Home » Berita » #ISG_2013 Menko Kesra Sebut Baru 33 Negara Siap Ikut ISG

#ISG_2013 Menko Kesra Sebut Baru 33 Negara Siap Ikut ISG


Terjadi perubahan dalam hal peserta Islamic Solidarity Games (ISG). Jumlah peserta yang tadinya 57 negara saat ini berkurang menjadi 33 negara.

Demikian disampaikan Menko Kesra Agung Laksono kepada wartawan, Rabu (8/5/2013), usai rapat terbatas dengan Menpora Roy Suryo terkait tarik ulur panitia ISG.

Menurut Agung Laksono, dari 57 negara Islam yang baru menyatakan kesiapannya untuk ikut ISG baru 33 negara. Namun memang belum semua undangan disampaikan. Dia mengharapkan, hingga Juni nantinya seluruh negara Islam sudah menerima undangan untuk acara ISG.

Selain itu, cabang olahraga yang dipertandigkan juga berkurang. Dari yang tadinya 17 cabang menjadi 14. Sedangkan dana yang akan digelontorkan untuk ISG dipastikan mencapai Rp 200 miliar yang dikucurkan dari APBN.

“Jika nantinya tuan rumah akan menyediakan dana APBD-nya untuk ISG, ya itu kita kembalikan ke daerah. Atau jika memang nantinya ada dana sponsor ya juga bisa menambahkan dana untuk ISG itu,” kata Agung.

“Kita rapat ini bukan menentukan ISG akan ditarik pusat atau di daerah. Jadi keputusannya baru akan diambil setelah kita bersama pihak terkait akan meninjau ke Pekanbaru dalam bulan ini juga,” lanjutnya.

Sedangkan Menteri Agama, Surya Dharma Ali menyebutkan dirinya tidak ikut terlibat secara teknis soal ISG. Namun dia mencontohkan soal pengalamannya saat menetapkan Ambon sebagai tuan rumah MTQ Nasional yang saat itu banyak menimbulkan pro dan kontra. Karena anggapan daerah konflik yang berbau SARA.

Menurutnya, karena masyarakat sudah kadung berharap, maka ada baiknya ISG tetap dilangsungkan di Riau.

“Ternyata kita jalan terus dan sukses. Tidak ada terjadi kendala berarti dan masyarakat puas. Kalau saat itu saya pindahkan ke Jakarta, mungkin Ambon ribut karena masyarakat berharap sebagai tuan rumah. Nah, di Riau kan tidak ada konflik seperti di Ambon. Dan masyarakat Riau juga sudah berharap,” kata Surya Dharma Ali.

“Kita tidak bisa mendekteksi gejolak masyarakat pasca pemindahna itu, karena masyarakat sudah kadung berharap. Jadi Riau saya kira cukup kondusif untuk pelaksanaan ISG,” kata Surya Dharma Ali.

Sedangkan Menkominfo Tifatul Sembiring, dengan bahasa yang halus, menyindir Menpora Roy Suryo soal kebijakan pemindahan ISG yang hanya disampaikan melalui media.

Mestinya, lanjut Tifatul, sebagai pejabat tinggi negara, hal itu bisa dikomunikasi secara cerdas, dengan menggunakan teknologi yang ada. Jangan langsung mengeluarkan statemen melalui media secara terbuka.

“Kan urang elok, kalau begitu. Kan kita bisa saling ping-pingan saja (istilah pengiriman pesan via blackberry messenger),” kata Tifatul (Detik Sport)


About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *