Bahagia Itu Mudah Apa Susah ?

7

Sebagian Encik dan Puan ketika membaca pertanyaan ini, tentu akan menjawab diantara dua pilihan di atas. Bahagia itu mudah kok, kalau sudah punya apa yang kita inginkan. Atau, jawaban lainnya akan menyebutkan gimana mau bahagia kalau belum dapat ini dan itu.

Apa yang kita inginkan dan kita rasakan untuk bisa bahagia, secara tidak sadar itu bisa menjadi syarat kebahagiaan. Terkadang syarat yang dimiliki itu, bisa saja tidak mungkin. Kenapa tidak mungkin? Karena kita akan bahagia kalau semua keinginan kita terpenuhi. Karena tidak mungkin semua keinginan bisa terwujud seperti apa yang kita mau.

Contohnya, ketika ingin punya pasangan harus yang good looking, pengertian, tidak pernah menuntut, setia. Ketika bekerja, berharap perusahaan yang besar, jaminan kesehatan yang memenuhi standar, gaji yang cukup untuk belanja barang branded.

Jawaban dari pertanyaan yang diajukan diawal, jika syarat yang ditetapkan terlalu banyak dan tidak mungkin, maka jawabannya tentu akan bahagia itu sulit.  Seorang Motivator Leadership Indonesia dari Institute for Leadership and Life Management, Arvan Pradiansyah merumuskan sebuah cara sederhana untuk bahagia. Sebuah situasi yang kita sadari akan memberikan kegembiraan namun juga kedamaian. Mungkin, ketika kita gembira kita tidak merasa kedamaian.

Bersyukur karena kita masih bisa bernafas untuk hari ini, dan mampu menikmati makanan yang kita makan juga termasuk sebuah kebahagiaan yang juga mewujudkan kedamaian. Jika bahagia terlalu sulit, kita bisa memulainya dengan bersyukur dan juga mewujudkan kedamaian di dalam diri.

Jadi bahagia itu mudah jika kita bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini, hadapi semua dengan senyuman, dan membuang semua pikiran negatif.