Angka Covid di Riau Hari Ini: Tambah 146, Total 51.304

245
Angka Covid di Riau

Angka Covid di Riau Hari Ini (Sabtu, 15/5/2021) bertambah sebanyak 146 kasus, 563 pasien yang telah sembuh, dan 12 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 51.304 kasus.

Dari angka Covid di Riau Hari Ini, sebanyak 45.052 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 820 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 4.114 orang isolasi mandiri, serta 1.318 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Data Sebaran Positif

Pekanbaru tercatat 64 kasus, Kepulauan Meranti 24 kasus, provinsi lain 17 kasus, Siak 15 kasus, Kampar 9 kasus, Indragiri Hilir 6 kasus, Bengkalis 5 kasus, Rokan Hulu dan Kuantan Singingi masing-masing 2 kasus, serta Dumai dan Pelalawan masing-masing 1 kasus.

Data Sebaran Kasus Meninggal

Angka kematian ada 12 pasien yang meninggal, 2 orang warga Bengkalis, Indragiri Hilir 1 orang, warga Indragiri Hulu 2 orang, Kampar 3 orang, dan Pekanbaru 4 orang.

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 87.836 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 148 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 83.920 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.498 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 270 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 494 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 476 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 298.533 sampel.

Hindari Kerumunan Tidak Penting

Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Riau dr Yovi mengajak masyarakat untuk tidak nongkrong, berkerumun di cafe, atau bepergian ke tempat yang tidak perlu terlebih dahulu pada masa pandemi ini.

Menurutnya banyak hal yang bisa dilakukan di rumah yang lebih berguna daripada nongkrong di restoran atau di kafe yang tidak perlu, seperti lebih baik beribadah di rumah pada bulan Ramadan ini.

Masyarakat Diminta Belajar dari Kasus India

dr Indra Yovi juga mengingatkan, persoalan COVID-19 di Riau saat ini sudah benar-benar serius. Jangan sampai semua ruang pelayanan perawatan COVID-19 di Riau penuh semua. Masyarakat pun diminta belajar dari apa yang terjadi di negara India.

Dimana, tidak ada lagi tempat menampung pasien positif COVID-19. Yang bermula karena ketidakdisplinan masyarakat dalam melaksanakan penegakan protokol kesehatan.

Disiplin Prokes

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap protokol kesehatan. Terutama bagi masyarakat yang berusia 18-40 tahun yang masih banyak berkeliaran tanpa menerapkan protokol kesehatan.

“Yang beresiko orangtua kita, kakek kita, paman kita, karena kita tahu yang menularkan anak-anak muda berusia 18-40 tahun, menularkan ke orangtua resikonya nyawa,” tegasnya.