Home Blog Page 128

British Propolis, Suplemen Alami dengan Berbagai Keunggulan

Menjaga kesehatan dimasa pandemi seperti sekarang ini sangat penting, agar kesehatan tidak menurun dan yang paling penting tidak sampai terpapar virus. Untuk itu sudah sewajarnya Ncik dan Puan peduli dengan kesehatan diri dan keluarga.

Tidak hanya disaat pandemi, sudah banyak juga orang lalai akan kesehatannya. Saat sakit kita baru sadar bahwa kesehatan adalah hal yang tak ternilai harganya. Nah, untuk menjaga agar tubuh tetap sehat hidup kita mesti seimbang seperti menghindari stress, istirahat yang cukup, olahraga, makan makanan yang bergizi dan minum suplemen alami seperti British Propolis 2x sehari.

British Propolis adalah suplemen alami kualitas premium yang mengandung flavonoid 4x lebih tinggi untuk menjaga kesehatan/imun dan stamina tubuh. Diperlukan sekitar 6.000 lebah yang bekerja setahun untuk menghasilkan satu botol Britsh Propolis berisi 6 ml.

British Propolis memiliki keunggulan – keunggulan, diantaranya:

  • Khasiat terasa dalam 21 hari atau kurang
  • Kadar flavonoids lebih tinggi daripada propolis rata-rata
  • Mengikuti standar Inggris
  • Aroma khusus dan bebas alcohol
  • Sertifikat halal dari MUI dan Komite Halal Inggris
  • Karena khasiatnya, direkomendasikan oleh banyak tokoh dan artis

Selain itu, British Propolis  juga memiliki beberapa khasiat untuk stamina dan pemulihan. Dapat mengatasi masalah paru-paru, maag, kolestrol, diabetes dan asam urat.  British Propolis juga sudah banyak yang merekomendasikan mulai dari ulama, tokoh publik dan para artis. Selain mengkonsumsi secara rutin British Propolis juga banyak memberikan manfaat melalui peluang usahanya. Demi keberkahan dan kesehatan keluarga, pilih yang pasti, legal, terjamin keasliannya, dan tidak menimbulkan keraguan.

Untuk pemesanan dan info kemitraan silahkan Klik link https://wa.me/6285265671800.

WhatsApp : 085265671800

Follow IG   : @britpo.pekanbaru

Info Sembuh Corona Riau Hari Ini 155, Total Kasus 127.169

Info Sembuh Corona Riau Hari Ini (Senin, 27/9/2021) bertambah 155 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 43 kasus, dan 2 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau menjadi 127.169 kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, update sembuh Covid-19 Riau mencapai 122.202 orang. 154 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 762 orang isolasi mandiri, serta 4.051 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 115.435 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 58 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 111.037 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.874 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 466 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.431 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.343 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 689.269 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Seluruh Kecamatan di Pekanbaru Keluar Zona Merah Risiko COVID-19

Berdasarkan data terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

“Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning berdasarkan data tanggal 12 September 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldi Eka Putra, Selasa (14/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pekanbaru Masuk PPKM Level 2

Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yang berlangsung hari ini hingga dua minggu ke depan.

Menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dalam masa PPKM level 2 ini Pemkot Pekanbaru akan fokus dalam mendorong sektor-sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, aturan protokol kesehatan masih akan diberlakukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Info Sembuh Covid Riau Hari Ini 106, Total Kasus 127.126

Info Sembuh Covid Riau Hari Ini (Minggu, 26/9/2021) bertambah 106 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 55 kasus, dan 3 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau menjadi 127.015 kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, update sembuh Covid-19 Riau mencapai 122.047 orang. 165 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 865 orang isolasi mandiri, serta 4.049 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 115.374 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 58 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 110.855 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.997 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 460 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.188 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.990 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 686.838 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Seluruh Kecamatan di Pekanbaru Keluar Zona Merah Risiko COVID-19

Berdasarkan data terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

“Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning berdasarkan data tanggal 12 September 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldi Eka Putra, Selasa (14/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pekanbaru Masuk PPKM Level 2

Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yang berlangsung hari ini hingga dua minggu ke depan.

Menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dalam masa PPKM level 2 ini Pemkot Pekanbaru akan fokus dalam mendorong sektor-sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, aturan protokol kesehatan masih akan diberlakukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Info Sembuh Covid-19 Riau Hari Ini 159, Total Kasus 127.015

Info Sembuh Covid-19 Riau Hari Ini (Jumat, 24/9/2021) bertambah 159 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 94 kasus, dan 5 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau menjadi 127.015 kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, update sembuh Covid-19 Riau mencapai 121.829 orang. 186 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 962 orang isolasi mandiri, serta 4.038 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 115.287 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 56 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 110.784 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.987 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 460 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.462 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.242 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 680.538 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Seluruh Kecamatan di Pekanbaru Keluar Zona Merah Risiko COVID-19

Berdasarkan data terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

“Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning berdasarkan data tanggal 12 September 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldi Eka Putra, Selasa (14/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pekanbaru Masuk PPKM Level 2

Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yang berlangsung hari ini hingga dua minggu ke depan.

Menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dalam masa PPKM level 2 ini Pemkot Pekanbaru akan fokus dalam mendorong sektor-sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, aturan protokol kesehatan masih akan diberlakukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Perumahan Symphony Sudirman, Minimalis Modern Idaman

0

Perumahan Symphony Sudirman merupakan komplek perumahan yang mengusung konsep minimalis modern.

Fasilitas

fasilitas symphony sudirman

Perumahan yang memiliki ruang terbuka hijau ini juga dilengkapi dengan musala. Selain itu, kualitas airnya juga sangat baik dan area perumahan bebas dari banjir.

Masing-masing tipe yang ada di Perumahan Symphony Sudirman juga luas dan lega, dengan demikian anda dapat mengeksplorasi setiap ruang yang tersedia secara maksimal.

Soal keamanan juga tak perlu diragukan lagi, karena Symphony Sudirman menerapkan sistem keamanan 24 jam yang akan membuat anda merasa lebih nyaman dan tenang.

Lokasi Strategis

Selain berbagai keunggulan di atas, Symphony Sudirman juga sangat berpotensial untuk dijadikan sebagai investasi karena berada di lokasi yang strategis, tepatnya terletak di Jalan Mustafa Yatim.

Perumahan ini memiliki akses  masuk dari 2 jalan besar, yaitu Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru.

Berikut beberapa tempat penting di Pekanbaru yang mudah dijangkau dari Perumahan Symphony Sudirman:

  • Bandara Sultan Syarif Kasim II
  • Rumah Sakit Awal Bros Sudirman
  • Pusat Perkantoran
  • Pusat Perbelanjaan
Tipe Perumahan

tipe 110 symphony sudirman tipe 60 symphony sudirman

Perumahan ini terdiri dari 4 tipe, yakni 110, 85, 65, dan 60. Adapun unit yang tersedia saat ini adalah 2 unit tipe 110, 2 unit tipe 65, 4 unit tipe 60, dan 1 unit tipe 85. Untuk dapat memiliki unit yang diinginkan, Encik Puan cukup membayar DP senilai Rp35.000.000 sampai akad. 

Jadi tunggu apa lagi, Encik Puan. Dapatkan promo terbaik dan segera menghubungi sales melalui instagram @symphonysudirman atau melalui WA 082123453188.

tipe 85 symphony sudirman

tipe 85 symphony sudirman

Investasi dalam bentuk properti bukan hanya soal investasi materialnya saja, melainkan juga soal kenyaman, praktis, lingkungan sehat, keamanan yang terjamin, dan yang pasti juga keberadaan lokasi yang strategis. Itu semua bisa Encik dan Puan dapatkan di Perumahan Symphony Sudirman!

tipe 110 symphony sudirman tipe 110 symphony sudirman

Tantangan UMKM di Riau Agar Bisa Mendunia

0

Potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Riau masih sangat besar. Meski demikian ada tantangan UMKM di Riau agar bisa mendunia.

Demikian menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Riau Asrizal.

Berbagai produk-produk inovasi lahir dari kreatifitas para pelaku usaha di Riau, potensi yang terlihat baru saat ini berasal dari pengelolaan limbah sawit.

Produk-produk yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit mulai bermunculan. Yang sedang hits, dan banyak ditemukan belakangan adalah piring lidi sawit. Keunikan yang kemudian bisa memberikan potensi ekonomi baru di Provinsi Riau.

Selain piring lidi sawit yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit ada inovasi lain, yaitu tas yang dibuat dengan tangan yang juga memiliki corak lidi sawit.

“Itu baru dari pengelolaan limbah sawit. Ada potensi di sana,” ungkapnya, Kamis (23/9/2021).

Namun, menurut Asrizal tantangan UMKM di Riau sebenarnya adalah Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas. Jika banyak pemesanan, maka terkadang pelaku UMKM akan terbentur kepada masalah bahan baku.

Jika bahan baku cukup, terkadang pelaku UMKM akan memiliki sedikit masalah dengan kualitas dan kontinuitas.

Tiga hal tersebut menjadi masalah mendasar. Selain itu, permasalahan pemasaran dan profesionalitas kemasan yang biasa disebut dengan brand juga menjadi hal penting yang harus dibenahi untuk bisa menembuskan UMKM Riau, menuju pasar nasional dan Internasional.

Info Sembuh Covid19 Riau Hari Ini 98, Total Kasus 126.921

Info Sembuh Covid19 Riau Hari Ini (Kamis, 23/9/2021) bertambah 98 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 85 kasus, dan 6 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau menjadi 126.921 kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, update sembuh Covid19 Riau mencapai 121.672 orang. 181 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.035 orang isolasi mandiri, serta 4.033 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 115.166 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 57 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 110.667 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.982 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 460 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.307 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.101 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 677.076 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Seluruh Kecamatan di Pekanbaru Keluar Zona Merah Risiko COVID-19

Berdasarkan data terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

“Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning berdasarkan data tanggal 12 September 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldi Eka Putra, Selasa (14/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pekanbaru Masuk PPKM Level 2

Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yang berlangsung hari ini hingga dua minggu ke depan.

Menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dalam masa PPKM level 2 ini Pemkot Pekanbaru akan fokus dalam mendorong sektor-sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, aturan protokol kesehatan masih akan diberlakukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Info Sembuh Covid 19 Riau Hari Ini 151, Total Kasus 126.837

Info Sembuh Covid 19 Riau Hari Ini (Rabu, 22/9/2021) bertambah 151 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 84 kasus, dan 6 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau menjadi 126.837 kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, update sembuh Covid 19 Riau mencapai 121.574 orang. 206 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.030 orang isolasi mandiri, serta 4.027 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 114.588 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 70 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 110.266 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.794 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 458 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.587 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.224 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 673.769 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Seluruh Kecamatan di Pekanbaru Keluar Zona Merah Risiko COVID-19

Berdasarkan data terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

“Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning berdasarkan data tanggal 12 September 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldi Eka Putra, Selasa (14/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pekanbaru Masuk PPKM Level 2

Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yang berlangsung hari ini hingga dua minggu ke depan.

Menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dalam masa PPKM level 2 ini Pemkot Pekanbaru akan fokus dalam mendorong sektor-sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, aturan protokol kesehatan masih akan diberlakukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Mahasiswa KKN UMRI Sebar Benih Lele Untuk Masyarakat

0

Mahasiswa KKN UMRI melakukan kegiatan pelepasan benih ikan lele dan penanaman bibit pohon. Sebagaimana diketahui, meski tengah pandemi, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tetap menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Perum Griya Firdaus Permai, RT01/RW08, Kelurahan Tuahmadani, Kecamatan Tuahmadani, Pekanbaru, Selasa (14/9/2021) lalu.

Adalah Kelompok 5 KKN UMRI, Mahasiswa KKN UMRI, yang melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Seksi PPM Kecamatan Tuahmadani Herawati, Lurah Tuahmadani Rusmanto, Penyuluh Perikanan Agusmira, BABINKAMTIBMAS Ali Bakri, Perwakilan Greenpeace Mulyadi, Dosen Pembimbing Lapangan KKN kelompok 5 UMRI Neng Sholihat, Tokoh masyarakat RT01/RW08 Tuahmadani, Ketua RW08 Tuahmadani Slamet, dan Ketua RT01 Tuahmadani Zulkarnain.

Kegiatan pertama yang dilakukan adalah melakukan pelepasan benih ikan lele. Pelepasan benih ikan lele ini dilakukan secara simbolis diwakili oleh Seksi PPM Kecamatan Tuahmadani, Lurah Tuahmadani, Penyuluh Perikanan, BABINKAMTIBMAS, Dosen Pembimbing Lapangan KKN kelompok 5 Universitas Muhammadiyah Riau, dan RW08 Tuahmadani.

Selain kegiatan penyerahan benih ikan lele kegiatan yang dilakukan adalah penanaman bibit pohon. Penanaman bibit pohon yang dilakukan oleh KKN Kelompok 5 Universitas Muhammadiyah Riau diperoleh dari bantuan Dinas Kehutanan dan SMK Kehutanan dengan melaksanakan pengajuan proposal.

Bibit pohon yang didapat dari Dinas Kehutanan sebanyak 210 pohon. Adapun bibit-bibit pohon yang ditanam secara simbolis terdiri dari bibit pohon matoa, bibit pohon sirsak, bibit pohon durian, bibit pohon nangka, dan bibit pohon jengkol.

Penanaman bibit ini dilakukan secara simbolis oleh Seksi PPM Kecamatan Tuahmadani, Lurah Tuahmadani, BABINKAMTIBMAS, perwakilan Greenpeace, Dosen Pembimbing Lapangan KKN kelompok 5 Universitas Muhammadiyah Riau, Tokoh masyarakat RT01/RW08 Tuahmadani, RW08 Tuahmadani dan RT01 Tuahmadani.

Dengan terlaksananya seluruh kegiatan tersebut Lurah Tuahmadani berharap “Semoga benih ikan lele yang dilepaskan dan bibit-bibit pohon yang telah ditanam dapat bermanfaat dan berkah”.

Update Sembuh Covid 19 Riau Hari Ini 162, Total Kasus 126.755

Update Sembuh Covid 19 Riau Hari Ini (Selasa, 21/9/2021) bertambah 162 orang. Sementara itu kasus positif bertambah sebanyak 113 kasus, dan 7 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau menjadi 126.755 kasus.

Dari Kasus Positif Covid19 Riau Hari Ini, update sembuh Covid 19 Riau mencapai 121.427 orang. 211 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.096 orang isolasi mandiri, serta 4.021 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 113.571 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 74 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 109.602 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.437 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 458 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.164 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.887 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 670.182 sampel.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kata Yovi, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas, jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian COVID-19 di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan, agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Seluruh Kecamatan di Pekanbaru Keluar Zona Merah Risiko COVID-19

Berdasarkan data terbaru dari Tim Satgas Penanganan Covid-19, seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

“Dari 15 kecamatan, terdapat 9 kecamatan zona orange dan 6 kecamatan zona kuning berdasarkan data tanggal 12 September 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldi Eka Putra, Selasa (14/9/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pekanbaru Masuk PPKM Level 2

Kota Pekanbaru mulai menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, yang berlangsung hari ini hingga dua minggu ke depan.

Menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dalam masa PPKM level 2 ini Pemkot Pekanbaru akan fokus dalam mendorong sektor-sektor ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Namun, aturan protokol kesehatan masih akan diberlakukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)