Mengenang Tenas Effendy
Breaking News
Home » Berita » Berita Riau » Mengenang Tenas Effendy

Mengenang Tenas Effendy


Dalam rangka memperingati setahun sudah kepergian budayawan Riau, Almarhum Tenas Effendy, LAM Riau mengadakan berbagai kegiatan bertajuk “Mengenang Tenas Effendy”.

Kegiatan ini sendiri telah berlangsung sejak seminggu yang lalu, Senin (15/2) dan digelar hingga 15 Maret 2016 mendatang. Rencananya kegiatan kebudayaan ini juga turut dihadiri oleh budayawan dari negeri tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Seperti yang Encik dan Puan ketahui bahwa sosok Tenas Effendy tidak hanya dikenang di Riau saja, tetapi Almarhum juga dikenal seantero Asia Tenggara berkat karya-karyanya yang tak lekang dimakan oleh waktu.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk mendalami serta menyebarluaskan warisan Tenas Effendy. Hal ini diungkapkan oleh OK Nizamil Jamil, Ahad (21/2).

Ia mengatakan bahwa wajar saja jika banyak budayawan asal luar negeri, terutama negeri serumpun yang turut memperingati setahun kepergian beliau.

Rencananya akan ada sembilan orang pakar budaya Melayu yang akan turut hadir dalam memperingati setahun meninggalnya Tenas. Kedatangan mereka sendiri juga untuk mengisi kegiatan ini.

Para pakar tersebut sangat mengenang kepergian beliau, karena karya-karya Tenas. Terutama Tunjuk Ajar Melayu yang merupakan karya paling populer. Kedatangan mereka nantinya adalah untuk berdialog mengenai buku tersebut.

Ditambahkan oleh Oka, begitu ia disapa, bahwa nantinya akan diadakan seminar, serta akan membahas budaya yang pernah dibawa Tenas hingga ke negara-negara serumpun. Seminar yang diisi oleh sembilan pakar ini akan diadakan pada tanggal 26 Februari mendatang.

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila