Home Blog Page 330

Tahun Depan, Operasional Puskesmas di Riau Bakal 24 Jam

0

Cover-Web-Puskesmas-PKU

Mulai tahun depan, jam operasional Puskesmas di Riau bakal 24 jam. Program ini disampaikan oleh Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, kepada Antara pada Minggu (30/11).

Dengan mengoperasikan seluruh Puskesmas di Riau selama 24 jam dalam sehari, maka pihaknya berharap meningkatnya layanan kesehatan terhadap masyarakat luas karena masyarakat akan mendapat kepuasan pada pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Bahkan ia mengatakan telah menyampaikan rencana tersebut ke Presiden Jokowi pada saat “blusukan” ke Riau beberapa waktu yang lalu.

Mengenai ide Plt Gubernur Riau mengenai pengoperasian Puskesmas 24 di Riau, Ketua IDI Pekanbaru dr Zul Asdi menyambut baik dan mendukungnya dengan meningkatkan kualitas dokter melalui seminar dan pelatihan.

Pengidap HIV-AIDS Di Pekanbaru Capai 1.242

1 Desember Hari Aids Sedunia 2012 - munsypedia

Sejak tahun 2000 hingga saat ini, jumlah pengidap penyakit HIV-AIDS di Kota Pekanbaru selalu mengalami peningkatan. Data terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, saat ini jumlahnya mencapai 1.242 orang.

Kabid Penanggulangan Kesehatan, Gustiarni yang diwawancarai oleh Antara pada Sabtu (29/11), mengatakan bahwa total 161 orang sudah meninggal dunia dari total pengidap AIDS.

Dari 1.242 warga yang terinveksi tersebut, pengidap terbanyak masih kaum laki-laki 787 orang diikuti perempuan 455 orang dengan usia produktif 25 – 45 tahun.

Ia berharap di hari AIDS sedunia ini agar semua unsur, terinveksi, masyarakat, keluarga, pemerintah, LSM, tokoh agama harus bersatu dan menyamakan persepsi untuk menanggulangi hal ini agar penyebaran penyakit ini bisa ditahan.

8 Desember, Hasil TKD CPNS Pemprov Riau Diumumkan

0

PNS

Tanggal 8 Desember 2014 ini hasil TKD CPNS Pemprov Riau akan diumumkan. Kepastian itu disampaikan Kepala BKD Provinsi Riau, M Guntur melalui Go Riau.

Sekitar 2.483 peserta dinyatakan lulus TKD dan berhak mengikuti Tes Kemampuan Bidang (TKB) yang rencananya akan dilaksanakan pada 16-20 Desember 2014 mendatang.

Guntur mengatakan bahwa hasil TKD memiliki 60 persen nilai, sementara TKB sebanyak 40 persen. Jadi para peserta yang telah lulus wajib mengikuti TKB.

Namun, jika TKB tidak tuntas hingga Desember nanti, maka Panselnas tidak dapat lagi melaksanakan TKB. Apabila hal ini terjadi maka otomatis Kemenpan hanya menetapkan hasil 60 persen saja dari hasil TKD.

Guntur menuturkan, untuk saat ini, pihaknya telah melakukan persiapan pelaksanaan TKB yang nantinya akan meliputi tes psikometrik, performance dan wawancara.

Tahun 2025 Bandara SSK II Jadi Embarkasi Haji Riau

ssk2

Perlu menunggu 10 tahun agar Riau dapat memiliki embarkasi haji sendiri. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Adizar, Jumat (28/11), melalui mediacenter.riau.go.id, dia mengatakan bahwa kemungkinan pada 2025 mendatang Angkasa Pura  baru dapat merealisasikannya.

Agar dapat menjadi embarkasi haji, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II harus memiliki panjang landasan 3.000 meter. Sedangkan PT Angkasa Pura selaku pengelola Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II baru dapat merealisasikannya paling cepat pada tahun 2025. Perlu diketahui saat ini  panjang landasan SSK II 2.245 meter.

Sementara itu, untuk tahun depan pembangunan tambahan panjang landasan yang akan dibangun menjadi 2.600 meter. Dimana nantinya anggaran Rp800 miliar untuk pembangunan tambahan landasan pacu tersebut akan dicairkan secara bertahap.

Diharapkan pada tahun 2025, embarkasi haji di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II dapat terealisasi sehingga dapat menghemat ongkos perjalanan haji, karena tak perlu jauh-jauh berangkat lewat Batam.

Komunitas Gubuk Jazz Adakan Funtastic4

B3Vy4v5CQAAPXzH

Komunitas Gubuk Jazz, sebuah komunitas di Pekanbaru yang terdiri dari kawula muda yang memiliki kecintaan terhadap musik Jazz. Komunitas yang berdiri pada 17 Agustus 2011 ini bekerja sama dengan Gilang Ramadhan Studio mengadakan sebuah iven musik bertajuk Funtastic4.

Dengan tajuk “Olahraga, Olahrasa dan Olahjiwa”, seyogyanya iven ini diharapkan dapat membangun kreatifitas kawula muda, terutama yang berjiwa seni  di Pekanbaru.

Iven ini adakan pada tanggal 29-30 November 2014 di Hotel Jatra Pekanbaru, dengan menampilkan empat musisi Jazz ternama tanah air, yaitu Tri Utami, Dian HP, Gilang Ramadhan dan Prabudi Dharma.

Iven ‘Funtastic4’ ini bukan hanya menyuguhkan music Jazz sebagai hiburan, tapi juga dapat menunjukkan bahwa music jazz pun bisa menjadi alat terapi kejiwaan.

Harga tiket iven yang didukung oleh sepenuhnya oleh Hotel Grand Jatra, Gilang Ramadhan Studio, Komunitas Gubuk Jazz, RTv, Aditya fm, RBT fm, Citilink, Kasriau dan @infoPKU ini bisa berkisar Rp200.000.

Iven music Jazz selama dua hari ini akan terbagi menjadi dua bagian. Pada pukul 14:00-18:00, tanggal 29 November 2014,  di Bellagio Meeting Room, lantai 5 Grand Jatra Hotel akan diadakan Coaching Clinic. Pada acara ini, akan diberikan pelatihan dan kesempatan untuk belajar teknik-teknik bermain musik jazz dari para punggawa Jazz tanah air.

Sedangkan pada hari Minggu 30 November 2014, pukul 15:00 akan diadakan acara Edutainment yang akan menampilkan 60 anak-anak asuhan Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) untuk unjuk keterampilan bermain musik Jazz.

Kemudian pada pukul 19:00-22:00, para bintang jazz tersebut akan menghibur kita sebagai puncak dari event musik Jazz ini di Ballroom Grand Jatra Hotel Pekanbaru.

Sumber: Go Riau

Sejak Kenaikan BBM, Pelajar Lebih Pilih Naik TMP

TMP
Bus TMP

Semenjak pemerintah menaikkan harga BBM subsidi yang berimbas pada kenaikan harga angkot, banyak pelajar di Pekanbaru yang lebih memilih untuk naik bus Trans Metro.

Apalagi tarif bus Trans Metro tidak mengalami kenaikan, yakni masih Rp3.000 untuk kalangan pelajar. Diperkirakan jumlah penumpang kalangan pelajar mencapai 3.000 orang per hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PD Pembangunan, Heri Susanto, Jumat (28/11), seperti yang telah dilansir oleh mediacenter.riau.go.id.

Ia berujar bahwa pihaknya akan berusaha meningkatkan animo pelajar menggunakan bus TMP. Selain meningkatkan pelayanan, pihaknya juga melakukan sosialisasi di sejumlah SMP dan SMA di Pekanbaru yang melibatkan pihak Bank Rakyat Indonesia dan Satlantas.

Kedepannya, bus TMP akan memberlakukan e-tiket dengan nama Brizzi yang bisa didapatkan di countercounter yang ditunjuk seperti di halte bus TMP, kantor BRI serta sejumlah tempat lainnya.

Tetap Waspadai Banjir

20Banjir  Meranti Pandak Rumbai Pekanbaru

Meskipun banjir yang melanda beberapa wilayah di Pekanbaru kini sudah mulai surut, namun masyarakat diminta untuk tetap waspada bencana banjir.

Diprediksi hujan akan masih terus turun di Pekanbaru hingga akhir Desember mendatang. Demikian keterangan Staf Analisis Badan meteorologi Klimatilogi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Aristya Ardhitama, Jumat (28/11) seperti yang dikutip dari mediacenter.riau.go.id

Menurutnya, pada pertengahan bulan Desember mendatang diprediksi intensitas hujan akan mengalami penurunan.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir. Karena biasanya tiap musim penghujan akan selalui disertai terjadinya banjir di beberapa titik di Pekanbaru.

Selain itu ia mengingatkan agar berhati-hati terhadap petir serta angin kencang.

Berdasarkan analisa streamline dan satelit awan, dalam beberapa hari ke depan diprediksi cuaca di kota Pekanbaru masih berawan dengan peluang hujan akan terjadi pada sore dan malam hari.

Jalur Kereta Api Sumbar-Riau Akan Dibangun

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Setelah tahun 2013 yang lalu sempat mengemuka bahwa Riau akan segera memiliki jalur kereta api, kini Kementerian Perhubungan akan membuka jalur kereta api Sumbar-Riau.

Pihak Kementerian Perhubungan akan terus mematangkan rencana pembangunan jalur kereta api Muaro Kalaban-Pekanbaru yang ditargetkan dalam lima tahun pembangunan jalur tersebut dapat diselesaikan.

Seperti yang telah dilansir oleh Riau Pos, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwi Atmoko berujar proyek senilai Rp 64 triliun tersebut dibangun dari jalur kereta api dari utara ke selatan.

Proyek ini dimulai dari kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangke di Sumatera Utara yang saat ini sedang dikerjakan. Pembiayaan proyek tersebut berasal dari APBN dan diharapkan adanya keterlibatan dari pihak swasta.

Ia mengatakan bahwa pada tahun 2011 yang lalu, pihaknya mendapat tugas dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Perhubungan untuk segera menghubungkan jalur kereta api yang ada di Pekanbaru, Riau dengan Muaro Kelaban, Sumbar yang menjadi bagian dari Kereta Trans Sumatera.

Pembukaan jalur kereta api antara Sumbar dengan Riau ini menjadi prioritas. Sehingga untuk merealisasikan proyek itu, pihaknya akan menelusuri jalur-jalur yang sudah ada waktu zaman Jepang. Kemudian pihaknya akan memperbaiki rel dan bantalannya.

Hore, Trans Studio Akan Segera Dibangun

Trans-studio
Trans Studio Bandung

Ada kabar gembira bagi kita semua, kini CT Corp berencana akan membangun Trans Studio di Pekanbaru lho. Jika jadi terlaksana maka pilihan wisata di Pekanbaru akan semakin beragam.

Dengan demikian maka rumor yang Sempat membuat heboh twitterland saat itu menjadi kenyataan.

Adapun lahan yang dibutuhkan untuk membangun kawasan tersebut minimal 30 hektare di kawasan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai. Lokasi ini berada di hamparan dekat sungai Siak.

Maka Pekanbaru menjadi kota ketiga setelah Bandung dan Makassar yang menjadi lokasi Trans Studio. Pekanbaru dipilih karena begitu pesatnya perkembangan kota Pekanbaru.

Hal tersebut diungkapkan oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus MT kepada detikTravel di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Walikota berujar bahwa pembangunan itu disampaikan langsung Chairul Tanjung kepada pihaknya, sebelum diangkat menjadi menteri.

Banjir di Pekanbaru, Korban Berharap Jokowi Blusukan

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru merendam sebanyak 2.455 rumah. Hujan yang terus-terusan turun selama sepekan, ditambah jebolnya tanggul, tatanan drainase yang tidak baik serta penumpukan sampah pada gorong-gorong menjadi penyebab banjir tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Nurhesminsyah, Camat Rumbai Pesisir, seperti yang dilansir oleh Antara, bencana banjir terus meluas dan ketinggian air hingga mulai dari semata kaki orang dewasa hingga betis dan lutut.

Sementara itu, musibah banjir di Kelurahan Limbungan dan Meranti Pandak, ketinggian air hingga mencapai 1,5 meter. Banjir tersebut merendam ribuan rumah serta mengakibatkan ratusan keluarga terpaksa mengungsi.

Diperkiraan jumlah kepala keluarga yang menjadi korban banjir di Rumbai hingga mencapai sekitar 3.000 keluarga. Beberapa warga yang menjadi korban banjir mengharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya blusukan meninjau kondisi kehutanan di Riau, tetapi juga mengunjungi para korban banjir di Kota Pekanbaru yang kini terus meluas.

Salah seorang korban banjir, Ari (30) yang diwawancarai oleh mediacenter.riau.go.id mengatakan, jika Jokowi blusukan kesini, setidaknya ada masukan kepada Pemda agar segera mengatasi masalah banjir yang terjadi hampir setiap tahun diwaktu musim hujan.

Berikut kondisi banjir yang melanda kawasan Rumbai yang berasal dari mention followers kami: