Hari Dongeng Internasional, FKK Riau Gelar Pertunjukan Karya Anak Riau

37
Hari Dongeng Internasional

Dalam rangka untuk memperingati Hari Dongeng Internasional (World Storytelling Day) tanggal 20 Maret 2021, Forum Kelas Kominfo (FKK) Riau mengadakan pertunjukan karya anak Riau.

Ada berbagai kegiatan yang diselenggarakan FKK Riau dalam sempena Hari Dongeng Internasional ini yang dimulai dari tanggal 17-20 Maret yang berlokasi di Mal Pekanbaru.

Di antara pertunjukan karya anak Riau pada Hari Dongeng Internasional ini seperti talkshow, aksi dongeng, parade dongeng, aksi sekolah kelas kominfo, Riau Aksi Fashion Kids, dan aksi alumni sekolah.

Pada pembukaan kegiatan pertunjukan karya anak Riau tersebut dimeriahkan oleh berbagai penampilan menarik dari SMA 6 Pekanbaru, mulai dari menyanyikan lagu-lagu daerah dan penampilan lainnya.

Ketua FKK Riau, Elmi Gurita menjelaskan bahwa kegiatan pertunjukan karya anak Riau ini bertujuan untuk mengasah potensi siswa/siswi di Riau untuk tetap berkreasi meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19.

Elmi Gurita mengatakan, untuk memperingati Hari Dongeng Internasional 2021 ini, para siswa diajak kreatif, sekaligus mengasah minat baca sehingga diharapkan dapat meningkatkan prestasi para siswa siswi.

Ia menyebutkan, Hari Dongeng Internasional ini bagaimana mengajak anak-anak mau membaca, setelah membaca mau bercerita, dari bercerita kemudian menyampaikan, sehingga orang yang mendengarkan juga bisa melanjutkan dan komunikasi nya berjalan dengan baik.

Untuk itu kita berharap peran Kepala Sekolah di Riau agar bekerja sama memeriahkan acara tersebut, karena memang kegiatan ini juga dilaksanakan secara daring dan akan dikirim linknya kepada kepala sekolah agar bisa diikuti anak-anak secara daring,” tuturnya, Rabu (17/3/21).

Dalam pembukaan Hari Dongeng Internasional yang diselenggarakan FKK Riau ini juga turut hadir Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Zul Ikram.

Kadisdik Riau ini menyambut baik atas terselenggaranya pertunjukan karya anak Riau ini bersempena Hari Dongeng Internasional.

Zul Ikram mengajak seluruh elemen yang ada di Riau untuk melestarikan dongeng, karena menurutnya dongeng bisa mengasah minat baca dan meningkatkan kecerdasaan.

“Ada paham yang mengatakan, kalau kita ingin anak kita pintar sejak dari dalam kandungan sudah diberikan dongeng positif seperti lagu-lagu klasik,” katanya.

Ia menyebutkan, ibu-ibu yang dalam proses persalinan atau masa hamil direkomendasikan mendengarkan hal-hal yang positif supaya anaknya nanti menjadi generasi yang mampu berkompetisi di masa yang akan datang.

Zul Ikram berharap ke depannya semakin banyak anak-anak Riau khususnya mengenal dongeng dan mau melestarikan dongeng sehingga meningkatkan minat baca, empati dan imajinasi, menambah wawasan dan lainnya.

“Jadi mari kita sama-sama untuk melestarikan dongeng, baik di sekolah maupun melalui ajang kompetisi,” sebutnya.

Di samping itu, ia juga mengingatkan agar penyelenggaraan kegiatan apapun masa pandemi Covid-19 ini tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, demi mencegah terjadinya penularan Covid-19.