Imsakiyah Ramadan 1447H Pekanbaru, Ini Jadwalnya

0
120
Imsakiyah Ramadan 1447H Pekanbaru

Berikut ini adalah jadwal Imsakiyah Ramadan 1447H untuk wilayah Kota Pekanbaru dan sekitarnya, semoga bermanfaat bagi Encik dan Puan.

Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447H Pekanbaru

Jadwal imsakiyah Pekanbaru 1

Jadwal imsakiyah Pekanbaru 2

Jadwal imsakiyah Pekanbaru

Perbedaan Awal Puasa dalam Imsakiyah Ramadan 1447H Pekanbaru

Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis (19/2/2026). Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026), dan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Sebagai informasi, Sidang isbat penentuan awal Ramadan 1447H ini melibatkan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama, serta dihadiri para duta besar negara sahabat dan perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Dengan penetapan tersebut, awal puasa tahun ini mengalami perbedaan. Karena Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026).

Penetapan 1 Ramadan

Adapun penetapan 1 Ramadan yang dilakukan oleh pemerintah masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni dengan pemantauan hilal atau rukyatul hilal, metode yang digunakan untuk mengobservasi benda-benda langit guna melakukan verifikasi hasil hisab.

Secara umum, penetapan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah di Indonesia dilakukan dengan menggunakan metode rukyat dan hisab. Hisab berfungsi sebagai informasi atau perhitungan awal, sedangkan rukyat menjadi penegasan atau konfirmasi atas hasil hisab tersebut.

Penentuan awal bulan dalam Kalender Hijriah dilakukan dengan mengamati visibilitas hilal atau bulan sabit saat matahari terbenam menjelang pergantian bulan. Hasil rukyatul hilal tersebut kemudian disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H.

Sidang isbat ini berlangsung dalam tiga tahapan. Tahap pertama adalah pemaparan posisi hilal awal Ramadan berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi) oleh Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama yang dimulai pukul 17.00 WIB.

Tahap berikutnya adalah pelaksanaan sidang isbat penetapan awal Ramadan yang digelar secara tertutup setelah salat Magrib. Selain mempertimbangkan data hisab, sidang ini juga mengacu pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan tim Kemenag di ratusan titik pengamatan di seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Kementerian Agama menyampaikan hasil resmi sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H melalui konferensi pers.

Telah Memenuhi Syarat

Merujuk hasil perhitungan hisab Tim Rukyat Kementerian Agama, posisi hilal di seluruh wilayah NKRI belum memenuhi batas minimal ketinggian yang telah ditetapkan. Yakni 3 derajat dan elongasi minumum 6,4 derajat.

Berdasarkan kriteria MABIMS, pada Selasa (17/2/2026) posisi hilal di Indonesia juga tidak mencapai syarat tinggi dan elongasi minimum. Oleh karena itu, 1 Ramadan 1447H ditetapkan jatuh pada Kamis (19/2/2026).

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447H Encik dan Puan!