Pekanbaru Perluas Lahan Agribisnis - InfoPKU
Home » Berita » Berita Pekanbaru » Pekanbaru Perluas Lahan Agribisnis
ilustrasi

Pekanbaru Perluas Lahan Agribisnis


Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pertanian, berencana untuk menambah luas kawasan agribisnis di Kota Pekanbaru menjadi 10 hektare pada tahun 2016 ini.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru, Elsyabrina, Jumat (19/2) bahwa sejak tahun lalu sudah ada lima hektare lahan di kawasan Rumbai.

Untuk tahun 2016 ini, pihaknya berencana akan menambah lagi luas kawasan agribisnis di Kota Pekanbaru hingga mencapai total 10 hektare.

Adapun lokasi penambahan luas kawasan agribisnis sebesar lima hektare ini berada di sekitar daerah Okura, Danau Buatan. Karena masih banyak lahan kosong, serta didukung oleh keindahan alam Danau Buatan.

Dinas Pertanian Kota Pekanbaru sendiri berencana akan membuat gambar serta pemetaan kawasan agribisnis tersebut pada tahun 2016 ini.

Kemudian, Dinas Pertanian Kota Pekanbaru akan mulai mempersiapkan kemampuan sumber daya manusia pertanian agribisnis ini dengan menggelar pelatihan.

Pelatihan ini sendiri akan mendatangkan salah satu pencipta taman buah Mekarsari, yakni Prof Mohamad Reza Tirtawinata, dengan tujuan agar pihaknya mengetahui tanaman dan bibit yang cocok untuk dikembangkan pada kawasan agribisnis ini.

Pemko Pekanbaru berencana akan menempatkan berbagai jenis tanaman buah langka, baik itu buah lokal maupun buah nasional di lahan seluas 10 hektare itu, serta untuk melestarikan beberapa jenis kayu dan pohon langka.

Elsyabrina menyebutkan bahwa kawasan tersebut akan dijadikan lokasi wisata alam, pusat pendidikan, serta pembibitan milik pemerintah.

Adapun program agriwisata ini akan dilakukan secara bertahap tiap tahunnya, karena adanya keterbatasan anggaran. Namun hal tersebut tak menyurutkan pihaknya untuk mewujudkan Mekarsarinya Pekanbaru.

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila