Home Blog Page 253

2019 – Warga Negara Indonesia Wajib BPJS ?

0

Baru-baru ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menyatakan bahwa seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan pada 1 Januri 2019 yang akan datang.
Direktur utama BPJS, Fahmi Idris, mengingatkan, kewajiban ini juga berlaku untuk semua badan usaha kecil hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Tujuan, dilaksanakannya peraturan ini tentu saja agar seluruh WNI bisa mendapatkan jaminan kesehatan yang layak. Saat ini, baru sekitar 142 juta WNI yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan.
Selanjutnya, Fahmi Idris juga menyatakan,”Jika tidak melaksanakan kewajiban tersebut, akan ada sanksi untuk badan usaha tersebut, mulai dari sanksi administrasi sampai dengan penghentian layanan publik tertentu kepada yang bersangkutan. Dan untuk menertibkan hal itu, kami lakukan kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi di 12 Provinsi di Indonesia.”
Adapun sanksi yang berlaku, menurut Peraturan Presiden No.86 Tahun 2013 Pasal 9 Ayat 2:
Sanksi tidak mendapat pelayanan publik tertentu yang dikenai kepada setiap orang, selain pemberi kerja, pekerja, dan penerima bantuan iuran yang memenuhi persyaratan kepesertaan dalam jaminan sosial meliputi:
a. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
b. Surat Izin Mengemudi (SIM)
c. Sertifikat Tanah;
d. Paspor; atau
e. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

ayat 3
Pengenaan sanksi tidak mendapat pelayanan publik tertentu dilakukan oleh unit pelayanan publik pada instansi pemerintah, pemerintah daerah propinsi, atau pemerintah daerah kabupaten/kota.
Hal ini ditegaskan usai penandatanganan kesepahaman antara BPJS dengan 12 Kejaksaan Tinggi se-Indonesia di Dyandra Convention Hall, Gramedia, di Surabaya, Kamis 24 April 2015.

Bagaimana menurut Ncik dan Puan ? Setujukah dengan adanya peraturan seperti yang telah dijelaskan di atas ?

Tarif Angkutan Umum di Pekanbaru Turun

Tarif angkutan umum di Pekanbaru akhirnya turun terhitung 1 Mei 2016 kemarin. Adapun penurunan tarifnya adalah sebesar Rp 500.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai memberlakukan tarif baru untuk semua jenis angkutan umum, baik itu oplet, bus kota, Trans Metro Pekanbaru dan taxi.

Diterangkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Arifin Harahap, Selasa (3/5), bahwa penurunan tarif ini telah disepakati oleh pengusaha dan organisasi gabungan angkutan darat (Organda).

Dikatakan oleh Arifin Harahap, kini hanya tinggal menunggu persetujuan Wali Kota saja untuk diterbitkan SK penurunan tarif angkutan umum ini.

Dengan turunnya tarif angkutan umum sebesar Rp 500, maka tarif oplet dan bus kota juga akan turun dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.500. Untuk anak sekolah dari Rp 3.500 turun menjadi Rp 3.000.

Penurunan tarif angkutan umum ini juga berlaku untuk taxi, di mana harga buka pintunya akan turun dari Rp 7.500 menjadi Rp 7.000.

Pihaknya berharap agar semua pelaku usaha dan pihak Organda untuk mematuhi kesepakatan penurunan tarif angkutan umum ini.

Sementara itu, Perusahaan Daerah Pembangunan Kota Pekanbaru, selaku operator Trans Metro Pekanbaru (TMP) mengakui bahwa belum memberlakukan tarif baru angkutan umum.

Direktur PD Pembangunan Pekanbaru, Heri Susanto, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima Surat Keputusan (SK) Wali Kota terkait penurunan tarif tersebut.

Sejauh ini pihaknya masih akan memberlakukan tarif lama sesuai SK, yakni Rp 4.000 untuk kalangan umum dan Rp 3.000 untuk kalangan pelajar.

AirAsia Buka Rute Surabaya-Pekanbaru

Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia membuka penerbangan baru dengan rute Surabaya-Pekanbaru. Hal ini dalam rangka memperkuat serta memperluas jaringan penerbangan domestik AirAsia.

Penerbangan rute Surabaya-Pekanbaru ini secara resmi beroperasi hari ini (Ahad, 1/5) dan terbang setiap hari (7x seminggu) via Bandung menggunakan armada Airbus A320 dengan kapasitas 180 kursi.

Dikatakan oleh Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, Ahad (1/5) bahwa rute ini dibuka karena sejalan dengan komitmen AirAsia Indonesia untuk berperan serta dalam memajukan perekonomian lokal.

Selain itu, rute Surabaya-Pekanbaru ini untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat akan penerbangan yang menghubungkan Surabaya dengan Pekanbaru.

Seperti yang diketahui bahwa Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, sedangkan Pekanbaru adalah ibu kota Provinsi Riau yang kaya sumber daya alam berupa minyak, gas serta berbagai hasil perkebunan seperti kelapa sawit.

Sebelumnya AirAsia telah mengoperasikan rute Surabaya-Bandung dan Bandung-Pekanbaru secara terpisah, kini pihaknya membuka layanan penerbangan point to point transit Surabaya dan Pekanbaru via Bandung.

Sunu dalam keterangan resminya mengatakan bahwa rute Surabaya-Pekanbaru via Bandung ini akan menambah kenyamanan pelanggan dalam bepergian dengan AirAsia Indonesia.

Rute Surabaya-Pekanbaru ini juga diharapkan dapat memberikan pilihan wisata domestik yang menarik bagi masyarakat Pekanbaru dengan berbagai tempat wisata budaya dan kuliner di Surabaya dan juga Jawa Timur.

Untuk dapat memperoleh tiket rute Surabaya-Pekanbaru dan rute Pekanbaru-Surabaya ini Encik dan Puan dapat menghubungi call center AirAsia pada nomor 0804 1 333 333/ 021-29270999 atau klik airasia.com.

Harga tiketnya dimulai dari Rp 799.000. AirAsia Indonesia sendiri mengoperasikan satu rute domestik dari Pekanbaru yaitu Pekanbaru-Bandung (7x sepekan), serta rute internasional Pekanbaru-Kuala Lumpur (10x sepekan).

Bujang Dara Pekanbaru 2016

Tadi malam (Jumat, 29/4), bertempat di SKA Co Ex Jalan Soekarno Hatta, diadakanlah malam pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2016.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2016 ini adalah untuk menjaring Duta yang akan memperkenalkan Kota Pekanbaru, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Acara malam Grand Final Bujang Dara Pekanbaru 2016 ini dibuka pada pukul 21.00 WIB oleh Wali Kota Pekanbaru, DR H. Firdaus S.T., M.T.

Kemudian satu per satu ke-24 Bujang Dara Pekanbaru 2016 ini diperkenalkan kepada seluruh tamu undangan dan seluruh pengunjung yang memadati ruangan.

Setelah diisi dengan berbagai penampilan hiburan, acara kemudian dilanjutkan ke pemilihan lima besar Bujang Dara Pekanbaru 2016.

Adapun Bujang yang terpilih dalam lima besar antara lain Rinaldy Saputra, Arya Purnama, Muhammad Rezqa Kalifa, Mohammad Said dan M. Yefi Hidayat.

Sedangkan Dara yang berhasil masuk lima besar adalah Risa Wara Elzati, Isti Dwi Suryani, Elsy Novia, Mona Dwi Artika dan Fica Nabila Lubis.

Ke-10 Bujang dan Dara tersebut diberi berbagai pertanyaan dengan batas waktu 30 detik yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan para dewan juri dalam memilih siapa yang layak maju ke tiga besar.

Setelah para dewan juri berunding, maka Bujang Dara Pekanbaru 2016 pun memasuki tiga besar. Para bujang yang berhasil melaju ke tiga besar adalah Rinaldy Saputra, Arya Purnama dan Muhammad Rezqa Kalifa.

Sementara itu Dara yang terpilih masuk ke dalam tiga besar antara lain, Risa Wara Elzati, Mona Dwi Artika dan Fica Nabila Lubis.

Sebelum pemenang Bujang Dara Pekanbaru diumumkan, acara dilanjutkan pada pengumuman pemenang Bujang dan Dara Online, yakni Syarif Dwi Adrianto (Bujang) dan Fauziah (Dara).

Kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Bujang Dara Atribut, yang mana M. Yefi Hidayat berhasil meraih Bujang Fotogenik dan Fica Nabila Lubis meraih Dara fotogenik.

Pemenang Bujang Favorit jatuh pada Riezky Fauzie Almukarrom, untuk Dara favorit jatuh pada Mona Dwi Artika. Bujang Intelegensia diraih oleh Mohammad Said dan Dara intelegensia diraih Rizky Sri Utami.

Lalu sampailah pada pengumuman pemenang Bujang Dara Pekanbaru 2016, Muhammad Rezqa Kalifa terpilih sebagai Bujang Pekanbaru 2016 dan Mona Dwi Artika sebagai Dara Pekanbaru 2016.

Sementara itu posisi Runner up Bujang diraih Arya Purnama dan Daranya Fica Nabila Lubis. Rinaldy Saputra bersama Risa Wara Elzati menempati Runner up 2 Bujang dan Dara Pekanbaru 2016.

Tahniah kepada semua pemenang Bujang Dara Pekanbaru 2016, harumkan nama Kota Pekanbaru di kancah nasional dan internasional.

Bus Air Senapelan Operasikan Untuk Desa Okura?

Bus Air Senapelan yang saat ini tidak beroperasi lagi dinilai oleh Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata Indonesia (ASITA) Riau dapat dioperasikan untuk mengangkat desa wisata di Okura atau menyusuri Sungai Siak.

Dede Firmansyah, Ketua ASITA Riau, Jumat (29/4) menyanyangkan mangkraknya Bus Air Senapelan. Padahal katanya, bus air tersebut dapat dimanfaatkan untuk transportasi di wisata dakwah Okura atau menjelajahi Sungai Siak.

Bus Air Senapelan yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan ini diresmikan pengoperasiannya oleh Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, pada tanggal 29 Oktober 2015 yang lalu dan digadang-gadangkan menjadi ikon wisata di Sungai Siak.

Meski pemerintah pusat telah mengucurkan dana sebesar Rp2,2 miliar dari APBN tahun 2014, kenyataannya Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru gagal menarik minat masyarakat Kota Pekanbaru.

Saat pertama kali launching, Bus Air Senapelan ini berlayar sebanyak 4 kali dalam sepekan. Yakni pada hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Ahad.

Adapun untuk rutenya dimulai dari Pelabuhan Sungai Duku ke Pelabuhan Pelindo, Kampung Bandar (Meranti Pandak), PLTU Tenayan Raya, Desa Okura, Desa Melebung, pulang pergi dengan memakan waktu tiga jam sekali jalan.

Selama tiga jam pelayaran tersebut, Bus Air Senapelan menghabiskan bahan bakar minyak jenis premium sekitar 200 liter dan beroperasional sekitar tiga bulan, sebelum berhenti operasi awal tahun 2016.

Padahal bus air ini dapat mengangkut penumpang sebanyak 50 orang dan dapat menjadi akses transportasi ke desa wisata dakwah Okura.

Pada akhir tahun lalu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Hermanius, menyatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan wisata air agar menjadi ikon wisata di Kota Pekanbaru.

Hermanius berujar bahwa pengembangan wisata air tersebut akan dilakukan di Bandar Senapelan, daerah tepian Sungai Siak yang biasanya diadakan acara petang megang dalam menyambut datangnya Ramadhan.

Nantinya area di sekitar Bandar Senapelan akan dibuat kuliner terapung yang merupakan konsep water front city. Selain itu juga akan ada pengembangan di seberang Sungai Siak atau Desa Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Seperti yang diketahui bahwa di kawasan Desa Okura masih banyak penduduk asli Suku Melayu. Oleh karena itu pihaknya akan mempromosikannya pada para wisatawan.

Kampung UKM Digital Pekanbaru

Bekerjasama dengan PT. Telkom (Persero), Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan Kampung UKM Digital. Fasilitas ini ditujukan kepada para pelaku usaha kecil mikro (UKM).

Kampung UKM Digital yang pertama di Kota Pekanbaru ini merupakan wilayah yang memiliki fasilitas online untuk memajukan pemasaran produk industri kreatif.

Launching ini dilakukan di Jalan Muhajirin gang Guru blok 12, Pekanbaru. Hal ini menunjukkan kontribusi nyata pemerintah dan pelaku usaha dalam memberdayakan UKM.

Demikian yang dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru, Ingot Achmad Hutasuhut, Jumat (29/4). Kampung UKM Digital katanya adalah suatu keharusan dan tuntutan zaman.

Lebih lanjut lagi, ia menyebut bahwa UKM dapat maju didukung dengan teknologi digital. Karena aspek promosi pemasaran dan publikasi serta serapan pasar akan dapat dilakukan melalui digital sehingga menjangkau lebih luas.

Ingot kemudian menyebutkan bahwa Kampung UKM digital ini nantinya akan menjadi wadah bagi warga yang menghasilkan produk kerajinan serta saling belajar dan membangun kemandirian.

Terkait kerjasama ini, General Manager Telkom Riau Daratan, Mohammad Syibli, mengaku bahwa pemberian fasilitas teknologi bagi UKM ini merupakan program nasional untuk mendorong kemajuan industri kreatif.

Selain itu, kerja sama ini menurutnya perlu dukungan berbagai elemen agar hasilnya maksimal, seperti para pelaku usaha, pihak pemerintah, UKM serta peran dari media.

Syibli juga menambahkan bahwa dengan adanya Kampung UKM Digital, para pelaku UKM akan mendapat kemudahan, difasilitasi pelatihan manajeman, IT dan marketing, serta belajar bisnis dengan jaringan.

Jadwal Tanding PSPS Pekanbaru di ISC B 2016

0

Klub sepakbola kesayangan warga Kota Bertuah, PSPS Pekanbaru akan mengikuti kompetisi Indonesia Soccer Champions (ISC) B 2016.

Adapun pada ajang ISC B ini, PSPS Pekanbaru sendiri berada di grup I. Dalam grup ini ada 7 tim, sehingga setiap tim akan melakoni sebanyak 12 pertandingan baik kandang maupun tandang.

7 tim yang tergabung dalam grup I ISC B ini antara lain:

  1. Persiraja Banda Aceh
  2. PSBL Langsa
  3. PSMS Medan
  4. Persebo (Banyuasin – Palembang)
  5. PS Bintang Jaya
  6. PSPS Pekanbaru
  7. PS Bangka

PSPS Pekanbaru akan melakoni pertandingan perdana di kandang, dengan menjamu Persebo Musi Raya. Sementara pada akhir penyisihan grup, PSPS juga akan melakoni pertandingan kandang melawan PS Bintang Jaya Asahan.

Berikut ini jadwal pertandingan penyisihan grup I yang dirilis oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku Operator ISC B 2016:

No Tanggal Jadwal
1 1 Mei 2016 PSPS Pekanbaru vs Persebo Musi Raya
2 7 Mei 2016 PSBL Langsa vs PSPS Pekanbaru
3 14 Mei 2016 PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh
4 29 Mei 2016 PS Bangka vs PSPS Pekanbaru
5 4 Juni 2016 PSPS Pekanbaru vs PSMS Medan
6 16 Juni 2016 PS Bintang Jaya Asahan vs PSPS Pekanbaru
7 23 Juni 2016 Persebo Musim Raya vs PSPS Pekanbaru
8 6 Agustus 2016 Persiraja Banda Aceh vs PSPS Pekanbaru
9 13 Agustus 2016 PSPS Pekanbaru vs PSBL Langsa
10 21 Agustus 2016 PSPS Pekanbaru vs PS Bangka
11 27 Agustus 2016 PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru
12 3 September 2016 PSPS Pekanbaru vs PS Bintang Jaya Asahan

Untuk memancing penonton lebih banyak, maka Panpel pertandingan kandang PSPS Pekanbaru memberikan diskon sebesar 50 persen di tribun timur Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.

Diskon ini akan diberikan untuk pertandingan perdana PSPS di ISC B 2016, Ahad (1/5), saat PSPS Pekanbaru akan menjamu Persebo Musi Raya.

Dikatakan oleh Ketua Panpel PSPS, Bambang Pratama, Kamis (28/4), bahwa selain memancing suporter, diskon ini diharapkan dapat membantu Panpel PSPS Pekanbaru dalam hal pendanaan.

Diskon ini memiliki syarat, yakni hanya diberikan kepada pelajar dan juga anggota Sekolah Sepakbola (SSB). Yang mana Tribun timur memang dikhususkan untuk kedua kategori tersebut.

Skuad PSPS Pekanbaru di Ajang ISC B 2016

0

Lama tak terdengar kabar tim sepakbola kesayangan warga Kota Pekanbaru, PSPS Pekanbaru. Klub berjuluk Asykar Bertuah ini kini tengah bersiap mengikuti kompetisi Indonesia Soccer Champions (ISC) B 2016.

Rabu (27/4) sore, bertempat di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, PSPS Pekanbaru melakukan uji coba dengan Nabil FC.

Total ada sebanyak 23 pemain yang masuk skuad PSPS Pekanbaru, berikut ini nama-namanya:

  1. Susanto (PSPS)
  2. Parningotan S (PSPS)
  3. Amril (PSPS)
  4. Ifrawadi (PSPS)
  5. Teguh Maulana (Riau Pos Erdeka FC)
  6. Randi Nov (PSPS)
  7. Rendi Saputra (Pra PON Riau)
  8. Riki Solehudin (Pra PON Riau)
  9. Riki Dwi Saputro (Pra PON Riau)
  10. M Muklis (Pra PON Riau)
  11. M Halif (Pra PON Riau)
  12. Ponda Dwi Saputra (PSPS)
  13. Hasbullah (PSPS)
  14. Arif Budi Darmawan (PSPS)
  15. Ardy (Persiram)
  16. Heri Prasetyo (Barito Putra)
  17. Renggur (Persitara Jakut)
  18. Basiral (Pra PON Riau)
  19. Ardiansyah R (Pusam Borneo FC)
  20. Aga Mahardika Nst (Pra PON Riau)
  21. D Gultom (PBR)
  22. Firman Septian (PSPS)
  23. Dimas (Angkasa)

Dari 23 pemain tersebut, PSPS Pekanbaru juga memagangkan 3 pemain PPLP Riau yaitu Irvan Fadillah, Arya Mandala Putra, dan M Yoga Pratama.

Sementara itu, ada 3 pemain lokal nasional yang terpaksa dipulangkan karena tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Mereka adalah Syafriza (Perserang), Egi Alis (PS Sumbawa), dan Hermansyah Muclis (Pusam Borneo FC).

Philep Hansen Maramis selaku Pelatih Kepala mengatakan bahwa dari 23 nama pemain tersebut, 17 di antaranya merupakan pemain lokal Riau, 6 pemain lokal nasional dan 3 pemain magang dari PPLP Riau.

Ia kemudian mengatakan bahwa pihaknya dari tim kepelatihan merekomendasikan semua pemain tersebut kepada manajemen untuk segera dikontrak.

Sementara itu, Dian Eka Putra selaku Sekretaris PSPS Pekanbaru mengatakan, bahwa pihak manajemen Kamis (28/4) akan segera menyelesaikan masalah kontrak pemain.

Pemadaman Listrik 28 April 2016

0

Hari ini, Kamis (28/4), PT PLN (Persero) kembali melakukan pemadaman listrik bergilir di sebagian wilayah Kota Pekanbaru dengan rentang waktu beberapa jam per wilayahnya.

Adapun pemadaman ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga Jumat (29/4) pukul 01.00 WIB dini hari. Terkait pemadaman listrik bergilir ini, Humas PLN Cabang Pekanbaru, Komang memohon maaf kepada para pelanggan PLN atas ketidaknyamannya.

Pemadaman listrik dari pagi sampai sore yang terjadi sekarang ini dikarenakan adanya perbaikan jaringan. Sedangkan untuk pemadaman pada malam hari dengan durasi 2 jam, karena adanya defisit dari sisi pembangkit.

Berikut ini daerah yang mengalami pemadaman listrik:

Pukul 09.00 – 16.00 WIB 
Jalan Kubang Raya, Jalan Suka Karya, Jalan Bupati, Jalan Tambusai

Jalan Garuda Sakti, Kualu, Jalan Raya Bangkinang, Jalan Rimbo Panjang, UIN Suska, Sungai Pinang dan sekitarnya.

Jalan Utama, Jalan Utama ujung, Jalan Sei mintan, Jalan Arifin ahmad, Jalan Rawa Indah, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bandara, Bandara SSK II dan sekitarnya.

Jalan SM Amin, Ring road, Kantor Pajak, Jalan Rajawali Sakti Ujung, Villa Tiga Dara, Jalan Melati, Jalan Sekuntum, Jalan Lobak, Jalan Delima, Jalan Soekarno Hatta dan sekitarnya

Pukul 17.00 – 19.00 WIB
Jalan Lokomotif, Jalan Dwikora, Jalan Cemara, Jalan Kelapa Sawit, Jalan Rawamangun, Jalan Lumba -Lumba, Jalan Akasia, Jalan Harapan Raya, Jalan Kasah, Jalan Sakuntala, Hotel Labersa dan sekitarnya.

Jalan Tambusai, Riau Mandiri, Global Bangunan, Jalan Pembangunan, Jalan Punai, Jalan Kuau, Jalan Balam, Jalan Manggis, Jalan Taskurun, Jalan Garuda, dan sekitarnya.

Jalan Tambusai Ujung, Terminal AKAP, Sekolah Ash Shofa, Jalan Soekarno Hatta, United Tractor, Jalan Fajar, Jalan Sukajaya, dan sekitarnya.

Jalan Air Hitam, Jalan Beringin, Mall SKA, Jalan Srikandi, dan sekitarnya.

Mesjid Agung, Jalan Pinang sebatang, Jalan Mustika, Jalan Hangtuah, RSUD, Jalan Ade Irma Suryani, Jalan Jenderal Sudirman, Rumah Dinas Gubernur, Rumah Dinas dan Kantor Kapolda Riau, Hotel Arya Duta dan sekitarnya.

Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Air Tiris, Kota Bangkinang, Danau Bingkuang, Kampar, Kebun Durian, Desa Gunung Sahilan, Lipat Kain, Desa Rakit Gadang, Desa Kuntu, dan sekitarnya.

Jalan Sumatera, Jalan Sudirman, Hotel Pangeran, Pizza Hut, Van Hollano, Jalan Harapan raya, Jalan Cendrawasih, Jalan Kereta api, Rumah Sakit Awal Bross, Kantor DPRD Riau dan sekitarnya.

Jalan Raya Pasir Pangaraian, Desa Lubuk Silam, Desa Tandun dan sekitarnya.

Jalan Garuda sakti, Jalan Taman karya, RRI, Jalan Subrantas, dan sekitarnya.

GH Rusunawa, Rusunawa UR, Main Stadion, Jalan SM Amin, Jalan Arifin Ahmad dan sekitarnya.

Simpang Kare, Desa Kebun Durian, Sungai salak, Gunung Sahilan, Subarak, Suka Makmur, Gunung sari, Lipat kain, Tanjung Pauh, Teluk Paman, Kuntu, Desa penghidupan, Pongkai.

Jalan Siak II, Simpang Bingung, Desa Palas, Jalan Yos Sudarso, Geso Atas, Muara Fajar,  Minas, Perawang, dan sekitarnya.

Jalan Riau, Jalan Singkawang, Jalan Jati, Jalan Mawar, Jalan Teratai, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sam Ratulangi, Rumah Dinas Wali Kota, Poltabes Pekanbaru, Hotel Furaya, Hotel Aston, Jalan M. Yamin, Pasar Ramayana dan sekitarnya.

Pukul 21.00 – 23.00 WIB
Jalan Soekarno Hatta, Lotte Mart, Jalan Waringin, Jalan Jasa, Jalan Tambusai, Rumah Sakit Eka Hospital dan sekitarnya.

Jalan Bangau sakti, Komplek UR, Giant, Jalan Manyar Sakti, Jalan Kutilang Sakti, Jalan Rajawali Sakti, Baterai P, Arengka Atas, Damai Langgeng dan sekitarnya.

Desa Grinjing, Desa Okura, Perawang dan sekitarnya.

Jalan Siak II, Simpang Bingung, Desa Palas, Jalan Yos Sudarso, Geso Atas, Muara Fajar, Minas, Perawang, dan sekitarnya.

Kota Bangkinang, Salo, Kuok, Rantau Berangin dan sekitarnya.

Jalan Pepaya, Jalan Mangga, Jalan Nenas, Jalan Tambusai, Jalan Kuini, Jalan KH. A. Dahlan, Jalan Tanjung Uban, Jalan Tanjung Datuk dan sekitarnya.

Jalan Cempaka, Jalan Teratai, Jalan Melur, Jalan A. Yani, RS Santa Maria, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Agussalim, Jalan Jenderal Sudirman, dan sekitarnya.

Jalan Kubang Raya, Jalan Teratak buluh, Desa Kampung Pinang, Desa Sungai Paku, Desa Penghidupan, dan sekitarnya.

Pukul 23.00 – 01.00 WIB
Jalan Satria, Jalan Sail, Kampung baru, Jalan Hang Tuah, Jalan Indra Puri, Jalan Utama, Jalan Jawa, Jalan Sekuntum Jalan Harapan Raya, Jalan Singgalang, Jalan Bukit Barisan dan sekitarnya.

Jalan Yos Sudarso, Jalan Nelayan, Jalan Pesisir, Jalan Sekolah, Jalan Sembilang, Jalan Umban Sari, Jalan Utama dan sekitarnya.

Jalan Kelapa Sawit, Jalan Rindang, Jalan Rawamangun, Jalan Makmur, Jalan Kesadaran, Jalan Tanjung, Jalan Merak, Jalan Bunga Raya, Jalan Mustafa Sari, Jalan Cipta Sari, Jalan Parit Indah, Jalan Labersa, Jalan Kasah dan Sekitarnya.

Sebanyak 500 Warga Pekanbaru Terserang DBD

Dari bulan Januari hingga April ini, sebanyak 500 warga Kota Pekanbaru yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Angka tersebut merupakan data yang berasal dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir, Rabu (27/4), bahwa angka tersebut telah menyamai kasus DBD selama tahun 2014 yang lalu.

Diakui olehnya sulit untuk memberantas penyakit DBD dikarenakan beberapa faktor, antara lain akibat cuaca dan iklim yang dapat mendukung perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

Pola hidup masyarakat yang kurang memperdulikan kebersihan lingkungan juga turut berperan dalam perkembangbiakan nyamuk demam berdarah tersebut.

Tak hanya itu, menurut Helda, sering dilakukannya fogging juga membuat nyamuk aedes aegypti menjadi kebal terhadap fogging itu sendiri.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Pekanbaru yang merupakan wilayah perlintasan serta mobilitas penduduknya yang sangat tinggi juga rawan terbawa atau membawa bibit DBD dalam tubuh.

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat hingga aparat di tingkat RT/RW melakukan gotong royong membersihkan lingkungan untuk pemberantasan nyamuk demam berdarah ini.

Selain bergotong royong, ia menghimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih dengan menggiatkan pola 3M Plus.

Pola 3M Plus adalah dengan menguras bak mandi, membersihkan tempat tergenang yang dapat menjadi sarang nyamuk, mengubur barang bekas, serta plusnya adalah tidur dengan menggunakan kelambu.