Rekomendasi Wisata Kekinian di Pekanbaru

651

Pernahkah Encik dan Puan berkunjung ke Pekanbaru? Mungkin Pekanbaru bukanlah destinasi wisata dan lebih dikenal sebagai kota bisnis. Meski demikian ternyata ada beberapa objek Wisata Kekinian di Pekanbaru.

Nah untuk Encik dan Puan yang ingin atau berencana ke Pekanbaru dengan menggunakan tiket online big bird, berikut ini beberapa rekomendasi Wisata Kekinian di Pekanbaru:

Asia Farm

Objek wisata ini sendiri baru diresmikan pada 21 April yang lalu, dan memiliki konsep pertanian bergaya Eropa dan mirip dengan permainan Hay Day. Seperti yang bisa kita tebak, Asia Farm menjadi objek wisata kekinian di Pekanbaru yang paling ramai dikunjungi.

Lokasinya tak jauh dari kawasan Perkantoran Wali Kota Pekanbaru yang baru, di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya. Di sini, Encik dan Puan dapat menikmati tour ala Eropa, foto mengenakan kimono Jepang, game seru berhadiah, bioskop mini, melihat dan memberi makan hewan ternak, bertani dan masih banyak lagi.

Untuk tiket masuknya, kita cukup membayar Rp 25.000 per orang untuk semua umur. Tapi ada pengecualian untuk anak kecil dengan tinggi di bawah 70 cm, yang tidak dikenakan biaya. Sedangkan untuk jam operasionalnya sendiri, Asia Farm buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Agrowisata Tenayan Raya

Masih di kawasan Kulim, Tenayan Raya, masih ada satu lagi agrowisata lho. Agrowisata ini bernama Agrowisata Tenayan Raya yang berada di Jalan Kadiran, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya. Agrowisata ini memiliki konsep wisata edukasi, jadi kita bisa berwisata sekaligus belajar banyak hal tentang pertanian dan peternakan.

Dengan lahan seluas 1,5 hektar, Agrowisata Tenayan Raya diisi dengan berbagai macam hewan ternak seperti kambing, lebah kelulut, ikan, dan angsa. Sedangkan untuk pertaniannya ada padi, jambu madu, lengkeng, jagung, kangkung, jeruk peras dan jeruk kasturi.

Asyiknya lagi, di sini Encik dan Puan juga akan diedukasi bagaimana menanam padi, panen kangkung, memberi makan hewan ternak, menanam bibit di polybag dan lainnya. Tidak hanya edukasi yang bisa kita dapatkan di sini, di kawasan ini juga terdapat permainan anak-anak seperti panahan, flying fox, motor ATV, dan kolam renang.

Kampoeng Rabbits

Encik dan Puan pecinta kelinci? Jika ya, maka objek wisata yang satu ini wajib untuk dikunjungi. Wisata Kampoeng Rabbits ini letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, letaknya di Jalan Kenanga, Kulim, Tenayan Raya. Tak perlu khawatir kesulitan mencarinya, karena ada plangnya pinggir jalan. Lebih simpelnya silakan tengok google maps aja ya Encik dan Puan, hehehe.

Nah karena namanya Kampoeng Rabbits, bisa ditebak kalau segala hal mengenai kelinci ada di objek wisata ini. Mulai dari berinteraksi dengan kelinci, bagaimana merawat kelinci, aneka macam perlengkapan untuk kelinci, oleh-oleh yang berkaitan dengan kelinci, hingga menyantap sate kelinci.

Tapi untuk dapat menikmati sate kelinci ini hanya ada pada hari tertentu saja, karena sate kelinci ini hanya tersedia setiap weekend dan hari libur saja. Kok begitu?

Hal tersebut karena ada kendala pasokan daging kelinci sehingga hanya tersedia pada hari libur saja. Jadi bagi Encik dan Puan yang ingin merasakan satenya, datanglah hari-hari tersebut saja ya agar tidak kecewa.

Untuk tiket masuknya cukup bervariasi, untuk anak-anak cukup membayar Rp 5.000. Sedangkan untuk orang dewasa cukup membayar Rp 10.000. Jika ingin memberikan makanan kelinci cukup membayar Rp 5.000. Untuk jam operasionalnya sendiri buka setiap hari mulai pukul 10.00-18.00 WIB.

Rumah Jamur Nando

Jika sebelumnya ada destinasi wisata seperti agrowisata dan kampung kelinci, kali ini ada objek wisata yang bertemakan jamur, yakni Rumah Jamur Nando.

Rumah Jamur Nando ini lokasinya berada di Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) ujung, tepatnya di Jalan Singkong gang Singkong No 3, Tenayan Raya, Pekanbaru.

Selama berada di sini, kita dapat ikut belajar segala hal mengenai jamur, mulai dari budidaya jamur, kewirausahaan, dan pendidikan mengenai jamur.

Ternyata Rumah Jamur Nando satu-satunya tempat wisata edukasi berbasis jamur di Provinsi Riau lho. Ada beberapa jamur yang dibudidayakan di sini seperti jenis jamur tiram.

Selain membudidayakan aneka jamur, di sini juga ada produk olahan jamur seperti nugget jamur, abon jamur, dan bakso jamur.

Nah jika Encik dan Puan berminat berkunjung ke sini, bisa DM ke @rumahjamurnando atau bisa menghubungi nomor 082384286763 (Telp/WA). Waktu operasionalnya setiap hari mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Untuk tarifnya sendiri cukup terjangkau, di hari Senin-Jum’at tarifnya Rp.15.000/orang, sementara di hari Sabtu-Minggu (weekend dan hari libur) tarifnya Rp. 20.000/orang.

Sedangkan untuk penjadwalan waktu kunjungan wisata, Encik dan Puan bisa booking ke nomor di atas dengan catatan wajib booking jadwal dan membayar DP 20% khusus kunjungan berkelompok.

Taman Bunga Impian Okura

Apa yang terbersit dari Encik dan Puan saat membayangkan Taman Bunga Impian Okura ini? Tentunya tak ada yang menyangka jika taman bunga ini berada di tepi Sungai Siak.

Didirikan oleh beberapa pemuda tempatan, taman bunga ini berada di Okura, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Karena keunikan lokasinya tersebut, selain kita dapat menikmati hamparan bunga kita juga dapat menikmati angin sepoi-sepoi serta pemandangan kapal-kapal yang melewati Sungai Siak.

Taman Bunga Impian Okura, merupakan wisata Taman Bunga pertama di Kota Pekanbaru. Taman ini sedang hits dan ramai dikunjungi terutama dari kawula muda.

Ada beraneka bunga beraneka warna yang cerah dapat Encik dan Puan temui di sana, antara lain bunga matahari, bunga jengger ayam, bunga kancing baju, dan masih banyak lagi.

Untuk tiket masuknya sendiri cukup terjangkau, yakni Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil sudah termasuk parkir. Sementara jam operasionalnya buka setiap hari mulai dari pukul 07.00-18.00 WIB.

Demikian beberapa destinasi Wisata Kekinian di Pekanbaru. Kekinian di sini tak melulu modern, tapi merupakan objek wisata yang sedang hits di Kota Pekanbaru. Nah tertarik ke sini jika berkunjung ke Pekanbaru, Encik dan Puan?