Membangun Wilayah Pinggiran Pekanbaru
Breaking News
Home » Berita » Berita Pekanbaru » Membangun Wilayah Pinggiran Pekanbaru
  • Talkshow

    Talkshow Daerah "konsep walikota Pekanbaru dalam membangun wilayah pinggiran" ini diselenggarakan di Lt 5 Rektorat UIN Suska

  • Wali Kota

    Talkshow Daerah ini menghadirkan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, sebagai pembicaranya

  • Sejarah Pekanbaru

    Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, menjelaskan Sejarah kota Pekanbaru , dimana dulunya merupakan bagaian dari Kampar

  • Visi Wali Kota 2012-2017

    Wali Kota menjelaskan visi 2012-2017, yaitu terwujudnya Pekanbaru Sebagai kota Metropolitan Yang Madani

  • Pembangunan

    Konsep pembangunan kota sendiri, oleh Wali Kota ada konsep Block dan Super Block

Membangun Wilayah Pinggiran Pekanbaru


Selasa (1/12), bertempat di lantai 5 Gedung Rektorat UIN Suska, Wali Kota, Firdaus, menjadi pembicara dalam talkshow Daerah “konsep Wali Kota Pekanbaru dalam membangun wilayah pinggiran”.

Dijelaskan oleh Wali Kota bahwa dalam pembangunan visi Wali Kota 2012-2017, yaitu terwujudnya Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani.

Diakui oleh Wali Kota, bahwa Kota Pekanbaru memang tidak memiliki SDA melimpah. Akan tetapi terdapat SDM yang dinilai unggul.

Terdapat beberapa modal dalam pembangunan kota Metropolitan yang Madani, seperti yang disebutkan oleh Firdaus, yaitu:

  1. SDM yang dinilai unggul
  2. Luas wilayah yang masih belum banyak digarap
  3. Letak wilayah yang strategis

Untuk konsep pembangunan kota sendiri, oleh Wali Kota ada konsep Block dan Super Block. Serta tak lupa pula pemerataan pembangunan.

Kemudian untuk memenuhi infrastruktur yang mendasar seperti di darat dengan pembangunan jalan tol, sedangkan di air dengan menyediakan bus air.

Pembangunan Smart City/Modern Pekanbaru dilakukan dengan 6 Smart Government, yakni, Type, Ekonomi, Intern, Mobilitas, Leader dan waktu.

Dalam memenuhi pembangunannya, kemudian dijalinlah hubungan dengan daerah sekitar. Sehingga terbentuklah Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan).

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila