Home Blog Page 106

Desa Wisata di Riau Masuk Kurasi ADWI 2022 Kemenparekraf

0

Sebanyak 9 desa wisata di Riau masuk dalam 300 besar desa wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

9 desa tersebut ditetapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno melalui kanal YouTube Kemenparekraf, Kamis (21/4/2022).

Tentang Anugerah Desa Wisata

Untuk diketahui, ADWI merupakan salah satu upaya Kemenparekraf dalam memberikan apresiasi kepada masyarakat penggerak sektor pariwisata dalam upaya percepatan pembangunan desa, mendorong transformasi sosial, budaya, dan ekonomi desa.

Ajang ini digelar untuk menjadi momentum semangat baru masyarakat untuk terus Berprestasi, Opsi Mempromosikan Potensi, serta menumbuhkan Harmonisasi Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Masyarakat desa dan Penggiat Pariwisata.

Kategori Penilaian

Dalam ajang ADWI ini ada 7 kategori, antara lain:

  1. Daya Tarik Pengunjung, yakni memiliki keunikan dan keotentikan produk wisata yang bervariatif dan kreatif.
  2. Homestay, yakni peningkatan standar kualitas pelayanan serta melestarikan desain arsitektur budaya lokal.
  3. Digital dan Kreatif, yakni akselerasi dalam percepatan transformasi digital serta menciptakan konten-konten yang kreatif.
  4. Suvenir, yakni menggali potensi kreativitas dan hasil karya masyarakat berbasis kearifan lokal
  5. Toilet Umum, yakni upaya pemenuhan sarana serta prasarana demi kenyamanan wisatawan.
  6. Penerapan fasilitas berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau disingkat CHSE mengikuti standar nasional.
  7. Kelembagaan Desa, yakni terbentuknya legalitas berbadan hukum dan pengelolaan yang berkelanjutan.
Bersaing Ketat

Adapun 9 desa wisata di Riau tersebut bersaing ketat dengan 3.419 desa wisata di Indonesia dalam ajang ADWI ini dan lolos kurasi serta masuk dalam 300 desa wisata terbaik nasional.

Lebihi Target

Ada sebuah prestasi pada pelaksanaan ADWI 2022 kali ini, dimana sebanyak 3.419 desa wisata dari 34 provinsi di Indonesia mengikuti ajang ini. Diungkapkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno, pencapaian ini melebihi target dari 3.000 desa wisata sebelumnya.

Pesan Sandiaga Uno

Sandiaga berharap pencapaian ini bisa sebagai motivasi untuk terus mengembangkan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit.

Tak lupa ia mengucapkan selamat kepada 300 besar desa wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022.

Kepada desa wisata yang belum lolos 300 besar desa wisata 2022, ia berpesan agar tetap terus tingkatkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi melalui pengisian data desa wisata di situs Jadesta.

Inilah 9 Desa Wisata di Riau yang lolos 300 Besar Anugerah Desa Wisata 2022:

  1. Bokor, Kabupaten Kepulauan Meranti.
  2. Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.
  3. Sungai Luar, Kabupaten Indragiri Hilir.
  4. Rantau Langsat, Kabupaten Indragiri Hulu.
  5. Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar.
  6. Bangko Mukti, Kabupaten Rokan Hilir.
  7. Dayun, Kabupaten Siak.
  8. Kampung Melayu, Kabupaten Siak.
  9. Kampung Bandar Senapelan, Kota Pekanbaru.

Jumlah Sembuh Covid19 Riau Capai 145.898 Orang

Jumlah sembuh Covid19 Riau hari ini (Jumat, 22/4/2022) mencapai 145.898 orang, ada penambahan sebanyak 9 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.402 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 2 kasus.

Sedangkan kasus kematian nihil pentambahan pasien meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal tetap 4.427 orang.

Dari jumlah sembuh Covid19 Riau hari ini, sebanyak 18 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 59 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 22 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.584 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 20 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.773 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 241 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 550 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 492 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 453 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.271.680 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Jumlah Sembuh Covid 19 Riau Capai 145.889 Orang

Jumlah sembuh Covid 19 Riau hari ini (Kamis, 21/4/2022) mencapai 145.889 orang, ada penambahan sebanyak 11 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.400 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 3 kasus.

Sedangkan kasus kematian nihil pentambahan pasien meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal tetap 4.427 orang.

Dari jumlah sembuh Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 21 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 63 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 21 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.585 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 23 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.771 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 241 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 550 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 269 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 263 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.271.188 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Rawan Macet di Riau Saat Lebaran, Ini Titik Lokasinya

0

Saat akan mudik lebaran nanti, Encik dan Puan perlu mewaspadai lokasi rawan macet di Riau agar aman selama perjalanan.

Lokasi Rawan Macet di Riau

Tercatat ada beberapa titik rawan macet dan kecelakaan lalu lintas di Provinsi Riau yang perlu diperhatikan selama libur mudik Lebaran 2022.

Adapun titik rawan macet tersebut berada di:

  • Perbatasan Riau dengan Sumatera Utara di daerah Kabupaten Rokan Hilir, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera
  • Perbatasan Riau dengan Sumatera Barat di Kabupaten Kampar, tepatnya diJalan Lintas Sumatera.
  • Jalan Lintas Sumatera perbatasan Riau dengan Jambi di Kabupaten Indragiri Hilir.
Pos Pengamanan & Pos Pelayanan

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Firman Darmansyah mengatakan, pihaknya akan mendirikan beberapa pos pengamanan dan pos pelayanan.

Pos pengamanan dan pos pelayanan tersebut akan ditempatkan di perbatasan Riau dengan provinsi tetangga.

Selain itu pihaknya juga akan menyiapkan personel yang bertugas untuk mengurai kemacetan dan kepadatan lalu lintas nanti selama libur mudik mendatang.

Antisipasi Lakalantas, Dishub Bersama Polda Riau Pasang Rambu Peringatan

Dalam rangka untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), selama mudik Lebaran tahun 2022 di wilayah Provinsi Riau, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau akan memasang rambu peringatan di daerah rawan Lakalantas.

Kepala Dishub Provinsi Riau Andi Yanto menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi lakalantas ini, pihaknya akan bekerja sama memasang rambu-rambu tersebut bersama Ditlantas Polda Riau dan Jasa Raharja.

Area pemasangan rambu rawan Lakalantas

Lebih lanjut Andi Yanto menerangkan, pemasangan rambu peringatan tidak hanya dipasang di daerah rawan kecelakaan. Namun juga di daerah rawan longsor, jalan rusak, dan gelombang.

Hal tersebut merupakan upaya pihaknya dalam menekan angka kecalakaan lalu lintas saat mudik Lebaran. Yang nantinya akan secepatnya dipasang rambu peringatan lalu lintas berupa spanduk, agar pengendara dapat berhati-hati dan waspada saat perjalanan mudik.

Ia menerangkan, beberapa titik spanduk rambu peringatan lalu lintas tersebut akan dipasang di jalur mudik. Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa banyaknya.

Mudik Lebaran Riau 2022, Ini Tips Dari Ditlantas Polda Riau

0

Encik dan Puan hendak mudik lebaran? Yuk intips tip Mudik lebaran Riau 2022 dari Ditlantas Polda Riau berikut ini.

Sudah Diizinkan

Saat ini pemerintah sudah memberikan izin kepada masyarakat untuk mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Hal ini menjadi angin segar tentunya, setelah 2 tahun sebelumnya pemerintah melarang masyarakat mudik lebaran akibat pandemi.

Dengan dizinkannya mudik oleh pemerintah, diperkirakan oleh Kementerian Perhubungan sebanyak 80 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini.

Meski telah diizinkan pemerintah, mudik kali ini dengan catatan tetap mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Satgas COVID-19.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Tips Aman Mudik Lebaran Riau 2022

Untuk menjamin keselamatan masyarakat sampai di kampung halaman dengan selamat, Direktur Lantas Polda Riau, Kombes Firman Darmansyah Sik mengingatkan beberapa poin penting bagi yang mau mudik lebaran dengan aman dan nyaman.

Dikutip dari laman mediacenter.riau.go.id, Kombes Firman Darmansyah mengingatkan agar masyarakat yang mudik untuk tidak terlalu euforia secara berlebihan.

Kemudian, Encik dan Puan juga harus memperhatikan kelayakan kendaraan yang akan digunakan. Seperti melakukan pengecekan kesehatan kendaraan, rem, lampu, serta lainnya.

Selanjutnya yang terpenting, ia berpesan kepada para pengendara di jalan mewanti-wanti untuk tidak kebut-kebutan dalam perjalanan mudik.

“Tetap utamakan keselamatan daripada kecepatan,” pesan Firman, Selasa (19/4/2022).

Operasi Ketupat

Kemudian Firman menginformasikan, pada tanggal 28 April mendatang Polda Riau akan melakukan operasi Ketupat dan melakukan pengawasan dan pengawalan bagi warga yang ingin mudik.

Hal ini bertujuan agar para pemudik tiba dengan selamat dan bisa menikmati momen lebaran dengan keluarga di kampung halaman.

“Pesan saya jika ngantuk saat berkendara, putuskan beristirahat. Jangan paksakan agar selamat sampai tujuan (mudik lebaran),” pesan Firman lagi.

Kesembuhan Pasien Covid 19 Riau Capai 145.878 Orang

Kesembuhan pasien Covid 19 Riau hari ini (Rabu, 20/4/2022) mencapai 145.878 orang, ada penambahan sebanyak 13 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.397 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 2 kasus.

Sedangkan kasus kematian nihil pentambahan pasien meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal tetap 4.427 orang.

Dari info kesembuhan Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 21 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 71 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 20 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.577 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 26 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.719 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 282 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 550 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 359 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 338 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.270.919 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Formasi PPPK Pemprov Riau Diusulkan Tahun Ini

Formasi PPPK Pemprov Riau Tahun 2022 tengah diusulkan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kuota Sebanyak 698 Formasi

Diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan, tahun ini pihaknya mengusulkan penambahan kuota formasi PPPK sebanyak 698.

Sebagai informasi, jumlah usulan tersebut terdiri dari usulan untuk tenaga guru dan non guru. Adapun usulan penambahan formasi PPPK tersebut, lanjut Ikhwan, juga sesuai dengan arahan Gubernur Riau Syamsuar.

Dari total 698 usulan formasi PPPK Pemprov Riau tersebut, terdiri dari 240 tenaga guru dan 459 tenaga non guru.

Mengakomodir Honorer Lama

Usulan formasi PPPK tersebut dilakukan untuk mengakomodir tenaga guru honorer yang telah lama mengabdi serta juga untuk tenaga honorer lainnya.

Dimana hal tersebut juga merupakan aspirasi para guru dan tenaga honor lainnya kepada Gubernur Riau Syamsuar beberapa waktu lalu.

“Hal itu dikarenakan pada tahun lalu jumlah pengangkatan tenaga PPPK di Riau masih sedikit,” ujar Ikhwan.

Ikhwan mengungkapkan, untuk di Riau sendiri ada 109 tenaga honorer yang dinyatakan lulus seleksi PPPK tahun 2019 lalu. Akan tetapi salah satu orang meninggal dunia sebelum dilantik.

Masih Menyandang Status Honorer

Karena belum adanya pengangkatan atau Surat Keputusan (SK) yang diterima oleh PPPK yang sudah dinyatakan lulus tersebut, maka mereka masih menyandang status sebagai tenaga honorer K2.

108 orang tenaga PPPK Pemprov Riau yang telah lulus itu merupakan tenaga guru, bahkan saat ini mereka juga masih mengajar di sekolah lama.

Perbedaan PPPK dan PNS

Lebih lanjut Ikhwan menerangkan, yang membedakan tenaga PPPK dengan PNS pada umumnya hanya pada dana pensiun saja.

Yang mana jika PNS mendapatkan dana pensiun setelah purna tugas, maka tenaga PPPK tidak mendapatkan dana pensiun tersebut.

“Akan tetapi untuk tunjangan dan lain-lainnya, para tenaga PPPK tersebut juga mendapatkannya,” jelasnya.

Untuk diketahui, gaji serta tunjangan PPPK di instansi pemerintah pusat dibebankan kepada APBN. Sementara gaji dan tunjangan PPPK di instansi pemerintah daerah dibebankan kepada APBD.

Untuk teknis gaji dan tunjangan PPPK di instansi pemerintah daerah sendiri diatur melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Kesembuhan Pasien Covid-19 Riau Capai 145.865 Orang

Kesembuhan pasien Covid-19 Riau hari ini (Selasa, 19/4/2022) mencapai 145.865 orang, ada penambahan sebanyak 16 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.395 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 6 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.427 orang.

Dari info kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 24 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 89 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 19 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.575 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 25 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.718 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 282 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 550 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 434 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 401 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.270.560 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Rawan Banjir Longsor Riau Saat Mudik Lebaran, Ini Lokasinya

Encik dan Puan berniat mudik tahun ini? Harap berhati-hati terhadap daerah rawan banjir longsor di wilayah Riau berikut ini ya.

Tengah Dipetakan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau tengah memetakan daerah rawan bencana alam di Riau, seperti banjir dan longsor.

Diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Riau, M Edy Afrizal, pihaknya tengah melakukan pemetaan daerah rawan bencana banjir dan longsor.

Dengan demikian, Encik dan Puan diharapkan dapat berhati-hati saat melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Ia juga berpesan agar masyarakat dengan selalu memantau perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Adapun daerah rawan banjir dan longsor di Riau, lanjut Edy, masih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Daerah Rawan Longsor

Dijelaskan Edy bahwa daerah rawan longsor tersebut berada di daerah perbatasan Riau dengan Sumatera Barat, seperti wilayah XIII Koto Kampar dan Lubuk Jambi dekat Kuantan Singingi.

Selain kedua wilayah tersebut, tambah Edy, daerah rawan longsor juga ada di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Tepatnya di ruas jalan lintas Rengat-Tembilahan.

“Tapi di sana bukan longsor dari bukit. Tapi longsor akibat abrasi sungai,” terangnya.

Daerah Rawan Banjir

Sementara untuk daerah rawan banjir, dikatakan oleh Edy berada di Kabupaten Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar, dan Rokan Hulu.

Menurutnya, jika banjir pasang besar lair aut (rob) itu biasanya terjadi di daerah pesisir. Yang mana bukan tidak termasuk daerah rawan untuk lintasan mudik.

Meski demikian, ia berpesan bahwa yang perlu diantisipasi adalah mudik menggunakan transportasi laut. Sebab menurutnya, saat ini cuaca di Riau tidak menentu dan hal itu tetap harus diantisipasi.

“Sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran, terus pantau perkembangan serta prediksi cuaca dari BMKG,” pesannya.

Puasa Anti Haus Lapar, Ini Rekomendasi Menu Sahurnya

Dalam melaksanakan puasa, seringkali kita merasa lapar di tengah hari. Supaya puasa anti haus lapar, berikut rekomendasi menu sahurnya.

Konsumsi Makanan yang Bernutrisi

Saat sahur, penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Karena asupan nutrisi dapat menyehatkan tubuh.

Makanan dengan asupan kabohidrat kompleks memiliki serat yang tinggi, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dicerna. Dengan demikian dapat mempertahankan energi selama puasa.

Adapun contoh menu dengan asupan karbohidrat kompleks yang perlu dimasukkan dalam menu sahur adalah nasi merah, roti gandum, atau oatmeal.

Selain itu makanan dengan kandungan lemak yang sehat juga dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur.

Dengan mengonsumsi lemak sehat, dapat memperlambat proses pencernaan dan pemanfaatan glukosa, sehingga membuat makanan bertahan lebih lama di siang hari.

Encik dan Puan juga sebaiknya makan makanan berprotein tinggi saat sahur, karena dapat menjaga metabolisme tubuh.

Jangan Lupakan Buah dan Sayur

Salah satu menu sahur agar puasa anti haus lapar lainnya adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur.

Diketahui baik untuk menjaga metabolisme tubuh saat berpuasa. Selain itu, dengan mengonsumsi buah dan sayur juga agar asupan gizi seimbang selama puasa.

Jadi bukan hanya metabolisme saja yang terjaga, tetapi energi selama puasa juga tak begitu mengalami penurunan. Karena dengan mengonsumsi buah dan sayuran, dapat meningkatkan rasa kenyang di siang hari.

Juga dalam buah dan sayur terkandung vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan. Serat tinggi yang terdapat pada buah dan sayur juga dapat membantu Encik dan Puan dalam mencegah sembelit.

Hindari Gorengan dan Makanan Tinggi Gula

Salah satu menu sahur favorit orang Indonesia adalah gorengan atau makanan yang digoreng, yang memang praktis dikonsumsi.

Meski demikian, mengonsumsi gorengan saat sahur tidak dapat mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan.

Bukan hanya itu, gorengan juga mengandung lemak jenuh yang dapat membuat kita dehidrasi selama puasa.

Selain gorengan, makanan yang tinggi gula seperti cokelat, dessert, permen, dan lainnya juga sebaiknya dihindari agar tidak dehidrasi.

Hindari Kopi

Meski Kopi memiliki aneka manfaat, nyatanya kopi merupakan minuman yang mengandung kafein tinggi.

Sebagaimana diketahui, kafein sendiri dapat membuat orang yang mengonsumsinya terjaga. Bahkan jika terlalu banyak dikonsumsi, dapat mengakibatkan kesulitan tidur.

Oleh karena efeknya tersebut, ada baiknya Encik dan Puan menghindari mengonsumsi kopi selama bulan puasa.

Jika Encik dan Puan mengonsumsi kopi saat sahur, dapat mengakibatkan tubuh menjadi dehidrasi dan kita akan merasa mudah lelah serta haus. Hal ini dikarenakan kafein yang terkandung di dalamnya bersifat diuretik.

Tapi jika Encik dan Puan ingin tetap mengonsumsi kopi karena telah terbiasa, disarankan untuk minum kopi setelah berbuka serta jangan lupa untuk banyak minum air putih.

Minum Air Putih

Biasanya saat berpuasa, kita akan kekurangan cairan tubuh. Padahal meski tengah berpuasa, kebutuhan cairan tubuh harus tetap terpenuhi.

Jika kita biasanya minum air putih 1-2 liter untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar tidak terdehidrasi, maka kita bisa menyiasatinya saat berpuasa.

Untuk menghindari dehidrasi saat sedang puasa, usahakan banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Encik dan Puan bisa minum dua gelas pada waktu berbuka, dua gelas pada waktu setelah salat tarawih, dua gelas sebelum tidur, lalu dua gelas pada waktu sahur.

Air putih sendiri sangat penting dikonsumsi selama menjalani ibadah puasa, karena dapat menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Jika keseimbangan elektrolit terjaga, maka akan mengurangi risiko sakit kepala, mengatasi bau mulut, dan menjaga energi tetap tinggi.

Selain minum air putih, Encik dan Puan bisa juga dengan mengonsumsi makanan dan minuman lain. Seperti buah-buahan yang mengandung banyak air, yogurt, dan susu, agar tenggorokan tidak kering.