PSPS Tambah Pemain Asing?

43

Pihak manajemen PSPS Pekanbaru, Riau, berharap ada tambahan pemain asing dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 putaran kedua karena tim berjuluk “Asykar Bertuah” itu hanya memiliki Camara Namory asal Mali, Afrika.

“Semoga saja ada pemain asing yang siap bergabung dengan tim kesayangan masyarakat Riau itu hingga batas waktu pendaftaran, Jumat (24/5),” kata Manejer PSPS Pekanbaru Boy Sabirin di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia untuk merekrut pemain lokal dan asing adalah kewenangan dari pelatih, tapi tentunya dengan melihat kondisi keuangan tim.

Saat ini tim PSPS mengalami kendala keuangan sehingga banyak pemain yang hengkang karena beberapa bulan gaji mereka tidak dibayar.

Untuk merekrut pemain asing itu tentunya menyesuaikan kondisi tim bahwa PSPS berada pada klasemen sementara papan bawah dan terancam degradasi.

Pelatih PSPS Pekanbaru Afrizal Tanjung mengatakan pihaknya membutuhkan pemain asing untuk lini depan dan belakang supaya tidak kena degradasi.

Sedangkan Camara Namory merupakan penyerang dan dibutuhkan palang pintu untuk menjaga agar serangan lawan dapat dipatahkan di setiap pertandingan.

“Kami sangat membutuhkan pemain lini belakang setelah Ambrizal pindah ke Persigres, Gresik, Jawa Timur, maka penjaga gawang sering kewalahan,” katanya.

Padahal sebelumnya, PSPS berupaya untuk menghindari sanksi dari PT Liga Indonesia dengan memberangkatkan sebanyak 16 pemain menghadapi Persidafon, Papua dalam kompetisi ISL 2012/2013.

Namun bila tidak mengikuti pertandingan, maka kena sanksi diturunkan tiga poin oleh penyelenggara.

Sanksi lainnya yakni dinyatakan kalah 0-3 dari Persidafon bila tidak mengikuti pertandingan di kandang lawan.

PSPS terpuruk di jurang degradasi peringkat sementara ke-18 kompetisi ISL 2012/2013 di bawah Persidafon dan Persita Tangerang, Banten.

Tim ini hanya mampu mendulang sebanyak 14 poin dari 19 kali bertanding, dengan rincian tiga kali menang, lima kali imbang dan 11 kali tumbang. (Antara Riau)