Tag Archives: Listrik

Penyediaan Listrik dan Gas Diapresiasi Pemerintah Pusat

Sumber: Humas Pemko Pekanbaru
Sumber: Humas Pemko Pekanbaru

Kota Pekanbaru kembali menuai pujian dari pemerintah pusat. Kali ini pemerintah pusat melalui Kementrian ESDM serta manajemen PLN dan PGN, menyampaikan apresiasi kepada Walikota Pekanbaru atas kecepatan dan ketepatan serta respon cepat Walikota Pekanbaru dalam menyikapi penyediaan listrik dan gas di Kota Pekanbaru.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi BBM dan Gas PT PLN Persero, Suryadi Marzuki, Rabu (12/11) dalam rapat teknis tentang penyediaan listrik dan gas Kota Pekanbaru yang digelar di ruang rapat Meradelima Jalan Adityawarman, Jakarta.

Jauh sebelum Presiden Jokowi melalui Kementerian ESDM untuk membentuk tim percepatan penyediaan listrik dan gas, ternyata Pemko Pekanbaru telah lebih dulu memulai program dan kecepatan penyedian listrik dan gas di Kota Pekanbaru.

Perlu diketahui, melalui surat keputusan Walikota No 628 tanggal 15 September 2014, Pemko Pekanbaru membentuk tim percepatan penyediaan kelistrikan dan gas kota Pekanbaru.

Dijelaskan oleh Suryadi bahwa Pemko Pekanbaru sudah melakukan implementasi jauh sebelum instruksi presiden disampaikan secara nasional.

Walikota menjelaskan bahwa apresiasi yang disampaikan oleh Kementrian ESDM dan pimpinan PLN dan PGN tersebut merupakan motivasi bagi semua pihak terkait untuk mengantisipasi ancaman krisis listrik dan gas serta sumber energi di Pekanbaru.

Ketersedian listrik dan gas ini memang sangat ditunggu dan diharapkan oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Pekanbaru, para investor serta calon investor yang akan menamkan modalnya di Kota Pekanbaru dalam membangun kawasan Pekansikawan, demikian tutup Walikota.

Sumber: pekanbaru.go.id

30,4 Persen Kebutuhan Listrik Riau Dipasok EMP

Seng Gas EMG
Seng Gas EMG

PT Energi Mega Persada (EMP), sebuah perusahaan hulu minyak dan gas bumi saat ini telah memasok gas untuk memenuhi sekitar 30,4 persen dari 500 Megawatt (mw) total kebutuhan listrik di Provinsi Riau.

Seperti yang telah disampaikan Area Manager EMP Bentu Limited Arief Witjaksono, Kamis (6/11).

Berdasarkan perjanjian jual beli gas (PJBG), melalui EMP Bentu Limited, anak perusahaan EMP telah memasok gas sebesar 30 MMSCFD (setara listrik 140 MW) kepada PLN Pekanbaru.

Bahkan EMP juga memasok gas sebesar 3 MMSCFD (setara listrik 12 MW) kepada Perusahaan Daerah (PD) Tuah Sekata di Kabupaten Pelalawan.

Serta EMP Malacca Strait SA, salah satu anak perusahaan EMP yang lain, telah memasok gas sekitar 0,3 MMSCFD (setara 1,1 MW) melalui PLTMG Melibur di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ia menjelaskan, EMP mampu memenuhi sekitar 152 MW dari total kebutuhan 500 MW dengan memasok gas kepada PLN dan PD Tuah Sekata.

Sementara untuk kebutuhan listrik di Kota Pekanbaru, gas EMP Bentu Limited mampu memenuhi sekitar 46,7 persen kebutuhan. Adapun pasokan gas EMP Bentu kepada PLN sekitar 30 MMSCFD (setara listrik 140 MW).

Berdasarkan penuturan Kepala Humas EMP Dahrul Hidayat, EMP berencana untuk menambah pasokan gas ke PLN. Sehingga pasokan gas ke PLN dimungkinkan akan mampu memenuhi lebih dari 50 persen total kebutuhan listrik di Pekanbaru.

Sumber: Okezone

Musim Penghujan, Kebutuhan Listrik Riau Menurun

100_0802

Hujan yang turun dalam beberapa pekan terakhir, menyebabkan kebutuhan energi listrik di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau menurun. Demikian seperti yang dijelaskan oleh Deputi Manager dan Humas PLN WRKR Sarno, Selasa (4/11).

Menurutnya, hal tersebut justru menguntungan PLN karena dapat melakukan penghematan energi saat akan memasuki musim kemarau mendatang. Karena ketika musim hujan debit air di waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kotopanjang akan terus meningkat.

Biasanya kebutuhan listrik pada malam hari mencapai 500 Mega Watt (MW), namun semenjak memasuki musim hujan, kebutuhan energi tersebut berkurang menjadi 430 hingga 450 MW. Ini berarti terjadi penghematan sekitar 50 hingga 70 MW tiap malamnya.

Ia menjelaskan adanya beberapa faktor yang menyebabkan turunnya konsumsi energi listrik, salah satunya pengurangan penggunaan mesin pendingin (AC) dan kipas angin.

Sementara saat siang hari, konsumsi energi listrik di bawah 400 MW karena aktivitas lebih banyak di tempat-tempat tertentu seperti swalayan, perkantoran dan lainnya.

Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa pihaknya tetap mengantisipasi hal-hal buruk yang terjadi pada musim hujan saat ini. Seperti rusaknya jaringan listrik akibat tertimpa pohon tumbang dan travo yang terbakar akibat tersambar petir.

Sehingga perlu adanya upaya patroli rutin untuk mengantisipasi dan perbaikan secepatnya jika terjadi peristiwa tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memperkirakan seluruh wilayah kabupaten/kota di Riau masih berpeluang hutan berintensitas ringan-sedang.

Sumber: mediacenter.riau.go.id

PLTU Tenayan Raya Tahun Depan Beroperasi, Pekanbaru Bebas Krisis Listrik

unduhan
Sumber: skyscrapercity

Pada April tahun 2015 mendatang, PT PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR) akan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya yang berpakasitas 2×110 Megawatt. Diprediksi, Kota Pekanbaru akan terbebas dari krisis listrik.

Demikian yang diungkapkan oleh General Manager PT PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR) Dodi Pangaribuan, Selasa (28/10) di Pekanbaru, seperti yang dikutip dari mediacenter.riau.go.id.

Sebenarnya jika dari segi pembangkit, PLTU Tenayan Raya sudah bisa dioperasikan akhir Desember 2014 ini. Namun untuk pengoperasiannya masih terkendala masalah transmisi, sehingga listrik yang dihasilkan tidak bisa disalurkan. Karena terkait pembebasan lahan yang akan dibangun tower transmisi.

Oleh karena itu pihak PLN WRKR saat ini sedang berkoordiasi dengan Pemko Pekanbaru untuk membebaskan lahan yang terkena pembangunan tower transmisi tersebut. Ada 28 titik yang akan dibebaskan, diperkirakan akan rampung menjelang akhir tahun.

Ia menyebutkan bahwa tower transmisi ini akan dipergunakan untuk menyalurkan listrik dari PLTU Tenayan Raya ke sejumlah gardu induk. Sementara ini, untuk penyaluran arus listrik baru diprioritaskan ke gardu induk di Teluk Lembu.

#beritaPKU Lebih dari 6 Jam Listrik Padam

Masyarakat Pekanbaru kembali mengeluhkan pemadaman listrik. Malam ini masyarakat merasakan pemadaman hingga 6 jam.

Pemadaman listrik ini terjadi di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Listrik padam dirasakan warga sejak pukul 17.00 WIB. Hingga pukul 21.00 WIB listrik belum juga menyala.

“Padahal tadi pagi listrik juga sudah padam lebih dari dua jam. Tapi anehnya sore hingga malam hari pemadaman masih terjadi,” kata Hotman (36) warga Jl Adisucipto, Pekanbaru, Rabu (22/5/2013) malam.

Masih menurut warga, pemadaman seperti ini sudah berlangsung selama tiga hari. Malah sehari sebelumnya, listrik padam dari sore hari hingga pagi hari.

“Kemarin semalam di tempat kami listrik padam total dari sore sampai besok paginya jam 7 baru hidup. Heran juga kok PLN kita dari dulu tidak bisa mengatasi pemadaman listrik,” ujar Bangun Sitepu Ketua RT.

Manager Humas PLN Wilayah Riau, Suhatman ketika dikonfirmasi terkait pemadaman listrik yang sudah berlangsung selama 3 hari, mengaku belum menerima laporan tersebut. Pihak PLN Wilayah Riau belum mendapat laporan dari PLN Rayon Panam.

“Saya belum tahu kalau ada pemadaman listrik. Coba nanti saya tanyakan kepada Kepala Rayonnya,” kata Suhatman. (Detiknews)

#beritaPKU Listrik Pekanbaru Padam Akibat Kerusakan Jaringan

PT PLN Cabang Pekanbaru menyatakan terpaksa melakukan pemadaman listrik tidak terjadwal akibat adanya kerusakan di sejumlah jaringan, sebagai dampak dari hujan deras pada Rabu malam (15/5).

“Banyak pohon tumbang mengakibatkan kerusakan di jaringan kabel listrik, sampai sekarang proses perbaikan belum sepenuhnya sempurna,” kata Humas PLN Cabang Pekanbaru, Dharmawi, di Pekanbaru, Kamis.

Ia membenarkan pemadaman tersebut di luar dari jadwal, sehingga PLN memohon pengertian dari masyarakat yang merasa dirugikan.

“Ini force majeure, kejadian di luar kendali kami,” katanya.

Sejumlah daerah di Pekanbaru, termasuk pusat perkantoran, mengalami beberapa kali pemadaman listrik tak terjadwal. Ketika hujan deras disertai angin kencang pada Rabu malam (15/5), aliran listrik mendadak putus hingga lebih dari tiga jam.

Aliran listrik kembali terjadi pada Kamis pagi, seperti di Jalan Sumatera, layanan PLN terputus selama sekitar dua jam.

Kemudian, aliran listrik kembali putus sekitar pukul 13.30 WIB dan belum bisa dipastikan kapan mengalir lagi.

“Kami mohon maaf dengan kondisi ini. Secepatnya kami akan melakukan perbaikan,” kata Dharmawi. (Antara Riau)