Home Blog Page 115

Queen Fruit Pekanbaru, Surganya Buah Import

Ncik dan Puan yang sedang mencari toko buah-buahan khususnya yang impor, bisa mampir ke Queen Fruit Pekanbaru. Lokasinya ada di Jalan Paus Ujung No. 40 Pekanbaru.

Untuk Menjaga Kesehatan

Di masa seperti pandemi Covid-19 sekarang ini, kita sangat diharuskan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Salah satu cara yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengonsumsi buah–buahan.

Aneka Buah Import

Sebagai toko buah import terlengkap di Pekanbaru, Queen Fruit menjual beraneka buah-buahan seperti jeruk santang, anggur prime, jeruk sunkis, anggur hijau, kiwi, pear korea, cerry, strawberry, buah bit, hingga kurma dan masih banyak lagi.

Buah–buahan impor di sini juga terbilang cukup murah, jadi Ncik dan Puan tidak perlu khawatir kala berbelanja disini.

Selain itu, Queen Fruit juga memiliki gudang freezer yang besar untuk menyimpan buah–buahan yang sudah diimpor agar tetap segar.

Ekspor Buah

Kita juga perlu berbangga karena selain menjual buah impor, Queen Fruit juga mengekspor buah–buahan lokal seperti Manggis.

Promo

Queen Fruit juga mengadakan banyak promo lho. Mulai dari belanja sebesar Rp300.000 free lemon atau belanja jeruk sunkis sebesar Rp150.000 free alpukat 1 kg, serta masih banyak promo lainnya.

Jadi tunggu apalagi Ncik dan Puan? Segera kunjungi Queen Fruit, lokasinya ada di Jalan Paus Ujung No. 40 Pekanbaru dan jangan lupa konsumsi buah–buahan untuk bantu menjaga kesehatan Ncik dan Puan.

Penambahan Covid 19 Provinsi Riau Hari Ini 585, Total 131.713

Penambahan Covid-19 Provinsi Riau hari ini (Selasa, 15/2/2022) sebanyak 585 kasus, sehingga total kasus mencapai 131.128 kasus.

Sementara total sembuh mencapai 124.905 orang, setelah adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 69 orang. Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang, sehingga total pasien meninggal 4.130 orang.

Dari penambahan Covid-19 Provinsi Riau tersebut, sebanyak 141 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 2.468 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 15 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 157.538 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 69 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.497 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.450 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 4.556 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 4.006 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.137.838 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 28 Februari 2022

Kota Pekanbaru naik ke PPKM Level 3, Selasa (15/2/2022). Kenaikan level PPKM ini setelah PPKM Level 1 berakhir Senin (14/2/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Gubri Belum Perketat Orang Masuk ke Riau

Gubri belum berencana melakukan pengetatan orang masuk ke Riau, meski kasus dari luar provinsi Riau ikut menyumbang naiknya kasus Covid-19 di Riau.

Pihaknya meminta kepada GM Bandara SSK II dan KKP termasuk Danlanud agar orang-orang yang masuk ke Riau melalui bandara itu harus dicek.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Angka Covid-19 Provinsi Riau Hari Ini Capai 131.128 Kasus

Angka Covid-19 Provinsi Riau hari ini (Senin, 14/2/2022) mencapai 131.128 kasus. Sementara total sembuh mencapai 124.905 orang. Sedangkan total pasien meninggal 4.129 orang.

Dari angka Covid-19 Provinsi Riau tersebut, sebanyak 120 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.974 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 14 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 157.503 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 67 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.490 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.424 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 4.115 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.540 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.133.282 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) lalu.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Gubri Belum Perketat Orang Masuk ke Riau

Gubri belum berencana melakukan pengetatan orang masuk ke Riau, meski kasus dari luar provinsi Riau ikut menyumbang naiknya kasus Covid-19 di Riau.

Pihaknya meminta kepada GM Bandara SSK II dan KKP termasuk Danlanud agar orang-orang yang masuk ke Riau melalui bandara itu harus dicek.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Hari Peringatan Pemberontakan PETA, Ini Sejarahnya

0

Jangan cuma rayakan Valentine, 14 Februari juga menjadi Hari Peringatan Pemberontakan PETA lho Encik dan Puan.

Tentara PETA

Tentara PETA (Pembela Tanah Air) sendiri dibentuk pada 3 Oktober 1943 sebagai pasukan pertahanan wilayah oleh panglima tertinggi Tentara ke-16 (Rikugun) Jepang Letnan Jendral Kumakichi Harada yang menguasai wilayah Jawa dan Madura.

Pihak Jepang membangun PETA dengan tujuan sebagai tentara teritorial guna mempertahankan pulau Jawa, Bali dan Sumatera jika pasukan sekutu tiba. Awalnya, mereka lebih dikenal sebagai “Tentara Sukarela”. Kemudian pada pertengahan tahun 1944 lebih populer disebut sebagai Pembela Tanah Air atau yang disingkat PETA.

Pemberontakan Dimulai

Pemberontakan PETA dimulai pada 14 Februari 1945 pukul 03.00 WIB di Blitar, Jawa Timur, yang dipimpin oleh ‘Shocancho’ Soeprijadi terhadap pasukan Jepang.

Pasukan PETA yang dipimpin oleh ‘Shodancho’ Supriadi ini menyerang Hotel Sakura yang merupakan kediaman para perwira militer kekaisaran Jepang.

Serangan juga diarahkan ke markas Kempetai yang berada di samping barak PETA Bliter menggunakan senapan mesin. Sebanyak 360 orang terlibat dalam pemberontakan tersebut.

Rencananya, para pemberontak akan melakukan pengibaran bendera merah putih di lapangan depan markas PETA Blitar.

Alasan Pemberontakan

Pemberontakan terjadi ketika para komandan PETA merasa tersentuh melihat penderitaan para romusha (rakyat Indonesia yang diperbudak oleh tentara Jepang dengan melakukan kerja rodi). Dimana banyak masyarakat yang kelaparan dan mati akibat dari kerja rodi yang dicanangkan oleh Jepang.

Selain itu adanya perlakuan yang tidak setara antara perwira Jepang dan Indonesia. Yang mana salah satunya adalah kewajiban bagi perwira PETA untuk memberi salam kepada serdadu Jepang, bajan pada yang berpangkat rendah.

Akhir Pemberontakan

Namun pemberontakan tersebut berhasil dihalau oleh Jepang dengan memanfaatkan pasukan pribumi yang tak terlibat pemberontakan. Adapun Supriadi dinyatakan menghilang dalam peristiwa tersebut.

Dalam peristiwa tersebut, ada satu pemimpin di lapangan yang selama ini dilupakan oleh sejarah adalah Muradi. Ia tetap bersama dengan pasukannya hingga saat terakhir.

Kemudian pada 16 Mei 1945, para pemberontak tersebut diadili dan dihukum mati dengan hukuman penggal sesuai dengan hukum militer Tentara Kekaisaran Jepang. Lokasi hukuman penggal tersebut di Everald yang sekarang menjadi Ancol.

Mulai Diperingati

Pemberontakan Tentara PETA di Blitar ini dianggap sebagai cikal bakal yang menginspirasi pemberontakan PETA di wilayah lain hingga peristiwa Rengasdengklok pada Agustus 1945.

Dilansir Kompas, Hari Peringatan Pemberontakan PETA ini rutin diperingati sejak 14 Februari 1973 oleh seluruh pejabat militer dan sipul Departemen Hankam di Jakarta. Mereka yang berjuang dianggap sebagai pahlawan.

Penambahan Covid-19 Provinsi Riau Hari Ini 322, Total 130.884

Penambahan Covid-19 Provinsi Riau hari ini (Minggu, 13/2/2022) ada 322 orang, sehingga total kasus mencapai 130.884 kasus.

Sementara total sembuh mencapai 124.788 orang, setelah adanya 82 pasien sembuh hari ini. Sedangkan kasus kematian nihil, sehingga total pasien meninggal 4.128 orang.

Dari Penambahan Covid-19 Provinsi Riau tersebut, sebanyak 121 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.847 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 13 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 156.620 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 59 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.217 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.822 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 4.092 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.540 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.129.167 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

dr Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Gubri Belum Perketat Orang Masuk ke Riau

Gubri belum berencana melakukan pengetatan orang masuk ke Riau, meski kasus dari luar provinsi Riau ikut menyumbang naiknya kasus Covid-19 di Riau.

Pihaknya meminta kepada GM Bandara SSK II dan KKP termasuk Danlanud agar orang-orang yang masuk ke Riau melalui bandara itu harus dicek.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Penambahan Covid19 Provinsi Riau Hari Ini 351, Total 130.562

Penambahan Covid19 Provinsi Riau hari ini (Sabtu, 12/2/2022) ada 351 orang, sehingga total kasus mencapai 130.562 kasus.

Sementara total sembuh mencapai 124.706 orang, setelah adanya 38 pasien sembuh hari ini. Sedangkan kasus kematian 1 orang, sehingga total pasien meninggal 4.128 orang.

Dari Penambahan Covid19 Provinsi Riau tersebut, sebanyak 106 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.622 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 12 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 156.517 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 56 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.185 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.754 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.879 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.358 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.125.075 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

dr Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Gubri Tunjuk dr Surya Hajar sebagai Jubir Covid-19 Riau

Gubri menunjuk dr Surya Hajar Fitria Dana sebagai Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Provinsi Riau. Ia merupakan seorang Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi.

Adapun dr Surya ditunjuk untuk menggantikan dr Indra Yovi yang mengundurkan diri karena hendak melanjutkan pendidikan S3 (doktoral) di Universitas Andalas (Unand).

Penambahan Covid Provinsi Riau Hari Ini 334, Total 130.211

Penambahan Covid Provinsi Riau hari ini (Jumat, 11/2/2022) ada 334 orang, sehingga total kasus mencapai 130.211 kasus.

Sementara total sembuh mencapai 124.668 orang, setelah adanya 34 pasien sembuh hari ini. Sedangkan kasus kematian 1 orang, sehingga total pasien meninggal 4.127 orang.

Dari Penambahan Covid Provinsi Riau tersebut, sebanyak 91 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.325 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 11 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 156.506 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 54 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.176 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.754 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.756 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.170 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.121.196 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Generasi Muda Pekanbaru, Simak Pesan Wawako Pekanbaru

0

Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyampaikan beberapa pesan kepada generasi muda di Kota Pekanbaru agar menjadi generasi unggul di masa yang akan datang.

“Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak terutama anak mudanya,” ungkapnya.

Bercermin Pada Pendiri Kota Pekanbaru

Ayat menjelaskan, generasi muda sekarang hendaknya memiliki sikap dan bercermin dari pendiri Kota Pekanbaru yaitu Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau Marhum Pekan.

“Marhum Pekan merupakan tokoh yang berkarakter dan agamanya kuat,” ucapnya.

Jika pemuda Pekanbaru memiliki semangat seperti pendiri kota ini, maka para pemuda pemudi Pekanbaru menjadi para pemuda pemudi yang berkarakter dan siap menjadi pemuda terdepan dalam mewujudkan Indonesia Emas yang ditargetkan 2045 mendatang.

Sebelum mewujudkan Indonesia Emas 2045, menurutnya harus dimulai terlebih dahulu dari Pekanbaru Emas. Ia sendiri meyakini pemuda di Kota Pekanbaru sudah siap mewujudkan Pekanbaru Emas tersebut.

Tantangan yang Harus Diwaspadai

Sebagai ibu kota provinsi, kota besar, serta kota dagang dan jasa, permasalahan pemuda tetap akan selalu ada. Terutama perihal lapangan pekerjaan, permasalahan sosial lainnya, narkoba dan pergaulan bebas.

Namun tantangan sesungguhnya yang harus diwaspadai adalah karakter dan jati diri. Jangan sampai lupa dengan karakter asal muasal berada, yakni berada di negeri Melayu. Oleh karena itu ia mengajak Pemuda di Pekanbaru untuk dapay memperkokoh nilai religiusnya.

Diungkapkan Ayat, ketika Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah mendirikan kota Pekanbaru, dia juga membangun Masjid Raya yang masih kokoh sampai saat ini.

“Kita harus mengambil pelajaran dari Marhum Pekan, saya mengajak kokohkan karakter identitas Melayu, pemuda yang religius, bertakwa kepada Allah,” ungkapannya.

Upaya mencegah perilaku buruk generasi muda

Pemuda Pemudi Pekanbaru harus paham, dalam hidup ini pasti ada godaannya. Seperti dulu godaan kepada Nabi Adam dan Hawa yaitu iblis.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda Pekanbaru hati-hati perihal cinta. Karena banyak kasus kekerasan, dan penyimpangan yang terjadi karena tidak bisa mengendalikan cinta tersebut.

Ia juga berpesan agar jangan sampai tergoda sama iblis, dan hawa nafsu kita harus dijaga. Apalagi Pekanbaru kota yang besar dan banyak hiburan malamnya, terutama dengan adanya kebebasan internet ini.

“Kita harus punya filter. Filter penting sekali. Sarananya adalah kokohkan keluarga. Kokohkan keluarga untuk saling mengingatkan,” katanya.

Pesan untuk generasi muda Pekanbaru

Terakhir Ayat mengajak para anak muda untuk terus semangat, terus sehatkan badan dan bugar, produktif, dan jangan lupa kuatkan nilai-nilai religius dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah dan berbakti pada orang tua masing-masing.

“Sukses selalu untuk para Pemuda Pemudi Kota Pekanbaru,” tutupnya.

Tambah Covid 19 Provinsi Riau Hari Ini 172, Total 129.877

Tambah Covid 19 Provinsi Riau hari ini (Kamis, 10/2/2022) ada 172 orang, sehingga total kasus mencapai 129.877 kasus.

Sementara total sembuh mencapai 124.634 orang, setelah adanya 47 pasien sembuh hari ini. Sedangkan kasus kematian nihil, sehingga total pasien meninggal 4.126 orang.

Dari tambah Covid 19 Provinsi Riau tersebut, sebanyak 84 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.033 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 9 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 156.213 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 49 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.119 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.523 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.659 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.296 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.117.440 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Tambah Corona Provinsi Riau Hari Ini 220, Total 129.705

Tambah Corona Provinsi Riau hari ini (Rabu, 9/2/2022) ada 220 orang, sehingga total kasus mencapai 129.705 kasus.

Sementara total sembuh mencapai 124.587 orang, setelah adanya 59 pasien sembuh hari ini. Sedangkan kasus kematian 1 orang, sehingga total pasien meninggal 4.126 orang.

Dari tambah Corona Provinsi Riau tersebut, sebanyak 60 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 932 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 9 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 155.962 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 46 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 154.115 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 1.279 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 522 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.344 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.040 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.113.781 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.