Beberapa Tradisi Melayu Riau dalam Menyambut Bulan Ramadhan
Home » Melayu » Beberapa Tradisi Melayu Riau dalam Menyambut Bulan Ramadhan
ilustrasi

Beberapa Tradisi Melayu Riau dalam Menyambut Bulan Ramadhan


1 ramadhan 1436 Hijriah telah ditetapkan Pemerintah, yakni jatuh pada Kamis (18/6) ini. Dalam menyambut bulan suci ramadhan, ada beberapa kebiasaan yang sering kita lakukan. Berikut ini kebiasaan masyarakat Riau dalam menyambut bulan suci ramadhan:

Halal Bihalal

Halal bihalal adalah tradisi saling maaf memaafkan antara sesama muslim. Kebiasaan ini hanya ada di Indonesia lho. Biasanya selain memaafkan antar sesama, kita juga mendengarkan tausiah (ceramah agama), mendoa dan diakhiri dengan makan bersama.

Ziarah Makam

ilustrasi
ilustrasi

Tradisi ziarah makam ini adalah untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal. Biasanya para peziarah membersihkan makam, membaca Yasin ataupun mengirimkan do’a kepada Ahli Kubur, serta menaburkan bunga dan air.

Petang Megang

Petang_Megang

Petang Megang ini merupakan tradisi khas melayu Pekanbaru. Diawali dengan shalat berjamaah di Mesjid Senapelan, lalu berziarah ke makam Marhum Pekan, dilanjutkan dengan pawai hingga ke bawah jembatan Siak I, kemudian melepas ratusan itik sebagai simbolis menyambut bulan suci ramadhan.

Balimau Kasai

balimau kasai

Tradisi ini dilakukan di sungai Kampar, Desa Batu Belah, Air Tiris, Kampar. Balimau sendiri artinya mandi menggunakan jeruk nipis, sedangkan kasai adalah wangi- wangian yang dipakai saat berkeramas. Disini masyarakat berbondong-bondong mandi di sungai Kampar. Tradisi ini merupakan hasil perkawinan dua keyakinan yaitu Hindu dan Islam yang keberadaannya sudah ada sejak jaman Kerajaan Muara Takus.

Balimau Kasai Potang Maogang

source: Riau Pos
source: Riau Pos

Tradisi ini sedikit berbeda dari Balimau Kasai di Kabupaten Kampar, karena tidak adanya mandi bercampur antara laki-laki dan perempuan. Balimau Kasai Potang Maogang yang dilakukan oleh masyarakat Pelalawan terdiri dari dua acara, yakni Balimau Sultan Pelalawan dan Potang Maogang. Balimau Sultan Pelalawan dilakukan pada pagi hari dipinggir sungai Rasau, dekat Istana Sayap Pelalawan. Sedangkan Potang Maogang dilaksanakan pada sore harinya, dengan dimeriahkan dengan adanya beraneka sampan hias.

source: gurindam12
source: gurindam12

About Admin