Home Blog Page 335

Pengangguran di Pekanbaru Capai 29 Ribu Jiwa

ilustrasi
Job Fair beberapa waktu lalu

Berdasarkan penuturan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen, angka pengangguran di Kota Pekanbaru mencapai 29 ribu jiwa. Jumlah tersebut berkisar 6,65 persen dari 442.000 jiwa angkatan kerja.

Saat ini penduduk Kota Pekanbaru yang masuk dalam penduduk usia kerja mencapai 712.000 jiwa, dimana 442.000 jiwa diantaranya merupakan angkatan kerja.

Pihaknya akan terus mengupayakan agar angka tersebut berkurang, antara lain dengan melakukan pelatihan yang diadakan oleh pihaknya, job fair dengan menggandeng pihak swasta metode pelatihan dengan pemberdayaan.

Ia menjelaskan, pelatihan yang diberikan berbasis kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri, seperti mekanik. Juga pelatihan berbasis masyarakat dengan pelatihan keterampilan seperti sablon, salon dan lain-lain. Sedangkan pelatihan berbasis magang yaitu dengan mengarahkan langsung peserta pelatihan untuk bersentuhan langsung dengan dunia usaha.

Dengan melakukan metode Pemagangan tersebut, diharapkan tenaga kerja akan mendapatkan simulasi tentang dunia kerja.

Pada tahun 2013 yang lalu dari 160 yang mengikuti metode pelatihan tersebut, sebanyak 132 tenaga kerja yang langsung direkrut oleh perusahan. Sisanya direkrut melalui Job Fair serta membuka usaha sendiri dengan ilmu yang telah didapatkan, demikian jelasnya.

Sumber: JPNN

UMK Kota Pekanbaru 2015: Rp1.925.000

15(763)

Upah Minimun Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2015 dipastikan naik sebesar 8,45 persen atau sebesar Rp150.000 dari UMK 2014 yang lalu, yakni sebesar Rp1.775.000. Adapun UMK yang telah disepakati oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Pekanbaru bersama Dewan Pengupahan kota Pekanbaru adalah sebesar Rp1.925.000.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Disnaker Pekanbaru, Johnny Sarikoen, Kamis (6/11).

Ia mengakui bahwa perundingan yang dilakukan berlangsung alot. Berdasarkan survey dewan pengupahan hingga September yang lalu, Kebutuhan Hidup Layak (KHL) mencapai hingga Rp1.906.000.

Adapun kemampuan perusahaan yakni sebesar Rp1.908.000, sedangkan pihak serikat kerja sebesar Rp2.010.000. Setelah melakukan perundingan, maka ditetapkanlah UMK Kota Pekanbaru 2015 dengan besaran Rp1.925.000. Hasil kesepakatan ini akan segera disampaikan ke Walikota untuk direkomendasikan ke Gubernur.

Sumber: Hallo Riau

Daftar Nomor Polsek di Pekanbaru

0

Berikut ini nomor polsek yang ada di Kota Pekanbaru, semoga bermanfaat 😉

POLTABES PEKANBARU : 112
POLSEK KOTA : (0761) 21807
POLSEK SENAPELAN : (0761) 22881
POLSEK RUMBAI : (0761) 53430
POLSEK LIMA PULUH : (0761) 22807
POLSEK BUKIT RAYA : (0761) 674755
POLSEK TAMPAN : (0761) 64110
POLSEK SUKAJADI : (0761) 37075

Syarat Pengurusan STNK yang Hilang

0
ilustrasi
ilustrasi
Untuk mengurus STNK yang hilang, siapkan persyaratan data sebagai berikut:
  1.  KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi.
  2. Fotokopi STNK yang hilang.
  3. Surat Keterangan Hilang STNK dari Polsek atau Polres setempat.
  4. BPKB asli dan fotokopi.
Prosedur pengurusan STNK hilang adalah sebagai berikut:
  1. Cek Fisik kendaraan. Fotokopi hasil cek fisiknya.
  2. Mengisi Formulir Pendaftaran.
  3. Mengurus Cek Blokir (Mengurus Surat Keterangan STNK Hilang dari Samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan.
  4. Mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. (Lampirkan semua persyaratan data dan Surat Keterangan Hilang dari Samsat).
  5. Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. (Bila telah dibayar maka bebas biaya pajak).
  6. Membayar Biaya Pembuatan STNK baru.
  7. Pengambilan STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

Sumber: pekanbaru.riau.polri.go.id

HUT ke-61, IDI Pekanbaru Gelar Pekan Peduli Disabilitas dan Kanker Darah Anak

924179_177842759075984_1970725051_n
HUT IDI ke-63 yang lalu

Sempena HUT ke-64, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pekanbaru menggelar serangkaian kegiatan sosial yang dikemas dalam Pekan Peduli Disabilitas dan Kanker Darah Anak. Seperti yang disampaikan oleh Ketua IDI Cabang Pekanbaru dr Zul Asdi SpB MKes didampingi Ketua Panitia Dr dr Ririe F Malisie SpA (K), Rabu (4/11).

Menurut penuturannya, peringatan HUT kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Peringatan HUT kali ini lebih mengedepankan kepedulian IDI terhadap anak-anak penyandang penyakit disabilitas dan kronis (darah dan kanker).

Adapun, rangkaian kegiatan HUT IDI ini sudah dimulai. Sedangkan puncak kegiatan pekan peduli akan digelar 1-7 Desember 2014 mendatang.

Kegiatan yang sedang berlangsung saat ini adalah serial talkshow kesehatan di TVRI dan RRI Pekanbaru. Sedangkan untuk pekan peduli nanti, akan ada kunjungan anggota IDI ke Unit Rehabilitasi Medik, Pusat Palsi Serebral, Thalasemia Center, dan Unit Kanker Anak, baik yang berada di RSUD maupun RS Swasta di Pekanbaru.

Kemudian akan digelar donor darah yang bekerjasama dengan PMI. Selain anggota IDI sendiri, pihak kepolisian, TNI, birokrat, organisasi wanita, wartawan dan masyarakat umum dapat ikut mendonorkan darahnya.

Tujuan IDI melibatkan semua pihak dalam donor darah untuk membantu penyediaan darah tetap terhadap anak-anak penderita Thalasemia (kelainan darah), Hemofilia (darah sukar membeku) dan Leukemia (kanker darah).

IDI berharap dapat mencanangkan konsep “Ten for One”, dimana setiap satu anak Thalasemia memperoleh 10 orang donor darah tetap.

Lalu, IDI akan menyelenggarakan Seminar Awam ”Masalah Kesulitan Makan Pada Anak”. Seminar terbuka untuk umum ini berlangsung pada tanggal 6 Desember di Hotel Pangeran ini, dengan pembicara dr Yuliati SpA IBCLC dan dr Tengku Misdalia SpKFR MKes.

Masih di hari dan tempat yang sama, IDI menyelenggarakan Seminar Medis ”Deteksi Penyakit Kronis yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak pada Unit Pelayanan Primer.” Seminar ini hanya diikuti para dokter dan kalangan medis, dengan pembicara dr Wiwit Ade FW MBiomed SpA, dr Elmi Ridar SpA, dr Tb Odih R SpBA, dr Ismet SpA dan dr Frida Yenti SpPK.

Rangkaian peringatan HUT IDI ini ditutup dengan Malam Peduli pada Sabtu (6/12) malam dengan menampilkan kebolehan seni anak-anak penyandang Thalasemia. Serta penampilan khusus artis Putri, salah seorang juara Indonesia’s Got Talent.

Sumber: goriau

Wisata Kuliner Bandar Senapelan Dibangun Tahun Depan

Sumber: Antara Riau
Sumber: Antara Riau

Tahun 2015 mendatang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pekanbaru akan memprioritaskan pembangunan Wisata Kuliner Bandar Senapelan di Kecamatan Senapelan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya unggulan wisata alam di Kota Pekanbaru. Seperti yang dikatakan oleh Kepala Disbudpar Pekanbaru, Hermanius, Selasa (4/11/2014).

Adapun Pasar Bawah saat ini sudah menjadi ikon Kota Pekanbaru. Namun pasar bawah hanya beroperasi pada siang hari. Sehingga Disbudpar akan mengoptimalkan pariwisata melalui masyarakat agar wisata di Bandar Senapelan menjadi wisata kuliner.

Sebenarnya dulu, ada Taman Labuai yang terletak di sekitar Purna MTQ. Namun setelah dicek, lokasi tersebut merupakan wilayah provinsi. Sehingga Labuai bukan merupakan taman wisata. Pihaknya mencari yang konsepnya Pekanbaru, salah satunya Bandar Senapelan.

Sumber: Hallo Riau

Mulai 17 November, Citilink Terbangi Pekanbaru-Surabaya

Citilink Airbus 320
Citilink Airbus 320

Maskapai penerbangan Citilink menyatakan akan menerbangi rute domestik Pekanbaru-Surabaya mulai 17 November 2014.

Dengan mengunakan pesawat jenis Airbus 320, rute penerbangan ini akan pulang pergi sekali sehari. Seperti yang dikatakan oleh Distric Sales Manager Citilink Pekanbaru, Ridwan, Rabu (5/11).

Dia mengatakan, pesawat Citilink dari Kota Surabaya lepas landas tepat pada pukul 5.20 WIB lalu sampai Kota Pekanbaru pada pukul 7.50 WIB.

Sementara itu dari Kota Pekanbaru dijadwalkan tepat pada pukul 8.25 WIB dan tiba di Kota Surabaya pada pukul 10.55 WIB.

Jadwal ini mulai berlaku setiap hari mulai tanggal 17 November.

Adapun jarak yang ditempuh melalui udara dari Pekanbaru ke Surabaya sekitar dua jam 30 menit.

Ridwan menjelaskan biayanya cukup murah, yakni mulai dari Rp1.029.000 per orang sudah termasuk biaya “airport tax” dan yang paling mahal Rp1.744.000 per orang.

Sumber: Antara Riau

Parkir Liar Segera Ditertibkan

berita_114788_800x600_taksi

Banyaknya pemilik kendaraan bermotor yang sembarangan memarkirkan kendaraannya membuat ruas jalan menjadi macet dan semrawut.

Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru bertekad dalam waktu dekat akan menertibkan kendaraan yang parkir secara liar tersebut.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Dishubkominfo Kota Pekanbaru, Syafril, Selasa (4/11), keberadaan parkir liar ini tidak lain disebabkan adanya tempat usaha dan kantor yang tidak memiliki tempat parkir sendiri.

Karena tidak adanya lahan parkir, sehinga para pemilik kendaraan terpaksa memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Bahkan beberapa memarkirkan kendaraannya secara berlapis.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengkaji keberadaan parkir liar tersebut. Jika parkir liar tersebut tidak menimbulkan kemacetan, maka akan dilegalkan. Tentunya dengan catatan parkir satu lapis, sehingga akan lebih mudah menatanya.

Memakai badan jalan untuk parkir tidak bisa dibenarkan, asal tidak ada rambu dilarang parkir. Contohnya Jalan Kartini yang tidak memiliki rambu dilarang parkir. Tapi, parkirnya tetap harus rapi dan tidak boleh berlapis, tutupnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id

Musim Penghujan, Kebutuhan Listrik Riau Menurun

0

100_0802

Hujan yang turun dalam beberapa pekan terakhir, menyebabkan kebutuhan energi listrik di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau menurun. Demikian seperti yang dijelaskan oleh Deputi Manager dan Humas PLN WRKR Sarno, Selasa (4/11).

Menurutnya, hal tersebut justru menguntungan PLN karena dapat melakukan penghematan energi saat akan memasuki musim kemarau mendatang. Karena ketika musim hujan debit air di waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kotopanjang akan terus meningkat.

Biasanya kebutuhan listrik pada malam hari mencapai 500 Mega Watt (MW), namun semenjak memasuki musim hujan, kebutuhan energi tersebut berkurang menjadi 430 hingga 450 MW. Ini berarti terjadi penghematan sekitar 50 hingga 70 MW tiap malamnya.

Ia menjelaskan adanya beberapa faktor yang menyebabkan turunnya konsumsi energi listrik, salah satunya pengurangan penggunaan mesin pendingin (AC) dan kipas angin.

Sementara saat siang hari, konsumsi energi listrik di bawah 400 MW karena aktivitas lebih banyak di tempat-tempat tertentu seperti swalayan, perkantoran dan lainnya.

Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa pihaknya tetap mengantisipasi hal-hal buruk yang terjadi pada musim hujan saat ini. Seperti rusaknya jaringan listrik akibat tertimpa pohon tumbang dan travo yang terbakar akibat tersambar petir.

Sehingga perlu adanya upaya patroli rutin untuk mengantisipasi dan perbaikan secepatnya jika terjadi peristiwa tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memperkirakan seluruh wilayah kabupaten/kota di Riau masih berpeluang hutan berintensitas ringan-sedang.

Sumber: mediacenter.riau.go.id

Pasar Bawah Pekanbaru Akan Dibenahi Pemko

Pasar Bawah
Pasar Bawah

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, akan segera membenahi Pasar Wisata Pasar Bawah yang terletak di Jalan Senapelan. Tujuannya agar kondisi pasar yang menjadi tujuan para wisatawan itu bisa lebih nyaman dan teratur.

Adapun pembenahan yang akan dilakukan adalah dengan melengkapi fasilitas Daerah Milik Jalan (DMJ) di depan pertokoan untuk memberikan ruang bagi pejalan kaki. Seperti yang kita ketahui, fasilitas tersebut selama ini tidak ada. Dengan tidak adanya DMJ mengakibatkan para pejalan kaki kesulitan untuk berpindah dari toko ke toko lainnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pekanbaru, Azmi, mengatakan bahwa pengerjaan fasilitas tersebut juga terkait dengan penataan kota tua yang telah dianggarkan tahun 2014.

Dia berujar, selama ini kawasan pertokoan Pasar Bawah memang terlihat kumuh dan tidak tertata dengan rapi. Padahal pasar bawah banyak dikunjungi oleh para tamu atau wisatawan yang datang ke Pekanbaru.

Terkait hal itu, Pemko Pekanbaru akan membenahi pasar ini agar terlihat lebih rapi dengan membangun fasiltas DMJ.

Menurut keterangan Azmi, mulai tahun depan fasilitas DMJ tersebut akan mulai dikerjakan pihaknya.

Dengan adanya DMJ ini, maka para pengunjung dapat dengan leluasa datang ke toko-toko yang ada di Pasar Bawah. Selain itu juga menguntungkan pemilik toko karena pengunjungnya akan bertambah banyak.

Sumber: mediacenter.riau.go.id