Category Archives: Berita Riau

#beritaRIAU BI Waspadai Peningkatan Temuan Uang Palsu di Riau

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau mewaspadai peredaran uang rupiah tidak asli di daerah itu yang cenderung meningkat.

“Temuan uang rupiah tidak asli sepertinya meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi di Riau,” kata Asisten Direktur Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, M Abdul Madjid Ikram di Pekanbaru, Kamis.

Berdasarkan data BI, temuan uang palsu pada triwulan I/2013 tercatat mencapai 100 lembar. Sedangkan, nilai nominalnya mencapai Rp8,17 juta.

Menurut Abdul Madjid, jumlah temuan tersebut meningkat dibandingkan triwulan I tahun lalu yang mencapai 84 lembar dengan jumlah Rp5,43 juta.

“Terjadi peningkatan baik jumlah nominal maupun lembarnya,” katanya.

Ia merincikan, temuan uang palsu banyak berupa pecahan Rp100 ribu yang mencapai 64 lembar dengan jumlah Rp6,4 juta. Kemudian diikuti 35 lembar uang Rp50 ribu dengan jumlah Rp1,75 juta, dan satu lembar Rp20 ribu.

“Sangat disayangkan meningkatnya aktivitas ekonomi di Riau telah dimanfaatkan oleh penjahat,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejauh ini BI berusaha menekan peredaran uang palsu dengan cara gencar melakukan sosialisasi ke daerah-daerah. Dengan begitu, masyarakat bisa secara otomatis membedakan uang asli atau palsu dengan cara 3D (dilihat, diraba, dan diterawang).

“Sedangkan, untuk modus penyebaran dan penegakan hukum untuk penindakan uang palsu, kita serahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya. (Antara Riau)

#beritaRIAU Riau Tertinggi Imput Data Sistem Database Dukungan Kebijakan Nasional (SDDKN)

Dalam melaksanakan Sistem Database Dukungan Kebijakan Nasional (SDDKN), yang diberikan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI, Propinsi Riau meraih peringkat pertama. Dan Riau kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Hal tersebut di katakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan Pengolahan Data Elektronik (Diskominfo-PDE) Riau Ahmadsyah Harrofie, Kamis (23/5) di Kantor Gubernur Riau.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI, Riau menempati posisi pertama dalam menginput data base SDDKN. Ini terhitung Bulan Mei 2013 dengan presentase 19,21 persen,”Sebut Syah Harrofie.

Ahmadsyah menjelaskan, SDDKN ini merupakan salah satu instrumen yang dicanangkan Kemensetneg yang bertujuan untuk menyediakan data dan informasi yang berkualitas bagi pimpinan nasional.

“Jadi semua data yang kita himpun dari kabupaten/kota ini, kita sampaikan ke Kemensetneg. Selanjutnya, Pak Presiden bisa mengakses data ini, dalam rangka mengambil kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Dijelaskan Ahmadsyah, ada delapan kriteria atau kelompok data dan informasi yang dilaporkan dalam SDDKN itu yakni, data umum (geografi, pemerintahan), ekonomi dan keuangan, infrastruktur, politik hukum dan keamanan, industri perdagangan, sumber daya alam, sosial budaya dan insidentil.

Ahmadsyah menyebutkan, Provinsi Riau sejak tahun 2011 selalu menempati posisi lima besar dari 33 provinsi yang melaporkan paling lengkap data base SDDKN ini ke Kemensetneg. Untuk posisi kedua dan ketiga ditempati Provinsi Jambi (17,94%) dan Provinsi Kalimantan Barat (17,73%). (Riau Terkini)

#beritaRIAU Riau Raih Satu Emas di OSN SMP Nasional

Kontingen Riau pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP, yang dilaksanakan di Batam, 15-21 Mei lalu berhasil mendulang satu medali emas. Ditorehkan oleh pelajar SMP Kalam Kudus, Dean Fanggolans (13) dari bidang fisika.

Dengan total, satu emas, satu perak dan dua perunggu, Riau pada ajang tersebut hanya mampu berada di tempat ketujuh secara nasional. Perolehan ini sama seperti tahun sebelumnya. “Tahun lalu dengan total lima medali tanpa emas. Dan alhamdulillah sekarang dengan empat medali kita mampu meraih medali emas,” ujar Kepala Bidang SMP Disdik Riau Sri Petri Haryanti.

Kontingen OSN SMP Provinsi Riau yang tiba di Pekanbaru, Selasa (21/5) petang disambut dengan pengalungan bunga oleh pihak sekolah dan Disdik Riau serta Disdik Pekanbaru. Sebab, empat medali yang diraih berasal dari siswa-siswi Pekanbaru.

Petri menambahkan, ke depan akan melakukan evaluasi lagi untuk bidang lomba lainnya sehingga Riau dapat meraih posisi lima besar tingkat nasional tahun depan. Karena memang, saat OSN tingkat provinsi digelar, para siswa diberikan semacam pelatihan guna memantapkan persiapan.

‘’Evaluasi untuk bidang-bidang yang diikuti akan kita benahi terus. Sehingga kedepan ada perbaikan dan peningkatan prestasi,” kata Petri.

Sementara itu, Dean yang berhasil mengharumkan Riau dengan satu emas dari bidang fisika mengaku senang dan bangga. Karena semua materi soal dan praktek yang dipertandingkan jauh lebih mudah dibandingkan pada OSN tingkat nasional di Pontianak tahun sebelumnya.

‘’Katagori seperti mekanika, pengetahuan bunyi, listrik, suhu dan optik menjadi hal yang harus saya kuasai. Tentunya bangga,” sebut Dean.

Menurutnya, siswa dari Jateng dan Jatim merupakan lawan yang cukup berat. Namun melalui latihan dan belajar rutin, ia mampu menorehkan prestasi terbaik.

Medali lainnya untuk peroleh perak disumbangkan pelajar SMP Dharma Yudha untuk bidang matematika atas nama Hopein Christofen Tang. Sementara dua perunggu dari siswa SMP Dharma Yudha bidang Fisika atas nama Feby Eliana Tengry, dan pelajar SMP Cendana bidang Biologi Luqyana Mursyida Zahra. (Riau Pos)

#beritaRIAU Pemprov Riau Berencana Rapel Kenaikan Gaji PNS Juli Nanti

Pemerintah Provinsi Riau dipastikan akan membayarkan secara rapel untuk kenaikan gaji pegawai negeri sipil. Pasalnya, Peraturan Pemerintah nomor 22 Tahun 2013 tentang kenaikan gaji itu, baru keluar April 2013. Padahal, kenaikan gaji berlaku sejak Januari 2013.

“Pastinya harus dibayarkan dengan cara dirapel untuk gaji Januari sampai Juli nanti. Karena kemungkinan anggaran perubahan bisa disahkan Juli nanti,” ujar Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau, Jonli, Selasa (21/5/2013).

Diberitakan sebelumnya, pemerintah menaikkan gaji pegawai negeri sipil. Kenaikan rata-rata pada kisaran 7 persen. Besaran kenaikan berbeda pada tiap golongan pegawai.

Kenaikan gaji itu, mengacu pada peraturan pemerintah nomor 22 tahun 2013.

“Pemerintah daerah tentu harus mengakomodir peraturan yang terbit April lalu itu. Pastinya kami perlu merubah alokasi anggaran di APBD, di anggaran perubahan nantinya,” ujar Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau, Jonli.

Sementara itu, ia membenarkan, kemarin telah berlangsung pertemuan awal antara Banggar DPRD Riau dengan tim anggaran pemerintah daerah Provinsi Riau.

Pertemuan itu termasuk membahas kemungkinan pembahasan anggaran perubahan terkait tidak adanya pejabat sekretaris daerah Riau.

“Pada prinsipnya pertemuan kemaren itu baru pertemuan awal. Belum masuk teknis. Kami tetap jalankan apa yang bisa dilaksanakan, mana tau nanti jelang pembahasan sudah ada pejabat sekda,” ujar Jonli. (Tribun Pekanbaru)

#beritaRIAU Pengumuman UN SMA 24 Mei

Ketua penyelenggara Ujian Nasional (UN) tahun 2013 Provinsi Riau, Sri Petri Haryanti SPd menegaskan sampai saat ini belum ada informasi terkait pengumuman hasil UN SMA/MA/SMK. Berdasarkan jadwal semula, hasil UN akan diumumkan pada tanggal 24 Mei mendatang.

“Belum ada perubahan. Artinya pengumuman tetap dilakukan tanggal 24 Mei mendatang,” ungkap Petri, Senin (20/5). Menurut dia, panitia juga telah mengirimkan hasil pemindaian lembar jawaban peserta ke pusat. Pengiriman telah dilakukan pekan lalu.

Petri memperkirakan, dalam satu hingga dua hari kedepan akan ada pemberitahuan dari panitia pusat. Selanjutnya, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menjemput langsung ke pusat. Sehari jelang pengumuman, hasil UN diperkirakan sudah di tangan panitia provinsi.

Jelang pengumuman, Disdik akan menggelar pertemuan dengan Disdik kabupaten/kota. Kegiatan tersebut sekaligus untuk serahterima hasil UN ke daerah. Sesuai jadwal yang ditetapkan, barulah Disdik kabupaten/kota menyerahkan hasil UN ke sekolah untuk diumumkan.

Sementara itu, ditanya tentang pengumuman UN SMP/MTs, Petri juga memastikan belum ada perubahan dari jadwal semula yaitu, tanggal 1 Juni mendatang. Petri juga menuturkan, proses pemindaian lembar jawaban UN SMP/MTs masih belum selesai 100 persen.

Saat ini, masih ada sekitar tiga hingga empat sekolah lagi yang lembar jawaban UN-nya belum dipindai. Tapi Petri menegaskan jumlahnya tidak sampai lima persen. Karena itu dia yakin pemindaian dapat selesai sesuai jadwal
.
Ada beberapa hal yang menyebabkan proses pemindaian sempat terganggu. Diantaranya ada lembar jawaban yang kotor. Disamping itu, ada lembaran yang tidak rata pemotongannya. Sehingga memperlambat prose pemindaian. Sementara, terkait banyaknya lembar jawaban yang di-fotokopi, Petri yang juga Kepala Bidang SMP Disdik Riau ini menganggap bukan suatu masalah. Karena khusus lembar jawaban fotokopian, panitia menggunakan alat scan image. (Tribun Pekanbaru)

#beritaRIAU Highway Pekanbaru-Bangkinang Dimulai

Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau mulai melaksanakan pembangunan highway Pekanbaru-Bangkinang. Alat berat dan proses pengaspalan dengan menerapan sistem rigid pavement sudah terlihat di lapangan.

Kondisi itu diketahui dari hasil peninjauan di lokasi pengerjaan di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, Senin (20/5). Proses pelebaran dan pengaspalan sudah dimulai dari sisi kanan dan kiri jalan.

Cuaca panas terik siang itu, tidak menghalangi pekerja di lapangan untuk melaksanakan pengerjaan sarana transportasi itu. Beberapa alat berat terlihat meratakan sisi jalan yang akan diaspal dengan lebar 2 x 11,5 meter itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, SF Hariyanto saat dikonfirmasi mengatakan pembangunan highway Pekanbaru-Bangkinang sudah dimulai beberapa hari yang lalu. Pihaknya, siap mengawal proses pengerjaan agar berjalan seperti yang telah direncanakan.

‘’Lihatlah, proses pengaspalan sudah mulai dilakukan. Pembangunan akan terbagi dua tahap. Yakni tahap A sepanjang 600 meter dengan lebar 2 x 11,5 meter dan tahap B sepanjang 350 meter dengan lebar 2 x 11,5 meter,’’ tuturnya, Senin (20/5) di lokasi pembangunan highway.

Dengan progres itu, pihaknya akan kembali mengajukan progres lanjutan di APBD Perubahan 2013. Diharapkan, progres pengembangan sarana transportasi yang menyerupai jalan tol itu akan final sebelum Oktober ini.

Dia menambahkan, selama ini kawasan batas Pekanbaru-Bangkinang memang rentan kemacetan dan kecelakaan. Untuk itu, highway ini sengaja dikonsep bebas hambatan seperti tol dan tidak akan dipungut biaya.

Dari DED tersebut diketahui, satu ruas jalan dapat digunakan untuk tiga lajur kendaraan roda empat. Sedangkan untuk kendaraan roda dua dipersiapkan lajur khusus selebar 3,5 meter.

Sementara itu, pihak Kontraktor dari PT Hasrat Tata Jaya, Mukhlis Miin saat ditemui berjanji mengoptimalkan pengerjaan sesuai kontrak yang telah disusun. Pihaknya, akan bekerja secara maksimal dengan memanfaatkan waktu yang ada secara optimal.

Sedangkan untuk spesifikasi pengerjaan, dia mengatakan pembangunan akses transportasi itu akan menggunakan sistem rigid pavement. Di mana, jalan highway akan dibangun dengan tebal 30 centi meter dengan dilengkapi pembatas jalan menyerupai konsep jalan tol.

Untuk pengerjaan highway memang menerapkan sistem rigid pavement atau pengerasan kaku dengan menggunakan bahan baku beton. Sistem ini dinilai efektif dan memiliki kualitas yang maksimal. Bahkan penerapannya sudah sering diterapkan di beberapa negara tetangga, seperti di Filipina dan Thailand. (Riau Pos)

#beritaRIAU BPAD Luncurkan Riau Sejuta Buku

Riau Sejuk
Source from twitter: @jackjohn_

Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi selenggarakan peluncuran Riau Sejuta Buku (Riau Sejuk). Kegiatan ini ditaja bersempena peringatan Hari Kebangitan Nasional, Hari Pendidikan Nasional, Hari Buku Nasional dan Hari Perpustakaan Nasional. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 20 sampai dengan 25 Mei 2013 dibuka oleh Gubernur Riau M Rusli Zainal, Senin (20/5) di Auditorium Wan Ghalib Perpustakaan Soeman HS, Pekanbaru.

Gubernur Riau Muhammad Rusli Zainal, pada kesempatan itu mengajak agar masyarakat gemar menulis, timbulkan terus minat baca bagi anak-anak, dewasa dan orang tua. Ia menambahkan; setiap Instansi baik pemerintah maupun swata hendaklah memberi dukungan dan membantu bagaimana karya tulis yang ada dapat diterbitkan dan dapat dibaca oleh publik, dengan menggandeng Ikatan Penerbit Riau. Jika hal tersebut terlaksana bukan tidak mungkin sejuta buku akan mudah dicapai bahkan akan bisa mencapai dua juta buku. Menurut Gubernur Riau sejuta dan dua juta buku itu akan bisa diwujudkan jika pimpinan institusi ini mampu bekerja dan berkoordinasi baik dengan dinas / badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan menggandeng pihak swasta. Ia masih ingat dengan program hibah sejuta buku yang telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu. Kalau program ini digerakkan kembali Riau Sejuk ini akan mudah terrialisir. M Rusli Zainal menegaskan kembali kerja keras dan lakukan terobosan, Ia mencontohkan kalau buku buku terkait dengan soal perminyakan itu sudah ada Chevron Corner dilantai empat Perpustakaan Soeman HS ini, dan kedepan tentu kita minta pihak PT Chevron Pacific Indonesia Rumbai Pekanbaru untuk memberi perhatian dan tanggung jawabnya sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perminyakan daerah daerah ini. Dan kalau buku buku masalah ekonomi tinggal kita melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia yang ada di sebelah pustaka ini. Dan gubernur juga minta kepada Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Riau untuk mengundang dan mengkoordinasikan baik dilingkungan pemerintah Provinsi Riau maupun pihak swasta, Ia siap jadi penggerak dan motivator untuk itu, ujar Rusli Zainal.

Sementara ituTokoh Masyarakat Riau Dr (HC) Tennas Effendi dalam sambutannya menghimbau, agar Ikatan Penerbit Riau mau mendatangi Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau untuk menjemput karya anak bangsa yang ada di kabupaten dan kota, jika hal itu terjadi tidak mustahil ratusan bahkan ribuan buku akan dapat di terbitkan dalam satu tahun.

Peluncuran Riau Sejuk ini juga di hadiri Ketua Ikatan Penerbit Indonesia Lusi Andam Dewi, pada saat itu ia memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya Riau Sejuta Buku ini, ia merespon apa yang telah disampaikan oleh tokoh masyarakat Riau Tenas Effendi dan akan berupaya untuk itu. Dan Ia mengungkapkan; nilai baca bangsa Indonesia masih rendah katanya; Ia mencontohkan satu buku dibaca empat orang, seharusnya empat buku dibaca oleh satu orang.

Sementara itu Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Riau Chairul Rizki mengatakan; kegiatan yang bertema ” Banyak Buku, banyak Ilmu ” ini akan berlangsung sejak 20 sampai dengan 25 Mei 2013 ini akan dilaksanakan Bazar Buku, International Robotic Show, Lomba mewarnai, lomba menggambar, Baca tulis Arab Melayu, Hafal Al-qur’an, Vocal Group, seminar dan Bedah buku. Semua aktivitas ini dipusatkan di Perpustakaan Soeman HS Jalan Jend.Sudirman No. 642 Pekanbaru. (Riau Terkini)

#beritaRIAU Dinkes Riau Ingatkan Warga Waspada DBD

Aparat Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Riau, mengingatkan warga untuk mewaspadai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) karena saat ini pergantian musim.

“Kami selalu mengingatkan kepada warga bahwa waspada terhadap penyakit DBD saat ini,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Dinkes Pemprov Riau, T. Zul Efendi, di Pekanbaru, Senin.

Pernyataan tersebut terkait, sejak tiga bulan terakhir ini pihaknya telah mencatat sekitar 250 warga yang tersebar pada 12 kabupaten dan kota di Riau terkena DBD dan mereka mendapatkan perawatan medis pada berbagai rumah sakit dan Puskesmas setempat.

Namun warga yang terbanyak terkena DBD yakni di Kabupaten Siak sebanyak 49 warga kemudian Kabupaten Kampar (43 warga), Kota Pekanbaru (33), Kota Dumai (26 ) dan Kabupaten Indragiri Hilir (18).

Kemudian penduduk yang terkena DBD yakni di Kabupaten Bangkalis sebanyak 29 warga, Kabupaten Rokan Hilir (10 warga) dan Kabupaten Kuantan Singingi (12).

Sedangkan selebihnya adalah warga Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Rokan Hulu.

Khusus untuk Kabupaten Bengkalis pemerintah setempat menetapkan sebagai kasus luar biasa karena ada warga yang meninggal akibat gigitan nyamuk tersebut.

Pihaknya turut prihatin terhadap warga yang meninggal terkena DBD di Kabupaten Bengkalis dan petugas medis setempat menyatakan positif korban kena gigitan nyamuk aedes agepty.

Menurut dia, pada pergantian musim ini perkembanganbiakan nyamuk sangat cepat dan perlu warga waspada dengan pola hidup lingkungan bersih.

Sedangkan pemerintah daerah setempat menanggung biaya pengobatan bagi penderita DBD yang dirawat di berbagai rumah sakit pemerintah.

Pihaknya juga mengharapkan petugas setempat melakukan penyemprotan di rumah warga yang bila ada terkena DBD.

#beritaRIAU Gubernur Riau Ajak Pemuda Bersatu Dalam Harkitnas

Gubernur Riau Rusli Zainal mengajak para pemuda untuk bersatu membangun daerah dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Pekanbaru, Senin.

“Dalam memaknai Harkitnas tahun ini, saya mengajak semua pemuda untuk bersatu membangun Riau sebagai tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” kata Rusli Zainal pada upacara peringatan Harkitnas di kantor Gubernur Riau di Pekanbaru.

Ia mengatakan, makna perjuangan dalam Harkitnas masih relevan dan sangat dibutuhkan untuk mengisi kemerdekaan. Sebab, perjuangan hingga sekarang belum berakhir dan banyak tantangan yang menanti di era globalisasi.

“Seluruh anak muda harus berjuang bersama tanpa melihat kedaerahan,” katanya.

Menurut dia, tantangan di era modern akan menguji daya saing Indonesia dalam kompetisi antarbangsa dimana seluruh negara seakan tak ada lagi sekat yang membatasi.

“Harkitnas adalah momentum kebersamaan untuk menghadapi globalisasi,” ujarnya.

Gubernur mengaku turut prihatin terhadap maraknya kenakalan di tengah anak muda seperti tawuran pelajar dan geng motor yang berbuat anarkis. Ia berjanji adalah tugas pemerintah untuk mengatasi itu semua dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia para penerus generasi bangsa.

“Kita semua harus mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan kelompok,” katanya. (Antara Riau)

#Pilgubri2013 8 Balon Gubri Klaim Siap Mendaftar KPU Riau

Tahapan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2013 mulai memasuki masa krusial.

Delapan Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau (Gubri) mengklaim siap mendaftar saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau membuka pendaftaran pasangan Balon Gubri dan Balon Wakil Gubenur Riau (Wagubri) pada 23-29 Mei mendatang.

Sementara untuk calon jalur independen, di masa tersebut masih diberi kesempatan untuk perbaikan hasil verifikasi faktual.

Namun Ketua KPU Provinsi Riau Ir Tengku Edy Sabli memperkirakan, ada tiga pasangan Balon Gubernur Riau (Gubri) dan Balon Wagubri dari partai politik dan satu pasangan dari jalur perseorangan yang akan maju dan mendaftar ke KPU Riau.

‘’Kami memperkirakan ada empat pasangan Balon Gubri dan Wakil Gubri yang akan tampil pada Pilgubri 2013 ini,’’ kata Edy Sabli.

Sementara kondisi saat ini, ada tujuh Balon Gubri yang menyatakan maju melalui dukungan partai politik dan siap mendaftar, dua di antaranya sudah mendeklarasikan diri.

Bahkan salah satu calon, H Herman Abdullah sudah memiliki pasangan wakil yakni dr Agus Widayat (Wakil Wali Kota Dumai) dan telah mendeklarasikan dengan dukungan 8 partai politik.

Sementara Jon Erizal yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sosial (PKS) belum menentukan pasangan.

Nama lain seperti Wakil Gubenur Riau HR Mambang Mit, Bupati Rohul H Achmad MSi, Bupati Rokan Hilir H Annas Maamun, Bupati Indragiri Hilir H Indra Muchlis Adnan, anggota DPR-RI Lukman Edy, belum mendapat kepastian partai pengusung.

Sementara nama-nama seperti mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal dan Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin yang jauh-jauh hari menyatakan maju bisa juga membuat kejutan.

Adapun satu pasangan lagi yakni Wan Abu Bakar-Isjoni yang maju lewat jalur independen. Saat ini keduanya dalam proses perbaikan hasil verifikasi faktual. Tentunya sepekan ke depan akan menjadi masa-masa menentukan bagi mereka dan menghangatkan perpolitikan di Riau.
Yang paling menarik ditunggu, tentunya siapa jago yang bakal diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar. Bagi Demokrat, kursi itu diperebutkan dua kadernya, Ketua DPD Partai Demokrat Riau HR Mambang Mit (MM) dan Ketua DPD II PD Rokan Hulu Drs H Achmad MSi.

Sementara DPD I dan DPD II Partai Golkar Riau optimis ketuanya, H Annas Maamun akan ditetapkan DPP sebagai Balon Gubri dalam rapat, Senin (20/5) sore ini. Ini untuk menepis munculnya nama lain yang bakal diusung partai berlambang pohon beringin ini.

Sementara Mambang Mit, meski tetap optimis bisa mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat, namun ia mengakui kondisinya sangat genting. Tapi ia lebih senang membicarakan rencana koalisi Partai Demokrat bersama PPP dan PBR.

‘’Kita mengusung Ketua DPD PPP Azis Zaenal sebagai Balon Wagubri. Ada beberapa nama untuk wakil, namun kita menyadari tidak cukup kursi. Jadi menggandeng PPP dan PBR adalah jalan terbaik dalam suasana politik sekarang. Masih dengan dia (Azis Zaenal, red), belum ada perubahan,’’ ujar MM malam tadi.

MM yang saat dihubungi tengah berada di Jakarta, memahami kondisi di internal partai sendiri sedang genting dalam memperebutkan perahu menuju Riau 1.

Beberapa nama yang mendaftar dari Demokrat, belum juga diputuskan DPP siapa yang akan maju. ‘’Kalau dari hasil rapat, baru pada 22 Mei akan diumumkan,’’ sambungnya.

Diceritakan Wakil Gubernur Riau ini, saat ini penetapan sedang dalam proses dan berada di Majelis Tinggi partai. Nama-nama calon yang mendaftar tersebut sudah diseleksi tim tujuh. Yang terdiri dari dua DPD, satu Korwil Sumatera, dan empat dari DPP.

‘’Kamis malam lalu sudah dilaksanakan rapat tim tujuh, dan hasilnya dibawa ke Majelis Tinggi partai. Nanti mereka yang akan menentukan,’’ ujar MM yang sudah sepekan terakhir berada di Jakarta.

Sementara kubu Achmad mengaku optimis mendapatkan perahu Partai Demokrat.

‘’Kita tetap optimis, Partai Demokrat mengusung beliau (Achmad, red) sebagai kader terbaik maju sebagai Cagubri 2013. Hasil survei beliau terbaik,’’ ungkap Koordinator Pemenangan Cagubri Achmad, Raja Marjohan Yusuf Ahad (19/5).

Menurutnya, untuk memenuhi jumlah sembilan kursi (Demokrat memiliki 8 kursi di DPRD Riau), ia mengaku tim telah membentuk sejumlah partai koalisi.

‘’Tim kita solid, terus melakukan sosialisasi di tengah masyarakat, sampai saat ini terus berjalan. Selain telah membentuk posko pemenang di 12 kabupaten/kota serta mempunyai relawan secara struktur dengan 12 koordinator di kabupaten/kota di Riau,’’ ujarnya.

Disinggung soal Balom Wagubri, Marjohan mengatakan, Achmad akan mengambil pasangan calon salah satu putra terbaik daerah pesisir. Karena Provinsi Riau terdiri dari daratan dan pesisir.

Balon Gubri yang sudah memenuhi syarat dukungan mendaftar ke KPU adalah Jon Erizal. 11 kursi dua partai pendukungnya di DPRD, PAN (6 kursi) dan PKS (5 kursi), sudah melebihi dari persyaratan minimal 9 kursi yang ditetapkan KPU Riau.

‘’Dari awal, Bang Jon (Erizal, red) sudah punya perahu PAN dan PKS yang sudah melebihi dari persyaratan KPU Riau. Bahkan kalau ditambah PBR 2 kursi jumlahnya sudah 13 kursi,’’ ujar Sekretaris Tim Pemenangan Jon Erizal dari PAN Riau, Fendri Jaswir, malam tadi.

Kendati demikian, kata Fendri, tim pemenangan masih menjalin komunikasi dan membuka kesempatan bagi partai lain yang ingin berkoalisi terutama partai yang sudah bergabung secara nasional dengan PAN seperti PBR, Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) dan Partai Nasional Bung Karno (PNBK).

‘’Ada juga partai lain yang memang memiliki emosional dengan PAN. Intinya Bang Jon sudah tidak ada kendala kalau soal partai pendukung dan kita sangat siap,’’ katanya.

Sementara Drs H Herman Abdullah MM tetap yakin ikut mendaftar ke KPU pada 23 Mei. ‘’Dari awal kita yakin dengan partai koalisi yang kita bangun,’’ ujar Herman Abdullah.

Disebutkan Herman, ia komitmen sebagai pasangan yang paling pertama mendeklarasikan diri. Pilihan wakil tetap tak berubah yaitu Wakil Wali Kota Dumai, Agus Widayat.

Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki tiga kursi di DPRD Riau mengusung Lukman Edy. Wakil Ketua I DPW PKB Riau Purwaji menegaskan, saat ini partainya kosentrasi membangun koalisi dengan PDI Perjuangan.

‘’Harapannya, dalam dua tiga hari ini sudah ada kabar gembira untuk Pak Lukman Edy. Kita dari PKB juga mulai mempersiapkan hal-hal yang diperlukan pada saat pendaftaran ke KPU Riau,’’ ujar anggota DPRD Kampar, yang jadi jurubicara tim pemenangan Lukman Edy.

Ketua DPD PDIP Riau H Suryadi Khusaini juga disebut-sebut maju sebagai Balon Gubri melalui partai dengan lambang moncong putih ini. Atau apakah Suryadi akan menjadi pendamping LE, kabar ini belum terkonfirmasi. Yang tak kalah menarik adalah H Indra Muchlis Adnan yang memastikan maju dengan dukungan 22 parpol parlemen dan non-parlemen.

‘’Ya saya akan maju pada Pilgubri mendatang. Insya Allah 25 Mei besok kami mendaftar sebagai calon Gubernur Riau,’’ ujarnya malam tadi.

Dipilihnya 25 Mei, menurut mantan Ketua DPD I Partai Golkar Riau itu, di dalam perhitungan Jawa adalah hari yang utama. Ia memanfaatkan momen tersebut. ‘’Artinya kami serius untuk maju,’’ jelasnya singkat.

Sementara pasangan independen, Wan Abu Bakar dan Isjoni yang saat ini sudah menjalani proses sampai pada verifikasi faktual bukti dukungan, optimis meraih dukungan yang banyak dari masyarakat Riau.

Wan mengatakan, sejak awal masyarakat Riau sudah menunggu dan menginginkan memilih pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur langsung tanpa melalui partai.

‘’Sudah saatnya masyarakat Riau memilih langsung siapa gubernurnya dan itu sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Riau,’’ kata Wan.

Soal kondisi dukungannya yang dinyatakan banyak berkurang, Wan mengatakan bisa diselesaikan saat perbaikan. Ketua Tim Pemenangan WIN, Warkanis mengatakan, memang ada beberapa permasalahan teknis yang terjadi namun soal dukungan, tentunya banyak dukungan yang mengalir kepada pasangan WIN.

‘’Masalah teknisnya akan kami selesaikan karena masih ada waktu untuk memperbaiki itu,’’ kata Warkanis.

Anas Maamun Diusung Golkar
Satu lagi yang tak kalah menarik adalah penetapan pasangan yang diusung Partai Golkar. Menurut Ketua DPD II Golkar Bengkalis Indra Gunawan, sesuai dengan Juklak No: 13/DPP/GOLKAR/XI/2011, mereka yang diusung untuk ikut bertarung dalam pemilihan kepala daerah adalah kader atau ketua partai. Kecuali, kader atau ketua tidak berkeinginan untuk mengikuti pemilihan.

‘’Selama ketua atau kader partai itu sanggup dan siap, dia yang harus kita utamakan. Apalagi Pak Anas Maamun ini kader murni partai dan telah teruji kepiawaian dan kehebatannya memimpin partai dan Kabupaten Rohil selama dua priode,’’ ujar pria yang akrab disapa Eet ini.

Namun pernyataan sedikit berbeda disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Rokan Hulu, Suparman. Menurut Suparman, secara mekanisme resmi di Partai Golkar, rapat finalisasi untuk memutuskan siapa yang direkomendasikan maju jadi Balon Gubri dan Balon Wagubri baru akan dilaksanakan Senin (20/5) pukul 16.00 WIB.

‘’Dalam rapat internal antara DPD II dan DPP sepakat mengusung Pak Anas dan Andi Rahman, tapi tentunya DPP tidak menginginkan membuat keputusan di luar mekanisme resmi yang ada dalam Partai Golkar sendiri,’’ kata Suparman.

Dijelaskan oleh Suparman, kepastian keputusan tersebut sudah bisa diinformasikan pada Selasa (21/5) besok. ‘’Setelah pasti siapa yang akan diusung nantinya, kami juga sudah sepakat akan mendaftar ke KPUD, Kamis mendatang,’’ kata Suparman.

Sementara menurut Sekretaris Koordinator Provinsi (Korprov) Riau DPP Golkar Adi Sukemi telah mengantongi nama Balon Gubri dan Balon Wagubri.

Pasangan itu akan ditetapkan secara resmi, Senin (20/5) dalam rapat pleno yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. ‘’Informasinya begitu,’’ ujar anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Riau itu. Namun Adi Sukemi mengelak ditanya siapa nama pasangan tersebut.

Ia beralasan tak mau mendahului keputusan resmi DPP melalui surat keputusan tentang penetapan Cagub dan Cawagub Riau. ‘’Kita tunggu saja ya, keputusan resminya dari DPP Golkar,’’ ungkap Adi.

Sementara itu, Indra Gunawan kembali memperkuat argumennya dengan mengklaim ada hasil kesepakatan DPP bersama DPD I dan DPD II saat rapat, Sabtu (18/5), di Jakarta.

Kesepakatan tersebut memutuskan Ketua DPD I Partai Golkar Riau H Anas Maamun, sebagai jagonya. Wakil Ketua DPRD Bengkalis tersebut merasa perlu menyampaikan kepada publik sekaligus meluruskan isu yang terlanjur berembus di tengah masyarakat.

‘’Ada yang mengklaim, keputusan DPP Partai Golkar jatuh kepada calon lain, selain Ketua DPD I Riau Pak Anas Maamun. Kabar itu tidak benar dan menyesatkan. Kami dari DPD II se-Riau dan DPD I yang mengawal keputusan DPP, bahwa sesuai keputusan DPP, calon yang diusung Partai Golkar pada Pilgubri mendatang adalah Kader partai, yakni Pak Anas Maamun,’’ tegas Indra Gunawan yang sering dipanggil Eet.

Lalu bagaimana dengan hasil survei, masih menurut Eet, dari sejumlah lembaga survei, balon yang mengusung jargon politik Berani Bela Masyarakat (BBM) tersebut, tetap menempati rating tertinggi dibanding calon yang lain.

‘’Sebetulnya kalau mengacu kepada Juklak nomor 13 itu tidak ada yang namanya survei atau konvensi. Tapi, kalaupun ditanya bagaimana dengan hasil survei, Pak Anas tetap yang terbaik,’’ tegas Eet lagi.

Putusan DPP Partai Golkar tersebut kata Eet, tidak hanya pada bakal calon gubernur saja, tapi juga bakal calon wakil gubernur. Kembali kepada Juklak Nomor 13, untuk calon Wakil Gubernur ditentukan oleh DPD II dan DPD I, dengan menunjuk tiga orang kader partai.

Hasil kesepakatan di Jakarta kemarin itu, kata Eet, juga telah menunjuk tiga kader terbaik Partai Golkar, masing-masing Indra Gunawan MH (Ketua DPD II Partai Golkar Bengkalis), Suparman SSos (Ketua DPD II Partai Golkar Rohul) dan H Arsyadjuliandi Rahman (Kader Golkar).

‘’Dari tiga nama yang diajukan tersebut, DPP akhirnya merekomendasikan Bapak Arsyadjuliandi Rahman untuk mendampingi Pak Anas Maamun sebagai Wakil Gubernur. Kita semua sepakat dengan keputusan itu dan siap mengawal sampai proses pendaftaran di KPU nanti,’’ terang Eet lagi. (Riau Pos)