Kasus DBD di Pekanbaru, Diskes: Ada 9 Kasus Sepanjang 2023

0
301
Kasus DBD di Pekanbaru

Encik dan puan, sepanjang tahun 2023 Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru telah mencatat 9 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kota Pekanbaru.

Kasus DBD Pekanbaru Tersebar di 7 Kecamatan

Kasus DBD tersebut tersebar di 7 kecamatan di Pekanbaru. Yakni di Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru Kota, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Tenayan Raya, Rumbai, dan Rumbai Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr. Zaini Rizaldy Saragih, Rabu (15/2/2023). Ia juga menguraikan jumlah kasus yang terdapat di tiap kecamatan yang ada di Pekanbaru.

Yakni di antaranya kecamatan Sukajadi ada 1 kasus, Pekanbaru Kota 2 kasus, Marpoyan Damai 1 kasus, Payung Sekaki 2 kasus, Tenayan Raya 1 kasus, Rumbai 1 kasus, dan Kecamatan Rumbai Timur 1 kasus.

Ayo Lakukan 3 M Untuk Meminimalisir Penyebaran DBD

Dr. Zaini juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan 3 M. Yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang bekas yang disinyalir dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah.

“Hal ini tentu saja dilakukan untuk meminimalisir penyebaran DBD di lingkungan sekitaran kita,” ungkapnya.

Ia mengatakan dibandingkan dengan melakukan fogging, 3 M merupakan langkah yang paling efektif untuk memusnahkan jentik nyamuk dan penularan DBD.

“Fogging itu hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. Nyamuk dewasa itu bisa mati hanya dalam 4 sampai satu minggu. Jadi yang paling efektif adalah membunuh jentiknya dengan 3 M,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Nah dengan adanya imbauan ini, diharapkan Encik dan Puan melakukan 3 M ini agar tidak terkena penyakit DBD ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.