Cemilan Kekinian di Pekanbaru

169
cemilan kekinian pekanbaru

Pekanbaru memang terkenal dengan aneka kulinernya. Di tulisan kali ini, kita akan mengulas aneka Cemilan Kekinian di Pekanbaru.

Cemilan Kekinian di Pekanbaru sendiri banyak sekali. Terutamanya kuliner tradisional yang dimodifikasi mengikuti perkembangan zaman dan rasanya yang menggugah selera.

Berikut ini daftar kuliner kekinian yang tengah hits di Pekanbaru:

Pancake Durian

Pancake Durian

Pancake Durian atau biasa juga disebut dengan kue panekuk merupakan salah satu kue yang menarik perhatian melalui warnanya yang mencolok seperti warna kuning, hijau, merah, putih bahkan orange.

Pancake durian sendiri memiliki rasa yang enak dan manis ditambah tekstur buahnya yang legit. Kulitnya terbuat dari tepung terigu protein sedang dicampur gula, garam, susu telur, mentega dan pewarna makanan beraneka warna.

Cara membuat kulitnya hampir sama dengan membuat kulit kue dadar. Bedanya, Pancake Durian harus lebih berhati-hati karena isiannya harus tertutupi dengan sempurna sehingga berbentuk padat dan agak sedikit lonjong.

Sedangkan isinya, tentu saja berbahan utama durian dicampur gula, bubuk whipped cream, air es, garam dan gula halus, sehingga menghasilkan isian yang enak dan lembut.

Kue ini bisa dimakan kapan saja, namun disajikan dalam kondisi dingin sehingga semakin terasa nikmat ketika dimakan.

Selain itu, kue kekinian ini juga termasuk salah satu kue yang mudah didapatkan di kota Pekanbaru. Hampir semua toko oleh-oleh menyajikan kue tersebut dengan harga jual yang bervariasi.

Sus Durian

sus durian

Kue sus durian hampir sama dengan kue sus pada umumnya. Namun, perbedaannya terdapat pada isiannya yang terbuat dari durian bukan isian pada umumnya.

Dari segi harga, tentu saja kue ini agak lebih mahal dibandingkan dengan kue sus biasa. Tapi rasanya yang enak ditambah saus duriannya, menambah cita rasa yang unik sehingga tidak membuat penikmat kuliner merasa rugi membeli kue ini.

Bagaimana Encik dan Puan, sudah pernah mencoba kue sus durian ini? Jika Encik dan Puan pecinta kue sus, ini menjadi salah satu varian wajib Encik dan Puan cobain.

Ketan Talam Durian

ketan talam durian

Ketan talam durian akhir-akhir ini menjadi makanan yang banyak diminati oleh masyarakat di Kota Pekanbaru. Banyak masyarakat berburu kue manis berwarna kuning dengan paduan ketan ini.

Kue talam durian ini memiliki tekstur yang lunak dan kenyal. Bentuknya juga hampir dengan kue talam biasa, namun rasanya sangat identik dengan khasnya durian yang manis dan enak.

Talam durian juga sangat mudah didapatkan di Pekanbaru. Sama dengan kue lainnya, kue talam durian juga banyak dijual di gerai oleh-oleh di Pekanbaru.

Sesuai dengan namanya, ketan talam durian terdiri dari dua lapis. Lapis pertama nasi ketan sedangkan lapis keduanya adalah campuran tepung maizena, gula, dan buah durian yang dimasak terlebih dahulu.

Ketan talam durian juga telah mendapatkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 dalam kategori makanan tradisional terpopuler di Nusantara, jadi tidak heran kalau makanan ini menjadi primadonanya masyarakat Pekanbaru.

Bolu Kemojo

Bolu Kemojo MIMIE

Bolu kemojo merupakan salah satu makanan khas dari Riau. Hingga sampai saat ini, kue ini juga banyak dicari dan diminati oleh pendatang bahkan penduduk Riau sendiri.

Bolu ini identik dengan warna hijau yang membentuk seperti bunga, ada tekstur lembut ketika dimakan dan tentunya membuat Encik dan Puan ketagihan.

Proses dan bahan pembuatan bolu ini juga hampir sama dengan bolu biasa. Namun biasanya bolu kemojo dicetak lebih kecil dan imut.

Sampai saat ini, bolu kemojo terus dimodifikasi yang mengikuti perkembangan zaman, mulai dari kemasannya bahkan rasanya. Kini, bolu inipun tersedia berbagai varian rasa yang tidak asing bagi anak muda.

Pisang Kipas

pisang kipas

Pisang goreng memang menjadi teman makan dan cemilan khas Indonesia. Namun di Riau, pisang kipas itu berbeda dengan pisang goreng biasa yang dijajakan di pinggir jalan.

Pisang kipas di Riau terbuat dari pisang setengah matang, kemudian dibentuk seperti kipas dan digepengkan dengan ketahanan yang cukup lama.

Rasa pisangnya ada sedikit manis dan renyah, itulah yang membuat kita tidak bisa berhenti untuk ngemil gorengan ini.

Jika dijadikan oleh-oleh, pisang ini sangat pas sekali karena dari penjual hanya akan dijual setengah matang dan Encik dan Puan bisa menggorengnya kembali di rumah.

Bagaimana Encik dan Puan, apakah sudah mencicipi berbagai cemilan khas kekinian di atas?