Home Blog Page 309

Pekanbaru Jaman Doeloe

0

Di ulang tahun Pekanbaru ke-231 ini, kami sajikan foto-foto Pekanbaru jaman dulu. Foto-foto ini kami sadur dari beberapa forum internet & blog. Bahkan beberapa diantaranya bisa kita cari di google images. Silakan dinikmati ye Encik & Puan 😉

Pekanbaru Tempo Doeloe

0

Tahniah! Selamat milad Kota Pekanbaru, Kota Bertuah, ke 231. Berikut ini beberapa foto Pekanbaru tempo dulu yang kami sadur dari beberapa forum internet & blog. Selamat dinikmati ye Encik & Puan 🙂

Semarakkan HUT Kota Pekanbaru, Bus TMP Gratis

Asyik, kabar gembira nih bagi pengguna setia bus Trans Metro Pekanbaru. Apo pasal? Besok, Selasa (23/6), Sarana Angkutan Umum Masal (SAUM) ini akan digratiskan untuk semua trayek selama sehari penuh mulai jam operasional hingga selesai.

Hal tersebut karena memperingati hari jadi Kota Pekanbaru yang ke-231. Sebanyak 75 unit bus TMP yang ada akan dikerahkan untuk pelayanan gratis ini. Demikian yang dituturkan oleh Heri Susanto, Direktur Perusahaan Daerah Pembangunan, Pekanbaru.

Ia juga memaparkan bahwa 75 bus TMP yang telah dioperasionalkan pihaknya selama ini perharinya mampu mengangkut 12.000 penumpang yang berasal dari semua koridor. Ia pun juga berharap dengan adanya pelayanan gratis bus TMP ini dapat dinikmati langsung oleh masyarakat Pekanbaru.

Perlu diketahui bahwa setiap peringatan ulang tahun Kota Pekanbaru, bus TMP selalu digratiskan oleh pemerintah. Tertarik untuk naik bus TMP gratis ke Encik & Puan? 😉

Kongkow Nulis, Komunitasnya Para Pecinta Membaca & Menulis

0

Hari Minggu (21/6) kemarin, bertempat di lantai 2 Gedung Gramedia Sudirman Pekanbaru, sebuah komunitas pecinta membaca dan menulis telah lahir. Komunitas tersebut dinamakan Kongkow Nulis.

Kongkow Nulis sendiri terdiri dari dua kata, yakni “kongkow” yang berarti nongkrong dan “nulis” yang berarti menulis. Jadi komunitas Kongkow Nulis ini diharapkan menjadi tempat nongkrongnya para penulis.

Komunitas Kongkow Nulis ini memiliki visi yakni: membudayakan membaca, menulis serta juga membantu teman-teman untuk mempublikasi karyanya melalui media ataupun penerbit.

Adapun yang menjadi gagasan membuat komunitas ini muncul karena melihat belum banyak komunitas menulis lainnya memiliki social movement lebih luas dan fokus pada kampanye membaca.

Padahal untuk kita ketahui, kebiasaan membaca adalah penting dan menjadi inti berkembangnya dunia literasi lebih maju dan giat lagi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan menginspirasi.

Jadi yang  tertarik bergabung menjadi bagian dari komunitas Kongkow Nulis ini silakan hubungi:

Facebook: Kongkow Nulis

Twitter: @KongkowNulis

Blog: kongkownulis.wordpress.com

Talkshow kepenulisan bersama Kongkow Nulis

Bagi warga Pekanbaru yang memiliki hobi menulis dan membaca, kini hobinya akan lebih tersalurkan. Karena komunitas Kongkow Nulis baru saja launching pada hari Minggu (21/06) di Gramedia Pekanbaru.

Komunitas ini merupakan gerakan sosial yang awalnya terbentuk dari kegelisahan dua orang anak muda Pekanbaru, Melati Octavia dan Khairil Habibi mengenai rendahnya niat membaca dan menulis warga Pekanbaru serta banyaknya penulis muda berbakat yang masih kekurangan wadah untuk mengembangkan bakat menulisnya.

Dalam acara launching komunitas Kongkow Nulis ini, juga diadakan talkshow “Jadi Penulis? Siapa Takut!” bersama dua penulis muda asal Riau yakni Kamal Agusta, Penulis Novel “Selalu Denganmu”, Serta Rezky Firmansyah, Penulis Buku “What Amazing You”.

“Melalui gerakan ini, diharapkan bisa mengarahkan para penulis untuk berkarya lebih baik, bisa menghubungkan penulis dan editor dan masih banyak lagi program untuk kedepan,” tutup Melati.

Launching Komunitas Kongkow Nulis

Launching Komunitas Kongkow Nulis dan Talkshow Kepenulisan bersama Kamal Agusta (Penulis Novel “Selalu Denganmu” dan karya lainnya, pernah mendapatkan predikat the best fiction), Rezky Firmansyah (Penulis Buku “What Amazing You” dan beberapa karya lainnya, buku sudah tersebar di beberapa benua).

kongkow

Ramadhan produktif ikut event ini bareng kita 😀
GRATIS dan TERBATAS!!
Ayo selamatkan kursi kamu dengan daftar disini

Pelaksanaan Petang Megang 2015

Buat yang belum tau apa itu Petang Megang, bagaimana pelaksanaannya, dan lain-lain. Tak ade salahnye jike Encik dan Puan tengok prosesi Petang Megang yang telah kami rangkum dalam beberapa video berikut ini. Enjoy!

Ziarah Makam

Rangkaian acara Petang Megang dimulai dengan ziarah makam para pendiri Kota Pekanbaru. Setelah ziarah makam dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah, kemudian pawai bersama masyarakat menuju Sungai Siak.

Pencak Silat

Setelah pawai sepanjang 1,6 km, kita disuguhi oleh atraksi pencak silat. Pencak silat merupakan seni bela diri yang berakar dari budaya Melayu. Seni bela diri ini kini secara luas dikenal di kawasan ASEAN.

Mandi Balimau

Mandi Balimau ini berbeda dengan yang ada di Kabupaten Kampar, tidak ada mandi bercampur. Pada prosesi ini, para anak yatim dimandikan dengan air balimau untuk menyambut bulan ramadhan secara simbolik.

Menangkap Itik

Menangkap itik ini menjadi acara favorit warga yang mengikuti prosesi adat ini. Selain karena keseruannya, itik yang berhasil ditangkap menjadi milik warga, serta ada hadiahnya lho.

Nah, seru kan Encik dan Puan. Iven ini akan terus dilestarikan dan nantinya akan dijadikan agenda nasional lho. Tak kan Melayu hilang di bumi 😉

Petang Megang, Warga Pekanbaru Tumpah Ruah di Tepian Sungai Siak

Menyambut bulan Ramadhan 1436 H, acara Petang Megang kembali digelar oleh Pemko Pekanbaru pada hari Rabu (17/06) di tepian sungai Siak di bawah jembatan Siak I.

Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT tidak dapat menghadiri perhelatan ini dikarenakan sedang ujian doktor di Bandung, sehingga perhelatan ini dipimpin oleh wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi.

Rangkaian acara Petang Megang dimulai dengan ziarah makam para pendiri Kota Pekanbaru. Setelah ziarah makam dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah, kemudian pawai bersama masyarakat menuju Sungai Siak.

Para peserta pawai di sambut dengan pertunjukan pencak Silat, kemudian dibuka dengan perlombaan menangkap itik di sungai, dilanjutkan dengan penyantunan anak yatim dan penyiraman air balimau secara simbolik.

Acara ditutup dengan disiramnya semua masyarakat yang hadir di petang megang oleh petugas pemadam kebakaran.