Home Blog Page 301

Maklumat Wako Pekanbaru Terkait Kabut Asap

WP_20150825_015

Senin (7/9), Walikota Pekanbaru, Firdaus secara resmi mengeluarkan maklumat terkait kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru. Maklumat tersebut tertuang dalam surat nomor: 489/HUMAS-IX/64/2015.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Kepmen LH RI Nomor 45 tahun 1997 tentang Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) serta berdasarkan laporan Laboratorium kualitas udara dari Badan Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru hari Senin tanggal 7 September 2015 Pukul 07.30 WIB, Parameter PM 10 (Partikulat Meter) dari Stasiun Pemantau: (1). Di Kantor Camat Sukajadi 485 ug/M3. (2). Di Kulim 501 ug/M3, (3). Di Kantor Camat Tampan 985/ug/M3.

Sementara itu, berdasarkan Standar Pelayanan Kesehatan Terhadap Dampak Bahaya Asap dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sesuai nomor surat: 2442/443.33/PK/VII/2015 tanggal 28 Juli 2015, dengan ini Walikota Pekanbaru mengeluarkan Maklumat sebagai berikut:

  1. Meliburkan anak-anak sekolah dari tingkatan PAUD sampai dengan SMA/SMK, para guru memberikan tugas-tugas kepada anak-anak dan orang tua melakukan pengawasan di rumah terhadap anak-anak.
  2. Kepada seluruh Masyarakat Kota Pekanbaru untuk tidak beraktifitas di luar ruangan dan apabila terpaksa melakukan aktifitas di luar ruangan, agar menggunakan masker sesuai dengan standar kesehatan, menjaga lingkungan, tidak membakar sampah dan tangggap apabila ada terjadi kebakaran lahan di sekitarnya.
  3. Untuk instansi pelayanan publik seperti Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran, Puskesmas dan Puskesmas Pembantu untuk tanggap dan siaga bencana asap.
  4. Meminta kepada pengurus masjid dan mushollah untuk mengjak masyarakat melakukan sholat Istisqo’, serta tokoh agama lainnya melakukan doa meminta hujan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
  5. Memohon kepada Gubernur Riau dan Pemerintah Pusat melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menetapkan Darurat Asap sesuai dengan kewenangannya berdasarkan PP No 41 Tahun 1999. Demikian Maklumat ini dibuat untuk menjadi perhatian.

Kabut Asap, Penerbangan di Bandara SSK II Pagi Ini Dibatalkan

3130226228072

Pagi ini, Selasa (8/9), kabut asap masih pekat menyelimuti Pekanbaru. Walaupun kabut asap tidak sepekat Senin (7/9) kemarin, penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru kembali dibatalkan. Jarak pandang di Kawasan Bandara SSK II Pekanbaru pada pukul 06.47 WIB tadi pagi mencapai 400 meter.

Kedatangan:

Waktu
Maskapai
Penerbangan Asal Pintu Keterangan
07:55 Lion Air JT 388 Jakarta Dibatalkan
08:15 Sriwijaya Air SJ 042 Jakarta Dibatalkan
10:50 Lion Air JT 237 Batam

Keberangkatan:

Waktu
Maskapai
Penerbangan Tujuan Pintu Keterangan
06:25 Lion Air JT 393 Jakarta Panggilan Terakhir 08:27
07:00 Garuda Indonesia GA 171 Jakarta
07:50 Citilink QG 9172 Yogyakarta Dibatalkan

Final Indonesia Open Taekwondo Championships 2015

Hari Ahad (6/9) kemarin merupakan gelaran final Indonesia Open Taekwondo Championships 2015 yang digelar di Gelanggang Olahraga Remaja di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Meski kabut asap menyelimuti Pekanbaru, tapi tidak menyurutkan antusias warga yang datang untuk menonton.

Terlebih lagi salah seorang atlet Indonesia berasal dari Pekanbaru, yakni Jinny Sarah tampil di final. Di final ia menghadapi Lian Pei Ying asal Malaysia. Sayangnya ia kalah kelas dari lawannya yang merupakan atlet internasional. Namun sorak sorai dari penonton tak henti-hentinya mendukung aksinya, terutama dari kontingen Riau.

Penutupan final ini pun berlangsung semarak, kapan lagi kita bisa menikmati aksi taekwondo dari atlet-atlet Internasional? 😉

Siswa Sekolah Kembali Diliburkan

514

Bukan hanya aktivitas di Bandara SSK II saja yang terganggu, tetapi juga aktivitas belajar mengajar di Pekanbaru. Akibat kabut asap Senin (7/9) pagi ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kembali meliburkan seluruh siswa mulai dari TK hingga SMA.

Sebelumnya aktivitas belajar mengajar juga diliburkan pekan lalu, Rabu (2/9) hingga Jumat (4/9). Adapun libur siswa sekolah ini berlangsung hingga Selasa (8/9) esok dan akan kembali masuk Rabu (9/9). Namun jika Selasa sore udara masih pekat, Disdik Kota Pekanbaru baru akan mengeluarkan keputusan sekolah kembali diliburkan atau tidaknya.

Meskipun libur, diharapkan siswa tidak berkeliaran di luar rumah. Para siswa diwajibkan untuk belajar dan mengulangi pelajaran di rumah. Tentunya hal ini merupakan sebuah kerugian, karena para siswa tentunya banyak ketinggalan pelajaran.

Tips Menjaga Kesehatan Dari Bahaya Kabut Asap

0

514

Kabut asap yang melanda Riau saat ini memang berbahaya bagi kesehatan, karena mengandung berbagai polutan berupa partikel dan gas. Berikut ini ada beberapa tips untuk tetap menjaga kesehatan dari bahaya kabut asap yang layak untuk Encik & Puan coba:

  1. Kurangi aktivitas di luar ruangan
  2. Jika beraktivitas di luar ruangan gunakan masker
  3. Perbanyak minum air putih
  4. Bagi Encik & Puan yang memiliki gangguan paru dan jantung, segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat jika mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain
  5. Makanlah makanan yang bergizi, jangan merokok, istirahat yang cukup, makan buah dan sebagainya
  6. Usahakan agar polusi yang berada di luar ruangan untuk tidak masuk ke dalam ruangan
  7. Penampungan air minum dan makanan harus terlindungi dengan baik
  8. Cucilah buah-buahan sebelum dikonsumsi

Makin Parah, Jarak Pandang Dibawah 50 Meter

Pagi ini kondisi udara Pekanbaru makin parah. Kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru, Senin (7/9) pagi ini, membuat mata perih, serta bau asap yang menyengat. Bahkan jarak pandang pagi ini dibawah 50 meter. Masihkah kita melawan asap?

Akibat jarak pandang yang rendah, banyak kendaraan bermotor yang menghidupkan lampu dan bergerak secara perlahan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Keadaan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II juga lumpuh, pagi ini belum ada aktivitas penerbangan disana.

bandarabandara_

Berdasarkan keterangan yang dilansir oleh Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, jumlah hotspot di Sumatera meningkat dibandingkan dengan hari Ahad (6/9) kemarin.

COQtRv5VAAAihAFCOQtSGZUEAAzA08

Tentunya kita berharap langkah kongkrit dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang sering kali dilakukan oleh oknum.  

Suasana CFD Diponegoro Pagi Ini

Ahad (6/9) pagi ini, walaupun kabut asap tetap tebal beberapa warga tetap berolahraga di areal Car Free Day (CFD) di Jalan Diponegoro. Berikut ini suasana CFD Diponegoro pagi ini:

Ketika Patung Tepak Sirih Memakai Masker

Patung Tepak Sirih Pekanbaru

Jumat (4/9) pagi, sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah Riau melakukan aksi peduli bencana kabut asap. Mereka membagikan 10.000 masker di perempatan simpang SKA dan diakhiri dengan memakaikan masker kepada patung tepak sirih.

Aksi yang terbilang berani ini merupakan bentuk kekecewaan dan sindirian terhadap pemerintah akibat lambannya penanganan asap di Riau. Tak ayal, patung tepak sirih ini kini menjadi viral di dunia maya. Banyak netters yang setuju dengan aksi ini.

Angkatan Muda Muhammadiyah Riau yang menjalankan aksi ini berjumlah sekitar 30 orang. Mereka merupakan gabungan organisasi otonom Muhammadiyah Riau, yakni Pemuda Muhammadiyah, Nasiatul Aisiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah serta Badan Eksekutif Mahasiswa dan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau.

Sebelumnya patung tepak sirih ini juga pernah diberi kain kafan layaknya pocong sekitar tahun lalu yang dilakukan oleh para aktivis Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sakai FISIP Universitas Riau. Tentunya hal tersebut terkait kabut asap yang melanda Riau tahun lalu. Tampaknya tugu tepak sirih ini masih akan dijadikan bentuk protes dari para mahasiswa ke depannya.

Hampir 10 Ribu Jiwa di Riau Menderita ISPA

WP_20150825_015

Akibat kabut asap yang melanda akhir-akhir ini, kualitas udara di Riau pun semakin memburuk. Bahkan diperkirakan hampir 10.000 jiwa di Riau menderita inspeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Meski di beberapa wilayah di Riau telah mengalami hujan, namun kabut asap masih tetap menyelimuti.

Selain ISPA, banyak juga masyarakat menderita penyakit seperti iritasi mata, iritasi kulit, pneumedia dan lainnya. Jika kondisi kualitas udara masih terus jelek, maka dapat dipastikan jumlah penderita ISPA dan menyakit lainnya akan terus bertambah. Demikian ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Andra Sjafril.

H Munir Umar SpP, Dokter Spesialis Paru senior, menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan masker di dalam rumah. Karena di rumah memiliki ventilasi udara atau lubang pertukaran udara, sehingga asap masuk ke dalam rumah.

Bagi Encik dan Puan yang hendak beraktifitas keluar rumah agar tetap menggunakan masker serta perbanyak minum air putih. Juga perbanyak makan buah dan makanan begizi lainnya.

Kemenakertrans Beri Penghargaan K3 ke Wako Pekanbaru

Kota Pekanbaru kembali berprestasi!! Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) kembali menyerahkan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2015 kepada Walikota Pekanbaru. Nantinya, penghargaan itu akan diserahkan Kamis (10/9) mendatang di Jakarta.

Ini merupakan ketiga kalinya Pekanbaru menerima penghargaan K3 secara berturut-turut. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap perusahaan yang telah menerapkan K3. Nantinya sebanyak 17 perusahaan di Kota Pekanbaru juga dipastikan bakal mendapatkan penghargaan K3 tahun 2015 karena dianggap berhasil menerapkan K3.

Selain Kota Pekanbaru, penghargaan ini juga akan diberikan kepada 27 walikota dan 15 Gubernur yang ada di Indonesia. Untuk penghargaan ini sendiri, Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT, yang akan langsung menerimanya. Adapun penghargaan ini diberikan atas keberhasilan walikota Pekanbaru membina perusahaan di kota Pekanbaru di bidang K3.