Home » Berita » #PSPS PSPS Pertahankan 16 Pemain PON Riau

#PSPS PSPS Pertahankan 16 Pemain PON Riau


Pelatih PSPS Pekanbaru berupaya mempertahankan sebanyak 16 pemain PON XVIII/2012 Riau untuk mengisi kekosongan sejumlah pemain yang hengkang karena manajemen mengalami kendala keuangan.

“Kami sepakat untuk tetap mempertahankan 16 pemain PON XVIII karena mereka sudah dianggap lolos seleksi tahap lanjutan,” kata  Afrizal, Asisten Pelatih PSPS Pekanbaru, Selasa.

Ia menyebutkan nama ke-16 pemain tersebut, yakni Saddam Hamdani, Toni, Ravi, Amran, Fikri, James, Zulmardian, Chandra, Ihsan, Geri, Khairunnas, Yudi Rianto, Hadison, Ario Putra, Hasbullah, dan Afdal.

Menurut dia, pihaknya juga sudah mendapatkan rekomendasi dari mantan Pelatih PON XVIII Riau Philip Hansen Maramis yang juga melihat perkembangan bekas anak asuhnya itu.

Para pemain yang dipertahankan itu mulai Rabu (8/5) akan dipantau terus-menerus menyangkut taktik dan teknik ketika latihan.

Namun, para pemain itu merupakan hasil pembinaan serius oleh pelatih lokal untuk memperkuat Riau pada PON XVIII/2012.

Bila para pemain tersebut mampu menunjukkan kinerja terbaik, manajemen akan melakukan kontrak dengan mereka memperkuat tim menjelang putaran kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013.

Dia mengatakan bahwa pemain asing asal Korea Selatan, Shin Hyun Joon, juga menjalani seleksi di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru.

Padahal, kata dia, sebelumnya PSPS kehilangan dua pemain pilar, Ambrizal dan Ade Suhendra. Kedua pemain tersebut sudah memberitahukan menyangkut pindah ke tim lain dengan alasan gaji yang belum dibayar.

Ambrizal untuk laga ISL 2012/2013 memperkuat Persegres, Gresik, Jawa Timur, sementara Ade Suhendra berlabuh di Persiba, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pekan lalu, sejumlah pemain lokal PSPS juga pindah ke tim lain, seperti Glen Paloakan, M. Ilham, Slamet Riyadi, Trias Budi, dan Amin Syarifudin, setelah Mundari Karya juga mundur dari jabatan sebagai pelatih.

Bahkan ada juga dua pemain asing yang bersikap serupa dan mereka tidak mengikuti kompetisi lanjutan ISL, seperti Rohit Chan asal Nepal dan Lee So Hyung dari Korea Selatan. (Antara Riau)


About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *