Home Blog Page 279

Kepala BPBD Ucapkan Terimakasih Pada TNI

Pasukan TNI Pekanbaru

Dedikasi dan jerih payah para personil TNI dalam upaya memadamkan api kebakaran lahan di Riau selama dua bulan terakhir diganjar ucapan terima kasih oleh Kepala BPBD.

Edwar Sanger, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, mengatakan bahwa atas nama Pemprov Riau mengucapkan terimakasih atas bantuan para pahlawan melawan asap ini.

Jumat (27/11), sebanyak 700-an personil TNI yang berasal dari kesatuan Komando Stategis Angkatan Darat (Kostrad) akhirnya dipulangkan kembali ke kesatuannya.

Adapun prosesi pemulangan para prajurit TNI ini digelar dalam upacara resmi di Lanud Roesmin Nurjadin. Upacara ini dipimpin langsung oleh Dandrem 031 Wirabima, Brigjen TNI, Nurendi serta dihadiri oleh Forkompimda Riau.

Setidaknya 1.059 personil TNI yang dikerahkan ke Riau ini telah membantu pemadaman api akibat Karhutla dan akan dipulangkan secara bertahap.

Kamis (26/11) kemarin, tahap pertama telah dipulangkan sebanyak 200 personil. Untuk hari ini sebanyak 700an yang akan dipulangkan, sisanya akan dipulangkan pada tahap berikutnya.

Dengan dipulangkannya para prajurit TNI ini, maka menandai bahwa telah berakhirnya bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Pada tanggal 30 November mendatang, Pemprov Riau berencana mencabut status darurat kabut asap.

Meski demikian, satu unit helikopter AS350 masih disiagakan di posko untuk patroli. Sedangkan pesawat water boombing telah dipindahkan ke Sumsel dan Babel.

Etape II Tour de Siak Dikuasai Pembalap Indonesia

tour de siak2

Pada pelaksanaan hari kedua Tour de Siak, tiga pembalap asal Indonesia berhasil mengharumkan nama Indonesia pada etape II dengan meraih Juara 1, 2 dan 3, Kamis (26/11).

Hebatnya lagi ketiga pembalap asal Indonesia ini sukses mengungguli 49 pembalap lainnya. Mereka menaklukan etape II sepanjang 182,12 km dengan rute Siak-Perawang.

Adapun jalan yang dilalui merupakan jalan yang berliku serta bergelombang. Para pembalap akan melewati 2 jembatan besar di kabupaten Siak, yakni jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah dan jembatan Sultan Syarif Hasim.

Ketiga pembalap yang mengharumkan nama Indonesia tersebut adalah Projo Waseso, M. Nur Fatoni, serta Kevin. Projo dan Fatoni sendiri merupakan tim Nasional Indonesia, sedangkan Kevin dari Siak Cycling Team (SCT).

Projo Waseso yang meraih Juara 1 mengatakan bahwa dari 182,12 km jalur yang dilaluinya, ia berhasil keluar dari rombongan serta mulai memacu sepedanya pada jarak 400 meter jelang garis finis.

Diakuinya bahwa jalur yang dilalui dan pada sprint pertama begitu berat, karena waktu itu masih berada dalam rombongan. Meski demikian ia berhasil meraih posisi terdepan, hingga berhasil melaju pada 400 meter jelang finish dan juara.

Pahlawan Melawan Asap Dipulangkan

Pasukan TNI Pekanbaru

Setelah status darurat asap Riau dicabut, pahlawan melawan asap yang membantu penanganan kabut asap serta kebakaran hutan dan lahan akan dipulangkan kesatuan mereka masing-masing, Jumat (27/11).

Para pahlawan yang berjuang melawan asap ini akan dipulangkan secara bertahap. Demikian yang diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Kamis (26/11).

Untuk tahap awalnya sekitar 200-an personil TNI dari 1.059 personil TNI tersebut akan dipulangkan, sementara sisanya akan menyusul dipulangkan.

Pemprov Riau sendiri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para personil tersebut yang telah bekerja keras membantu menangani kabut asap serta kebakaran hutan dan lahan.

Sanger menyebutkan bahwa mereka (TNI, red) sangat membantu Pemprov Riau dalam menangani bencana asap tahun ini, apa yang telah mereka lakukan sangat luar biasa.

Rencananya upacara pelepasan ini akan dihadiri langsung Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman. Sayangnya karena beliau masih berada di luar kota, upacara ini kemungkinan dipimpin oleh Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi.

Konsumsi Pertalite Meningkat di Pekanbaru

Di Pekanbaru dan Riau secara umumnya, konsumsi Pertalite yang telah diluncurkan di Pekanbaru sejak Oktober lalu mengalami kenaikan.

Jika sebelumnya konsumsi seharinya sebanyak 6.000 liter, saat ini konsumsinya naik tinggi sampai delapan kali lipatnya atau 45–50 kiloliter sehari.

Hal tersebut dibenarkan oleh Branch Manager Pertamina Riau Sumbar, Ardian Aditya. Awalnya sendiri, pihaknya memasarkan Pertalite ke sembilan SPBU yang ada di Pekanbaru.

Sekarang bahan bakar dengan kadar RON 90 ini sudah bisa didapatkan di 19 SPBU dari total 146 SPBU yang ada di Riau, dimana mayoritasnya berada di Pekanbaru.

Pertamina Riau Sumbar menargetkan dapat memasarkan bahan bakar dengan kadar RON 90 ini minimal 30% atau sekitar 49 SPBU di Riau.

Ia memperkirakan konsumsi bahan bakar RON 90 ini per harinya akan naik hingga 100 kiloliter setiap hari pada akhir tahun nanti.

Adapun peningkatan konsumsi itu karena pengendara motor serta pengendara mobil keluarga yang mulai beralih ke bahan bakar RON 90 ini.

Penyebab beralihnya adalah karena harga bahan bakar dengan kadar RON 90 ini tidak jauh beda dengan premium. Terlebih lagi konsumen dapat berkendara dengan jarak lebih panjang bila dibandingkan premium.

Pertamina sendiri berencana akan melakukan edukasi berkelanjutan tentang keunggulan Pertalite yang menyasar klub atau komunitas motor dan mobil.

Diharapkan langkah ini dapat membuat pengguna kendaraan bermotor yang biasanya membeli bensin premium akan beralih menggunakan Pertalite.

LSM Riau Bersatu Tuntut Penegakan Korupsi

Kamis (26/11), sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi, sejumlah demonstran yang tergabung dalam LSM Riau Bersatu menuntut penegakan hukum terkait kasus korupsi yang belum tuntas di Riau.

Aksi unjuk rasa ini dimulai dengan membacakan orasi di Tugu PON Jalan Cut Nyak Dien, kemudian para demonstran bergerak menuju kantor Mapolda Riau dan terakhir melakukan orasi di Kejati Riau.

LSM Riau Bersatu ini meminta kepada pihak Polda Riau dan Kejati Riau untuk segera menuntuskan kasus korupsi yang belum tuntas, bahkan sejak tahun 2011 yang lalu.

Adapun dugaan perkara yang terendap tersebut antara lain:

  1. Dugaan korupsi pembangunan jembatan pedamaran I & II di Rokan Hilir
  2. Dugaan korupsi pengadaan buku di Badan perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Riau yang telah ditingkatkan ke penyidikan sejak tahun 2011 lalu
  3. Dugaan korupsi pembangunan kawasan Kebun Nopi yang dianggarkan pada Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Riau, yang telah ditingkatkan ke penyidikan sejak Mei tahun 2011
  4. Dugaan korupsi lampu penerangan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak yang telah ditingkatkan ke penyidikan sejak tahun 2012 lalu
  5. Dugaan korupsi pengamanan Pantai Dorak yang dianggarkan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau yang telah ditangani sejak tahun 2013
  6. Dugaan korupsi Jembatan Timbang Dinas Perhubungan Riau yang ditangani sejak tahun 2013
  7. Dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Riau ke Universitas Islam Riau sebesar Rp2,8 miliar, yang sudah menetapkan Said Fazli selaku Direktur CV GEE dan Emrizal, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politij UIR sebagai tersangka
  8. Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus Pendidikan Kabupaten Kampar tahun 2011-2013, telah ditingkatkan ke penyidikan sekiar Mei 2014 lalu
  9. Dugaan korupsi Kredit Fiktif Bank Sari Madu, yang telah menetapkan HM Hafaz sebagai tersangka sejak tanggal 2 Juli 2014 lalu

Selain itu, beberapa perkara yang diselidiki tim Tindak Pidana Khusus Kejati Riau selama tahun 2014 yang masih jalan di tempat, yakni:

  1. Dugaan korupsi jasa pelabuhan Dumai
  2. Dugaan korupsi proyek pendistribusian surat suara Pemilu 2009 di Riau
  3. Dugaan korupsi Pembangunan Islamic Center Rokan Hulu
  4. Dugaan korupsi Jembatan Siak IV
  5. Dugaan korupsi SPPD Fiktir Disependa Kuansing
  6. Dugaan korupsi biaya penerimaan mahasiswa di Universitas Riau, telah diperiksa Bendahara Pengeluaran Direktorat Fakultas Ekonomi Universitas Riau
  7. dan lain-lain

Untuk itu, Forum LSM Riau Bersatu bersama masyarakat meminta:

  1. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau agar fokus terhadap kasus-kasus dan masalah yang belum tuntas dan bahkan yang mengendap di institusi masing-masing
  2. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau memperbaiki citra instansi hukum dengan bersikap independen, profesional, bersih dan transparan dalam menindaklanjuti aduan atau laporan masyarakat atas dugaan penyalahgunaan anggaran dan tindak pidana lainnya
  3. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau mengedepankan profesionalisme dalam menerima laporan atas sebuah kasus tanpa adanya intervensi dan tekanan dari pihak manapun dengan data-data yang valid yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan, apalagi mencemarkan nama baik
  4. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau tidak tegiring kepentingan politik tertentu, apalagi masuk wilayah politik yang diciptakan beberapa kepentingan untuk meruntuhkan kewibawaan pemerintah Riau
  5. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau tidak tergiring dan harus mengklarifikasi persoalan H. Ir. Arsyadjuliandi Rachman, MBA menerima aliran dana SKK migas pada saat beliau menjadi anggota DPR RI. Itu adalah domainnya KPK, bukan lagi Polda Riau dan Kejati Riau, dan kami mengharap itu hanya isu politik
  6. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau diimbau agar mengambil langkah tegas jika ada aksi yang bersifat merusak citra dan wibawa pemerintah dengan opini yang tidak berdasar dan tanpa bukti serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, demi menciptakan situasi Riau yang aman, tenang dan kondusif
  7. Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Riau diimbau untuk dapat bersikap tegas atas adanya isu “Trio Rahman”, karena ini telah masuk ranah penciptaan opini publik negatif yang diduga bersifat fitnah dan pencemaran nama baik

XpressAir Bakal Terbang di Pekanbaru

express-air-boeing-737

Pekanbaru kini kembali diminati oleh maskapai penerbangan, adalah XpressAir yang rencananya akan membuka rute penerbangan Palembang-Pekanbaru-Kepri mulai 18 Desember 2015.

XpressAir sendiri merupakan maskapai penerbangan terbesar di Indonesia Timur yang berkantor di Chase Plaza 1st Floor (Lobby) Jl Jendral Sudirman Kav. 21 Jakarta.

Tentunya kehadiran XpressAir ini semakin menambah pilihan bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa transportasi udara.

Saat ini XpressAir melebarkan sayapnya dengan membuka rute Palembang-Pekanbaru (PP) dan Pekanbaru-Tanjung Pinang (PP) yang akan terbang perdana pada tanggal 18 Desember 2015 mendatang.

Adapun waktu keberangkatan dari Palembang pukul 10.30 WIB, kemudian tiba di Pekanbaru pukul 11.40 WIB. Lalu dari Pekanbaru ke Tanjung Pinang tiba pukul 11.55 WIB.

Selanjutnya dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru tiba pukul 15.30 WIB. Dilanjutkan ke Palembang tiba pukul 16.40 WIB. Frekuensi penerbangannya dilakukan tiap hari menggunakan Pesawat tipe dornier 328-100.

Glenn H Tampemawa, Pjs. Station Manager XpressAir Pekanbaru, mengatakan bahwa pihaknya meyakini rute penerbangan ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat Riau dan sekitarnya.

Glenn juga menyampaikan bahwa dengan membuka rute baru ini merupakan cara untuk memperluas konektivitas antar kota di indonesia, khususnya menjangkau wilayah di Riau dan Kepulauan Riau.

Pemko Buka Pengaduan Online

Demi mendukung penerapan “smart city“, Pemko Pekanbaru akhirnya membuat terobosan kepada masyarakat melalui pengaduan tentang kota secara online dengan mengakses pekanbaru.go.id/aspirasi-anda.

aspirasi

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus berharap dengan adanya pengaduan online ini dapat mengembangkan pembangunan Kota Pekanbaru melalui IT.

Jadi nantinya dapat membantu Pemko Pekanbaru dalam mempromosikan berbagai keunggulan yang ada di Kota Pekanbaru.

Terlebih lagi saat ini Kota Pekanbaru terus mengembangkan penerapan konsep smart city. Dengan layanan yang dapat digunakan masyarakat ini, aspirasi masyarakat akan direspon di sana.

Kabag Humas Setko Pekanbaru Alek Kurniawan menyebutkan bahwa selain menerima pengaduan online, Pemko Pekanbaru juga sedang menyiapkan bank data online.

Semua data tentang Pekanbaru nantinya akan ada di Bank data online ini. Mulai dari tempat makan, hotel, mal dan lain-lain.

Alex sendiri berharap dengan adanya Bank Data Online ini dapat memudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

9 Siswa Berprestasi Dapat Penghargaan

Source: Media Center Riau
Source: Media Center Riau

Peringatan Hari Guru Nasional yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (25/11) pagi tadi, ditandai dengan diberikannya penghargaan kepada sembilan siswa berprestasi pada tingkat nasional 2015 oleh Plt Sekdaprov Riau.

Berikut ini kesembilan siswa yang mendapat penghargaan oleh Pl Sekdaprov Riau, M. Hafis:

  1. M. Hazel Variansyah dari SD 002 Taluk Kuantan yang berhasil menjadi Juara II OSN bidang IPA tingkat nasional 2015
  2. Pipi Nellameta Kurniadi dari SD Dharma Yudha Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara III OSN, bidang Matematika tingkat Nasional 2015
  3. Ardha Bodhi Rakkito dari SD 08 Bengkalis yang berhasil menjadi Juara III Cipta Pantun lomba cipta seni pelajar tingkat Nasional 2015
  4. Grup SMPN Bernas Pelalawan yang berhasil menjadi Juara I Musik Tradisional FLS2N tingkat nasional 2015
  5. Grup SMPS As-Shofa Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara II Teknologi dan Rekayasa LPIR tingkat nasional 2015
  6. Andhia Putri Pratiwi dari SMP 02 Mandau, Kabupaten Bengkalis yang berhasil menjadi Juara III Renang O2SN tingkat Nasional 2015
  7. Arya Nugraha dari SMKN 2 Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara I Debat Bahasa Jepang tingkat Nasional 2015
  8. Lailatul Musyaropah dari SMAN 2 Pangkalan Kerinci Pelalawan yang berhasil menjadi juara I Kriya Putri FLS2N tingkat Nasional 2015
  9. Moch. Taufik Hidayatullah dari SMA 1 Pekanbaru yang berhasil menjadi Juara III lomba Gerakan Indonesia Membaca Menulis tingkat Nasional 2015

Kesembilan siswa berprestasi tersebut mendapatkan bantuan beasiswa dengan nilai Rp. 4.000.000 hingga Rp. 6.000.000 dari Plt Sekdaprov Riau.

11 Tim Bertanding di Tour de Siak

tour de siak
Source: instagram

Tour de Siak yang dibuka Selasa (24/11) kemarin diikuti sekitar 11 tim yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Pada pergelaran kali ini, hanya 4 negera yang mengikuti event Tour de Siak.

Padahal seharusnya ada 12 tim dari luar negeri yang mengikuti pertandingan ini. Namun hanya 4 tim yang ikut, yakni Cebu Cycling Philippnes, NSC Malaysia, CCN Laos, dan Persatuan Lumba Basikal Terengganu.

Penyebabnya adalah karena waktu yang dijadwalkan sudah tidak sesuai, karena tim dari luar negeri tersebut juga mengikuti pertandingan lainnya.

Apalagi sebelumnya event ini sempat dibatalkannya akibat bencana asap pada September lalu. Demikian ungkap Sekretaris Tour de Siak 2015, Hendrisan, Selasa (24/11).

Untuk tim dalam negeri sendiri yang mengikuti kegiatan ini adalah CC (Customs Cycling Club), Pusatda Jatim, Indonesia National Team, KFC, ISSI DKI Jakarta, BSP Milagro, Siak dan Cycling Team.

Kendati peserta mengalami penurunan dibanding tahun lalu, namun hadiah yang berikan meningkat. Yakni total hadiahnya sebesar Rp 750 Juta.

Selain itu, ada banyak hadiah menarik yang diberikan panitia bagi peserta maupun penonton pergelaran event Tour de Siak 2015 kali ini.

Sebanyak 4 etape yang akan dilalui oleh para peserta, antara lain:

  1. Etape I: Siak-Dayun-Siak dengan jarak tempuh 154,12 km
  2. Etape II: Siak-Perawang-Siak menempuh jarak sejauh 182,87 km
  3. Etape III: Siak-Sungai Apit-Siak sejauh 115,41 km
  4. Etape IV: keliling Kota Siak sebanyak 5 putaran dengan jarak tempuh mencapai 87,28 km

Kelurahan Pekanbaru Dimekarkan Jadi 83

Kelurahan di Kota Pekanbaru akan kembali dimekarkan pada tahun 2016 mendatang. Jika sebelumnya hanya 58 kelurahan, nantinya akan dimekarkan menjadi 83 kelurahan.

Demikian yang diungkapkan oleh Kabag Tata Pemerintahan Pekanbaru, Irma Novrita, Jum’at (20/11). Irma menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tinggal menunggu pengesahan Rancangan Peraturan Daerah oleh DPRD.

Dalam usulan pemekaran ini, pihaknya menambah 25 Kelurahan baru yang tersebar pada 12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Jika pemekaran Kelurahan Pekanbaru ini disahkan pada tahun ini juga, maka pada tahun 2016 mendatang pihaknya juga akan langsung melakukan kajian bagi pemekaran Kecamatan.

Adapun pemekaran yang diupayakan Pemko ini juga untuk menunjang peningkatan status Pekanbaru dari kota besar menjadi metropolitan pada masa yang akan datang.

Upaya ini sendiri dilakukan karena pesatnya perkembangan jumlah penduduk Pekanbaru yang kini telah mencapai 1,3 juta jiwa.

Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi kota metropolitan ada persyaratan yang harus terpenuhi, baik administrasi maupun politis.