Corona Riau Hari Ini: Tambah 520 Kasus, Total 47.136

225
Corona Riau Hari Ini

Info Kasus Corona Riau Hari Ini (Kamis, 6/5/2021) bertambah sebanyak 520 kasus, 478 pasien yang telah sembuh, dan 20 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 46.047 kasus menjadi 46.617 kasus.

Dari info kasus Corona Riau Hari Ini, sebanyak 40.802 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 923 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 4.236 orang isolasi mandiri, serta 1.175 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 86.044 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 629 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 81.134 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.013 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 268 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.628 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.481 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 284.091 sampel.

Kasus Kematian Meningkat

Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan bahwa angka kematian hari ini sebanyak 20 orang merupakan yang tertinggi di Provinsi Riau sejak wabah ini melanda Bumi Lancang Kuning. Semua pasien yang meninggal berusia di atas 50 tahun, dan hanya satu yang berusia 48 tahun.

Hindari Kerumunan Tidak Penting

dr Yovi juga mengajak masyarakat untuk tidak nongkrong, berkerumun di cafe, atau bepergian ke tempat yang tidak perlu terlebih dahulu pada masa pandemi ini.

Menurutnya banyak hal yang bisa dilakukan di rumah yang lebih berguna daripada nongkrong di restoran atau di kafe yang tidak perlu, seperti lebih baik beribadah di rumah pada bulan Ramadan ini.

Masyarakat Diminta Belajar dari Kasus India

dr Indra Yovi juga mengingatkan, persoalan COVID-19 di Riau saat ini sudah benar-benar serius. Jangan sampai semua ruang pelayanan perawatan COVID-19 di Riau penuh semua. Masyarakat pun diminta belajar dari apa yang terjadi di negara India.

Dimana, tidak ada lagi tempat menampung pasien positif COVID-19. Yang bermula karena ketidakdisplinan masyarakat dalam melaksanakan penegakan protokol kesehatan.

Disiplin Prokes

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap protokol kesehatan. Terutama bagi masyarakat yang berusia 18-40 tahun yang masih banyak berkeliaran tanpa menerapkan protokol kesehatan.

“Yang beresiko orangtua kita, kakek kita, paman kita, karena kita tahu yang menularkan anak-anak muda berusia 18-40 tahun, menularkan ke orangtua resikonya nyawa,” tegasnya.