Home Blog Page 160

Mengenal Vaksin Covid-19

0

Saat ini pemerintah Indonesia sedang menggalakkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Sebelum menolak dan menerima vaksin Covid-19 atau vaksin sinovac itu, yuk Encik dan Puan kita mengenal vaksin Covid-19 terlebih dahulu.

Apa itu Vaksin Covid-19

Berdasarkan buku paket advokasi vaksinasi Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan bersama Komite Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), vaksinasi adalah pemberian Vaksin yang khusus diberikan dalam rangka menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan.

Dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa sejak tahun 1796, vaksin diakui dan terbukti dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri tertentu. Dimana vaksin sendiri adalah zat aktif pada virus dan bakteri yang apabila disuntikkan, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus atau penyakit tersebut.

Kemudian juga disebutkan bahwa kontribusi vaksin pada turunnya angka penularan penyakit tertentu sangat besar. Beberapa vaksin berhasil menekan penyebaran penyakit menular seperti PD3I yg berpotensi menyebabkan wabah yaitu Campak, Polio, Difteri, dan Pertusis (batuk rejan), sesuai Permenkes 1501.

Berangkat dari hal tersebut, pemerintah sepakati untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 dengan harapan mampu menghentikan penyebaran wabah pandemi Covid-19.

Vaksin sendiri bukanlah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat. Vaksin COVID-19 dan 3M: memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta mencuci tangan pakai air mengalir dan sabun merupakan upaya yang sangat penting dalam menanggulangi pandemi.

Tujuan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi COVID-19 adalah bagian penting dari upaya penanganan pandemi COVID-19 yang menyeluruh dan terpadu meliputi aspek pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan: menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan memakai masker (3M), vaksinasi COVID-19, dan 3T (Tes, Telusur, Tindak lanjut).

Proses pengembangan

Dalam proses pengembangan vaksin, keamanannya terus diawasi dengan ketat pada tiap fase uji klinik, sehingga produk akhir sudah dipastikan aman dan efektif. Setelah tahapan uji klinik selesai, masih ada tahapan lain yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sebelum vaksin dapat didistribusikan kepada masyarakat.

Meski pada saat darurat dan dibutuhkan dengan cepat, keamanan dan efektivitas vaksin adalah prioritas utama pemerintah. Pengembangan vaksin tetap harus melalui tahapan pengembangan yang berlaku internasional yang secara umum terdiri dari:

  1. Tahap praklinik.
  2. Tahap klinis (fase 1-3).
  3. Persetujuan penggunaan dari BPOM berupa penerbitan Emergency Use Authorization (EUA) atau Nomor Izin Edar.

Secara garis besar, ketiga tahapan tersebut telah dijalankan oleh pemerintah Indonesia, hingga saat ini sudah dilakukan penyaluran vaksin Covid19 ke seluruh Indonesia dan sudah mulai dilakukan vaksinasi. Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi melalui kanal beritahu CNN Indonesia, menyebutkan bahwa target vaksinasi Covid19 RI 15 bulan yang dimulai dari Januari 2021.

Vaksin Sinovac huga sudah dinyatakan halal oleh MUI dan dinyatakan layak pakai oleh BPOM.

Seberapa ampuh?

Dari buku advokasi vaksin Covid-19 yang disusun oleh KPC PEN bersama Kementerian Kesehatan diterangkan efek perlindungan vaksin untuk uji klinis vaksin SINOVAC di Bandung masih menunggu laporan lengkap. Hingga saat ini, berdasarkan hasil uji klinis fase I dan II, vaksin yang tersedia terbukti aman dan meningkatkan kekebalan terhadap COVID-19.

Perlindungan yang akan diberikan vaksin COVID-19 nantinya, perlu tetap diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan 3M: memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun.

Jadi Encik dan Puan meskipun pemaksaan vaksinasi sudah dijalankan, bukan berarti kita semua akan abai dengan protokol kesehatan, justru tetap dijalankan sampai virus ini betul-betul berakhir.

Kelompok penerima vaksin

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Syarat Suntik Vaksin

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Efek yang ditimbulkan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BOM) baru-baru ini mengumumkan hasil uji klinis vaksin tersebut. Terungkap, ada beberapa efek samping yang bisa muncul setelah penyuntikan.

Efek samping lokal:

  1. nyeri
  2. indurasi atau iritasi
  3. kemerahan
  4. pembengkakan

Efek samping sistemik:

  1. myalgia atau nyeri otot
  2. fatigue atau kelelahan
  3. demam.

Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan, berbagai efek samping tersebut dikategorikan ringan-sedang. Selain itu, efek samping juga tidak berbahaya dan bisa pulih kembali.

Namun dari beberapa tokoh yang telah disuntik seperti Presiden RI Jokowi mengaku sempat pegal-pegal. Efek pegal-pegal itu dirasakan Jokowi dua jam usai disuntik.

Kemudian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merasa mengantuk usai disuntik vaksin Covid-19. Lalu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengaku tidak merasakan efek samping apapun usai disuntik vaksin virus corona.

Kepala BPOM Penny Lukito mengaku merasakan efek samping ringan usai disuntik vaksin. Ia menyebut dirinya hanya merasa pegal, namun tidak sampai mengganggu aktivitasnya.

Begitu juga dengan Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau, dr. Indra Yovi usai disuntik vaksin yang diikutip dari mediacenter.riau.go.id menyebutkan bahwa dirinya tidak merasa apa-apa dan mengaku hanya nyeri disuntik biasa.

Nah, dari penjelasan beberapa tokoh di atas dijelaskan bahwa tidak ada efek samping yang membahayakan yang dirasakan oleh para tokoh. Namun untuk keamanan usai disuntik vaksin, setiap orang yang divaksin akan dipantau dan diberikan tempat istirahat terlebih dahulu selama 30 menit. Jika tidak terjadi gejala maka kembali bisa melanjutkan aktivitas dan 14 hari kemudian akan kembali menjalani suntik vaksin kedua.

Itulah beberapa penjelasan seputar Vaksin Covid-19, semoga bisa membantu menambah pemahaman Encik dan Puan. Lalu bagaimana Encik dan Puan, masih ragu untuk divaksin?

Update Info Covid19 Riau Hari Ini: Tambah 188, Sembuh 139

Update Info Covid19 di Riau Hari Ini (Minggu, 17/1/2021) bertambah sebanyak 188 orang, 139 pasien yang telah sembuh, dan 1 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 27.149 kasus menjadi 27.337 kasus.

Dari Update Info Covid19 Riau Hari Ini, sebanyak 25.153 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 584 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 964 orang isolasi mandiri, serta 636 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Atas penambahan ini, Riau menjadi posisi tertinggi penambahan positif Covid-19 di Sumatera. Sumatera Barat diurutan kedua dengan 168 kasus, Lampung diurutan ketiga dengan 118 kasus dan Bangka Belitung dengan 85 kasus.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Tn HR (60) yang merupakan warga Kota Pekanbaru.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 65.855 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 70 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 62.831 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.780 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 174 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 659 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 607 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 208.679 sampel.

Turunkan Kolestrol Tinggi Dengan Konsumsi 7 Buah Ini

Tubuh kita membutuhkan kolesterol agar bekerja dengan baik. Meski demikian, diperlukan kontrol untuk turunkan kolestrol tinggi.

Karena saat kolesterol naik, maka lemak darah tersebut dapat mengendap pada dinding arteri dan menyebabkan penyakit.

Lama-kelamaan endapan lemak ini akan mengeras di dinding pembuluh darah dan menyebabkan pembuluh darah menyempit. Hal inilah yang bisa memicu penyakit jantung dan stroke.

Oleh sebab itu, kadar kolesterol dalam darah harus terus dikontrol. Jika terlalu tinggi, bisa memunculkan penyakit berbahaya lain. Dengan menjaga pola makan sehat bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan kolesterol.

Selain itu, terdapat beberapa makanan yang bisa menjaga kadar kolesterol stabil dalam darah. Beberapa di antaranya adalah sayur dan buah-buahan.

Berikut 7 buah-buahan yang dapat turunkan kolestrol tinggi:

Pisang
Pisang merupakan salah satu buah yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Pisang bisa menurunkan kolesterol dengan cara membersihkan dari saluran pencernaan, sehingga kolesterol tidak menyumbat aliran darah dan arteri. Demi kesehatan pembuluh darah dan jantung, konsumsi pisang setiap pagi.

Apel
Apel juga mengandung pektin yang mampu menyerap kolesterol dan lemak jahat dalam usus halus, lalu dikeluarkan dari tubuh lewat urin dan feses. Selain makan langsung buah apel, Ncik dan Puan juga bisa konsumsi cuka apel yang ampuh dalam meningkatkan HDL. Bagi penderita diabetes tipe 2, cuka apel bisa meningkatkan sensitivitas insulin.

Mangga
Vitamin C pada buah tropis ini juga berperan dalam membantu menurunkan kolestrol. Mangga memiliki kalium yang tinggi, kalium sendiri mampu menyeimbangkan sel cairan tubuh, mengontrol tekanan darah dan detak jantung. Selain menstabilkan kolesterol, mangga juga bagus dikonsumsi bagi Ncik dan Puan yang memiliki penyakit jantung.

Anggur
Buah penurun kolesterol selanjutnya adalah anggur. Anggur mengandung antioksidan quercetin yang dapat mencegah peradangan dalam tubuh. Buah penurun kolesterol satu ini juga memiliki kandungan flavonoid yang bisa mencegah penggumpalan darah dan menangkal radikal bebas. Ncik dan Puan cukup memakan sekitar 200 gram anggur untuk mengurangi tanda-tanda peradangan.

Pepaya
Tanaman pepaya memang dikenal sebagai tanaman multiguna sebab dari akar hingga daun semua bisa berguna untuk manusia maupun hewan. Pepaya juga dapat menurunkan kolestrol karena kandungan vitamin C dan E di dalamnya. Saat Ncik dan Puan makan pepaya, vitamin C dan E di dalamnya akan menyatu dengan enzim paraxonase, lalu kesatuan ini mampu menghambat terjadinya proses oksidasi kolesterol pada pembuluh darah.

Tomat
Selain pisang, tomat juga kaya akan kalium serta vitamin A dan C. Senyawa likopen yang terkandung di dalam tomat juga sangat efektif mengurangi kolesterol. Berdasarkan penelitian, dengan mengonsumsi 60 gram tomat atau sari dari satu buah tomat setiap hari sudah cukup untuk memperoleh khasiat buah tomat. Buah penurun kolesterol yang satu ini hampir bisa dipastikan kalau mudah didapatkan di manapun.

Semangka
Semangka memiliki kandungan yang sama dengan buah penurun kolesterol sebelumnya, yaitu likopen. Karenanya semangka masuk dalam daftar buah-buahan yang bagus dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi. Semangka yang tersusun dari 92% air juga akan membuat tubuh terhidrasi setelah menyantapnya.

Selain itu, penting juga untuk tahu apa saja makanan yang sebaiknya dihindari demi menjaga kadar kolesterol dalam tubuh agar tidak melonjak tinggi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Hindari konsumsi terlalu banyak sodium yang dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Hindari konsumsi terlalu banyak gula yang meningkatkan risiko kelebihan berat badan, penyakit jantung, diabetes, dan tentu saja kolesterol.
  • Selalu baca label komposisi makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Demi menjaga kadar kolesterol agar tetap rendah dan mengurangi risiko komplikasi penyakit lainnya, Ncik dan Puan harus disiplin menjaga pola makan serta menjalani gaya hidup sehat.

Update Info Covid-19 Riau Hari Ini: Tambah 96, Sembuh 166

Update Info Covid-19 di Riau Hari Ini (Sabtu, 16/1/2021) bertambah sebanyak 96 orang, 166 pasien yang telah sembuh, dan 5 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 27.149 kasus.

Dari Update Info Covid-19 Riau Hari Ini, sebanyak 25.014 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 565 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 935 orang isolasi mandiri, serta 635 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Atas penambahan ini, Riau masih masuk daftar daerah tertinggi penambahan pasien positif Covid-19 di Pulau Sumatera yakni urutan ketiga. Sumatera Barat di urutan pertama dengan 182 kasus, Lampung di urutan kedua dengan 114 kasus dan Sumatera Selatan dengan 74 kasus.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Ny. TY (38) warga Dumai, Tn. HY (41) warga Inhu, Ny. RT (64) dan Ny. OTT (78) warga Pekanbaru, dan Tn. SM (42) warga Rohul.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 65.748 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 21 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 62.733 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.821 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 173 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 560 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 479 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 208.020 sampel.

Update Info Corona Riau Hari Ini: Tambah 93, Sembuh 119

Update Info Corona di Riau Hari Ini (Kamis, 14/1/2021) bertambah sebanyak 93 orang, 119 pasien yang telah sembuh, dan 1 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 26.790 kasus menjadi 26.883 kasus.

Dari Update Info Corona Riau Hari Ini, sebanyak 24.664 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 540 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.591 orang isolasi mandiri, serta 628 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Tn. A (70) yang merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 65.271 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 62.236 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.774 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 169 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 631 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 540 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 206.602 sampel.

Update Info Covid Riau Hari Ini: Tambah 138, Sembuh 89

Update Info Covid di Riau Hari Ini (Rabu, 13/1/2021) bertambah sebanyak 138 orang, 89 pasien yang telah sembuh, dan 5 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 26.652 kasus menjadi 26.790 kasus.

Dari Update Info Covid Riau Hari Ini, sebanyak 24.545 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 561 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.057 orang isolasi mandiri, serta 627 pasien yang telah meninggal.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Ny NR (68) warga Pekanbaru. Ny SKS (41) warga Dumai. Tn JG (54) warga Dumai. Tn WZ (48) warga Bengkalis, dan Ny G (43) warga Inhu.

Ke-138 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 11 kasus, Dumai 19 kasus, Inhil 4 kasus, Inhu 12 kasus, Kampar 5 kasus, Kuansing 2 kasus, Meranti 4 kasus, Pekanbaru 45 kasus, Pelalawan 4 kasus, Rohil 8 kasus, Rohul 14, Siak 4 kasus, dan dari provinsi lain 6 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 64.761 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 62.236 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.346 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 169 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 774 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 684 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 205.971 sampel.

Info Kasus Corona di Riau: Tambah 266, Sembuh 78

Info Kasus Corona di Riau Hari Ini (Selasa, 12/1/2021) bertambah sebanyak 266 orang, 78 pasien yang telah sembuh, dan 2 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 26.386 kasus menjadi 26.652 kasus.

Dari info kasus Corona di Riau Hari Ini, sebanyak 24.456 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 563 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.011 orang isolasi mandiri, serta 622 pasien yang telah meninggal.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Ny S (40) warga Bengkalis, dan Ny N (33) warga Inhil.

Ke-266 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 8 kasus, Dumai 8 kasus, Inhil 15 kasus, Inhu 11 kasus, Kampar 10 kasus, Kuansing 4 kasus, Pekanbaru 154 kasus, Pelalawan 6 kasus, Rohil 8 kasus, Siak 27 kasus, dan dari provinsi lain 15 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 64.646 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 62.072 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.395 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 169 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 924 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 856 orang.

Info Kasus Covid di Riau: Tambah 88, Sembuh 99

Info Kasus Covid di Riau Hari Ini (Senin, 11/1/2021) bertambah sebanyak 88 orang, 99 pasien yang telah sembuh, dan 2 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 26.386 kasus.

Dari info kasus Covid di Riau di Hari Ini, sebanyak 24.378 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 488 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 900 orang isolasi mandiri, serta 620 pasien yang telah meninggal.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Ny SBS (66) warga Rohil, dan Tn YY (50) warga Inhil.

Ke-192 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 1 kasus, Dumai 2 kasus, Inhil 9 kasus, Inhu 9 kasus, Kampar 8 kasus, Kuansing 2 kasus, Pekanbaru 32 kasus, Pelalawan 6 kasus, Rohil 2 kasus, Rohul 4 kasus, Siak 5 kasus, dan dari provinsi lain 7 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 64.303 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 61.715 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.409 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 169 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 444 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 384 orang.

Info Kasus Covid19 di Riau: Tambah 134, Sembuh 152

Info Kasus Covid19 di Riau Hari Ini (Sabtu, 9/1/2021) bertambah sebanyak 134 orang, 152 pasien yang telah sembuh, dan 7 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 25.998 kasus menjadi 26.132 kasus.

Dari info kasus Covid19 di Riau di Hari Ini, sebanyak 24.171 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 506 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 840 orang isolasi mandiri, serta 615 pasien yang telah meninggal.

Atas penambahan ini, Riau menjadi Provinsi kedua tertinggi penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di pulau Sumatera. Berikut rinciannya:

1. Provinsi Aceh sebanyak 16 kasus
2. Provinsi Sumatera Utara sebanyak 89 kasus
3. Provinsi Sumatera Barat sebanyak 182 kasus
4. Provinsi Riau sebanyak 134 kasus
5. Provinsi Jambi sebanyak 44 kasus
6. Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 89 kasus
7. Provinsi Bengkulu sebanyak 39 kasus
8. Provinsi Lampung sebanyak 119 kasus
9. Provinsi Bangka Belitung sebanyak 71 kasus
10. Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 60 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 64.092 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 61.630 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.283 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 169 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 668 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 599 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 204.011 sampel.

Info Kasus Covid-19 di Riau: Tambah 192, Sembuh 114

Info Kasus Covid-19 di Riau Hari Ini (Jumat, 8/1/2021) bertambah sebanyak 192 orang, 114 pasien yang telah sembuh, dan 5 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 25.806 kasus menjadi 25.998 kasus.

Dari info kasus Covid-19 di Riau di Hari Ini, sebanyak 24.020 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 466 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 904 orang isolasi mandiri, serta 608 pasien yang telah meninggal.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Tn ZA (67) warga Dumai, Tn S (53) warga Kampar, Tn S (32) warga Pekanbaru, Tn MS (64) warga Provinsi Lain, dan Tn P (53) warga Siak.

Ke-192 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 6 kasus, Dumai 13 kasus, Inhil 27 kasus, Inhu 6 kasus, Kampar 16 kasus, Kuansing 2 kasus, Meranti 3 kasus, Pekanbaru 83 kasus, Pelalawan 5 kasus, provinsi lain 2 kasus, Rohil 6 kasus, Rohul 4 kasus, dan Siak 18 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 63.796 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 61.561 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.056 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 169 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.024 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 925 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 203.343 sampel.