Sebanyak 500 Warga Pekanbaru Terserang DBD

0
604

Dari bulan Januari hingga April ini, sebanyak 500 warga Kota Pekanbaru yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Angka tersebut merupakan data yang berasal dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir, Rabu (27/4), bahwa angka tersebut telah menyamai kasus DBD selama tahun 2014 yang lalu.

Diakui olehnya sulit untuk memberantas penyakit DBD dikarenakan beberapa faktor, antara lain akibat cuaca dan iklim yang dapat mendukung perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

Pola hidup masyarakat yang kurang memperdulikan kebersihan lingkungan juga turut berperan dalam perkembangbiakan nyamuk demam berdarah tersebut.

Tak hanya itu, menurut Helda, sering dilakukannya fogging juga membuat nyamuk aedes aegypti menjadi kebal terhadap fogging itu sendiri.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Pekanbaru yang merupakan wilayah perlintasan serta mobilitas penduduknya yang sangat tinggi juga rawan terbawa atau membawa bibit DBD dalam tubuh.

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat hingga aparat di tingkat RT/RW melakukan gotong royong membersihkan lingkungan untuk pemberantasan nyamuk demam berdarah ini.

Selain bergotong royong, ia menghimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih dengan menggiatkan pola 3M Plus.

Pola 3M Plus adalah dengan menguras bak mandi, membersihkan tempat tergenang yang dapat menjadi sarang nyamuk, mengubur barang bekas, serta plusnya adalah tidur dengan menggunakan kelambu.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.