Alasan Pemadaman Listrik Hingga 10 Jam
Breaking News
Home » Informasi » Alasan Pemadaman Listrik Hingga 10 Jam
PLN
PLN

Alasan Pemadaman Listrik Hingga 10 Jam


PT PLN (Persero) Area Pekanbaru menyatakan terpaksa melakukan pemadaman listrik hingga 10 jam yang terjadi dalam tiga hari terakhir di Kota Pekanbaru akibat adanya maintenance jaringan listrik terhadap gardu induk di Jalan Garuda Sakti.

Disampaikan oleh Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi PLN Area Pekanbaru, Al Azhar, Rabu (30/3), bahwa pihaknya tengah melakukan pemeliharaan gardu induk di Jalan Garuda Sakti, pada bagian trafo dan isolatornya.

Ia menjelaskan bahwa jika pihaknya tidak segera melakukan pemeliharaan tersebut maka gardu induk tersebut akan mengalami kerusakan. Adapun pemeliharaan yang dilakukan oleh PLN Area Pekanbaru ini telah memasuki hari ketiga, yang mana telah dimulai sejak Senin (28/3) kemarin.

Lebih lanjut ucapnya, pemeliharaan yang dilakukan oleh PLN Area Pekanbaru pada hari ini memasuki hari ketiga, yang sudah dimulai semenjak Senin (28/3) kemarin. Memasuki hari terakhir maintenance, area yang padam pada hari ini masuk dalam travo daya 3.

Dua hari sebelumnya, pihaknya telah melakukan maintenance pada trafo daya 1 dan 2. Jika tidak ada kendala dalam maintenance maka hari ini menjadi hari terakhir pemadaman listrik dan nanti sore listrik sudah menyala kembali.

Atas gangguan ini, ia dari pihak PLN meminta maaf pada semua masyarakat yang terkena pemadaman listrik. Ia berharap agar tidak ada kendala selama proses maintenance dan sebisa mungkin dapat diselesaikan.

Dijelaskannya bahwa ketika maintenance tidak dapat dilaksanakan dengan cepat dan trafonya memang harus dipadamkan, karena dapat membahayakan pekerja.

Pemeliharaan trafo induk induk ini sendiri wajib dilakukan untuk menghindari terjadinya kerusakan, karena jika sudah rusak akan semakin sulit.

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila