Home Blog Page 279

Konsumsi Pertalite Meningkat di Pekanbaru

Di Pekanbaru dan Riau secara umumnya, konsumsi Pertalite yang telah diluncurkan di Pekanbaru sejak Oktober lalu mengalami kenaikan.

Jika sebelumnya konsumsi seharinya sebanyak 6.000 liter, saat ini konsumsinya naik tinggi sampai delapan kali lipatnya atau 45–50 kiloliter sehari.

Hal tersebut dibenarkan oleh Branch Manager Pertamina Riau Sumbar, Ardian Aditya. Awalnya sendiri, pihaknya memasarkan Pertalite ke sembilan SPBU yang ada di Pekanbaru.

Sekarang bahan bakar dengan kadar RON 90 ini sudah bisa didapatkan di 19 SPBU dari total 146 SPBU yang ada di Riau, dimana mayoritasnya berada di Pekanbaru.

Pertamina Riau Sumbar menargetkan dapat memasarkan bahan bakar dengan kadar RON 90 ini minimal 30% atau sekitar 49 SPBU di Riau.

Ia memperkirakan konsumsi bahan bakar RON 90 ini per harinya akan naik hingga 100 kiloliter setiap hari pada akhir tahun nanti.

Adapun peningkatan konsumsi itu karena pengendara motor serta pengendara mobil keluarga yang mulai beralih ke bahan bakar RON 90 ini.

Penyebab beralihnya adalah karena harga bahan bakar dengan kadar RON 90 ini tidak jauh beda dengan premium. Terlebih lagi konsumen dapat berkendara dengan jarak lebih panjang bila dibandingkan premium.

Pertamina sendiri berencana akan melakukan edukasi berkelanjutan tentang keunggulan Pertalite yang menyasar klub atau komunitas motor dan mobil.

Diharapkan langkah ini dapat membuat pengguna kendaraan bermotor yang biasanya membeli bensin premium akan beralih menggunakan Pertalite.

LSM Riau Bersatu Tuntut Penegakan Korupsi

Kamis (26/11), sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi, sejumlah demonstran yang tergabung dalam LSM Riau Bersatu menuntut penegakan hukum terkait kasus korupsi yang belum tuntas di Riau.

Aksi unjuk rasa ini dimulai dengan membacakan orasi di Tugu PON Jalan Cut Nyak Dien, kemudian para demonstran bergerak menuju kantor Mapolda Riau dan terakhir melakukan orasi di Kejati Riau.

LSM Riau Bersatu ini meminta kepada pihak Polda Riau dan Kejati Riau untuk segera menuntuskan kasus korupsi yang belum tuntas, bahkan sejak tahun 2011 yang lalu.

Adapun dugaan perkara yang terendap tersebut antara lain:

  1. Dugaan korupsi pembangunan jembatan pedamaran I & II di Rokan Hilir
  2. Dugaan korupsi pengadaan buku di Badan perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Riau yang telah ditingkatkan ke penyidikan sejak tahun 2011 lalu
  3. Dugaan korupsi pembangunan kawasan Kebun Nopi yang dianggarkan pada Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Riau, yang telah ditingkatkan ke penyidikan sejak Mei tahun 2011
  4. Dugaan korupsi lampu penerangan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak yang telah ditingkatkan ke penyidikan sejak tahun 2012 lalu
  5. Dugaan korupsi pengamanan Pantai Dorak yang dianggarkan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau yang telah ditangani sejak tahun 2013
  6. Dugaan korupsi Jembatan Timbang Dinas Perhubungan Riau yang ditangani sejak tahun 2013
  7. Dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Riau ke Universitas Islam Riau sebesar Rp2,8 miliar, yang sudah menetapkan Said Fazli selaku Direktur CV GEE dan Emrizal, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politij UIR sebagai tersangka
  8. Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus Pendidikan Kabupaten Kampar tahun 2011-2013, telah ditingkatkan ke penyidikan sekiar Mei 2014 lalu
  9. Dugaan korupsi Kredit Fiktif Bank Sari Madu, yang telah menetapkan HM Hafaz sebagai tersangka sejak tanggal 2 Juli 2014 lalu

Selain itu, beberapa perkara yang diselidiki tim Tindak Pidana Khusus Kejati Riau selama tahun 2014 yang masih jalan di tempat, yakni:

  1. Dugaan korupsi jasa pelabuhan Dumai
  2. Dugaan korupsi proyek pendistribusian surat suara Pemilu 2009 di Riau
  3. Dugaan korupsi Pembangunan Islamic Center Rokan Hulu
  4. Dugaan korupsi Jembatan Siak IV
  5. Dugaan korupsi SPPD Fiktir Disependa Kuansing
  6. Dugaan korupsi biaya penerimaan mahasiswa di Universitas Riau, telah diperiksa Bendahara Pengeluaran Direktorat Fakultas Ekonomi Universitas Riau
  7. dan lain-lain

Untuk itu, Forum LSM Riau Bersatu bersama masyarakat meminta:

  1. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau agar fokus terhadap kasus-kasus dan masalah yang belum tuntas dan bahkan yang mengendap di institusi masing-masing
  2. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau memperbaiki citra instansi hukum dengan bersikap independen, profesional, bersih dan transparan dalam menindaklanjuti aduan atau laporan masyarakat atas dugaan penyalahgunaan anggaran dan tindak pidana lainnya
  3. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau mengedepankan profesionalisme dalam menerima laporan atas sebuah kasus tanpa adanya intervensi dan tekanan dari pihak manapun dengan data-data yang valid yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, apalagi mencemarkan nama baik
  4. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau tidak tegiring kepentingan politik tertentu, apalagi masuk wilayah politik yang diciptakan beberapa kepentingan untuk meruntuhkan kewibawaan pemerintah Riau
  5. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau tidak tergiring dan harus mengklarifikasi persoalan H. Ir. Arsyadjuliandi Rachman, MBA menerima aliran dana SKK migas pada saat beliau menjadi anggota DPR RI. Itu adalah domainnya KPK, bukan lagi Polda Riau dan Kejati Riau, dan kami mengharap itu hanya isu politik
  6. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau diimbau agar mengambil langkah tegas jika ada aksi yang bersifat merusak citra dan wibawa pemerintah dengan opini yang tidak berdasar dan tanpa bukti serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, demi menciptakan situasi Riau yang aman, tenang dan kondusif
  7. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau diimbau untuk dapat bersikap tegas atas adanya isu “Trio Rahman”, karena ini telah masuk ranah penciptaan opini publik negatif yang diduga bersifat fitnah dan pencemaran nama baik

XpressAir Bakal Terbang di Pekanbaru

express-air-boeing-737

Pekanbaru kini kembali diminati oleh maskapai penerbangan, adalah XpressAir yang rencananya akan membuka rute penerbangan Palembang-Pekanbaru-Kepri mulai 18 Desember 2015.

XpressAir sendiri merupakan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia Timur yang berkantor di Chase Plaza 1st Floor (Lobby) Jl Jendral Sudirman Kav. 21 Jakarta.

Tentunya kehadiran XpressAir ini semakin menambah pilihan bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara.

Saat ini XpressAir melebarkan sayapnya dengan membuka rute Palembang-Pekanbaru (PP) dan Pekanbaru-Tanjung Pinang (PP) yang akan terbang perdana pada tanggal 18 Desember 2015 mendatang.

Adapun waktu keberangkatan dari Palembang pukul 10.30 WIB, kemudian tiba di Pekanbaru pukul 11.40 WIB. Lalu dari Pekanbaru ke Tanjung Pinang tiba pukul 11.55 WIB.

Selanjutnya dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru tiba pukul 15.30 WIB. Dilanjutkan ke Palembang tiba pukul 16.40 WIB. Frekuensi penerbangannya dilakukan tiap hari menggunakan Pesawat tipe dornier 328-100.

Glenn H Tampemawa, Pjs. Station Manager XpressAir Pekanbaru, mengatakan bahwa pihaknya meyakini rute penerbangan ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat Riau dan sekitarnya.

Glenn juga menyampaikan bahwa dengan membuka rute baru ini merupakan cara untuk memperluas konektivitas antar kota di indonesia, khususnya menjangkau wilayah di Riau dan Kepulauan Riau.

Pemko Buka Pengaduan Online

Demi mendukung penerapan “smart city“, Pemko Pekanbaru akhirnya membuat terobosan kepada masyarakat melalui pengaduan tentang kota secara online dengan mengakses pekanbaru.go.id/aspirasi-anda.

aspirasi

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus berharap dengan adanya pengaduan online ini dapat mengembangkan pembangunan Kota Pekanbaru melalui IT.

Jadi nantinya dapat membantu Pemko Pekanbaru dalam mempromosikan berbagai keunggulan yang ada di Kota Pekanbaru.

Terlebih lagi saat ini Kota Pekanbaru terus mengembangkan penerapan konsep smart city. Dengan layanan yang dapat digunakan masyarakat ini, aspirasi masyarakat akan direspon di sana.

Kabag Humas Setko Pekanbaru Alek Kurniawan menyebutkan bahwa selain menerima pengaduan online, Pemko Pekanbaru juga sedang menyiapkan bank data online.

Semua data tentang Pekanbaru nantinya akan ada di Bank data online ini. Mulai dari tempat makan, hotel, mal dan lain-lain.

Alex sendiri berharap dengan adanya Bank Data Online ini dapat memudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

9 Siswa Berprestasi Dapat Penghargaan

Source: Media Center Riau
Source: Media Center Riau

Peringatan Hari Guru Nasional yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (25/11) pagi tadi, ditandai dengan diberikannya penghargaan kepada sembilan siswa berprestasi pada tingkat nasional 2015 oleh Plt Sekdaprov Riau.

Berikut ini kesembilan siswa yang mendapat penghargaan oleh Pl Sekdaprov Riau, M. Hafis:

  1. M. Hazel Variansyah dari SD 002 Taluk Kuantan yang berhasil menjadi Juara II OSN bidang IPA tingkat nasional 2015
  2. Pipi Nellameta Kurniadi dari SD Dharma Yudha Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara III OSN, bidang Matematika tingkat Nasional 2015
  3. Ardha Bodhi Rakkito dari SD 08 Bengkalis yang berhasil menjadi Juara III Cipta Pantun lomba cipta seni pelajar tingkat Nasional 2015
  4. Grup SMPN Bernas Pelalawan yang berhasil menjadi Juara I Musik Tradisional FLS2N tingkat nasional 2015
  5. Grup SMPS As-Shofa Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara II Teknologi dan Rekayasa LPIR tingkat nasional 2015
  6. Andhia Putri Pratiwi dari SMP 02 Mandau, Kabupaten Bengkalis yang berhasil menjadi Juara III Renang O2SN tingkat Nasional 2015
  7. Arya Nugraha dari SMKN 2 Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara I Debat Bahasa Jepang tingkat Nasional 2015
  8. Lailatul Musyaropah dari SMAN 2 Pangkalan Kerinci Pelalawan yang berhasil menjadi juara I Kriya Putri FLS2N tingkat Nasional 2015
  9. Moch. Taufik Hidayatullah dari SMA 1 Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara III lomba Gerakan Indonesia Membaca Menulis tingkat Nasional 2015

Kesembilan siswa berprestasi tersebut mendapatkan bantuan beasiswa dengan nilai Rp. 4.000.000 hingga Rp. 6.000.000 dari Plt Sekdaprov Riau.

11 Tim Bertanding di Tour de Siak

tour de siak
Source: instagram

Tour de Siak yang dibuka Selasa (24/11) kemarin diikuti sekitar 11 tim yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Pada pergelaran kali ini, hanya 4 negera yang mengikuti event Tour de Siak.

Padahal seharusnya ada 12 tim dari luar negeri yang mengikuti pertandingan ini. Namun hanya 4 tim yang ikut, yakni Cebu Cycling Philippnes, NSC Malaysia, CCN Laos, dan Persatuan Lumba Basikal Terengganu.

Penyebabnya adalah karena waktu yang dijadwalkan sudah tidak sesuai, karena tim dari luar negeri tersebut juga mengikuti pertandingan lainnya.

Apalagi sebelumnya event ini sempat dibatalkannya akibat bencana asap pada September lalu. Demikian ungkap Sekretaris Tour de Siak 2015, Hendrisan, Selasa (24/11).

Untuk tim dalam negeri sendiri yang mengikuti kegiatan ini adalah CC (Customs Cycling Club), Pusatda Jatim, Indonesia National Team, KFC, ISSI DKI Jakarta, BSP Milagro, Siak dan Cycling Team.

Kendati peserta mengalami penurunan dibanding tahun lalu, namun hadiah yang berikan meningkat. Yakni total hadiahnya sebesar Rp 750 Juta.

Selain itu, ada banyak hadiah menarik yang diberikan panitia bagi peserta maupun penonton pergelaran event Tour de Siak 2015 kali ini.

Sebanyak 4 etape yang akan dilalui oleh para peserta, antara lain:

  1. Etape I: Siak-Dayun-Siak dengan jarak tempuh 154,12 km
  2. Etape II: Siak-Perawang-Siak menempuh jarak sejauh 182,87 km
  3. Etape III: Siak-Sungai Apit-Siak sejauh 115,41 km
  4. Etape IV: keliling Kota Siak sebanyak 5 putaran dengan jarak tempuh mencapai 87,28 km

Kelurahan Pekanbaru Dimekarkan Jadi 83

Kelurahan di Kota Pekanbaru akan kembali dimekarkan pada tahun 2016 mendatang. Jika sebelumnya hanya 58 kelurahan, nantinya akan dimekarkan menjadi 83 kelurahan.

Demikian yang diungkapkan oleh Kabag Tata Pemerintahan Pekanbaru, Irma Novrita, Jum’at (20/11). Irma menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tinggal menunggu pengesahan Rancangan Peraturan Daerah oleh DPRD.

Dalam usulan pemekaran ini, pihaknya menambah 25 Kelurahan baru yang tersebar pada 12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Jika pemekaran Kelurahan Pekanbaru ini disahkan pada tahun ini juga, maka pada tahun 2016 mendatang pihaknya juga akan langsung melakukan kajian bagi pemekaran Kecamatan.

Adapun pemekaran yang diupayakan Pemko ini juga untuk menunjang peningkatan status Pekanbaru dari kota besar menjadi metropolitan pada masa yang akan datang.

Upaya ini sendiri dilakukan karena pesatnya perkembangan jumlah penduduk Pekanbaru yang kini telah mencapai 1,3 juta jiwa.

Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi kota metropolitan ada persyaratan yang harus terpenuhi, baik administrasi maupun politis.

Rumbai Jadi Pilot Projek “Smart City”

smartcity

Kecamatan Rumbai ditunjuk oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai pilot projek penerapan program smart city di Pekanbaru pada tahun 2016.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Selasa (17/11). Ia meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menindaklanjuti segera.

Pemerintah Kota Pekanbaru sendiri serius menargetkan program smart city yang akan dimulai penerapannya tahun 2016.

Untuk awal dimulai dari satu Kecamatan Rumbai, karena belum dapat dilakukan secara menyeluruh akibat kesiapan dan ketersediaan sarana.

Rumbai nantinya akan membangun sistem link terhadap semua data kependudukan, yang mulai dari tingkat RT/RW hingga ke Kecamatan.

Nantinya akan diteruskan ke kantor Wali Kota, kemudian Wali Kota sendiri dapat mengecek data apa saja mengenai Kecamatan Rumbai.

Alasan terpilihnya Rumbai sebagai pilot projek adalah karena data sajian kependudukan yang dimilikinya telah lebih baik daripada kecamatan lainnya.

Camat Rumbai, Zulhelmi Arifin, mengatakan bahwa pihaknya sejak tahun 2014 telah memberlakukan program pembuatan peta dengan Sistem Informasi Geografi (SIG).

Adapun tujuan pembuatan peta berbasis SIG, agar tanah memiliki kepastian letak, ukuran dan terdata baik dalam arsip fisik maupun digital.

Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Pekanbaru sendiri telah melakukan pemasangan jaringan kabel “fiber optik” sepanjang 180 km di seluruh sudut kota beberapa waktu yang lalu.

Selain itu, dijelaskan oleh Dirut PD Pembangun Pekanbaru, Heri Susanto, pihaknya bersama dengan investor telah menyelesaikan pembangunan gedung server enam lantai di jalan Arifin Achmad.

Gedung server ini merupakan penyimpan data terbesar di Sumatera dan tak lama lagi akan di launching, tutup Heri.

McD Akan Buka di Pekanbaru

McDonald’s atau yang biasa disingkat dengan McD berencana akan membuka cabangnya kembali di Pekanbaru pada tahun ini, setelah sempat tutup beberapa tahun yang lalu.

mcd2
McD di simpang Jalan Sudirman-Tambusai beberapa tahun lalu (SkyscraperCity)

Kali ini rencananya akan dibangun di bekas Kantor Telkom, samping BNI 46, Jalan Jenderal Sudirman bawah. Kabarnya gerai ini akan standing alone atau gerai restoran independen yang buka selama 24 jam.

mcd1
Source Pict: SkysraperCity

Dibukanya cabang di Pekanbaru ini tak lepas dari pemilik waralaba McDonald’s di Indonesia, yakni PT Rekso Nasional Food, yang berupaya memperbanyak jumlah gerai independent store.

Biasanya, Rekso Nasional Food akan membuka sekitar 10 sampai 15 restoran McDonald’s. Awal tahun ini saja, jumlah gerai McDonald’s di Indonesia sebanyak 158 gerai, dimana 45% nya merupakan gerai berdiri sendiri.

Pengerjaan Gerai McD (SkyscraperCity)
Pengerjaan Gerai McD (SkyscraperCity)

Cukup menarik McDonald’s kembali membuka gerainya, akankah kali ini akan bertahan atau malah tutup seperti sebelumnya?

Pekanbaru Tuan Rumah Djarum Sirnas

sirnas15-banner-website-riau

Senin (23/11), Kota Pekanbaru menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan bulutangkis Djarum Sirkuit Nasional atau yang disingkat Djarum Sirnas Riau Open 2015.

Kejuaraan bulutangkis ini akan berlangsung hingga Sabtu (28/11) mendatang di GOR Sport Center Rumbai dan di GOR HTT (Himpunan Tjinta Teman) di Jalan Karya Indah, Payung Sekaki.

Kejuaraan ini mempertandingkan kategori usia anak-anak remaja, taruna, dewasa, dan pemula. Untuk kategori usia remaja, taruna, dan dewasa ditandingkan di GOR Sport Center Rumbai.

Sedangkan untuk kategori usia anak-anak dan pemula akan ditandingkan di GOR HTT (Himpunan Tjinta Teman) di Jalan Karya Indah, Payung Sekaki.

Disebutkan oleh Edyanto Sabarudin selaku kasubid turnamen dan perwasitan PP PBSI, bahwa total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 270 juta.

Untuk kategori dewasa Rp 220 juta, sementara sisanya sebesar Rp 50 juta untuk kategori anak-anak, pemula,  remaja, dan taruna.

Jumlah hadiah tersebut dapat dikatakan yang paling besar sepanjang pergelaran kejuaraan Djarum Sirnas tahun 2015 ini, yakni sama dengan seri Jawa Timur kemarin.

Edyanto pun berharap kepada seluruh pihak yang terlibat, baik panitia pelaksana, atlet, maupun masyarakat dapat menyukseskan Djarum Sirnas seri pamungkas 2015 ini.