbaru yang belum melakukan registrasi kepesertaan. (MCRiau)

Pekanbaru Mengaji, Menuju Pekanbaru sebagai Kota Madani

0

865530125

Saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru sedang menggalakkan program “Gerakan Magrib Mengaji”. Hal ini sesuai dengan visi walikota Pekanbaru yang ingin menjadikan kota Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani.

Walikota sendiri mengatakan bahwa “Gerakan Magrib Mengaji” ini sangat penting dalam upaya menciptakan manusia yang beriman dan berakhlak mulia yang akan menjadi bekal utama nantinya.

Menurutnya, konsep Pekanbaru Metropolitan Madani itu sudah bagus. Karena Pekanbaru kedepannya akan menjadi kota besar sehingga harus diikuti pula dengan peningkatan akhlak dan iman.

Jadi ingat masa kecil dulu ya, sehabis maghrib dilanjutkan dengan mengaji bersama. Oleh karena itu, mari kita semua dukung program “Gerakan Magrib Mengaji” ini 🙂

Riau Expo 2014 : Seru!!

Berbeda dengan Riau Expo tahun-tahun sebelumnya, kali ini beberapa stand di Riau Expo mengadakan kuis untuk para pengunjung standnya.

Seperti di stand Setdaprov Riau dan Dispenda Riau yang terletak di Hall Lancang Kuning. Bahkan saat mimin mengikuti kuis di stand Setdaprov, salah satu penjaga standnya memberi bocoran jawaban kuisnya lho :))

Ada banyak stand yang bisa kita lihat di Riau Expo kali ini, beberapa instansi pemerintahan, terutama Provinsi Riau, beserta stand milik kabupaten/kota Provinsi tetangga juga ikut meramaikan Riau Expo kali ini.

Di stand milik Dinas Komunikasi Informatika & PDE Provinsi Riau, kita bisa menggunakan layanan internet yang disebut Media Center. Selain itu yang pengen ngerasain gimana rasanya jadi presenter berita bisa langsung datang ke stand ini. Encik & Puan bakal direkam oleh kamera layaknya presenter sungguhan serta akan langsung ditayangkan di televisi yang berada di stand tersebut.

Beralih ke stand Dispenda, Encik & Puan bisa mengecek berapa pajak yang harus dibayarkan beserta persyaratan untuk memperpanjang STNK baik setahun maunpun lima tahun. Di luar stand, ada mobil Samsat Keliling yang mulai beroperasi sejak pukul 10.00-20.00 WIB di Riau Expo.

Berkunjung ke stand Dinas Pariwisata Provinsi Riau kita akan disambut oleh Bujang Dara Provinsi Riau. Setelah mengisi buku tamu kita bisa membawa pulang buku yang berisi tentang pariwisata di Riau.

Ternyata disini ada stand BKD, jadi buat yang bingung tentang CPNS 2014 bisa mampir. Ada simulasi CAT nya lho. Juga ada stand DPRD Riau, kita bisa melihat siapa sih anggota dewan periode 2014-2019.

Seperti biasa, tiap daerah memamerkan produk daerah masing-masing. Nih buat yang tak tau, Riau udah bisa memproduksi beras sendiri lho. Namanya Riau Rice yang dproduksi oleh PT Riau Multi Trade (RMT) sejak 20 Mei 2008 lalu. RMT sendiri merupakan anak perusahaan Riau Investment Corporation (RIC) yang berkonsentrasi pada bisnis serta usaha pertambangan dan agrikultur.

Jangan lupa pula kunjungi stand Bina Marga Provinsi Riau, disini Encik & Puan bisa melihat seperti apa pembangunan Riau ke depannya. Ada fly over SKA yang akan segera dibangun hingga Jembatan Siak IV.

Di panggung utama, Encik & Puan yang dah penat abis jalan-jalan bisa menikmati hiburan musik. Rasanya tak cukup cuma semalam untuk mengunjungi stand-stand disana.

 Untuk foto-foto selama Riau Expo sile klik disini

Pembukaan Riau Expo 2014 Meriah

KompangMinggu malam (21/9) di Purna MTQ Jalan Jenderal Sudirman diadakan iven tahunan yang bernama Riau Expo 2014. Riau Expo kali ini dibuka oleh Wakil Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman di di Laman Bujang Mat Syam, Purna MTQ Pekanbaru.

Pembukaan Riau Expo kali ini berlangsung meriah, ada tari kesenian daerah, pemukulan kompang oleh Wagubri beserta pejabat daerah lainnya, pengguntingan pita tanda Riau Expo telah dibuka dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Wagubri berharap agar Riau Expo ke depannya dapat menjembatani peluang-peluang usaha dan lokomotif bisnis. Jadi bukan hanya sekedar untuk menampilkan potensi daerah saja.

Seperti yang dikutip dari GoRiau, “Hendaknya Riau Expo tahun ini dan seterusnya menjadi bagian terpenting bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan keunggulannya. Bukan hanya seremonial saja,” demikian ucap Wagubri.

Masih dalam sambutannya, Wagubri juga membeberkan tentang pembangunan pariwisata di Riau. Seperti Candi Muara Takus, wisata Ombak Bono, Sungai Siak, dan lain-lain.

Adapun beberapa Pejabat yang hadir dalam Pembukaan Riau Expo ini antara lain, Sekdaprov Riau Zaini Ismail, Ketua DPRD Riau Suparman, Kepala BPMPD Riau Irhas Irvan, Kadis Perkebunan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, mantan Wagubri HR Mambang Mit, mantan Bupati Siak Arwin AS, serta para tamu undangan.

Pengen liat keseruan Riau Expo kali ini, yuk mari berkunjung ke Purna MTQ Jalan Jenderal Sudirman. Riau Expo mulai dibuka dari pukul 10.00-22.00 WIB dari tanggal 21-27 September 2014. Untuk biaya parkir dikenankan Rp 3000 per motor, tapi Encik & Puan mesti pandai mencari tempat parkir. Karena parkirnya sangat berantakan dan tidak ada yang mengawasi, diharapkan untuk mengkunci ganda kendaraan Encik & Puan.

Galeri foto-foto pembukaan Riau Expo 2014 sile klik disini 🙂

Fenomena Kawah Biru Pekanbaru

0

Beberapa hari belakangan ini, para netters Pekanbaru dihebohkan oleh kawah biru yang beredar di berbagai media sosial seperti: BBM, Path, Twitter maupun Facebook.

Kawah Biru sendiri merupakan sebuah tanah berpasir putih yang di genangi air hujan sehingga  menjadi seperti kawah berpasir putih dan air biru.

Fenomena ini kemudian tersebar dari mulut ke mulut, terutama di kalangan anak muda yang ingin menyaksikan keindahan panorama alam ini serta menjadikan lokasi ini sebagai foto profil di akun media sosial miliknya.

Kawah Biru sendiri terletak di tanah kosong milik karyawan PLN yang tak jauh dari hotel labersa Desa Tanah Merah Kabupaten Kampar.

Karena wisata di Pekanbaru yang memang minim, sehingga banyak pengunjung terutama kawula muda yang datang kemari. Apalagi fenomena kawah biru ini memang jarang dijumpai, maka tak ayal banyak orang yang penasaran ingin melihatnya.

Adapun biaya parkir per motor dikenai Rp 5000 dan Rp 10000 per mobil oleh beberapa tukang parkir “dadakan”. Hmmm, mimin jadi penasaran nih pengen kesana. Ada yang udah kesana tweeps? 😉

Agenda dan Kegiatan Penerimaan CPNS 2014

0

Setiawan Wangsaatmadja, Deputi Sumberdaya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB, mengatakan Instansi yang membuka formasi CPNS dapat mengumumkan lowongan formasi antara tanggal 11 – 24 Agustus 2014.

Untuk pendaftaran CPNS 2014 secara online melalui http://panselnas.menpan.go.id/demo pada 25-29 Agustus 2014.

“Jadwal ini masih bersifat sementara, dan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan,” kata Setiawan.

Berikut Agenda dan Kegiatan Penerimaan CPNS 2014 :

  • Pendataan dan penyerahan usulan formasi: April – Mei 2014
  • Pembentukan panitia penerimaan CPNS 2014 di tiap-tiap institusi atau BKD: Mei – Juni 2014
  • Penyusunan soal ujian: mulai Mei 2014
  • Pengumuman Formasi Lowongan CPNS: Agustus 2014
  • Pendaftaran CPNS 2014 dan seleksi berkas: Agustus 2014
  • Penyusunan soal: mulai Juni 2014
  • Pelaksanaan ujian dan tes CPNS: 1 September 2014 sampai selesai
  • Pengumuman peserta yang lulus menjadi CPNS tahun 2014 melalui website: November – Desember 2014
  • Penyerahan SK CPNS: Desember 2014 – Februari 2015

Berdasarkan jadwal sementara, pelaksanaan seleksi CPNS 2014 untuk tes kemampuan dasar (TKD) maupun tes kemampuan bidang (TKB) untuk instansi pusat atau daerah yang mengadakan rekrutmen akan dimulai pada tanggal 1 September 2014 sampai dengan selesai.

Pada tahun ini, semua instansi yang menyelenggarakan seleksi CPNS tahun 2014 ini wajib menggunakan CAT. Sedangkan lamanya waktu pelaksanaan tes tergantung pada jumlah pelamar yang mendaftar dan kapasitas instalasi CAT yang tersedia.

Bagi instansi yang telah selesai mengadakan tes CAT, dapat langsung menyerahkan hasil TKD kepada Panselnas. Untuk kemudian Panselnas akan menyampaikan hasil TKD dan hasil integrasi TKB kepada instansi, satu minggu setelah instansi menyampaikan hasil TKD dan TKB ke Panselnas.

Daftar Kementerian yang Buka Lowongan CPNS 2014

0

Kementerian

1. Kementerian Riset dan Teknologi
2. Kementerian Lingkungan Hidup
3. Kementerian BUMN
4. Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan      Anak
5. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi                Birokrasi
6. Kementerian Pemuda Olahraga
7. Kementerian Perumahan Rakyat
8. Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal
9. Kementerian Dalam Negeri
10. Kementerian Luar Negeri
11. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
12. Kementerian Keuangan
13. Kementerian Pertanian
14. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral
15. Kementerian Perhubungan
16. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
17. Kementerian Kesehatan
18. Kementerian Agama
19. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
20. Kementerian Sosial
21. Kementerian Kehutanan
22. Kementerian Kelautan dan Perikanan
23. Kementerian Komunikasi dan Informatika
24. Kementerian Perdagangan
25. Kementerian Perindustrian
26. Kementerian Pekerjaan Umum
27. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
28. Kementerian Sekretariat Negara
29. Kementerian PPN/Bappenas

Lembaga Pemerintah Non Kementerian

1. Arsip Nasional RI (ANRI)
2. Lembaga Administrasi Negara (LAN)
3. Badan Kepegawaian Negara (BKN)
4. Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
5. Badan Pusat Statistik (BPS)
6. Badan Intelijen Negara (BIN)
7. Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)
8. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
9. Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN)
10. Badan Informasi Geospasial (BIG)
11. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
12. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
13. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
14. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
15. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
16. Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas)
17. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
18. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
19. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja                   Indonesia (BNP2TKI)
20. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
21. Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
22. Badan SAR Nasional
23. Badan Narkotika Nasional (BNN)
24. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)
25. Badan Standarisasi Nasional (BSN)
26. Badan Koordinasi Kemanan Laut (Bakorkamla)
27. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
28. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
29. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT)

Lembaga Negara

1. Kejaksaan Agung RI
2. Sekretariat Kabinet

Sekretariat Lembaga Negara

1. Sekretariat Jenderal BPK
2. Sekretariat Jenderal MPR
3. Sekretariat Jenderal Mahkamah Agung
4. Sekretariat DPD RI
5. Sekretariat Mahkamah Konstitusi
6. Sekretariat Komisi Yudisial
7. Sekretariat KPU
8. Sekretariat Ombudsman RI

Info CPNS 2014 di Riau

0

PNS

M Guntur, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau mengatakan bahwa Pemerintah Pusat belum memberikan formasi resmi untuk usulan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, untuk gambaran awal formasi CPNS 2014 Riau dijatah 169 formasi oleh Pemerintah Pusat.

’Memang kami sudah diberikan gambaran awal bahwa formasi CPNS 2014 sekitar 169. Tapi itu masih akan disesuaikan, ini yang sedang kita proses,’’ papar M Guntur, seperti yang dikutip dari Riau Pos.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB), hanya 9 Pemda dari 12 pemda di Riau, yang mendapat formasi CPNS. Sembilan Pemda itu antara lain Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Pemerintah Kabupaten Siak, Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Kota Dumai.

Menurut Herman Suryatman, Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengatakan bahwa kesembilan pemda yang mendapatkan formasi tersebut belum ditetapkan rincian formasinya.

M Guntur berharap dari gambaran tersebut, tidak ada lagi dilakukan pengurangan. Karena angka gambaran yang diberikan pemerintah pusat dari usulan yang diajukan. Di mana, tahun ini ada 1.100 formasi CPNS yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Riau. Yakni formasi guru, tenaga medis dan tenaga teknis. Selain itu, untuk lulusan SMA diajukan 100 formasi.

Sejarah Terbentuknya Provinsi Riau

0
Logo Provinsi Riau
Logo Provinsi Riau

Tiap tanggal 9 Agustus kita memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Riau, tapi tak banyak yang tau sejarah terbentuknya Provinsi Riau. Berikut ini sejarah singkat terbentuknya Provinsi Riau.

Pada awalnya Provinsi Riau tergabung dalam Provinsi Sumatera Tengah yang terdiri dari tiga Residen yaitu Jambi, Riau dan Sumbar dimana pusat pemerintahan berada di Residen Sumatera Barat.

Adapun alasan pemisahan diri Residen Riau dari Provinsi Sumatera Tengah karena:

  • Pusat pemerintahan yang berada di Residen Sumbar sehingga Riau memang tidak terlalu terperhatikan oleh pemerintah provinsi
  • Adanya perbedaan karakteristik daerah sehingga pemahaman visi dari masing-masing residen tidak dapat disatukan
  • Ada kesan bahwa pihak pemegang kekuasaan di Sumatera Tengah selalu memaksakan diri setiap kebijakan yang diambilnya

Ide pendirian Provinsi Riau ini awalnya hanya ada tingkat elit dan tokoh masyarakat Riau, dimana salah satunya (Alm) H. Wan Ghalib.

Saat itu, masyarakat dari empat Kabupaten yaitu Bengkalis, Kepri, Indragiri, dan Kampar telah bertekad untuk sama-sama berjuang membentuk Provinsi Riau. Kemudian membentuk Panitia Persiapan Provinsi Riau (PPPR) pada rapat Panitia Persiapan Provinsi Riau, 2-6 Desember 1955.

Melalui Kongres Rakyat Riau (KRR) ke-1 yang berlangsung di Pekanbaru, 31 Januari hingga 2 Februari 1956, rakyat Riau sudah membulatkan tekad untuk membentuk provinsi sendiri.

Hingga pada tanggal 9 Agustus 1957 di Bali, Presiden Soekarno menandatangani Undang-Undang Darurat Nomor 19 tahun 1957 yang menyatakan pembentukan daerah-daerah tingkat I, yaitu Sumatera Barat, Jambi dan Riau. Oleh sebab itu, tiap tanggal 9 Agustus di peringati sebagai Hari Jadinya Provinsi Riau.