Tahun Baru, Penjualan Arang Meningkat

15

kayu arang _5193

Saat memasuki lebaran Idul Adha atau pada saat perayaan malam tahun baru masehi, kebanyakan masyarakat Pekanbaru mengadakan acara makan bersama seperti acara bakar jagung atau bakar ayam yang memerlukan arang sebagai bahan bakarnya.

Tidak jarang pada saat-saat seperti itu, warga kesulitan mencarinya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Encik dan Puan dapat mencarinya di Jalan Dr Leimena. Tidak banyak yang tahu jika di Jalan Dr Leimena tersebut ada pusat penjualan arang bakar di Pekanbaru.

Adalah Syamsuar, salah satu pemilik usaha penjualan arang di Jalan Dr Leimena. Syamsuar bersama istrinya yang telah menjalankan usaha ini sejak tahun 1985. “Sejak tahun 1985 kami sudah berjualan, arang yang kami jual adalah yang paling bagus,” ujar Syamsuar.

kayu arang _886

Syamsuar menjual dua jenis arang, yakni batok kelapa dan kayu. Untuk arang kayu sendiri Syamsuar mengambilnya dari Dumai dan Bengkalis. Karena kayu bakau yang berada di tepi laut merupakan kayu terbaik yang digunakan sebagai arang.

Harga yang dijual Syamsuar sendiri berkisar antara Rp5.000 – Rp150.000 per bungkusnya. Variasi harga tersebut tergantung dari jenis dan berat yang diambil pembeli. Kemasan yang tersedia sendiri dimulai dari berat 1 kilogram hingga 70 kilogram.

kayu arang _7973

Adapun dari penjualan ini, Syamsuar meraup untung hingga Rp1 juta per harinya. Syamsuar menambahkan bahwa keuntungannya tersebut tentu akan bertambah terutama pada saat hari lebaran dan perayaan malam tahun baru masehi.

Tidak hanya menjual arang, Syamsuar juga menjual berbagai macam peralatan untuk membakar. Untuk alat bakaran yang dijualnya, ia mematok mulai dari kisaran harga Rp20 ribu hingga Rp50 ribu yang tergantung dari ukurannya.