Home Blog Page 317

Parade Tari Kota Pekanbaru 2015

Tadi malam, Rabu (1/4), bertempat di SKA Co Ex Jalan Soekarno Hatta, ada 14 sanggar tari yang mengikuti perlombaan Parade Tari Kota Pekanbaru 2015. Sempat ditunda karena cuaca Pekanbaru yang sedang hujan, acara ini berlangsung meriah.

Perlombaan ini diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, sehari sebelum malam Grand Final Bujang dan Dara Kota Pekanbaru 2015 yang juga diadakan di SKA Co Ex nanti malam (2/4) pukul 19.00 WIB. Jangan lupa datang ya Encik & Puan 😉

Event Minggu Ini: 1-5 April 2015

Ada banyak iven seru lho di minggu ini, Encik dan Puan tak perlu takut ketinggalan. Jangan lupa catat tanggalnya yee 🙂

International Relations Festival (IRELFEST) 2015

IRELFEST

Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau Presents:

International Relations Festival (IRELFEST)
“Introducing the amazing diversity of the world”
Event tahunan kami yang diadakan untuk kamu para pemuda/pemudi pewaris negeri ini.
joint with our competition :
  1. Band Kompetition (pelajar/umum, RP.175.000,-)
  2. Fashion Show (pelajar/umum, Rp.100.000,-)
  3. Photography (umum, Rp. 35.000,-)
  4. Dance (pelajar/umum, Rp. 150.000,-)
  5. Video Documentary ( Rp. 75.000,-)
Acara : Sabtu, 11 April 2015
Lokasi : Gor Tribuana
Guest :
  • KORUPORBA
  • BLACKJEANS
  • DJ JOY
Pendaftaran :
17 Maret – 5 April 2015
Lokasi Sekre C Kampus FISIP Universitas Riau
Contact Person :
Novella : 08984858272
Nofi : 081277969853

Apa itu Gerhana Bulan Total?

0

gerhana bulan

Gerhana bulan adalah sebuah kondisi alam dimana sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Hal ini terjadi karena bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga menyebabkan sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Padahal yang sebenarnya terjadi adalah pada saat peristiwa gerhana bulan, bulan seringkali masih dapat terlihat. Hal ini disebabkan karena masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi.

Kebanyakan dari sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah, sehingga pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, maupun coklat.

Gerhana bulan sendiri dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. Pada saat gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam disunnahkan untuk melakukan shalat gerhana (shalat khusuf).

Gerhana bulan sendiri terbagi tiga, antara lain:

  • Gerhana bulan total
Pada gerhana ini, posisi matahari-bumi-bulan berada pada satu garis lurus. Sehingga menyebabkan bulan akan berada tepat  pada daerah umbra bumi, kemudian bulan akan terlihat gelap karena cahaya matahari masuk ke bulan dihalangi oleh bumi. Walaupun demikian, bulan tidak sepenuhnya gelap. Karena sebagian cahaya masih sampai ke permukaan bumi oleh refraksi atmofer Bumi. Refraksi atmosfer tersebutlah yang menyebabkan bulan nampak kemerahan saat puncak gerhana bulan total.
gerhana bulan total
  • Gerhana bulan sebagian
Gerhana bulan sebagian terjadi apabila sebagian Bulan berada di dalam umbra (sebagian lagi dalam penumbra). Pada gerhana ini, bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari. Sementara itu sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra, jadi masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
gerhana-bulanseb
  • Gerhana bulan penumbra
Gerhana bulan penumbra ini terjadi apabila seluruh Bulan berada di dalam penumbra atau sebagian saja (ada bagian Bulan yang tidak mengalami gerhana). Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Jadi bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

proses-terjadinya-gerhana-bulanppp

Siap-siap, April ini Ada Gerhana Bulan Total

0

gerhana bulan

Pada bulan April ini, seluruh kawasan di Indonesia dapat menyaksikan gerhana bulan total. Tepatnya, pada tanggal 4 April 2015 mulai pada pukul 17:15 WIB, kemudian awal gerhana bulan total terjadi sekitar pukul 18:57 WIB. Lalu gerhana bulan total akan berakhir pada pukul 20:44 WIB.

Walaupun dapat disaksikan di seluruh penjuru negeri ini, gerhana secara utuh hanya dapat disaksikan dari fase penumbra awal hingga fase penumbra akhir di provinsi Papua saja. Sedangkan di provinsi-provinsi lainnya tidak, karena Bulan belum terbit saat gerhana dimulai.

Menurut keterangan dari situs resmi BMKG yang kami kutip, bahwa gerhana ini dapat diamati juga dari Amerika, Samudra Pasifik, Australia, Asia kecuali bagian Barat, dan sebagian kecil Afrika Timur. Sementara itu, seluruh proses Gerhana Bulan akan bisa diamati dari wilayah Papua bagian Timur.

Berikut ini merupakan hasil perhitungan gerhana bulan dari beberapa metode hisab dan software astronomi:

hisab gerhana

Earth Hour Pekanbaru 2015

Pada hari Sabtu (28/3) yang lalu, teman-teman dari komunitas Earth Hour Pekanbaru mengadakan acara Earth Hour yang diadakan di Taman Budaya Riau, Jalan Jenderal Sudirman. Meski sempat diguyur hujan lebat, tapi tidak menghentikan acara ini. Sempat diundur beberapa menit, acara ini berlangsung semarak.

Untuk diketahui, kegiatan ini dimulai sejak tahun 2012 yang lalu lho. Komunitas yang terbentuk sejak tahun 2013 ini diakomodir oleh WWF Riau. Awalnya acara ini akan dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru, namun beliau berhalangan hadir karena cuaca yang tidak memungkinkan.

Acara ini kemudian dihadiri oleh Koordinator kota Earth Hour Pekanbaru Deka Afi Wahyu, PM WWF Program Riau Bapak Wishnu Sukmantoro, dan Kepala BLH Kota Pekanbaru ibu Elma sebagai Duta Earth Hour yang mematikan lampu secara simbolis.

Earth Hour bukan hanya sekedar mematikan listrik selama 1 jam saja, tapi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari mematikan lampu-lampu yang dirasa tidak diperlukan, bagaimana hidup yang hemat serta green life style dan lain-lain. Ga ada salahnya kan kalau kita “ikut-ikutan” hal yang baik? 😉

Pelaksanaan Earth Hour 2015 di Pekanbaru

eh 2015

Earth Hour merupakan kegiatan yang dipelopori oleh World Wide Fund for Nature (WWF) yang diadakan pada hari sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim. Earth Hour dalam pelaksaannya adalah kita memadamkan lampu yang tidak diperlukan di rumah maupun yang ada di perkantoran selama satu jam yang dimulai pada pukul 20.30 hingga pada pukul 21.30.

Kegiatan ini pertama kalinya dilaksanakan pada tahun 2007 di Sydney, Australia, dimana ada 2,2 juta penduduk Sydney yang berpartisipasi dengan memadamkan semua lampu yang tidak diperlukan. Lalu pada tahun berikutnya beberapa kota di seluruh dunia ikut berpartisipasi pada Earth Hour. Sementara itu untuk tahun 2015 ini, pelaksanaan Earth Hour dilaksanakan pada tanggal 28 Maret.

Untuk tahun ini, kota Pekanbaru bersama 30 kota lainnya di Indonesia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan Earth Hour ini. Bersama komunitas Earth Hour Pekanbaru, kegiatan ini dipusatkan di Aula Terbuka Taman Budaya Riau di Jalan Jenderal Sudirman. Acara ini dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Tertarik mengikuti kegiatan ini? Yuk gabung! #IniAksiku #GelapkanPekanbaru #YourPower

Iklan Rokok Bakal Dilarang di Empat Ruas Jalan Ini

No-Smoking_op_800x573-300x215

Tak lama lagi di empat ruas jalan di Pekanbaru ini bebas dari iklan rokok. Keempat ruas jalan ini adalah jalan Jenderal Sudirman, Riau, Soekarno Hatta, dan Tuanku Tambusai.

Adapun pelarangan iklan rokok ini terkait Peraturan Pemerintah (PP) nomor 109 tahun 2012 tentang Pelarangan Iklan Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Demikian yang diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendapatan (Dispenda) Yuliasman. Saat ini Pemko Pekanbaru tengah mengodok Peraturan Walikota (Perwako) mengenai larangan iklan rokok yang nantinya di beberapa ruas jalan akan bebas iklan rokok.

Adapun larangan pemasangan iklan rokok ini salah satunya tidak boleh dipasang di sekitar tempat ibadah dan lingkungan pendidikan. Walaupun nantinya akan bebas iklan rokok, masih ada ruas jalan yang diperbolehkan memasang iklan rokok, seperti di sentra ekonomi.

Sumber: Bertuah Pos