Home Blog Page 147

Terkonfirmasi Covid-19 Riau Hari Ini: Tambah 447, Total 40.869

Terkonfirmasi Covid-19 Riau Hari Ini (Jumat, 23/4/2021) bertambah sebanyak 447 kasus, 242 pasien yang telah sembuh, dan 11 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 40.869 kasus.

Dari jumlah terkonfirmasi Covid-19 Riau Hari Ini, sebanyak 36.305 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 757 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.800 orang isolasi mandiri, serta 1.007 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Data Sebaran

Pekanbaru sebagai pemuncak dengan jumlah 173 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dibanding dengan daerah lain.

Sementara Kabupaten Rokan Hulu dengan jumlah 61 kasus menempati posisi kedua, Bengkalis 40 kasus, Rokan Hilir 37 kasus, Kota Dumai 31 kasus, Siak 27 kasus, Kampar 24 kasus, Meranti dan Pelalawan 19 kasus, Indragiri Hulu 12 kasus, Kuantan Singingi 10 kasus, dan Indragiri Hilir 7 kasus.

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 83.444 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 378 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 79.809 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.995 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 262 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.658 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.510 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 262.047 sampel.

Sempat Dilarang, Kini Mudik Lokal Diizinkan

Gubernur Riau Syamsuar kembali mengeluarkan kebijakan baru terkait mudik lokal di Riau. Sempat dilarang, kini mudik lokal diizinkan lagi.

Kebijakan tersebut diungkapkannya usai rapat dengan pejabat Riau di bandara SSK II Pekanbaru, Rabu (21/4/2021).

Izin mudik lokal tersebut memiliki persyaratan yakni pengecekan kesehatan antigen. Jika memang ternyata dinyatakan non reaktif dan sehat, tidak ada masalah.

Sementara untuk mudik nasional, tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Jika ada masyarakat yang kedapatan nekat mudik ke Riau akan dikarantina.

Update Terkonfirmasi Covid-19 Riau: Tambah 460, Total 39.973

Update terkonfirmasi Covid-19 Riau Hari Ini (Rabu, 21/4/2021) bertambah sebanyak 460 kasus, 233 pasien yang telah sembuh, dan 4 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 39.973 kasus.

Dari update terkonfirmasi Covid-19 Riau Hari Ini, sebanyak 35.906 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 721 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.362 orang isolasi mandiri, serta 984 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 83.114 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 364 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 79.748 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.741 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 261 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.676 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.541 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 258.871 sampel.

Sempat Dilarang, Kini Mudik Lokal Diizinkan

Gubernur Riau Syamsuar kembali mengeluarkan kebijakan baru terkait mudik lokal di Riau. Sempat dilarang, kini mudik lokal diizinkan lagi.

Kebijakan tersebut diungkapkannya usai rapat dengan pejabat Riau di bandara SSK II Pekanbaru, Rabu (21/4/2021).

Izin mudik lokal tersebut memiliki persyaratan yakni pengecekan kesehatan antigen. Jika memang ternyata dinyatakan non reaktif dan sehat, tidak ada masalah.

Sementara untuk mudik nasional, tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Jika ada masyarakat yang kedapatan nekat mudik ke Riau akan dikarantina.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Langkah ini dilakukan sebagai bagian upaya langkah pencegahan guna menekan penyebaran Covid-19. Klaster keluarga masih menjadi penyumbang terbanyak kasus baru akhir-akhir ini.

Diungkapkan Gubri, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sedang berlangsung di Kota Pekanbaru menjadi salah satu upaya penanganan Covid-19. Gubri juga meminta kerja sama semua pihak dalam mengawasi pelaksanaan PPKM secara ketat.

5 Keistimewaan Bulan Ramadan, Ncik dan Puan Sudah Tahu?

Bulan Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti umat muslim sedunia. Tahukah Ncik dan Puan, ada 5 keistimewaan bulan Ramadan? (Baca: Imsakiyah Ramadan 1442H Pekanbaru dan Sekitarnya)

Berikut ini 5 keistimewaan bulan Ramadan yang telah dirangkum dari berbagai sumber:

Pahala Amal Perbuatan Akan Dilipatgandakan

Setiap amal perbuatan baik yang dikerjakan pasti akan diganjar pahala oleh Allah SWT. Terlebih, dalam bulan Ramadan ini, seluruh amalan ibadah yang Ncik dan Puan akan dilipatgandakan pahalanya.

Apalagi di bulan Ramadan juga banyak amal ibadah istimewa seperti salat tarawih, tadarus, zakat fitrah, dan sedekah kepada orang yang akan berbuka puasa.

Dibukanya Pintu Kebaikan

Dalam riwayat hadist Bukhari dan Muslim, apalagi bulan Ramadan datang, seluruh pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup rapat, dan setan dibelenggu. Dengan begitu, keistimewaan bulan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal kebaikan dan ibadah seluas-luasnya.

Bulan Pengampunan Dosa

Setiap hamba Allah yang sungguh-sungguh bertaubat dan menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan ikhlas, Allah pasti akan membuka pintu ampunan seluas-luasnya atas dosa-dosa yang lalu. Seperti Sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya, “Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.“

Adanya Malam Lailatul Qadar

Keistimewaan bulan Ramadan berikutnya adalah adanya malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari 1000 bulan. Malam yang juga disebut dengan malam seribu bulan ini merupakan malam yang mulia. Hiasi malam – malam khususnya 10 hari terakhir di bulan Ramadan dengan lebih banyak amal dan ibadah agar mendapat pahala malam Lailaitul Qadar ini.

Al Qur’an Diturunkan Oleh Allah

Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan mulia. Pada bulan ini kitab suci Al Qur’an diturunkan. Seperti arti dan makna dalam surah Al Baqarah ayat 185 yang artinya, “Bulan Ramadan merupakan bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk manusia, penjelasan dari petunjuk, dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

Update Terkonfirmasi Corona Riau Capai 39.103 Kasus

Update terkonfirmasi Corona Riau Hari Ini (Senin, 19/4/2021) bertambah sebanyak 228 kasus, 230 pasien yang telah sembuh, dan 9 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 39.103 kasus.

Dari update terkonfirmasi Corona Riau Hari Ini, sebanyak 35.461 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 695 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.981 orang isolasi mandiri, serta 966 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 82.043 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 293 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 78.848 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.642 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 260 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.060 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 865 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 255.730 sampel.

Dengan jumlah kasus yang masih landai, Riau menduduki urutan pertama kasus terkonfirmasi dan kasus kematian Covid-19 tertinggi di pulau Sumatera.

Oleh karenanya, Gubernur Riau melarang mudik lokal pada tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang yang juga berlaku sama dengan larangan mudik ke keluar provinsi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Langkah ini dilakukan sebagai bagian upaya langkah pencegahan guna menekan penyebaran Covid-19. Klaster keluarga masih menjadi penyumbang terbanyak kasus baru akhir-akhir ini.

Diungkapkan Gubri, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sedang berlangsung di Kota Pekanbaru menjadi salah satu upaya penanganan Covid-19. Gubri juga meminta kerja sama semua pihak dalam mengawasi pelaksanaan PPKM secara ketat.

Terkonfirmasi Kasus Corona Riau Capai 38.876

Terkonfirmasi Kasus Corona Riau Hari Ini (Minggu, 18/4/2021) bertambah sebanyak 330 kasus, 278 pasien yang telah sembuh, dan 8 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 38.876 kasus.

Dari Terkonfirmasi Kasus Corona Riau Hari Ini, sebanyak 35.258 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 637 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.024 orang isolasi mandiri, serta 957 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 81.893 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 255 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 78.806 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.573 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 259 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.090 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 904 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 254.670 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa sejak awal tahun 2021 ini, banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan pertemuan tanpa peduli dengan protokol kesehatan.

Adapun kebanyakan kasus positif Covid banyak dari klaster keluarga. Saat ini banyak yang mengadakan pesta tanpa mengindahkan protokol kesehatan, keluarga yang keluar daerah, serta mengadakan acara bersama keluarga.

Di lain pihak, Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi berpesan agar tim Satgas COVID-19 kabupaten/kota harus lebih ketat lagi dalam memberikan izin keramaian.

Karena di saat kondisi pandemi ini sudah diatur pelaksanaan kegiatan keramaian seperti pesta pernikahan. Mulai dari jumlah undangan yang diperbolehkan datang, penerapan protokol kesehatan, dan hal lainnya.

Terkonfirmasi Kasus Covid19 Riau Capai 38.232

Terkonfirmasi Kasus Covid19 Riau Hari Ini (Jumat, 16/4/2021) bertambah sebanyak 235 kasus, 194 pasien yang telah sembuh, dan 6 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 37.997 kasus menjadi 38.232 kasus.

Dari Terkonfirmasi Kasus Covid19 Riau Hari Ini, sebanyak 34.764 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 604 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.921 orang isolasi mandiri, serta 943 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 81.093 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 285 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 78.691 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.858 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 259 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.387 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.194 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 252.085 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa sejak awal tahun 2021 ini, banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan pertemuan tanpa peduli dengan protokol kesehatan.

Adapun kebanyakan kasus positif Covid banyak dari klaster keluarga. Saat ini banyak yang mengadakan pesta tanpa mengindahkan protokol kesehatan, keluarga yang keluar daerah, serta mengadakan acara bersama keluarga.

Di lain pihak, Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi berpesan agar tim Satgas COVID-19 kabupaten/kota harus lebih ketat lagi dalam memberikan izin keramaian.

Karena di saat kondisi pandemi ini sudah diatur pelaksanaan kegiatan keramaian seperti pesta pernikahan. Mulai dari jumlah undangan yang diperbolehkan datang, penerapan protokol kesehatan, dan hal lainnya.

Kenalkan Anak Dengan Puasa Sejak Umur 3 Tahun

0

Encik dan Puan memiliki buah hati? Tentu tak ada salahnya kenalkan anak dengan puasa sejak berumur 3 tahun.

Kenalkan anak dengan puasa, tentunya diharapkan agar bisa ikut untuk belajar berpuasa. Tapi ada beberapa hal yang harus Encik dan Puan perhatikan, agar anak tidak trauma berpuasa.

Hal terpenting dari mengajarkan si kecil berpuasa adalah dengan membuatnya memahami konsep berpuasa.

Anak tidak bisa sekaligus diminta menahan lapar dan dahaga, karena kalau tidak memahami konsep akan membuatnya trauma.

Mengenalkan Konsep Berpuasa

Ada beberapa cara untuk mengenalkan konsep berpuasa kepada anak. Diantaranya dengan membangunkan anak di waktu sahur, kemudian mengajak anak untuk berbuka puasa. Hal ini bisa dimulai sejak anak berumur tiga tahun.

Mengajarkan Berpuasa

Psikolog Rumah Sakit Awal Bros Iren Prakikih, M. Psi,Psikolog, mengungkapkan bahwa untuk mengajarkan anak berpuasa bisa mulai pada umur 5 tahun secara bertahap.

“Misalnya anak ikut sahur jam 4, laper jam 9, tidak apa-apa,” ungkapnya.

Irene juga menyebutkan untuk tidak memberikan anak reward setelah berpuasa dalam bentuk materi. Namun lebih kepada quality time bersama dengan keluarga.

“Misalnya, setelah berpuasa habis lebaran kita akan janji kemana, itu lebih baik. Atau tanyakan, besok mau main kemana setelah berpuasa, atau mau buka pakai apa, agar sang anak juga memiliki goalsnya juga,” ungkap Irene lebih lanjut.

Mengenalkan puasa dimulai pada anak berumur 3 tahun, karena anak mulai mengobservasi segala hal di umur ini.

Encik dan Puan juga harus lebih hati-hati saat mengajarkan anak berpuasa dengan sekaligus. Karena jika anak merasa puasa menyakitinya, akan menyebabkan sang anak trauma. Jika trauma akan membuat sang anak merasa bahwa puasa merupakan sesuatu yang menakutkan.

Pemahaman anak bahwa puasa merupakan sebuah ibadah yang wajib dilaksanakan karena disuruh Allah SWT lebih penting diperhatikan daripada kita hanya mengajarkan anak menahan haus dan juga lapar.

Terkonfirmasi Kasus Covid Riau Capai 37.997

Terkonfirmasi Kasus Covid Riau Hari Ini (Kamis, 15/4/2021) bertambah sebanyak 269 kasus, 106 pasien yang telah sembuh, dan 12 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 37.997 kasus.

Dari Terkonfirmasi Kasus Covid Riau Hari Ini, sebanyak 34.570 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 599 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.891 orang isolasi mandiri, serta 937 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 80.811 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 243 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 78.598 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.712 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 258 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 784 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 643 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 250.698 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa sejak awal tahun 2021 ini, banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan pertemuan tanpa peduli dengan protokol kesehatan.

Adapun kebanyakan kasus positif Covid banyak dari klaster keluarga. Saat ini banyak yang mengadakan pesta tanpa mengindahkan protokol kesehatan, keluarga yang keluar daerah, serta mengadakan acara bersama keluarga.

Di lain pihak, Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi berpesan agar tim Satgas COVID-19 kabupaten/kota harus lebih ketat lagi dalam memberikan izin keramaian.

Karena di saat kondisi pandemi ini sudah diatur pelaksanaan kegiatan keramaian seperti pesta pernikahan. Mulai dari jumlah undangan yang diperbolehkan datang, penerapan protokol kesehatan, dan hal lainnya.

PPKM Mikro Pekanbaru Sudah Diterapkan, Ini Penjelasannya

0

PPKM Mikro Pekanbaru sudah diterapkan pada Selasa (14/4/2021) malam. Dengan demikian pergerakan warga di lingkungan RW berstatus zona merah diawasi petugas keamanan.

Berikut ini beberapa informasi yang perlu Encik dan Puan ketahui tentang penerapan PPKM Mikro Pekanbaru:

Diterapkan di RW

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pekanbaru awalnya diterapkan di 32 Kelurahan, namun kemudian diberlakukan di lingkungan Rukun Warga (RW). Adapun Zona PPKM sudah dibagi berdasarkan rumah yang penghuninya positif corona.

Tidak ada Salat Berjamaah

Untuk RW yang masuk ke dalam zona merah sama sekali tidak boleh salat berjamaah di masjid dan dianjurkan beribadah di rumah masing-masing.

Syarat Zona PPKM

Dinyatakan zona merah jika kasus positif corona lebih dari 5 rumah dalam 1 RW dalam 7 hari. Zona oranye jika ada 3 hingga 5 rumah yang penghuninya positif corona. Satu RW dinyatakan zona kuning jika ada 1 hingga 2 rumah yang penghuninya positif corona. RW zona hijau jika tidak kasus dalam tujuh hari.

Pelaksanaannya Diawasi

Pemetaan dilakukan oleh para lurah dan ketua RW. Kewenangan PPKM dilakukan pihak kelurahan yang diawasi oleh kecamatan. Penerapan PPKM juga diawasi tim Pemko Pekanbaru. PPKM ini hanya berlalu di RW zona merah.

Koordinator pelaksanaan PPKM adalah kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tim pengawasan tingkat kota terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Polresta Pekanbaru, Kodim, Polsek, kecamatan, dan Koramil.

Pemberlakuan

PPKM ini berlaku 14 hari ke depan, dan bisa saja diperpanjang. Sedangkan waktu pelaksanaan PPKM dimulai sejak pukul 20.00 WIB hinga pukul 06.00 WIB.

Asam Lambung Naik Saat Puasa? Ini 7 Tips Mencegahnya

Asam lambung naik saat puasa, tentunya mengganggu dalam menjalankan ibadah puasa. Terlebih jika Ncik dan Puan memiliki riwayat penyakit yang satu ini.

Menghindari makanan seperti makanan asam, pedas, dan minuman yang mengandung kafein merupakan cara mencegah asam lambung naik saat puasa.

Asam lambung naik merupakan kondisi yang sering ditakuti saat berpuasa. Keluhan yang dirasakan, panas atau rasa terbakar di dada atau tenggorokan.

Kadang asam lambung yang naik juga bisa terjadi tanpa rasa terbakar. Gejala lainnya yang umumnya muncul berupa batuk kering, gejala asma, atau kesulitan menelan makanan.

Berikut 7 tips cara mencegah asam lambung naik saat puasa diantaranya:

Mengurangi Konsumsi Makanan yang Bersifat Asam dan Pedas

Mengurangi makan makanan bersifat asam seperti anggur, jeruk, tomat, dan cuka dapat membantu mencegah perangsangan terjadinya peningkatan produksi asam lambung. Begitu juga dengan cabai dan lada yang bersifat pedas.

Hindari Makanan dan Minuman yang Berlemak Tinggi dan Berkafein

Menghindari makanan berlemak tinggi dan berminyak penting untuk mencegah asam lambung naik selama berpuasa. Contoh makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur adalah nasi goreng, mie instan, coklat, susu dan yogurt. Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda juga sebaiknya dikurangi. Makanan dan minuman tersebut bisa menyebabkan pengenduran otot katup esofagus bawah.

Makan Dalam Porsi Kecil

Porsi makan banyak juga dapat menyebabkan asam lambung naik. Walaupun lapar setelah berpuasa sehari penuh, jangan makan dalam porsi terlalu besar. Makanlah dalam porsi kecil, tetapi anda dapat meningkatkan frekuensinya.

Jangan Terburu-buru Saat Makan

Makan terlalu cepat membuat makanan sulit untuk dicerna. Pencernaan yang buruk bisa meningkatkan risiko anda mengalami kenaikan asam lambung. Cara yang dapat dilakukan agar tidak terlalu cepat saat makan adalah tidak makan ketika terlalu merasa lapar, mengunyah makanan hingga lumat sebelum ditelan, dan makan dalam suapan yang lebih kecil.

Tidak Berbaring Sesaat Setelah Makan

Pada posisi duduk, terjadi gaya gravitasi yang membantu menurunkan makanan menuju lambung. Namun ketika anda berbaring dalam keadaan lambung terisi penuh, maka isi lambung akan terdorong naik melewati katup bawah esofagus. Hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya refluks makanan. Tunggu sekitar 2-3 jam setelah makan untuk berbaring. Selain itu, hindari mengonsumsi camilan di tengah malam.

Menaikkan Posisi Kepala saat Tidur

Tidur tanpa bantal atau tidur dengan posisi rendah menyebabkan tidak adanya gaya gravitasi, akan terjadi penekanan terhadap isi lambung sehingga membuatnya naik dan menekan sfingter esofagus bawah. Dengan menaikkan posisi kepala, penekanan terhadap isi lambung akan berkurang.

Berhenti Merokok

Semua orang tahu apabila kebiasaan merokok dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Ternyata, kebiasaan menghisap rokok juga dapat menyebabkan asam lambung naik. Tentunya hal tersebut dapat berakibat buruk, terlebih lagi jika kamu sedang dalam posisi berpuasa. Maka dari itu, ada baiknya untuk merokok setelah makan di jam berbuka atau sahur. Namun, jika kamu dapat berhenti dari kebiasaan buruk tersebut akan lebih baik.