Breaking News
Home » Berita » Berita Riau » #beritaRIAU Dinkes Riau Ingatkan Warga Waspada DBD

#beritaRIAU Dinkes Riau Ingatkan Warga Waspada DBD


Aparat Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Riau, mengingatkan warga untuk mewaspadai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) karena saat ini pergantian musim.

“Kami selalu mengingatkan kepada warga bahwa waspada terhadap penyakit DBD saat ini,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Dinkes Pemprov Riau, T. Zul Efendi, di Pekanbaru, Senin.

Pernyataan tersebut terkait, sejak tiga bulan terakhir ini pihaknya telah mencatat sekitar 250 warga yang tersebar pada 12 kabupaten dan kota di Riau terkena DBD dan mereka mendapatkan perawatan medis pada berbagai rumah sakit dan Puskesmas setempat.

Namun warga yang terbanyak terkena DBD yakni di Kabupaten Siak sebanyak 49 warga kemudian Kabupaten Kampar (43 warga), Kota Pekanbaru (33), Kota Dumai (26 ) dan Kabupaten Indragiri Hilir (18).

Kemudian penduduk yang terkena DBD yakni di Kabupaten Bangkalis sebanyak 29 warga, Kabupaten Rokan Hilir (10 warga) dan Kabupaten Kuantan Singingi (12).

Sedangkan selebihnya adalah warga Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Rokan Hulu.

Khusus untuk Kabupaten Bengkalis pemerintah setempat menetapkan sebagai kasus luar biasa karena ada warga yang meninggal akibat gigitan nyamuk tersebut.

Pihaknya turut prihatin terhadap warga yang meninggal terkena DBD di Kabupaten Bengkalis dan petugas medis setempat menyatakan positif korban kena gigitan nyamuk aedes agepty.

Menurut dia, pada pergantian musim ini perkembanganbiakan nyamuk sangat cepat dan perlu warga waspada dengan pola hidup lingkungan bersih.

Sedangkan pemerintah daerah setempat menanggung biaya pengobatan bagi penderita DBD yang dirawat di berbagai rumah sakit pemerintah.

Pihaknya juga mengharapkan petugas setempat melakukan penyemprotan di rumah warga yang bila ada terkena DBD.


About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *