Home » Berita » Berita Pekanbaru » #beritaPKU 300 Pelajar SMA Ikuti Lomba Lintas Alam di SMAN 10 Pekanbar

#beritaPKU 300 Pelajar SMA Ikuti Lomba Lintas Alam di SMAN 10 Pekanbar


Sebanyak  300 pelajar dari 20 sekolah SMA sederajat di Pekanbaru, mengikuti lomba lintas alam ke-5 yang diselenggarakan Sispala X SMAN 10 Pekanbaru. Meski pakaian mereka basah penuh dengan lumpur, tak mengurangi semangat, para peserta.

Seorang peserta, Pramita Cindri, tampak lega usai mencapai pos lima. Seluruh pakaian yang ia kenakan basah dipenuhi lumpur. Meski demikian, ia merasa sangat puas dan senang.

Dia mengaku, alasan mengikuti lomba lintas alam, karena merasa tertantang. “Dulu waktu SD saya pernah mengikuti lomba seperti ini, benar-benar seru dan menantang,” kata pelajar SMK Global ini, saat ditemui, Minggu (5/5) siang.

Hal senada juga dikatakan Sustran, pelajar kelas XI SMA Santa Maria. Selain ingin mencari tantangan, ia ingin mencari pengalaman dan wawasan. Apalagi, dikatakan Sustran, dirinya baru kali pertama mengikuti lomba lintas alam.

“Ingin cari pengalaman aja, sambil seru-seruan bareng teman-teman,” ucapnya.

Lomba lintas alam merupakan program rutin Sispala X SMAN 10 Pekanbaru, setiap satu tahun sekali.
“Kegiatan ini merupakan program dari organisasi Sispala X SMAN 10 Pekanbaru. Tujuannya, untuk mempererat siswa antar sekolah,” terang ketua panita lomba, Adlia Nauli, saat ditemui.

Auli menuturkan, pada lomba lintas alam tahun ini memakai tiga kategori, yaitu kecepatan, ketepatan dan kekompakan. Masing-masing kategori akan dinilai oleh juri, yang berada di setiap pos.

Ia menuturkan, setiap tim beranggotakan lima orang, harus menyusuri alam dengan berjalan kaki. Masing-masing tim harus singgah di setiah pos untuk menghadapi tantangan atau menyelesaikan tes.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada lima pos yang harus dilalui oleh para peserta. Pada pos pertama, peserta harus menjawab quisioner berisikan pertanyaan seputar pengetahuan umum.

Kemudian pada pos dua, peserta harus menyelesaikan game puzlle. Selanjutnya, pada pos ketiga, peserta harus meluncur dengan flying fox berketinggian lima meter, dengan panjang 45 meter.

Setelah itu, para peserta harus menyusuri tepian sungai, hingga menemukan pos keempat. Di pos empat, peserta harus menyebrangi sungai Sail, dengan menggunakan tali karamantel.

Terakhir, di pos lima, peserta dinilai kecepatan sampai tiba di pos lima, tempat keberangkatan. Selain itu, para peserta juga dinilai kekompakan, serta kelengkapan alat-alat yang dibawa.

Pelajar yang baru duduk di bangku kelas X ini mengatakan, jarak yang ditempuh para peserta mencapai lima kilometer. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan penjelajahan yaitu sekitar tiga jam.

Aulia mengatakan, bagi para pemenang, panitia telah menyediakan hadiah berupa piala dan piagam. Selain itu juga ada piala bergilir, yang sudah dua tahun berturut-turur direbut oleh peserta dari SMAN 1 Pekanbaru.

Ia menambahkan, selain juara satu, dua, tiga, harapan satu, dan harapan dua, panitia juga memberikan hadiah bagi tim di kategori tim favorit dan tim peduli bumi. Tim favorit adalah tim yang mempunyai penampilan paling unik.

Sedangkan tim peduli bumi, adalah tim yang peduli dengan kebersihan lingkungan. Misalnya ikut membersihkan sampah selama perjalanan.

Sumber : Tribun Pekanbaru


About Admin

One comment

  1. Mantap, salut bwt panitia pelaksana…

    Nb : klo ditambah menggunakan navigasi praktis kayaknya lebih seru 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *