Home Blog Page 278

435.286 Warga Riau Kena TDL Baru

pln-130529c

Sejak kemarin, Selasa (1/12), PLN memberlakukan tarif dasar listrik (TDL) baru terhadap pelanggan nonsubsidi yang menyasar dua golongan rumah tangga, yakni 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA.

Untuk Riau sendiri, ada 435.286 pelanggan PLN yang mendapatkan pemberlakuan ini yang berdasarkan dari Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nor 31/2014 yang telah diubah dengan Permen ESDM No 09/2015.

Berikut ini 12 golongan terdampak kenaikan TDL di Riau:

  1. Rumah Tangga R-1/ Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA = 324.295 pelanggan
  2. Rumah Tangga R-1/ Tegangan Rendah (TR) daya 2.200 VA = 73.713 pelanggan
  3. Rumah Tangga R-2/ Tegangan Rendah (TR) daya 3.500 VA s/d 5.500 VA = 16.898 pelanggan
  4. Rumah Tangga R-3/ Tegangan Rendah (TR) daya 6.600 VA ke atas = 2.155 pelanggan
  5. Bisnis B-2/ Tegangan Rendah (TR) daya 6.600 VA s/d 200 kVA = 13.580 pelanggan
  6. Bisnis B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA =121 pelanggan
  7. Industri I-3/ Tegangan menengah (TM) daya di atas 200 kVA = 64 pelanggan
  8. Industri I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas = – (kosong)
  9. Pemerintahan P-1/ Tegangan Rendah (TR) daya 6.600 VA s/d 200 kVA = 1.583 pelanggan
  10. Pemerintahan P-2/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA = 36 pelanggan
  11. Penerangan Jalan Umum P-3/ Tegangan Rendah (TR) = 2.783 pelanggan
  12. Layanan Khusus (TR/TM/TT) = 58 pelanggan

Berdasarkan aturan yang dikenal dengan tariff adjustment ini, maka tarif listrik bisa turun, tetap, ataupun naik. Penyesuaian TDL ini berdasarkan atas tiga indikator yakni:

  1. Perubahan nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah
  2. Harga minyak
  3. Inflasi bulanan

Kabar baiknya, perhitungan tarif tagihan listrik atau billing system menggunakan sistem terpusat. Sehingga tidak memungkinkan adanya oknum yang dapat mengubah tarif.

Demikian penjelasan dari General Manager PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR), Feby Joko Priharto, Selasa (1/12).

Living World Pekanbaru Akan Dibangun

Kawan Lama Retail Group berencana akan membangun pusat perbelanjaan Living World di Pekanbaru, lokasinya tepat berada di depan Mal SKA, Jalan Soekarno Hatta.

LW

Kawan Lama Retail Group juga dikenal sebagai induk dari beberapa retail seperti ACE, INFORMA, Toys Kingdom, OFFICE 1, White Brown, Chatime dan lain-lain.

Living World sendiri adalah lifestyle center yang mengusung konsep sebagai home living dan eat-tertainment dengan luas bangunannya sekitar 12.312,2 m2, serta ketinggiannya mencapai 70 meter.

Living World yang akan dibangun ini terdiri dari 14 lantai dan 3 Basement. Dimana 4 lantainya merupakan Mal, sedangkan 10 lantainya lagi merupakan hotel.

Setelah ditelusuri ternyata pembangunannya telah mengantongi Izin Lingkungan dari Badan Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru sejak setahun yang lalu.

blh

Dengan demikian, pusat perbelanjaan di Pekanbaru akan kembali bertambah. Semoga saja Pekanbaru kedepannya akan semakin maju menjadi Kota Metropolitan yang Madani.

 

note : berdasarkan informasi dari PHL architects, foto rendering sebelumnya bukanlah desain living world kawan lama di pekanbaru, dan kami mohon maaf atas kesalahan informasi dari pihak infopku.com , untuk release design akan di informasikan selanjutnya. 

Membangun Wilayah Pinggiran Pekanbaru

Selasa (1/12), bertempat di lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska, Wali Kota, Firdaus, menjadi pembicara dalam talkshow Daerah “konsep Wali Kota Pekanbaru dalam membangun wilayah pinggiran”.

Dijelaskan oleh Wali Kota bahwa dalam pembangunan visi Wali Kota 2012-2017, yaitu terwujudnya Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani.

Diakui oleh Wali Kota, bahwa Kota Pekanbaru memang tidak memiliki SDA melimpah. Akan tetapi terdapat SDM yang dinilai unggul.

Terdapat beberapa modal dalam pembangunan kota Metropolitan yang Madani, seperti yang disebutkan oleh Firdaus, yaitu:

  1. SDM yang dinilai unggul
  2. Luas wilayah yang masih belum banyak digarap
  3. Letak wilayah yang strategis

Untuk konsep pembangunan kota sendiri, oleh Wali Kota ada konsep Block dan Super Block. Serta tak lupa pula pemerataan pembangunan.

Kemudian untuk memenuhi infrastruktur yang mendasar seperti di darat dengan pembangunan jalan tol, sedangkan di air dengan menyediakan bus air.

Pembangunan Smart City/Modern Pekanbaru dilakukan dengan 6 Smart Government, yakni, Type, Ekonomi, Intern, Mobilitas, Leader dan waktu.

Dalam memenuhi pembangunannya, kemudian dijalinlah hubungan dengan daerah sekitar. Sehingga terbentuklah Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan).

1 Desember, TDL Naik

0

pln-130529c

Mulai besok, Selasa (1/12), Pemerintah akan menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) untuk dua golongan rumah tangga, yakni 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA.

Adapun kenaikan tersebut cukup signifikan, yakni mencapai 11%. Kenaikan ini sendiri merupakan akibat dari kebijakan pemerintah yang memberlakukan tariff adjustment terhadap dua golongan tersebut.

Berikut ini tarif dasar listrik untuk golongan tersebut:

  • R1 dengan daya 1.300 VA, yakni sebesar Rp 1.509,38/kilo Watt hour (kWh) atau naik 11% dibandingkan tarif sebelumnya, yakni Rp 1.352/kWh.
  • R1 dengan daya 2.200 VA, yakni sebesar Rp 1.509,38/kilo Watt hour (kWh) atau naik 11% dibandingkan tarif sebelumnya Rp 1.352/kWh.

Kenaikan TDL Desember 2015 ini hanya berlaku untuk dua golongan rumah tangga ini (1.300 dan 2.200 VA) saja, sementara untuk 10 golongan tariff adjustment justru turun.

Penyebab sebenarnya adalah karena akumulasi ditahannya kenaikan tarif listrik untuk dua golongan ini sejak Mei 2015 yang lalu. Padahal harusnya TDL dua golongan ini sudah harus naik sejak Mei lalu.

Pada akhirnya pemerintah memutuskan untuk menahan kenaikan TDL untuk dua golongan rumah tangga tersebut, dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat pada saat itu.

2000 Rumah Layak Huni Dibangun 2016

Sebanyak 2000 Rumah Layak Huni (RLH) akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Riau yang dianggarkan bersama DPRD Riau dengan total anggaran mencapai Rp140 miliar pada tahun 2016 mendatang.

Sekretaris Komisi D, DPRD Riau, Asri Auzar, beberapa waktu yang lalu menyatakan bahwa untuk pembangunan Rumah Layak Huni tahun depan menjadi Rp140 miliar untuk 2.000 unit.

Anggaran per unitnya sendiri ditingkatkan dibandingkan pada tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 70 juta, setelah sebelumnya hanya Rp 50 juta.

Untuk pengerjaannya sendiri akan dilakukan oleh Dinas Ciptada yang bekerjasama dengan organisasi masyarakat setempat.

Sebelumnya, rencana ini sempat batal dilaksanakan pada tahun sebelumnya, yang ditujukan bagi masyarakat yang kurang mampu. .

Salah satu faktor penyebab Program Rumah Layak Huni ini sempat batal, adalah karena kegiatan itu dimasukkan ke dalam kegiatan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Pembangunan Desa.

Sementara Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Pembangunan Desa tersebut tidak memiliki tenaga teknis dalam pengerjaan. Oleh karena itu sehingga program dikembalikan lagi ke Dinas Ciptada.

SMA 3 Dibangun Tahun Depan

sma 3

Pembangunan SMA 3 Pekanbaru yang terbakar setahun yang lalu hingga kini masih terbengkalai. Oleh karena itu, Legislator Riau telah bertekad bahwa pembangunannya akan dimulai pada tahun 2016 mendatang.

Adapun pembangunan SMA 3 ini telah dianggarkan di APBD Provinsi Riau. Pembangunan ini sendiri tidak perlu direncanakan lagi, karena kebakaran tersebut sudah merupakan bencana.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, Sabtu (28/11). Mengenai anggaran biaya yang dipersiapkan, ia belum bisa menyebutkan. Karena saat ini sedang dalam proses pembahasan KUA/PPAS 2016.

Untuk pembangunan SMA 3 ini dipastikan masuk APBD 2016 serta akan dikerjakan, terlebih hal ini termasuk kejadian bencana yang sewaktu-waktu bisa  mendapatkan anggarannya.

Ia menjelaskan bahwa SMA 3 wajib dibangun kembali, karena tidak mungkin lagi para muridnya harus terus menerus menumpang ke sekolah lain.

Sedangkan mengenai permasalahan lahan sekolah, untuk saat ini tidak ada masalah lagi. Karena lahan tersebut telah dihibahkan oleh Chevron.

2016, Pemprov Usulkan 1000 CPNS

PNS

Sebanyak 1000 lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk berbagai formasi diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk tahun dibuka pada tahun 2016 mendatang.

Adapun 1.000 CPNS untuk berbagai formasi ini dibuka untuk mengisi posisi yang kosong dalam upaya untuk memenuhi keperluan pegawai dalam menunjang kinerja aparatur pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Riau, Asrizal, Jumat (27/11).

Usulan 1000 CPNS tersebut berdasarkan usulan SKPD yang membutuhkan, karena tingginya angka PNS yang telah pensiun dan yang akan memasuki masa pensiun.

Untuk proses perekrutan CPNS tahun depan ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Dimana Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Riau saat ini sedang mempersiapkan formasi sesuai keperluannya.

Saat ini, Asrizal menjelaskan bahwa pihaknya sedang menunggu formasi resminya saja.

Kepala BPBD Ucapkan Terimakasih Pada TNI

Pasukan TNI Pekanbaru

Dedikasi dan jerih payah para personil TNI dalam upaya memadamkan api kebakaran lahan di Riau selama dua bulan terakhir diganjar ucapan terima kasih oleh Kepala BPBD.

Edwar Sanger, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, mengatakan bahwa atas nama Pemprov Riau mengucapkan terimakasih atas bantuan para pahlawan melawan asap ini.

Jumat (27/11), sebanyak 700-an personil TNI yang berasal dari kesatuan Komando Stategis Angkatan Darat (Kostrad) akhirnya dipulangkan kembali ke kesatuannya.

Adapun prosesi pemulangan para prajurit TNI ini digelar dalam upacara resmi di Lanud Roesmin Nurjadin. Upacara ini dipimpin langsung oleh Dandrem 031 Wirabima, Brigjen TNI, Nurendi serta dihadiri oleh Forkompimda Riau.

Setidaknya 1.059 personil TNI yang dikerahkan ke Riau ini telah membantu pemadaman api akibat Karhutla dan akan dipulangkan secara bertahap.

Kamis (26/11) kemarin, tahap pertama telah dipulangkan sebanyak 200 personil. Untuk hari ini sebanyak 700an yang akan dipulangkan, sisanya akan dipulangkan pada tahap berikutnya.

Dengan dipulangkannya para prajurit TNI ini, maka menandai bahwa telah berakhirnya bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Pada tanggal 30 November mendatang, Pemprov Riau berencana mencabut status darurat kabut asap.

Meski demikian, satu unit helikopter AS350 masih disiagakan di posko untuk patroli. Sedangkan pesawat water boombing telah dipindahkan ke Sumsel dan Babel.

Etape II Tour de Siak Dikuasai Pembalap Indonesia

tour de siak2

Pada pelaksanaan hari kedua Tour de Siak, tiga pembalap asal Indonesia berhasil mengharumkan nama Indonesia pada etape II dengan meraih Juara 1, 2 dan 3, Kamis (26/11).

Hebatnya lagi ketiga pembalap asal Indonesia ini sukses mengungguli 49 pembalap lainnya. Mereka menaklukan etape II sepanjang 182,12 km dengan rute Siak-Perawang.

Adapun jalan yang dilalui merupakan jalan yang berliku serta bergelombang. Para pembalap akan melewati 2 jembatan besar di kabupaten Siak, yakni jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah dan jembatan Sultan Syarif Hasim.

Ketiga pembalap yang mengharumkan nama Indonesia tersebut adalah Projo Waseso, M. Nur Fatoni, serta Kevin. Projo dan Fatoni sendiri merupakan tim Nasional Indonesia, sedangkan Kevin dari Siak Cycling Team (SCT).

Projo Waseso yang meraih Juara 1 mengatakan bahwa dari 182,12 km jalur yang dilaluinya, ia berhasil keluar dari rombongan serta mulai memacu sepedanya pada jarak 400 meter jelang garis finis.

Diakuinya bahwa jalur yang dilalui dan pada sprint pertama begitu berat, karena waktu itu masih berada dalam rombongan. Meski demikian ia berhasil meraih posisi terdepan, hingga berhasil melaju pada 400 meter jelang finish dan juara.

Pahlawan Melawan Asap Dipulangkan

Pasukan TNI Pekanbaru

Setelah status darurat asap Riau dicabut, pahlawan melawan asap yang membantu penanganan kabut asap serta kebakaran hutan dan lahan akan dipulangkan kesatuan mereka masing-masing, Jumat (27/11).

Para pahlawan yang berjuang melawan asap ini akan dipulangkan secara bertahap. Demikian yang diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Kamis (26/11).

Untuk tahap awalnya sekitar 200-an personil TNI dari 1.059 personil TNI tersebut akan dipulangkan, sementara sisanya akan menyusul dipulangkan.

Pemprov Riau sendiri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para personil tersebut yang telah bekerja keras membantu menangani kabut asap serta kebakaran hutan dan lahan.

Sanger menyebutkan bahwa mereka (TNI, red) sangat membantu Pemprov Riau dalam menangani bencana asap tahun ini, apa yang telah mereka lakukan sangat luar biasa.

Rencananya upacara pelepasan ini akan dihadiri langsung Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman. Sayangnya karena beliau masih berada di luar kota, upacara ini kemungkinan dipimpin oleh Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi.